Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Bupati Made Gianyar Sebut Bunuh Diri Dan Kecelakaan Penyebab Belum Tingginya Usia Harapan Hidup Di Bangli

Bupati Made Gianyar Sebut Bunuh Diri Dan Kecelakaan Penyebab Belum Tingginya Usia Harapan Hidup Di Bangli

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 12 Mar 2019
  • visibility 140
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bangli, Selasa 12 Maret 2019

 

Bupati Made Gianyar Sebut Bunuh Diri Dan Kecelakaan Penyebab Belum Tingginya Usia Harapan Hidup Di Bangli

Foto/Ist

 

BALI, INDEX – Bupati Bangli I Made Gianyar mengatakan, selain karena kasus kematian ibu dan bayi baru lahir, faktor utama yang menjadi penyebab belum tingginya usia harapan hidup di Kabupaten Bangli karena angka bunuh diri dan kecelakaan yang masih tinggi. Hal ini disampaikan Bupati Made Gianyar saat menghadiri pengukuhan 33 orang Bidan Praktek Mandiri menjadi Bidan Delima (Bidel) di Ruang Pertemuan Utama, RSUD Bangli,belum lama ini.

Acara ini juga dihadiri oleh Ketua IBI Provinsi Bali Ni Ketut Adi Arini, Kadis Kesehatan Bangli dr. I Nengah Nadi, M.Kes dan pengurus dan anggota IBI Kabupaten Bangli. Lebih lanjut Bupati Made Gianyar mengatakan, yang menjadi permasalahn utama kasus bunuh diri di Kabupaten Bangli selama ini terjadi pada usia produktif dan didominasi oleh Anak Baru Gede (ABG).
“Gara-gara tidak dibeliin HP bunuh diri. Gara-gara ditinggal pacar bunuh diri. Dan ini tentu menjadi permasalahan serius”terangnya.

Oleh karenanya, untuk menekan kasus bunuh diri di Kabupaten Bangli, sehingga berimbas pada meningkatnya usia harapan hidup, Bupati Made Gianyar meminta Dinas Kesehatan Kabupaten Bangli bisa menggandeng forum keumatan, seperti Parisadha Hindu Darma Indonesia (PHDI) Kabupaten Bangli, maupun instansi terkait lain seperti Dinas Pengendalian Penduduk, KB, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Bangli.

Jelas Bupati Made Gianyar, dengan menggadeng PHDI masyarakat bisa diberikan edukasi bahwa mati dengan bunuh diri (ulah pati) tidak baik dan tidak dibenarkan oleh agama. Begitu juga dengan menggadeng Dinas Pengendalian Penduduk, KB, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, ia mengatakan, disana banyak ilmu-ilmu bagus dalam pendampingan anak usia dini, remaja, bahkan sampai lansia.

“ Yang saya tahu, disana (Dinas Pengendalian Penduduk, KB, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak) banyak ada program-program bagus. Ada Bina Keluarga Balita (BKB), ada Bina Keluarga Remaja (BKR) dan ada Bina Keluarga Lansia (BKL). Dengan koordinasi yang baik, tentu semua permasalahan akan bisa diatasi,”jelasnya.

Terkait dengan pengukuhan Bidan Delima, Bupati Made Gianyar mengatakan, Bidan adalah salah satu tenaga kesehayan yang ada di garda terdepan dalam memberikan pelayanan kesehatan, khususnya pelayanan kesehatan ibu dan bayi. Untuk itu Bupati Made Gianyar meminta para Bidan bisa terus meningkatkan kompetensi dan pengetahuannya agar pelayanan kepada masyarakat bisa terus ditingkatkan.

Selain itu, setelah menyimak Hymne IBI yang dinyanyikan saat acara pengukuhan berlangsung, Bupati Made Gianyar mengatakan, setiap kata dalam lirik Hymna IBI sarat dengan makna dan pengabdian yang sangat luar biasa untuk kemanusiaan. Untuk itu Bupati Made Gianyar mengajak seluruh Bidan untuk bisa menghayati dan melaksanakan apa yang ada dalam setiap bait maupun kata dalam lagu Hymna IBI.

“Tadi saya dengarkan Hymnenya IBI sangat luar biasa. Untuk itu saya minta seluruh bidan di Kabupaten Bangli bisa memahami dan melaksanakan semua pesan yang disampaikan Hymna IBI. Paling tidak dari 100, 90 persen bisa dilaksanakan. Syukur-syukur bisa 95 sampai 99,9 persen hymna IBI bisa dilaksanakan,”serunya.

