Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Gubenur Koster Tegas: Pembangunan Bali Tak Boleh Langgar Tata Ruang dan Filosofi Tri Hita Karana

Gubenur Koster Tegas: Pembangunan Bali Tak Boleh Langgar Tata Ruang dan Filosofi Tri Hita Karana

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
  • visibility 313
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Nusa Penida, Selasa  04  Oktober  2025

Gubenur Koster Tegas: Pembangunan Bali Tak Boleh Langgar Tata Ruang dan Filosofi Tri Hita Karana

 

Gubernur Bali Wayan Koster

 

Bali, indonesiaexpose.co.id   — Proyek pembangunan lift kaca di kawasan wisata Pantai Kelingking, Nusa Penida, kembali menuai perhatian publik. Fasilitas vertikal yang direncanakan untuk mempermudah akses wisatawan menuju area pantai ini dinilai berpotensi mengganggu kelestarian lingkungan dan tatanan alam yang selama ini menjadi daya tarik utama destinasi unggulan Bali tersebut.

Pantai Kelingking merupakan ikon pariwisata Nusa Penida yang dikenal karena panorama tebing dan garis pantai alami yang masih terjaga. Kehadiran bangunan modern seperti lift kaca dianggap sebagian pihak dapat mengubah wajah kawasan yang selama ini dikenal dengan keasrian dan nuansa alaminya.

Wisatawan asal Amerika Serikat, Meakel, menyampaikan kekecewaannya atas pembangunan tersebut.

“ Kami menyukai Bali karena alam dan budayanya. Sangat disayangkan keunikan Bali dirusak dengan bangunan lift kaca ini,” ujarnya saat ditemui di kawasan wisata tersebut.

Nada serupa juga disuarakan warga setempat, Ketut Winasa, yang berharap pemerintah mengambil langkah untuk menjaga warisan alam Bali.

“Jangan rusak Bali. Jaga alamnya agar tetap bisa dinikmati anak cucu kita. Saya berharap Gubernur Bali membongkar lift ini. Kembalikan Bali seperti dulu,” tegasnya.

Sejumlah pemerhati lingkungan dan tokoh masyarakat sebelumnya juga menyuarakan kekhawatiran serupa, menyebut pentingnya keberlanjutan lingkungan dalam pengembangan pariwisata Bali. Mereka mengharapkan pemerintah tetap mengedepankan prinsip konservasi dan mempertimbangkan kajian amdal dalam setiap proyek pembangunan di kawasan wisata alam.

Hingga berita ini diterbitkan, proyek pembangunan lift kaca tersebut masih menjadi perhatian publik dan menantikan tindak lanjut resmi dari pemerintah daerah.

Sementara, Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan, keputusan lanjutan tentang ‘ Proyek lift kaca pantai Kelingking ‘ akan diambil setelah hasil kajian Pansus TRAP selesai dan dikonsultasikan dengan pemerintah Kabupaten Klungkung.

” Saya masih menunggu hasil kajian dari Tim Pansus TRAP DPRD Bali terkait proyek pembangunan lift kaca di Pantai Kelingking, Nusa Penida, Kabupaten Klungkung,” terang Gubenur Koster, usai menghadiri kegiatan Sosialisasi Penguatan Integritas Budaya Antikorupsi dan Gratifikasi bagi ASN Pemerintah Provinsi Bali serta Forum Penyuluh Antikorupsi (PAKSI) Bali, bertempat di Gedung Wisma Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Selasa, 4 November 2025.
Gubernur Wayan Koster menegaskan bahwa pemerintah provinsi belum mengambil keputusan apapun terkait proyek tersebut.Kasus ini sedang didalami Pansus TRAP.
“Saya menanti hasil kajian. Belum panggil investor. Saya koordinasikan dengan Bupati Klungkung,”ungkap Koster.
Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan bahwa setiap pembangunan di Bali harus mengikuti aturan tata ruang dan peraturan daerah yang berlaku. Hal ini disampaikan Koster dalam upaya menjaga keseimbangan antara pembangunan dan pelestarian budaya serta alam Bali.
” Arah pembangunan Bali telah diatur dalam Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2023 tentang Haluan Pembangunan Bali Masa Depan, 100 Tahun Bali Era Baru 2025 hingga 2125.
Selain itu, terdapat Perda Nomor 5 Tahun 2020 tentang Standar Penyelenggaraan Kepariwisataan Budaya Bali, serta Perda Nomor 2 Tahun 2023–2043 yang mengatur batas ketinggian bangunan, di mana ketinggian maksimum dibatasi hanya 15 meter di atas permukaan tanah.
Gubernur Koster menekankan, seluruh pembangunan di Bali harus berlandaskan nilai-nilai lokal dan tetap mengakar pada filosofi Tri Hita Karana, yakni keseimbangan antara hubungan manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam lingkungan.
Aturan ketinggian bangunan ini bertujuan menjaga harmoni antara bangunan manusia dan lanskap alam serta spiritualitas Bali yang kuat mengakar pada filosofi Tri Hita Karana—keselarasan antara manusia, alam, dan Tuhan.
(080)
  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kakorlantas Beri Evaluasi Lalu Lintas Hingga Arahkan Jajaran Persiapkan G20

