Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » BI Bali Bekerjasama Dengan PWI Bali Gelar Seminar Nasional Cinta Bangga Paham Rupiah

BI Bali Bekerjasama Dengan PWI Bali Gelar Seminar Nasional Cinta Bangga Paham Rupiah

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 19 Jul 2022
  • visibility 293
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Selasa 19 Juli 2022

BI Bali Bekerjasama Dengan PWI Bali Gelar Seminar Nasional Cinta Bangga Paham Rupiah

Seminar Nasional Peran Bank Indonesia Tentang “Cinta Bangga Paham Rupiah” yang digelar BI Bali bekerjasama dengan PWI Bali dan Anggota Komisi XI DPR RI IGA Rai Wirajaya, SE, MM di Denpasar Selasa ( 19/7/2022)(Foto/110)

Bali, indonesiaexpose.co.id – Tak sedikit di antara kita kerap menyepelekan keberadaan uang dan memperlakukan rupiah dengan sembarangan. Seperti mencorat coret uang kertas, merobek, membejek atau membuat lusuh. Padahal memperlakukan mata uang rupiah dengan baik merupakan wujud cinta rupiah. Dan jika ada perbuatan kita yang bisa dikategorikan ‘tak cinta rupiah’ bisa berujung penjara.

PWI Bali bekerja sama dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Propinsi Bali dan Anggota Komisi XI DPR RI I Gusti Agung Rai Wijaya, S.E., M.M., menggelar Seminar Nasional Bank Indonesia dengan tema “Cinta Bangga Paham Rupiah”.

Acara tersebut dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Bali, Prof Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace),Selasa (19/07/2022), bertempat di Ruang Melati lantai 3 Balai Pengembangan SDM/Diklat Denpasar.

Kepala Kantor Perwakilan wilayah Bank Indonesia Bali Trisno Nugroho memaparkan, Rupiah adalah mata uang di Negara Kesatuan Republik Indonesia dan satu-satunya alat pembayaran yang sah (legal tender) dalam kegiatan perekonomian nasional.

“Ciri-ciri keaslian uang ini, sudah dituangkan dalam Peraturan Bank Indonesia Nomor 21/10 tahun 2019 dan diperjelas dalam Undang-undang Nomor 7 tahun 2011,” kata Kepala Kantor Perwakilan wilayah Bank Indonesia Bali Trisno Nugroho saat menjadi narasumber seminar nasional “Cinta Bangga Paham Rupiah”, di Denpasar, Senin (19/7/2022).

Lanjutnya, dalam proses pengelolaan rupiah secara digital, menurut Trisno menyebutkan ada 6 tahap, seperti perencanaan, pencetakan, pengeluaran, pengedaran, pencabutan dan penarikan, serta pemusnahan.

Tidak hanya pemberian literasi terkait rupiah, Trisno juga menyampaikan apresiasi dari dunia terhadap rupiah itu sendiri. Apresiasi diberikan oleh International Assosiation of Currency Affairs (IACA). “Penobatan UPK 75 RI ini sebagai finalis best new commemorative atas kualitasnya,” terang Trisno.

Dipaparkan juga terkait aplikasi penukaran dan tarik uang rupiah yang disebut PINTAR. Aplikasi yang disediakan Bank Indonesia guna mempermudah masyarakat untuk melakukan pemesanan penukaran uang rupiah.

Selain itu, digitalisasi paham rupiah disampaikan secara terang dan jelas, dimana rupiah merupakan satu-satunya mata uang yang diakui untuk melakukan berbagai penyelesaian transaksi, baik itu secara tunai ataupun non tunai (e-money, dompet digital, QRIS).

“Semua transaksi di Indonesia wajib menggunakan uang rupiah. Kita harus berani cinta rupiah. Masak kita tidak bisa, masak masih mengunakan mata uang asing dari negara lain,” kata Anggota Komisi XI DPR RI I Gusti Agung Rai Wirajaya (ARW).

Sementara Dewi Bunga, S.H., M.H. Dosen Fakultas Hukum Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa menambahkan, tentang sanksi hukum terkait rupiah sebagai uang resmi di Indonesia.

“Rupiah juga wajib dijaga, karena menurut pasal 35 Undang-Undang RI Nomor 7 tahun 2011 tentang mata uang, pada ayat (1) setiap orang yang dengan sengaja merusak, memotong, menghancurkan, dan/atau mengubah Rupiah dengan maksud merendahkan kehormatan Rupiah sebagai simbol negara, merupakan tindak pidana,” ujar Bunga .

Lebih lanjut dikatakan Bunga bahwa tindak pidana lain terkait mata uang adalah terdapat dalam ayat 2 yang berbunyi setiap orang yang membeli atau menjual Rupiah yang sudah dirusak, dipotong, dihancurkan, dan/atau diubah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 25 ayat 2.

Juga setiap orang yang mengimpor atau mengekspor Rupiah yang sudah dirusak, dipotong, dihancurkan, dan/atau diubah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 25 ayat 3.

