Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Mengusung tema ‘Connectedness’, Griya Santrian Hadirkan 22 Karya Seni Lukis dengan Media Cat Akrilik

Mengusung tema ‘Connectedness’, Griya Santrian Hadirkan 22 Karya Seni Lukis dengan Media Cat Akrilik

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 8 Mei 2019
  • visibility 341
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar,  Rabu  08  Mei  2019

 

Mengusung tema ‘Connectedness’, Griya Santrian Hadirkan 22 Karya Seni Lukis dengan Media Cat Akrilik

 

Acara Pers Conference Program Gurat Art Project 2019, di Griya Santrian, Sanur,Bali, Rabu (08/6/2019).(foto/indonesiaexpose.co.id/002)

BALI, INDEX –  Program Gurat (GI) Art Project 2019 menjalin kerjasama dengan lembaga seni budaya baik di Bali dan luar daerah Bali.

” Sebagaimana halnya kerjasama dengan Santrian Galeri Sanur, yang telah dijalin secara intensif sejak awal tahun 2019. Gurat Institute (GI) kembali diberikan amanat untuk menyelenggarakan program pameran selepas program Arc Reloaded 2019 lalu,” kata Kurator Wayan Seriyoga Parta, pada acara Jumpa Pers Program Gurat Art Project 2019, Rabu (8/4) di Griya Santrian, Sanur.

Menurutnya, pameran kali kedua ini yang menghadirkan 22 Karya Seni Lukis dengan Media Cat Akrilik, diantaranya Ketut Suwidiarta (Bali), Ni Nyoman Sani (Bali), I Wayan Wirawan (Bali), Isa Ansori (Batu Malang), Suwandi Waeng (Batu Malang)
Hery Catur Prasetya (Batu Malang), Imanulah Nur Amala (Batu Malang), Faizin (Banyuwangi), A H. Rimba (Makassar), Akhmad Noor (Banjarmasin) ini, mengangkat tema ‘keterhubungan’.

“Judul ini beranjak dari pemikiran sederhana, yaitu niatan untuk menghubungkan berbagai praksis seni rupa dari berbagai wilayah di Indonesia,” katanya.

Yoga menjelaskan, ini merupakan pengalaman pribadinya setelah sekian lama berinteraksi dan menjalin komunikasi dengan pegiat seni rupa dari berbagai wilayah di Indonesia, membuat pihaknya tergerak untuk lebih intens mengangkat makna dari sebuah hubungan/keterhubungan.

Connectedness (keterhubungan) berbagai entitas praksis seni rupa yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia dipertemukan untuk apresiasi dalam medan seni rupa Bali, sehingga mulailah pihaknya selaku kurator menghubungi beberapa teman perupa dari berbagai daerah mulai dari Bali, Jawa Timur, Sulawesi dan Kalimantan, menawarkan untuk mengikuti pameran bersama yang akan dilaksanakan mulai 10 Mei – 21 Juni 2019.

“Akhirnya beberapa teman perupa setuju untuk turut bergabung, menghadirkan karya-karya di Santrian Galeri Sanur Bali. “Komunikasi dalam mempersiapkan pameran ini cukup singkat, tetapi sangat intensif. Proses tersebut tentu tidak terjadi secara serta merta begitu saja, tetapi merupakan proses yang panjang,” imbuhnya.

I Wayan Wirawan menambahkan, salah seorang perupa. ‘Menjalin komunikasi sungguh menyimpan nilai-nilai yang menarik untuk diungkap, sehingga terbesit sebuah gagasan untuk mengkaji makna keterhubungan.

Hal yang mendasar, lanjutnya, tentu ada rasa saling percaya dan mungkin rasa persaudaraan yang mengikat secara tak langsung, meskipun berbeda secara suku bangsa dan lintas kebudayaan. “Perbedaan bukannya membatasi, justru menjadi landasan kesadaran untuk memahami satu dengan yang lainnya,” tambah Ketut Suwidiarta, Ni Nyoman Sani, perupa lainnya.