    Kakorlantas Beri Evaluasi Lalu Lintas Hingga Arahkan Jajaran Persiapkan G20

    • calendar_month Senin, 26 Sep 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 322
    • 0Komentar

    Jakarta,  Selasa  27  September  2022   Kakorlantas Beri Evaluasi Lalu Lintas Hingga Arahkan Jajaran Persiapkan G20 (Foto/ist)   Jakarta,  indonesiaexpose.co.id  –  Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Firman Shantyabudi memberikan evaluasi pada saat HUT Lantas ke-67 yang disampaikan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Dalam kegiatan Apel ini, Irjen Firman juga memberikan arahan […]

  • Wakil Dubes Vietnam, Nguyen Ngoc Vinh Kunjungi Denpasar, Jajaki Kerjasama Sister City

    Wakil Dubes Vietnam, Nguyen Ngoc Vinh Kunjungi Denpasar, Jajaki Kerjasama Sister City

    • calendar_month Jumat, 10 Des 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 300
    • 0Komentar

    Denpasar, Jumat  10  Desember  2021   Wakil Dubes Vietnam, Nguyen Ngoc Vinh Kunjungi Denpasar, Jajaki Kerjasama Sister City   Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Wakil Dubes Vietnam, Nguyen Ngoc Vinh berkesempatan bertukar cinderamata saat kunjungan di Dharma Negara Alaya Kota Denpasar, Jumat (10/12/2021).     Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Sebagai upaya menggali inovasi […]

  • Mahasiswa Fakultas Bisnis LSPR Gelar Festival Kampung Adat Kranggan 2023

    Mahasiswa Fakultas Bisnis LSPR Gelar Festival Kampung Adat Kranggan 2023

    • calendar_month Selasa, 7 Feb 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 270
    • 0Komentar

    Jakarta, Rabu  08  Februari   2023 Mahasiswa Fakultas Bisnis LSPR Gelar Festival Kampung Adat Kranggan 2023   Jakarta , indonesiaexpose.co.id  – Fakultas Bisnis LSPR melaksanakan festival budaya dengan nama Festival Kampung Adat Kranggan 2023, pada Sabtu 4 Februari 2023 berlokasikan di Paseban KLM. Jl. Jatirangga Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi. Acara ini merupakan kolaborasi dari Fakultas Bisnis […]

  • Kemenpar Gandeng Industri Promosikan Pariwisata Indonesia di Travex ATF Malaysia

    Kemenpar Gandeng Industri Promosikan Pariwisata Indonesia di Travex ATF Malaysia

    • calendar_month Rabu, 15 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Malaysia, Rabu  15  Januari  2025 Kemenpar Gandeng Industri Promosikan Pariwisata Indonesia di Travex ATF Malaysia   (foto/ist) Jakarta,  indonesiaexpose.co.id   – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menggandeng sebanyak 18 pelaku industri pariwisata untuk kembali mempromosikan pariwisata Indonesia melalui Travel Exchange (Travex) 2025 yang berlangsung di Johor Bahru, Malaysia pada 15-17 Januari 2025. Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar, Ni Made […]

    • calendar_month Rabu, 14 Jul 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Semarang,  Kamis 15  Juli 2021   PLN Salurkan Bantuan Oksigen ke Sejumlah RS di Jawa Tengah     “Bantuan berupa UPS, oksigen portable, ventilator mobile hingga AC juga disalurkan ke rumah sakit. Jawa Tengah,  indonesiaexpose.co.id  –  PT PLN (Persero) menyerahkan bantuan senilai Rp 1,69 miliar ke RSUP Dr Kariadi dan sejumlah rumah sakit di Jawa […]

  • PLN UID Bali  Dorong  Modernisasi  Pertanian Dengan  Electrifying   Agriculture

    PLN UID Bali  Dorong  Modernisasi  Pertanian Dengan  Electrifying   Agriculture

    • calendar_month Senin, 15 Feb 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 257
    • 0Komentar

    Tabanan,  Senin  15  Februari  2021   PLN UID Bali  Dorong  Modernisasi  Pertanian Dengan  Electrifying   Agriculture     BALI,  indonesiaexpose.co.id  –  Guna mendukung produktivitas sektor pertanian, PLN UID Bali secara aktif mensosialisasikan electrifying agriculture. Layanan PLN kepada pelaku usaha sektor pertanian diharapkan dapat meningkatkan efisiensi hingga 40% pelaku usaha tani. Tujuannya untuk meningkatkan daya saing industri […]

expand_less