HPSN 2026: Bupati Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa , Tegaskan Perang Total Lawan Sampah dari Hulu ke Hilir.
- account_circle 110
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 37
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Mangupura, Minggu 22 Pebruari 2026
HPSN 2026: Bupati Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa , Tegaskan Perang Total Lawan Sampah dari Hulu ke Hilir.

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa turun memimpin aksi bersih laut bersama jajaran DPRD, pelajar, pelaku pariwisata, ASN, hingga komunitas masyarakat.di pesisir Kuta, Minggu (22/2/2026).
Bali , indonesiaexpose.co.id — Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026 di pesisir Kuta, Minggu (22/2/2026), berubah menjadi panggung komitmen nyata. Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa turun langsung memimpin apel dan aksi bersih laut bersama jajaran DPRD, pelajar, pelaku pariwisata, ASN, hingga komunitas masyarakat.
Tak sekadar seremoni tahunan, Adi Arnawa menegaskan momentum ini sebagai titik akselerasi perubahan tata kelola sampah secara menyeluruh. “Ini bukan kegiatan simbolik. Kita perkuat sistem dari hulu sampai hilir, terintegrasi dan berkelanjutan. Sampah harus selesai dari sumbernya,” tegasnya di hadapan peserta apel.
Aksi ini sejalan dengan semangat Gerakan Nasional Indonesia ASRI yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah daerah didorong membangun disiplin baru: memilah, mengurangi, dan mengolah sampah sejak dari rumah tangga, sekolah, kawasan usaha hingga kantor pemerintahan.
Di Badung, gerakan bersih pantai disebut bukan agenda insidental. Pemerintah mengklaim aksi serupa digelar rutin dengan melibatkan seluruh elemen strategis daerah pariwisata tersebut. Kolaborasi ini dinilai krusial menjaga citra Kuta sebagai etalase wisata Bali sekaligus menekan dampak lingkungan.
Selain aksi lapangan, Pemkab Badung juga mengoptimalkan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) untuk menekan residu yang berakhir di TPA. Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar pengurangan sampah dan peningkatan daur ulang.
“Dari tempat kita berdiri hari ini, mari bergerak bersama. Kurangi sampah, jaga laut kita, dan wariskan Badung yang bersih, asri, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang,” seru Adi Arnawa.
HPSN 2026 di Kuta menjadi pesan keras: perang terhadap sampah tak bisa ditunda. Pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dituntut bergerak serentak—karena masa depan pesisir Bali dipertaruhkan.
Vidio : IG Adi Arnawa
(110)
- Penulis: 110
- Editor: putri
- Sumber: IG
