Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Rai Mantra Jadi Pembicara Pada Indonesia Architectur Creative Forum Tahun 2019

Rai Mantra Jadi Pembicara Pada Indonesia Architectur Creative Forum Tahun 2019

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 14 Okt 2019
  • visibility 180
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Senin 14  Oktober  2019

 

Rai Mantra Jadi Pembicara Pada Indonesia Architectur Creative Forum Tahun 2019

 

 

Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra saat menjadi narasumber serangkaian Indonesia Architectur Forum Tahun 2019 di Rumah Sanur Creative Hub, Jumat (11/10/2019).

 

”  Indonesia Architectur Creative Forum Tahun 2019, paparkan beragam inovasi, dari Denpasar Kota Kreatif hingga Kota Budaya”

 

BALI, INDEX  –  Dikukuhkannya Denpasar sebagai Kota Kreatif Indonesia Tahun 2019 menjadikan ibukota Provinsi Bali ini sebagai parameter pengembangan Ekonomi Kreatif. Atas kesukseskan tersebut, Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra didapuk menjadi Narasumber dengan Materi Denpasar The City Of Culture (Denpasar Kota Budaya) serangkaian Indonesia Architectur Forum Tahun 2019 yang digelar di Rumah Sanur Creative Hub, Jumat (11/10).

Kegiatan yang menghadirkan insan kreatif, akademisi, praktisi, stake holder arsitektur, Ikatan Arsitek Indonesia Provinsi Bali serta kalangan pemerintahan ini menjadi ajang diksusi guna mendukung pengembangan sektor arsitektur. Hadir langsung dalam kesempatan tersebut Kepala Bekraf RI, Triawan Munaf serta narasumber lainya.

Dalam kesempatan tersebut turut dilaksanakan penandatanganan MoU antara Bekraf Kota Denpasar dengan Indonesia Creative City Forum (ICCF) perihal pelaksanaan ICCF Tahun 2020 di Kota Denpasar. Serta peluncuran Buku Colaborative Inovation.

Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra dalam paparanya menjelaskan bahwa Denpasar sesuai dengan visi misi pembangunan Denpasar Kreatif Berwawasan Budaya secara berkelanjutan terus mendukung pengembangan ekonomi kreatif. Ekonomi kreatif dan Kota Budaya merupakan satu kesatuan yang tak dapat dipisahkan.

Dimana, salah satu elemen penting ekonomi kreatif adalah arsitektur sebagai bagian dari Budaya.

“Di Bali sendiri arsitektur merupakan gambaran akan sebuah peradaban. Dalam setiap senti gaya arsitektur selalu memiliki makna komunikasi dan penanda peradaban. Sehingga keberadaan arsitektur yang khas harus tetap dipertahankan,” kata Rai Mantra.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa beragam inovasi telah dilaksanakan Kota Denpasar guna mendukung Kota Kreatif dan Kota Budaya. Hal ini dimplementasikan dengan membangun ekosistem, infrastruktur dan networking ekonomi kreatif yang bermuara pada orange ekonomi.

“Jadi jika dilihat dari sejarah bahwa segala bentuk aktivitas manusia adalah kreativitas,” ujar Rai Mantra.

Rai Mantra menekankan bahwa adapun yang menjadi tantangan adalah bagaimana budaya dan kearifan lokal dapat berkembang dan berkelanjutan. Dimana, perkembangan kreativitas sejatinya telah berlangsung sejak lama di Bali. Namun demikian pengembangan ekonomi kreatif sebagai pendukung pariwisata budaya menjadi tanggung jawab pemerintah untuk menginterprestasikan.

Selain itu, dengan adanya revolusi industri 4.0 menjadi peluang bagi pengembangan sektor ekonomi kreatif. Hal ini lantaran setiap budaya memiliki cerita.

“Hal-hal inilah yang perlu kita kuatkan untuk mendukung eksistensi budaya dalam era revolusi industri 4.0 yang merupakan elemen ekonomi kreatif yang bergerak dalam orange ekonomi,” paparnya.

Di Denpasar sendiri berbagai upaya telah dilaksanakan guna mewujudkan Denpasar Kota Kreatif dan Kota Budaya dengan konsep merubah sesuatu yang awalnya tidak bernilai menjadi bernilai. Seperti halnya Rebranding Tukad Badung, Festival Kreatif, Pelatihan, Ruang Kreatif, Mewujudkan Denpasar Heritage City dengan pengembangan kawasan Zona Z Gajah Mada, Creative Works, Jelajah Budaya serta lainya.