Even ini menghadirkan para perupa terhubung satu dengan yang lain, dalam sebuah ruang pameran melalui karyanya. Ketakhadiran perupa juga tidak menjadi halangan, karena kehadiran karya justru adalah hal yang utama. Sebagaimana diktum Roland Barthes bahwa ketika sebuah karya terlahir dari rahim kreativitas perupa, sang pencipta dengan serta merta mulai surut ke belakang. Sang pengarah tak lagi punya kuasa penuh terhadap hasil ciptaannya.

Karya kemudian menjelma menjadi entitas baru yang siap untuk berada dalam silang pemaknaan dari berbagai apresiator. Karya dalam pameran menjadi media pengejawantahan dari keterhubungan tersebut, dengan berbagai latar belakang perupa terbesit secara tersirat dan tersurat di dalamnya.

Program kurasi ini adalah bagian dari program Gurat Institute (GI) yang telah secara rutin menyelanggarakan even-even seni rupa di Bali maupun di luar daerah Bali. Selama lebih dari lima tahun terlibat dalam penyelenggaraan berbagai even seni rupa, mulai dari tataran mengagas program hingga pelaksanaan.

Menimbang cukup seringnya terlibat di dalam penyelenggaraan berbagai even dan sejalan dengan upaya penataan tata kelola kelembagaan GI, tahun 2019 ini secara resmi meluncurkan divisi Gurat Art Project dengan hadirkan sebuah logo baru di dalam payung kelembagaan GI. Sebuah divisi yang dapat menjalankan program-program seni rupa yang meliputi: pameran, workshop, art commission, hingga mercandise, singkat kata divisi ini diharapkan dapat mengewantahkan misi Artpreneur yang telah lama dicanangkan.

“Mungkin pameran ini belum bisa sepenuhnya merepresentasikan pemaknaan tema secara mendalam, pun juga dalam intepretasi penciptaan karya-karya perupa. Tetapi setidaknya gagasan ini sudah diluncurkan. Pemaknaan atas keragaman perupa dan karyanya, serta keragaman lokus yakni dari Sulawesi, Kalimantan Selatan, Jawa Timur dan Bali akan menjadi sebuah diorama keberagaman kita yang terikat dalam sebuah keterhubungan Nusantara,” tandas Yoga.

(002)

 

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Rabu, 8 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Bali, Kamis  09  Januari  2025 Renungan  Joger

  • Rencana FSRU LNG di Pantai  Sidakarya :  Proyek beresiko tinggi, tidak layak dijadikan Lokasi Terminal LNG

    Rencana FSRU LNG di Pantai  Sidakarya :  Proyek beresiko tinggi, tidak layak dijadikan Lokasi Terminal LNG

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis  24   Juli  2025 Rencana FSRU LNG di Pantai  Sidakarya :  Proyek beresiko tinggi, tidak layak dijadikan Lokasi Terminal LNG   Bali, indonesiaexpose.co.id  – Rencana pembangunan terminal Floating Storage Regasification Unit (FSRU) Liquefied Natural Gas (LNG) di Pantai Sidakarya, Denpasar Selatan, terus menuai sorotan.Desa Adat Serangan menolak dengan tegas rencana pembangunan Floating Storage Regasification Unit […]

  • Renungan JOGER

    Renungan JOGER

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Bali, Rabu  14  Januari  2026 Renungan JOGER  

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Sabtu, 30 Nov 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Bali,  Minggu  01  Desember  2019   Renungan  JOGER  

  • Tekan Inflasi Jelang Hari Raya Galungan dan Kuningan, Sekda IB Alit Wiradana Buka Festival Bazar Pangan Yowana Desa Adat Sanur

    Tekan Inflasi Jelang Hari Raya Galungan dan Kuningan, Sekda IB Alit Wiradana Buka Festival Bazar Pangan Yowana Desa Adat Sanur

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Denpasar, Sabtu  15  November  2025 Tekan Inflasi Jelang Hari Raya Galungan dan Kuningan, Sekda IB Alit Wiradana Buka Festival Bazar Pangan Yowana Desa Adat Sanur   Sekretaris Daerah Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana saat membuka Festival Bazar Pangan yang dilaksanakan di Jalan Danau Beratan, Desa Sanur Kaja, Sabtu (15/11/2025).   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Pemerintah […]

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Selasa, 3 Sep 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 256
    • 0Komentar

    Bali,  Rabu  04  September   2024 Renungan  Joger

expand_less