Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » ‘Sejuta Polis Untuk Negeri ‘ Wujud UpayaNyata Industri dalam Meningkatkan Penetrasi dan Literasi Asuransi di Indonesia 

‘Sejuta Polis Untuk Negeri ‘ Wujud UpayaNyata Industri dalam Meningkatkan Penetrasi dan Literasi Asuransi di Indonesia 

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 17 Okt 2019
  • visibility 134
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Nusa  Dua, Kamis  17  Oktober  2019

 

‘Sejuta Polis Untuk Negeri ‘ Wujud UpayaNyata Industri dalam Meningkatkan Penetrasi dan Literasi Asuransi di Indonesia

 

 

 

BALI,  INDEX  – Guna mendorong peningkatan penetrasidan literasi asuransi di seluruh lapisan masyarakat, Dewan Asuransi Indonesia (DAI)bekerja sama dengan seluruh anggota asosiasi asuransi yang beranggotakan asosiasiasuransi umum(AAUI),asuransi jiwa(AAJI), asuransi jaminan sosial(AAJSI), asuransi syariah(AASI), pialang asuransi dan reasuransi (APPARINDO) serta penilai kerugian asuransi(APKAI), kembali mengadakan eventtahunan ‘Hari Asuransi 2019’ yang kinimemasuki tahun ke-14.

Melalui tematetap “Mari Berasuransi”serta sub tema ‘Sejuta Polis untuk Negeri’, kegiatan Hari Asuransi tahun ini berfokus untuk memberikan edukasi mengenai pentingnya berasuransi untuk perlindungan jangka kepada sebanyak mungkin masyarakat.

Ketua Umum DAI (Dewan Asuransi lndonesia) Dadang Sukresna mengatakan, perayaan Hari Asuransi ke-14 Tahun 2019 ini merupakan bentuk komitmen berkelanjutan DAI bagi masyarakat Indonesia.

“Melalui tema tetap “Mari Berasuransi” dan sub tema ‘Sejuta Polis untuk Negeri’, kami ingin kembali menjabarkan tujuan bersama untuk meningkatkan pemahaman asuransi, khususnya dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan dalam mendorong ketersedian akses dan layanan keuangan yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat di Indonesia,” tutur Dadang Sukresna di acara pres conference bertempat di Nusa Dua-Bali, Kamis (17/10/2019).

Dadang menjelaskan, berdasarkan data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), penetrasi asuransi di Indonesia masih tergolong rendah, baru 3,01%. Padahal, asuransi seharusnya menjadi andalan sebagai pelindung dari berbagai risiko di masa depan yang dapat mengancam perencanaan keuangan.

Menurutnya, tingkat pendidikan, kesadaran dan pendapatan masyarakat masih menjadi beberapa penyebab utama rendahnya minat masyarakat dalam berasuransi.

“Selain itu, kondisi wilayah Indonesia yang merupakan negara kepulauan, turut memengaruhi percepatan penetrasi asuransi kepada masyarakat dan merupakan tantangan tersendiri bagi Industri asuransi, agar kegiatan penetrasi tidak hanya berfokus di kota-kota besar,” jelasnya.

Untuk itu dalam mensosialisasikan asuransi lebih masif, dilakukan hingga pelosok-pelosok desa dan kepada anak sekolah (SMA/SMK). Tujuannya untuk mengenalkan asuransi sejak dini.

“Jadi ketika tamat sekolah mereka sudah tahu apa asuransi dan produk-produknya,” ujarnya.

Dikatakan DAl melakukan berbagal kegiatan yang berfokus pada edukasi dan sosialisasi manfaat berasuransi kepada seluruh lapisan masyarakat, baik untuk kalangan internal maupun eksternal industri perasuransian, termasuk pada kegiatan Hari Asuransi ini.

Ketua Panitia Hari Asuransi 2019 Fachri Adnan mengatakan terkait tantangan penetrasi asuransi saat ini, insan asuransi melihat masih banyak celah yang dapat dilakukan, guna mencapai tujuan peningkatan masyarakat untuk sadar berasuransi.