“Mengubah pola pikir masyarakat dan memberdayakan komunitas sehingga mampu menghasilkan dan mengubah sesuatu yang awalnya tidak bermanfaat menjadi bermanfaat dan bernilai ekonomis serta mampu menjadi iklim kreatif yang edukatif dengan mempertahankan jiwa dan keaslian kebudayaan lokal,” ujar Rai Mantra.

Sementara Kepala Bekraf RI, Triawan Munaf mengatakan, bahwa ekonomi kreatif ibarat udara, dimana semua insan dapat menghirup. Ekonomi kreatif juga demikian, dengan cakupan yang luas dapat diakses dan dijalankan oleh berbagai sektor dan bidang pekerjaan. Pihaknya juga memberikan apresiasi kepada Pemkot Denpasar yang telah berkomitmen untuk pengembangan ekonomi kreatif.

“Iya tentunya kami mengucapkan selamat kepada Kota Denpasar yang telah sukses menjadi Kota Kreatif Indonesia Tahun 2019, tentunya hal ini juga menjadi referensi bagi daerah lain di Indonesia, sehingga kedepanya seluruh daerah dapat mengembangkan ekonomi kreatif sebagai alternatif guna menggali potensi baru sehingga mampu meningkatkan sektor perekonomian,” tutupnya. (075)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Update Covid 19 di Kota Denpasar, Kasus Sembuh Bertambah 26 Orang, Kasus Positif Bertambah 38 Orang

    Update Covid 19 di Kota Denpasar, Kasus Sembuh Bertambah 26 Orang, Kasus Positif Bertambah 38 Orang

    • calendar_month Sabtu, 3 Okt 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Denpasar, Sabtu  03  Oktober  2020   Update Covid 19 di Kota Denpasar, Kasus Sembuh Bertambah 26 Orang, Kasus Positif Bertambah 38 Orang   Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai   BALI,  INDEX  –  Perkembangan kasus Covid-19 di Kota Denpasar kembali menunjukan tren peningkatan. Pada hari Sabtu (3/10) tercatat […]

  • Polda Jabar PTDH 16 Anggota Polri yang Melakukan Pelanggaran Disiplin, Kode Etik Profesi dan Tindak Pidana

    Polda Jabar PTDH 16 Anggota Polri yang Melakukan Pelanggaran Disiplin, Kode Etik Profesi dan Tindak Pidana

    • calendar_month Senin, 3 Feb 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Bandung, Selasa  04  Januari  2020   Polda Jabar PTDH 16 Anggota Polri yang Melakukan Pelanggaran Disiplin, Kode Etik Profesi dan Tindak Pidana   Wakapolda Jabar Brigjen Pol Dr Akhmad Wiyagus, S.Ik, M.Si, M.M, pimpin Upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) 16 anggota Polri jajaran Polda Jabar berlangsung di Lapangan Apel Jalan Soekarno Hatta 748 Bandung, […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Minggu, 23 Okt 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Bali,  Senin  24  Oktober 2022 Renungan  JOGER

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Senin, 7 Feb 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Bali, Selasa  08  Februari 2022   Renungan  JOGER  

  • Renungan   JOGER

    Renungan   JOGER

    • calendar_month Rabu, 7 Agt 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 317
    • 0Komentar

    Bali,   Kamis  8  Agustus  2019   Renungan   JOGER  

  • Selly Mantra Raih Penghargaan Women Of The Year 2019

    Selly Mantra Raih Penghargaan Women Of The Year 2019

    • calendar_month Minggu, 25 Agt 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Denpasar, Minggu  25  Agustus  2019 Selly Mantra Raih Penghargaan Women Of The Year 2019    I.A Selly Fajarini menerima penghargaan Women Of The Year 2019 dari Yayasan Penghargaan Indonesia. Penganugerahan penghargaan dilaksanakan pada Minggu (25/8) di Wantilan Gedung Pers Bali Ketut Nadha BALI,  INDEX   – Apresiasi dari sejumlah kalangan diberikan kepada I.A Selly Fajarini atas […]

expand_less