Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Arist Merdeka Sirait : Kejar terus pelaku Kejahatan Seksual(pedofilia)

Arist Merdeka Sirait : Kejar terus pelaku Kejahatan Seksual(pedofilia)

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 3 Mar 2019
  • visibility 154
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Minggu 03 Maret 2019

 

Arist Merdeka Sirait : Kejar terus pelaku Kejahatan Seksual(pedofilia)

Ketua Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait,bertempat di  Denpasar,Bali, Sabtu (02/3/2019),gelar acara Konferensi Pers dugaan kasus kejahatan seksual (pedofilia) yayasan Ashram Klungkung,Bali.

 

 

BALI, INDEX  – Ketua Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait mengatakan, bahwa dirinya tidak akan berhenti untuk membuktikan adanya kasus kejahatan seksual (pedofilia) disalah satu yayasa ashram di Klungkung,Bali.

“Jadi sampai detik ini, Komnas Perlindungan Anak masih berdiri di depan untuk mengungkap dugaan kasus adanya dugaan kasus kejahatan seksual (pedofilia) ini dan tidak akan berhenti,” kata dia menegaskan, dalam Konferensi Pers di Denpasar,Bali, Sabtu (02/3/2019).

Dirinya pun meluruskan isu yang beredar bahwa dirinya tidak menghentikan kerja-kerjanya dalam pengungkapan dugaan kejahatan seksual tersebut.

“Di sini juga saya mengatakan, tidak benar saya menghentikan ini, sampai hari ini saya masih kerja. Dan tadi malam saya bertemu narasumber yang patut untuk dipertimbangkan. Saya kumpulkan itu dengan baik. Sesuai dengan janji saya kalau dalam waktu dekat ini sudah bisa jadi alat bukti, saya akan memberikan laporan itu kepada Dirreskrimum Polda Bali.

“Karena pasal 78 itu (UU Perlindungan Anak) memerintahkan kepada kita semua bila anda melihat terjadinya pelanggaran, ancaman kekerasan termasuk termasuk kejahatan seksual dan tidak melaporkan hal itu maka saya dan anda sekalian dapat dipidana 5 tahun. Itu dasarnya. Oleh karena itu perlu pendalaman agar ini tidak menjadi liar. Untuk itu saya terus bersabar untuk menggali informasi ini. Tidak boleh dihentikan, sebelum fakta menunjukkan itu tidak bisa diteruskan. Supaya semua tidak sekedar testimoni maka kerja investigasi Komnas Perlindungan Anak masih berlaku,” jelasnya emosional.

“Ada info seputar pertemuan saya dengan GI, saya katakan tidak benar, dan katanya saya menghentikan kasus itu, saya bilang itu tidak benar. Jujur saya katakan. Tapi saya tidak mau menyerang pribadi orang. Ini bukan pembelaan diri, tapi tidak perlu juga saya respon orang-perorang. Itu pendapat mereka. Saya katakan bahwa kejahatan tidak boleh dibiarkan tapi kebenaran harus ditegakkan,” jelasnya kembali.

Beberapa hari di Bali, ia mengakui telah mendatangi saksi yang menurutnya sebagai narasumber yang bisa dipertimbangkan.

Sampai dengan malam kemarin, dirinya sudah berkunjung ke Jembrana, Badung, sampai beberapa tempat lainnya dan menemui berbagai narasumber dari dalam maupun dari luar, juga para tokoh yang menurutnya layak untuk diperoleh informasi.

“Saya sudah bertemu narasumber tapi tidak elok kalau saya harus menyebutkannya. Tentu menjadi rahasia kita. Saya tidak menyebut korban tapi narasumber saya yang pernah menghuni di sana.

“Sumber itu kami dalami dari orang yang pernah tinggal di situ, dari para tokoh yang mengetahui dan para ahli. Nanti kita satukan menjadi kekuatan hukum. Itulah yang ingin saya sampaikan bahwa secara organisasi, Komnas Perlindungan Anak masih terus mencari fakta dan data,” ujarnya, membeberkan.

Dia menceritakan, mengapa mencoba mengungkap dugaan kasus tersebut karena sejak awal dirinya mendapatkan pengaduan dan akhirnya dirinya mencoba mengklarifikasi dugaan tersebut ke Ashram Klungkung.

“Apa dasarnya kita tidak menghentikan itu, karena memang disinyalir diduga ada peristiwa kejahatan itu. Sebenarnya, sudah ada informasi yang tersebar viral di masyarakat itu masuk ke Pengaduan Komnas Perlindungan Anak, lalu sudah dibicarakan pula di DPRD yang menghadirkan banyak tokoh yang ingin mengungkap kasus ini, itu resmi sudah dikatakan ada peristiwa itu.

“Lalu kemudian kekuatan lain adalah dugaan peristiwa itu rilis Polda Bali yang menyatakan ada korban tetapi tidak mau bersedia memberikan keterangan. Jadi atas dasar informasi itu, saya mengklarifikasi ke Ashram dan ingin bertemu GI untuk memastikan dugaan peristiwa itu.

