Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Kampus ITB STIKOM Bali, Lakukan berbagai Inovasi guna menghasilkan Generasi Penerus Bangsa yang Cerdas dan Competen di era Society.5.o.

Kampus ITB STIKOM Bali, Lakukan berbagai Inovasi guna menghasilkan Generasi Penerus Bangsa yang Cerdas dan Competen di era Society.5.o.

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 22 Jun 2021
  • visibility 181
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Selasa 22 Juni  2021

 

Kampus ITB STIKOM Bali, Lakukan berbagai Inovasi guna menghasilkan Generasi Penerus Bangsa yang Cerdas dan Competen di era Society.5.o.

 

 Ketua APTISI Pusat Dr. M. Budi Djatmiko (tengah) foto bersama pejabat struktural ITB STIKOM Bali usai memberikan presentasi tentang tantangan perguruan tinggi di era Society 5.0.

 

Bali, indonesiaexpose.co.id  – Kemajuan zaman menuntut kita untuk melakukan pembaruan. Tak terkecuali pada sistem pendidikan. Berbagai inovasi dalam dunia pendidikan, telah banyak dilakukan agar mencapai tujuan untuk menghasilkan generasi penerus bangsa yang cerdas dan berkompeten.

Ketua Umum Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Pusat Dr. M. Budi Djatmiko mengatakan, perguruan tinggi negeri maupun swasta di seluruh dunia kini dalam bahaya. Jika tidak segera melakukan inovasi pembelajaran, maka nasibnya akan sama dengan perusahaan taksi atau ojek convensional. Di Indonesia, dari 195 perusahan taksi, kini tersisah hanya 15 perusahaan. Sebagian besar sudah bangkrut, tergilas taksi online uber, grab, dan gojek. Perguruan tinggi juga akan mengalami nasib yang sama jika tidak segera melakukan inovasi.

” Misalnya saja  di bidang perhotelan. Jaringan hotel internasional seperti JW Marriott, Hilton, Westin yang dibangun dangan biaya triliunan rupiah kini dikendalikan oleh marketplace Traveloka, Pegipegi, Mister Aladin dan Agoda yang mungkin hanya membutuhkan anggaran Rp 1 miliar untuk pengembangan sistem aplikasinya. Tapi mereka kini justru menjadi pemilik ribuan hotel di seluruh dunia tanpa harus susah payah membangun hotel,” terang Dr. M. Budi Djatmiko ketika mempresentasikan tantangan perguruan tinggi di era Society 5.0 di depan para pejabat STIKOM Bali Group bertempat di kampus ITB STIKOM Bali, Renon, Denpasar, Senin (21/06/2021).

Menurutnya, hasil penelitian Universitas Indonesia tahun 2016 menyebutkan hotel menerima tamu langsung hanya 4 persen. Sisahnya dipasok oleh marketplace tadi.

Dia mengingatkan, kampus-kampus convensional yang saat ini tegak berdiri megah juga akan mengalami nasib yang sama seperti hotel, dikendalikan oleh kampus online yang mengandalkan teknologi.

“Mereka cari mahasiswa, tinggal bagi hasil dengan kampus model lama,” sambungnya.

Di Amerika Serikat, Harvard University dan Massachusetts Institute of Technology (MIT) sudah melakukan inovasi pembelajaran jarak jauh. Para mahasiswa asing tidak perlu lagi datang ke Amerika.

“Saat ini 7 persen mahasiswa baru Harvard University tetap tinggal di negaranya, tidak perlu ke Amerika, begitu juga di MIT ada 10 persen mahasiswa baru tetap tinggal di negaranya,” kata Djatmiko.

Masih terkait urusan “plesiran” tersebut, korban nyata kehadiran marketplace menggilas dunia kampus dirasakan oleh kampus – kampus pariwisata. “Sekarang ini saja sedikitnya 48 Program Studi Usaha Perjalanan Wisata sudah tutup,” kata Djatmiko.