“Ada pasal lain yang bisa dilihat termasuk Pasal 33 dan 37. Adapun untuk ancaman penjaranya mulai dari 1 tahun hingga seumur hidup. Dan denda sampai seratus miliar rupiah,” tandasnya.(110)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 270
    • 0Komentar

    Bali, Selasa  07  Juli  2020   Renungan  JOGER  

  • Bali Dorong Nyepi Jadi Warisan Dunia UNESCO, Langkah Strategis Resmi Dimulai

    Bali Dorong Nyepi Jadi Warisan Dunia UNESCO, Langkah Strategis Resmi Dimulai

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle 071
    • visibility 316
    • 0Komentar

    Denpasar, Selasa  05  Mei  2026 Bali Dorong Nyepi Jadi Warisan Dunia UNESCO, Langkah Strategis Resmi Dimulai   Bali,  indonesiaexpose.co.id   — Upaya menjadikan Hari Suci Nyepi sebagai Warisan Budaya Takbenda dunia memasuki babak penting. Rapat strategis digelar pada Senin (27/4/2026) di Ruang Rapat Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, menandai keseriusan berbagai pihak dalam mendorong pengakuan internasional dari […]

  • Didukung PHDI, MDA, FKUB, Sabha Upadesa Hingga Pasikian Yowana, Pemkot Denpasar Jajaki Ranperda Pelestarian Ogoh-Ogoh.

    Didukung PHDI, MDA, FKUB, Sabha Upadesa Hingga Pasikian Yowana, Pemkot Denpasar Jajaki Ranperda Pelestarian Ogoh-Ogoh.

    • calendar_month Kamis, 14 Mar 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 317
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis 14  Maret  2024 Didukung PHDI, MDA, FKUB, Sabha Upadesa Hingga Pasikian Yowana, Pemkot Denpasar Jajaki Ranperda Pelestarian Ogoh-Ogoh.    Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa bersama Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana serta Ketua MDA Kota Denpasar, AA Ketut Sudiana saat menghadiri Rapat Evaluasi Pelaksanaan Rangkaian Hari Suci Nyepi Icaka Warsa […]

  • Wakapolda Jabar, “Korpri Harus Terus Bergerak Mencari Terobosan dan Melakukan Inovasi”

    Wakapolda Jabar, “Korpri Harus Terus Bergerak Mencari Terobosan dan Melakukan Inovasi”

    • calendar_month Jumat, 29 Nov 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 281
    • 0Komentar

    Bandung, Jumat  29  November  2019   Wakapolda Jabar, “Korpri Harus Terus Bergerak Mencari Terobosan dan Melakukan Inovasi”   Wakapolda Jabar Brigjen Pol Dr.Akhmad Wiyagus,S.Ik,M.Si,MM saat menyerahkan Hadiah Perlombaan MC dan lomba PBB kepada perwakilan ASN di halaman Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta 748 Kota Bandung, Jumat pagi (29/11/2019) ( Foto : A. Hasibuan/indonesiaexpose.co.id )   […]

  • Tujuh Orang Pelaku Penyalahgunaan Narkoba Dengan Barang Bukti 4,6 Kg Ganja Diamankan Satuan Reserse Narkoba Polres Gianyar.

    Tujuh Orang Pelaku Penyalahgunaan Narkoba Dengan Barang Bukti 4,6 Kg Ganja Diamankan Satuan Reserse Narkoba Polres Gianyar.

    • calendar_month Senin, 30 Jan 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Gianyar, Selasa  31  Januari  2023   Tujuh Orang Pelaku Penyalahgunaan Narkoba Dengan Barang Bukti 4,6 Kg Ganja Diamankan Satuan Reserse Narkoba Polres Gianyar.     Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Keberhasilan Satuan Reserse Narkoba Polres Gianyar menangkap tujuh orang pelaku penyalahgunaan narkoba dan mengamankan barang bukti sebesar 4,6 Kilogram narkoba jenis ganja, sebagai sebuah prestasi luar biasa. […]

  • PLN Siap Jalankan Stimulus Covid-19 untuk Pelanggan Sosial, Bisnis, dan Industri untuk Dukung Pemerintah Pulihkan Ekonomi

    PLN Siap Jalankan Stimulus Covid-19 untuk Pelanggan Sosial, Bisnis, dan Industri untuk Dukung Pemerintah Pulihkan Ekonomi

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Jakarta, Rabu  29  Juli  2020     PLN Siap Jalankan Stimulus Covid-19 untuk Pelanggan Sosial, Bisnis, dan Industri untuk Dukung Pemerintah Pulihkan Ekonomi     JAKARTA,  INDEX  – PLN telah menyiapkan mekanisme pemberian stimulus Tarif Tenaga Listrik (TTL) dari pemerintah berupa pembebasan rekening mininum bagi pelanggan Sosial, Bisnis, dan Industri dengan daya dimulai dari 1300 […]

expand_less