Sementara itu, Ketua IBI Provinsi Bali Ni Ketut Adi Arini mengatakan, Bidan Delima merupakan system standarisasi kualitas pelayanan bidan praktek mandiri, dengan penekanan pada monitoring dan evaluasi serta kegiatan pembinaan ataupun pelatihan yang rutin dan berkesinambungan.

Menurutnya, untuk menjadi Bidan delima, seorang Bidan praktek mandiri harus mengikuti beberapa proses, sehingga bisa dikukuhkan menjadi seorang Bidan Delima.

” Proses seleksi Bidan Delima diawali dengan pendaftaran, prakualifikasi dan verifikasi hasil, dilanjutkan dengan proses belajar melalui kajian mandiri, selanjutnya fasilitator Bidan Delima akan melakukan validasi dan verifikasi sebelum dinyatakan lulus menjadi Bidan Delima,”imbuhnya.

Ia juga menjelaskan, saat ini IBI Cabang Bangli memiliki 330 orang anggota. Dari jumlah tersebut, 63 orang melaksanakan praktek mandiri.

Sambung dia, sebelum disaksanakan pengukuhan hari ini, dari 63 orang bidan praktek mandiri, hanya 30 bidan yang sudah menjadi Bidan Delima. Sedangkan setelah pengukuhan terharap 33 orang bidan praktek mandiri hari ini, artinya seluruh bidan praktek mandiri di Kabupaten Bangli sudah menjadi Bidan Delima.

“Hari ini, dengan dilaksanakan pengukuhan terhadap 33 orang bidan menjadi Bidan Delima, artinya seluruh Bidan Praktek Mandiri di Kabupaten Bangli sudah menjadi Bidan Delima”pungkasnya.(hms/011)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dilema  Pilkada  Th  2020  di  Tengah  Pandemi 

    Dilema  Pilkada  Th  2020  di  Tengah  Pandemi 

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Jakarta,  Jumat  18  September  2020   Dilema  Pilkada  Th  2020  di  Tengah  Pandemi Verdinan Boni Siagian selaku Team  Fogging  Jokowi   JAKARTA, INDEX – Penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 di tengah pandemi virus corona (Covid-19) menjadi dilema. Di satu sisi, isu kesehatan dan risiko penularan masih harus menjadi prioritas, di sisi lain, pelaksanaan pesta […]

  • Erwin Soeriadimadja   KpwBI Bali :  Inflasi di Bali masih Direntang Sasaran 2024

    Erwin Soeriadimadja   KpwBI Bali :  Inflasi di Bali masih Direntang Sasaran 2024

    • calendar_month Sabtu, 2 Mar 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Denpasar,  Sabtu  02  Maret  2024  Erwin Soeriadimadja   KpwBI Bali :  Inflasi di Bali masih Direntang Sasaran 2024     Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Ada tendensi peningkatan inflasi di Provinsi Bali sebesar 2,98% (yoy), sedikit lebih tinggi dibandingkan inflasi nasional sebesar 2,75% (yoy) namun masih dalam rentang sasaran inflasi 2024 sebesar 2,5±1 %. Berdasarkan rilis BPS Provinsi […]

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Minggu, 5 Mei 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Bali, Senin  06  Mei 2024 Renungan  Joger  

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Banten, Rabu 26  November 2025 Renungan  JOGER  

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Selasa, 29 Okt 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Bali,  Rabu  30  Oktober  2024 Renungan  Joger

  • Pendisiplinan Protokol Kesehatan, Kapolres Cimahi Bagikan 1000 Masker Kepada Pengguna Jalan Raya

    Pendisiplinan Protokol Kesehatan, Kapolres Cimahi Bagikan 1000 Masker Kepada Pengguna Jalan Raya

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Cimahi, Kamis  27  Agustus  2020   Pendisiplinan Protokol Kesehatan, Kapolres Cimahi Bagikan 1000 Masker Kepada Pengguna Jalan Raya   JAWA  BARAT, INDEX – Kapolres Cimahi Polda Jabar AKBP M. Yoris. M.Y. Marzuki, S.IK, Kamis pagi (27/8/2020) memimpin pelaksanaan kegiatan Gatur pagi sekaligus memberian masker kepada pengendara motor dan mobil, berlangsung di Jalan Jenderal Amir Machmud […]

expand_less