“Saya ke sana dan diterima oleh orang yang mengaku sebagai koordinator pengelolanya, saudara Dika. Karena saya katakan mau klarifikasi tapi GI tidak ada di tempat. Saya meminta izin untuk masuk ke ruangan anak-anak yang tinggal di sana dan diizinkan. Artinya saya melakukan tindakan sesuai prosedur,” jelasnya.

“Dari hasil perbincangan kami di sana, Dika membantah adanya dugaan peristiwa itu. Saya juga sempat katakan bahwa apakah bisa bertemu dengan GI, kemudian dia katakan nanti akan disampaikan.

“Selepas itu saya kemudian bertemu dengan Dirreskrimum Polda Bali dan membicarakan hal ini. Di sana memang terjadi perdebatan, harus ada korban, harus ada saksi dan sebagainya. Kalau tidak ada pelapor, Komnas Perlindungan Anak bisa menjadi pelapor.

Menurut Sirait, kendala yang dihadapi adalah saat ini korban sudah dewasa, telah berkeluarga serta telah memiliki anak. Maka dari itu, pendekatan secara psikologis kepada korban juga perlu dilakukan.

Sebelumnya diberitakan di beberapa media bahwa Polda Bali telah menghentikan penyelidikan kasus dugaan pedofilia yang terjadi di salah satu asrham di Klungkung, Bali. Sebab, kasus dugaan pedofilia itu cenderung dimanfaatkan untuk pencitraan.(002)

 

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPU Prov. Bali : 3(Tiga) Bacaleg DPD RI Dapil Bali Status TMS(Tidak Memenuhi Syarat)

    KPU Prov. Bali : 3(Tiga) Bacaleg DPD RI Dapil Bali Status TMS(Tidak Memenuhi Syarat)

    • calendar_month Sabtu, 4 Feb 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Kuta,  Sabtu  04  Februari 2023 KPU Prov. Bali : 3(Tiga) Bacaleg DPD RI Dapil Bali Status TMS(Tidak Memenuhi Syarat)     Bali, indonesiaexpose.co.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bali menetapkan 3 Bakal Calon Anggota Legislatif (Bacaleg) DPD RI Daerah Pemilihan (Dapil) Bali dengan status Tidak Memenuhi Syarat (TMS). Melalui penetapan status TMS ini maka […]

  • Wakil Bupati Wayan Diar Kukuhkan Kepengurusan DPC IWAPI Kabupaten Bangli

    Wakil Bupati Wayan Diar Kukuhkan Kepengurusan DPC IWAPI Kabupaten Bangli

    • calendar_month Jumat, 6 Mei 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Bangli, Jumat 06 Mei 2022   Wakil Bupati Wayan Diar Kukuhkan Kepengurusan DPC IWAPI Kabupaten Bangli     Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar,S.St.Par. menghadiri pengukuhan Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kabupaten Bangli bertempat di Ruang Rapat Krisna Setda Kabupaten Bangli , Jumat (6/5/2022). Dalam kesempatan tersebut hadir Sekretaris IWAPI Bali Ni […]

  • Polemik Penarikan Golkar dari Pansus TRAP : Demer Akan Dipanggil 

    Polemik Penarikan Golkar dari Pansus TRAP : Demer Akan Dipanggil 

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle 080
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu 22  Juli  2026 Polemik Penarikan Golkar dari Pansus TRAP : Demer Akan Dipanggil     Bali,  indonesiaexpose.co.id  — Polemik penarikan anggota Fraksi Partai Golkar dari Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali kini memasuki babak baru yang semakin panas. Dalam rapat , pimpinan DPRD Bali  akan memanggil Ketua […]

  • Pawai  Budaya  HUT  Kota  Gianyar  Ke 252  Memukau  Penonton

    Pawai  Budaya  HUT  Kota  Gianyar  Ke 252  Memukau  Penonton

    • calendar_month Rabu, 19 Apr 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Gianyar, Rabu  19  April  2023 Pawai  Budaya  HUT  Kota  Gianyar  Ke 252  Memukau  Penonton (Foto/indonesiaexpose.co.id) Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Tujuh Kecamatan di Kabupaten Gianyar Adu Kreasi dalam Pawai Budaya menyongsong perayaan HUT Kota Gianyar ke 252. Dengan penuh semangat ketujuh duta kecamatan se Gianyar tampil memukau penonton dengan menunjukkan kreasi terbaiknya di hadapan undangan. Hadir dalam […]

  • 14 Hari Operasi Ketupat Lodaya 2020 Polda Jabar Tindak 59 Travel Gelap

    14 Hari Operasi Ketupat Lodaya 2020 Polda Jabar Tindak 59 Travel Gelap

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Bandung, Minggu  10  Mei  2020   14 Hari Operasi Ketupat Lodaya 2020 Polda Jabar Tindak 59 Travel Gelap Dir Lantas Polda Jawa Barat Kombes Pol Eddy Djunaedi, S.IK   JAWA BARAT,INDEX  –  Selama Operasi Ketupat Lodaya 2020 yang digelar sejak 24 April s/d 8 mei 2020, bersamaan dengan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Dit Lantas […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Minggu, 26 Jan 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Bali, Senin 27  Januari  2020   Renungan  JOGER  

expand_less