Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Malam Apresiasi Untuk Seniman Tari Legendaris Ni Ketut  Arini

Malam Apresiasi Untuk Seniman Tari Legendaris Ni Ketut  Arini

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 21 Jan 2020
  • visibility 289
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar,  Selasa  21  Januari  2020

 

Malam Apresiasi Untuk Seniman Tari Legendaris Ni Ketut  Arini

 

Fotografer Lingkara Studio, Yan Palapa (dua dari kiri)bersama Maestro Ni Ketut Arini (dua dari kanan) dalam acara  konferensi pers  launching bukufoto bertajuk ‘ Candra Metu’ di Maya Sanur Resort & Spa, Denpasar -Bali, Selasa (21/1/2020).

 

 

BALI, INDEX  – Maestro penari Bali Ni Ketut Arini akan menampilkan kembali tarian langka ‘Candra Metu’ untuk menandai peluncuran buku fotografi tentang tarian itu yang dibuat oleh fotografer Yan Palapa.Sejumlah seniman kawakan ambil bagian dalam event bertajuk Candra Metu. Kegiatan ini merupakan apresiasi bagi Ni Ketut Arini yang tak lain merupakan maestro tari asal Kota Denpasar.

 

Penggagas Candra Metu, Yan Palapa menjelaskan, malam apresiasi itu akan digelar Sabtu, 25 Januari 2020 di Ballroom Maya Sanur Hotel dan Spa. Kegiatan ini dikemas dalam bentuk makan malam, pameran foto, dan peluncuran buku foto Candra Metu. Selain itu, juga akan ditampilkan beberapa penari, termasuk sang maestro, Ni Ketut Arini yang diiringi gamelan Sekaa Pinda.

 

“Ide awal karena saya sebagai fotografer, saya hanya bisa memberikan untuk seorang maestro sesuai bidang yang saya bisa,” jelasnya kepada wartawan di acara  konferensi perss  launching bukufoto bertajuk ‘ Candra Metu’ di Sanur-Bali, Selasa (21/1/2020).

 

Yan Palapa mengaku, pemilihan Ni Ketut Arini bukan tanpa alasan. Penari berusia 76 tahun itu dikatakan salah seorang maestro tari terpandang di Pulau Dewata. Pemilihan maestro tari segudang prestasi ini pun diharapkan menjadi pengingat sekaligus penyemangat bagi generasi muda dalam melestarian kesenian.

 

“Pertama sebagai pengingat (reminder). Bahwa tari-tarian, apapun kesenian di Bali, awalnya adalah dari penciptanya dahulu. Seperti halnya Nyoman Kaler sebagai pencipta tarian Candra Metu, terus muridnya Ni Ketut Arini. Harapannya dapat diingat semanjang masa, dari generasi ke generasi,” ujarnya.

Maestro penari Bali Ni Ketut Arini

Sementara Ni Ketut Arini pada kesempatan yang sama mengaku bangga mendapatkan predikat maestro tari. Buku ini diharapkan menjadi inspirasi bagi masyarakat.

 

“Karena ini tarian seperti candra metu, puspa warna, dan tari bayan nginte itu yang sudah hampir hilang,” ungkapnya.

 

Arini menjelaskan, Candra metu merupakan tarian yang mengisahkan proses terbitnya rembulan. Pada malam apresiasi ini, Ni Ketut Arini rencananya akan mempersembahkan tari candra metu dengan durasi 6 menit.

 

“Persiapan latihannya tidak terlalu lama. Saya sudah menyiapkan dua murid untuk menari bersama dalam kegiatan nanti,” sambungnya.

 

Menariknya dari buku tersebut, Yan menonjolkan tehnik blurism dimana obyek dan fokus pemotretan adalah dinamika gerakan dan menjaid obyek yang abstrak. Namun sebagai perbandingan , dia juga menampilkan potret Arini secara realistis saat menunjukkan ‘agem’ (gaya-red) suatu tarian.

 

“Jadi pembaca dapat membandingkan antara karya realis dan abstrak,” tandasnya. Selain buku, karya foto Yan dalam versi blurism juga akan dipamerkan.

(079)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 308
    • 0Komentar

    Bali, Kamis  25   September  2025 Renungan  Joger

  • Transformasi PLN, Power Beyond Generations  

    Transformasi PLN, Power Beyond Generations  

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Jakarta, Selasa  21 April 2020   Transformasi PLN, Power Beyond Generations   JAKARTA,  INDEX   – Selama hampir 75 tahun PLN telah menghadapi berbagai tantangan untuk melistriki tanah air. Listrik tak hanya jadi alat penerang, tetapi telah menjadi penggerak kehidupan. Listrik tidak hanya menjadi energi masa kini, tetapi juga masa datang. Hal ini membawa PLN untuk […]

  • Polri Paparkan Kronologi Meninggalnya Mantan Bupati Yahukimo Abock Busup

    Polri Paparkan Kronologi Meninggalnya Mantan Bupati Yahukimo Abock Busup

    • calendar_month Senin, 4 Okt 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Jakarta, Senin 04  Oktober  2021   Polri Paparkan Kronologi Meninggalnya Mantan Bupati Yahukimo Abock Busup   Karo Penmas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono Jakarta,indonesiaexpose.co.id – Polri memaparkan kronologi lengkap dari meninggalnya mantan Bupati Yahukimo Abock Busup di Jakarta. Saat diketemukan, yang bersangkutan tidak didapati adanya tanda-tanda kekerasan. Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Rusdi […]

    • calendar_month Senin, 7 Mar 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Klaten, Senin  07  Maret  2022

  • Diskusi Intensif dengan International Energy Agency, Dirut PLN Paparkan Strategi Wujudkan Transisi Energi di Indonesia

    Diskusi Intensif dengan International Energy Agency, Dirut PLN Paparkan Strategi Wujudkan Transisi Energi di Indonesia

    • calendar_month Jumat, 21 Apr 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 265
    • 0Komentar

    Paris,  Jumat  21   April 2023 Diskusi Intensif dengan International Energy Agency, Dirut PLN Paparkan Strategi Wujudkan Transisi Energi di Indonesia   (Foto/ist)   Perancis,  indonesiaexpose.co.id  – Dalam kesempatan kunjungan kerja di Prancis, Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo melakukan diskusi secara intensif dengan International Energy Agency (IEA) setelah kedua pihak menandatangani kesepakatan kerja sama […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Selasa, 27 Jul 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Bali, Rabu  28  Juli 2021   Renungan  JOGER  

expand_less