Riswinandi, Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan NonBank (IKNB) OJK  menambahkan, dalam konteks yang lebih luas, tema yang diambil ini juga searah dengan program pemerintah yang mencanangkan target keuangan inklusif atau presentase jumlah penduduk dewasa yang memiliki akses layanan keuangan pada lembaga keuangan formal sebesar 75% pada akhir tahun 2019,target tersebut tercantum dalam Peraturan Presiden (Perpres) No. 82 tahun 2016.

”Badan Pusat Statistik (BPS) memperkirakan bahwa tahun depan Indonesia akan memasuki periode dengan komposisi jumlah penduduk produktif yang tinggi, Hal ini akan berimplikasi pada meningkatnya demandterhadap asuransi karena sebetulnya lapisan golongan masyarakat ini akan membutuhkan berbagai produk keuangan baik untuk proteksi, investasi, dan lain sebagainya,” sambung Riswinandi.

Lanjutnya, potensi tersebut juga ditunjang dengan hegemoni insurance technology(insurtech)yang kian populer, melalui evolusi dalam semua aspek operasional asuransi mulai dari sisi penjualan produk, underwritinghinggapembelian polis yang bisa dilakukan hanya dengan sentuhan jari. Inovasi ini akanmemudahkan perusahaan-perusahaandalam menjangkau untapped marketdan tentunyaakan memberikan pengalaman baru pada calon tertanggung,” imbuhnya.

“Melalui ‘Sejuta Polis Untuk Negeri’, kami berharap distribusi produk-produk asuransi bisa lebih masif. Meningkatnya pemahaman masyarakat akan pentingnya asuransi pada akhirnya akan mampu mendorong percepatan pertumbuhan industri asuransi nasional,” tutup Dadang.

(067)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dalam anggaran kas pendapatan di SK Gubernur itu, dibagi ke pertriwulan. Jadi anggaran kas pendapatan kita capai secara bertahap pertriwulan

    Dalam anggaran kas pendapatan di SK Gubernur itu, dibagi ke pertriwulan. Jadi anggaran kas pendapatan kita capai secara bertahap pertriwulan

    • calendar_month Minggu, 24 Feb 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Banjarmasin, Minggu 24 Februari 2019 Dalam anggaran kas pendapatan di SK Gubernur itu, dibagi ke pertriwulan. Jadi anggaran kas pendapatan kita capai secara bertahap pertriwulan   KALSEL, INDEX – Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Provinsi Kalimantan Selatan menargetkan pendapatan Rp 1,8 triliun dari pajak kendaraan bermotor di tahun 2019. Menurut Kepala Badan Keuangan Daerah Provinsi Kalimantan […]

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Kamis, 7 Des 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Bali, Jumat  08  Desember  2023 Renungan  Joger

  • Pemerintah  Kota  Denpasar, Bali

    Pemerintah  Kota  Denpasar, Bali

    • calendar_month Senin, 31 Jul 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin 31 Juli 2023 Pemerintah  Kota  Denpasar, Bali  

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Bali, Minggu  21  Juni  2020   Renungan  JOGER  

    • calendar_month Rabu, 3 Mar 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu 03 Maret 2021   Tingkatkan Pelayanan Publik Secara Maksimal di Masa Pandemi.Wawali Arya Wibawa Tinjau Pelayanan di MPP Kota Denpasar   Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa saat melaksanakan melakukan pemantauan di Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Denpasar di Gedung Graha Sewaka Dharma Lumintang, Rabu (3/3/2021).   Bali, indonesiaexpose.co.id   – Setelah […]

  • Walikota Rai Mantra Dukung Gerakan Nasional Masyarakat Peduli Beasiswa

    Walikota Rai Mantra Dukung Gerakan Nasional Masyarakat Peduli Beasiswa

    • calendar_month Senin, 30 Sep 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Denpasar,  Selasa  01  Oktober  2019   Walikota Rai Mantra Dukung Gerakan Nasional Masyarakat Peduli Beasiswa     BALI,  INDEX  –  WISH (World Indonesia Scholarship) Festival 2019 perihal gerakan nasional masyarakat peduli beasiswa akan terlaksana pada tanggal 5 Oktober mendatang di Institut Seni Indonesia Denpasar. kegiatan yang dilaksanakan Indonesia Scholarship, Mata Garuda LPDP, Sahabat Beasiswa, BMI […]

expand_less