Dewasa ini manusia berada di era Revolusi Industri IV atau R.IV. Tapi Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe (26 Desember 2012 – 16 September 2020) menilai R.IV justru mendegradasi peran manusia dalam kemajuan teknologi. Karena itu Abe menelorkan konsep masyarakat baru yang dikenal dengan sebutan Society 5.0. Yakni sebuah konsep masyarakat yang berpusat pada manusia (human centered) dengan berbasis pada kemajuan teknologi (technology based). Lalu apa yang harus dilakukan perguruan tinggi di Indonesia menghadapi perubahan yang begitu cepat itu?

“Dibutuhkan seorang perusak sistem lama, kita butuh seorang CDO atau Chief Disruption Officer,” tegas Djatmiko.

Dia memberi ilustrasi begini. Di era Pandemi Covid – 19 ini perusahaan-perusahaan besar berlomba mencari seoramg CEO (Chief Executive Officer) yang handal untuk menjalankan bisnisnya, maka saatnya kampus membutuhkan seorang CDO, seorang rektor perusak kampus, yakni sosok yang mampu melakukan inovasi dan adaptasi dengan perubahan serta melabrak zona nyaman yang ada di kampus selama ini.

“Kampus harus segera membuat inovasi, ke depan dosen bukanlah segalanya karena mahasiswa bisa belajar di mana saja, kapan saja dengan berbagai sumber digital,” tegas Budi Djatmiko.

Menurut dia, kata kuncinya teletak pada kemampuan dosen untuk membuat dan mengkolaborasikan empat poin ini.

“Pertama, literasi data, yaitu kemampuan untuk membaca, analisis dan menggunakan informasi (big data) di dunia digital. Kedua, literasi teknologi, yakni memahami cara kerja mesin, aplikasi teknologi (cooding, artificial inteligence, machine learning, engineering principles, biotech). Ketiga, literasi manusia, yaitu humanities, komunikasi dan desain. Keempat adalah pembelajaran sepanjang hayat,” pungkas Budi Djatmiko.

(077)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolres Metro Jakarta Timur Berikan Bansos untuk Warga Isoman

    Kapolres Metro Jakarta Timur Berikan Bansos untuk Warga Isoman

    • calendar_month Selasa, 20 Jul 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Jakarta, Selasa  20  Juli  2021   Kapolres Metro Jakarta Timur Berikan Bansos untuk Warga Isoman   Kombes Pol Erwin Kurniawan Kapolres Metro Jakarta Timur Memberikan Bantuan Bagi Warga Yang Isoman   Jakarta, indonesiaexpose.co,id – Bantuan sosial untuk warga yang sedang Isolasi Mandiri dipimpin oleh Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol. Erwin Kurniawan, SIK, SH, M.hum […]

  • Bank Fajar Luncurkan M-Banking Fajar Mobile

    Bank Fajar Luncurkan M-Banking Fajar Mobile

    • calendar_month Rabu, 24 Agt 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Kuta, Rabu 24 Agustus 2022 Bank Fajar Luncurkan M-Banking Fajar Mobile   Tampilan Logo M-Banking BPRS “Fajar Mobile” yang telah tersedia di Playstore.(Foto/hms) Bali,  indonesiaexpose.co.id   – PT. BPRS Fajar Sejahtera Bali (salah satu unit bisnsi STIKOM Bal Group) atau lebih dikenal dengan sebutan Bank Fajar yang terletak di Jl. Sunset Road Dewa Ruci, Ruko Sunset […]

    • calendar_month Selasa, 16 Feb 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Denpasar,  Selasa  16  Februari  2021   Jelang Akhiri Masa Jabatan, Rai Mantra Resmikan Inovasi Jaga Baya.Manfaatkan IT Dalam Penanganan Covid-19     BALI,  indonesiaexpose.co.id  –  Jelang akhiri masa Jabatan sebagai Walikota Denpasar, Rai Mantra masih berkesempatan meresmikan inovasi dalam penanganan covid 19. Inovasi yang diberi nama Jaga Baya adalah mengkolaborasikan antara kearifan lokal dengan kemajuan […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Rabu, 11 Nov 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Bali,  Kamis  11  November  2020   Renungan  JOGER    

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Selasa, 24 Sep 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Bali, Rabu  25  September   2024 Renungan  Joger  

  • Renungan  JOGER

    Renungan JOGER

    • calendar_month Kamis, 7 Okt 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Bali, Jumat  08  Oktober  2021   Renungan  JOGER  

expand_less