Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Kelompok Wanita Tani Ayu Merta Lestari Batur Selatan : “IPAH, melestarikan budaya konservasi air di Bali”

Kelompok Wanita Tani Ayu Merta Lestari Batur Selatan : “IPAH, melestarikan budaya konservasi air di Bali”

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 7 Mar 2025
  • visibility 136
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bangli, Jumat  07  Maret  2025

Kelompok Wanita Tani Ayu Merta Lestari Batur Selatan : “IPAH, melestarikan budaya konservasi air di Bali”

 

(foto/ist)

 

Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Hujan yang turun dari langit sejatinya adalah berkah dari Tuhan Yang Maha Esa sebagai sumber kehidupan bagi seluruh mahluk di muka bumi, baik untuk tanaman, satwa, dan tentunya untuk kebutuhan manusia. Air memegang peranan yang sangat penting bagi manusia dan menjadi salah satu kebutuhan dasar, baik untuk minum, masak, cuci, dll. Bahkan, berdasarkan Standar Nasional Indonesia (SNI) Nomor 19-6728.1-2002 tentang Penyusunan Neraca Sumber Daya, kebutuhan air masyarakat pedesaan dan perkotaan di Indonesia sebesar 100-250 liter/ hari/orang.

Untuk pemenuhan kebutuhan dasar tersebut, belum semua daerah dapat terpenuhi kuantitas-kualitas dan kontinyuitasnya, diantaranya Masyarakat di desa Batur Selatan Kecamatan Kintamani Kabupaten Bangli. Air menjadi sesuatu yang sangat berharga, dan memiliki nilai, bahkan masyarakat harus merogoh kocek + Rp.350ribu untuk satu tangki air 5.000liter pada saat musim kemarau.

“Sangat bermanfaat, hanya kami gunakan untuk keperluan memasak dan dapat mencukupi sampai dengan 1 bulan,” ujar Kadek Arpini ketua KWT Ayu Merta Lestari saat ditanya manfaat IPAH (instalasi pemanenan air hujan) bantuan dari BPDAS Unda Anyar Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Melalui siaran tertulisnya dijelaskan, BPDAS Unda Anyar Bali, menetapkan Desa Batur Selatan menjadi salah satu percontohan kampung ramah air hujan (Krah) di provinsi Bali. Masyarakatnya telah memiliki nilai luhur yang turun temurun untuk mengkonservasi sumber daya air, bahkan di desa tersebut sebagian besar rumah telah memiliki cubang (kolam air penampungan) yang digunakan untuk menampung air guna keperluan sehari-hari. Secara bertahap, BPDAS Unda Anyar membangun sebanyak 10 Unit pada tahun 2023 dan tahun 2024 ini sebanyak 12 unit.

“ Masih kurang, kami masih perlu untuk 8 keluarga lagi untuk di banjar ini”,ungkapnya.

Saat ditanya jumlah bantuan yang sudah diberikan, mereka sangat berharap dapat memperoleh tambahan ipah lagi.

”Uang yang kami terima dan kelola, kami belikan toren air yang lebih besar kapasitasnya. Kami senang, KWT dapat mengelola langsung uang tersebut,” jelasnya.

Petugas BPDAS hanya membimbing teknis rencana dan pembangunannya secara berkala”. Kelompok wanita tani merasa mendapat kepercayaan lebih dan dihargai kemampuannya, manakala kegiatan ini dilaksanakan secara swakelola oleh Masyarakat desa.

“Sistem pengelolaan air hujan berkelanjutan bukanlah semata-mata sistem yang bertujuan untuk mengatasi masalah limpasan air dan menghindari kontaminan yang tidak diinginkan. Melainkan menjadi suatu sistem untuk meningkatkan potensi dan kegunaan dari sumber daya air pada daerah tertentu dalam rangka adaptasi perubahan iklim dan respon terhadap kebutuhan air masyarakat serta melestarikan budaya Bali yang telah turun temurun” ujar Didiek PEH Muda dari BPDAS Unda Anyar.

“Sebaiknya, air hujan pertama s.d ketiga jangan langsung di konsumsi, tapi digunakan untuk keperluan lain seperti untuk menyiram tanaman,” tambah Didik lagi, seraya berharap kegiatan ini dapat berlanjut dan bermanfaat untuk mendukung 3 pilar Pembangunan KLHK yaitu pilar lingkungan, sosial dan ekonomi di Bali, serta dalam rangka perlindungan danau prioritas nasional di Bali yaitu danau Batur.

(070)

 

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Kamis, 17 Des 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Bali,  Jumat  18  Desember  2020   Renungan  JOGER    

  • PLN Peduli,  Dukung Kampanye Kebersihan Sungai Loloan Jembrana

    PLN Peduli,  Dukung Kampanye Kebersihan Sungai Loloan Jembrana

    • calendar_month Selasa, 23 Mar 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Jembrana,  Selasa  23  Maret  2021   PLN Peduli,  Dukung Kampanye Kebersihan Sungai Loloan Jembrana     Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Berbagai cara dapat dilakukan untuk memperingati Hari Air Sedunia setiap tahunnya, salah satunya adalah kegiatan melukis masal di bantaran sungai yang dilakukan komunitas Pokdarwis Ambenan Ijo Gading yang berada di Desa Loloan Timur Kecamatan Jembrana Kabupaten […]

  • Lepas Jemaah Haji ,  Alit Wiradana Sekda   Kota Denpasar : Jaga Kesehatan, Semoga Menjadi Haji Mabrur

    Lepas Jemaah Haji ,  Alit Wiradana Sekda   Kota Denpasar : Jaga Kesehatan, Semoga Menjadi Haji Mabrur

    • calendar_month Jumat, 9 Jun 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Denpasar, Jumat 09 Juni 2023 Lepas Jemaah Haji ,  Alit Wiradana Sekda   Kota Denpasar : Jaga Kesehatan, Semoga Menjadi Haji Mabrur   Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I.B Alit Wiradana, didampingi Kapolresta Denpasar, Kombes. Pol. Bambang Yugo Pamungkas, melepas rombongan Jemaah Haji Kota Denpasar tahun 1444 H/2023 M menuju Embarkasi Surabaya di Terminal […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Sabtu, 31 Jul 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Bali, Minggu  01  Agustus  2021   Renungan  JOGER  

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Bali, Rabu  29  Juli  2020   Renungan  JOGER  

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Banten, Rabu 26  November 2025 Renungan  JOGER  

expand_less