Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Br. Bun Denpasar Kembali Bangkitkan Sang Hyang Jaran

Br. Bun Denpasar Kembali Bangkitkan Sang Hyang Jaran

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 13 Jan 2020
  • visibility 83
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Selasa  14  januari  2020

 

Br. Bun Denpasar Kembali Bangkitkan Sang Hyang Jaran

 

BALI,  INDEX  – Kota Denpasar memiliki berbagai kebudayaan dan tarian yang sangat sakral di Denpasar. Salah satunya adalah Layangan Jangan yang sudah ada pada dokumentasi Banjar Bun pada tahun 1915. Sepuluh tahun sebelum Layangan Jangan ternyata sudah ada Sang Hyang Jaran yakni tepatnya pada tahun 1905. Namun saat ini tidak ada pragina dari Sang Hyang Jaran. Maka Banjar Bun membuat Sang Hyang Jaran baru untuk anak-anak.

Ketua Panitia Mangku Wayan Sugiana mengatakan, dalam sejarah tercatat yang membuat pertama kali Sang Hyang Jaran adalah Jero Mangku Selonog.

Mangku Selonog memberikan kepada anaknya yang bernama Made Ampug selaku pemangku pertama dari Sang Hyang Jaran.
Karena sebagai pemangku di Pura Natih, Made Ampug fokus dipura sehingga, tugasnya diberikan kepada adiknya yakni Jro Mangku Ketut Jambot.

Jro Mangku Ketut Jambot terus meneruskan mengemban tugasnya sebagai Jero Mangku Sang Hyang Jaran sampai tahun 1995. Dan diganti yang bukan keturunannya yakni Mangku Ketut Parka. Sekarang ini yang menjadi pemangku adalah Mangku Gede Antara merupakan keturunan generasi kelima dari mangku Selonog sampai sekarang.

“Karena preginanya yang dulu sudah tua warga Br. Bun membuat Sang Hyang Jaran yang baru untuk anak anak,” ungkap Mangku Wayan Sugiana saat audensi dengan Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra di Kantor Walikota Denpasar Senin (13/1/2020).

Ia mengatakan proses pembuatan telah berlangsung sejak tanggal 4 Oktober 2019 dan akan disolahkan pada tanggal 15 Januari mendatang. Menurut Mangku Sugiana dalam proses upacara pesolahan pihaknya berharap Walikota bisa hadir dan menyaksikannya. Mengingat Sang Hyang Jaran di Br. Bun berbeda dengan yang ada ditempat lain. Karena Sang Hyang Jaran yang ada di Banjar Bun adalah Sang Hyang Jaran yang sakral dan tidak dipertonton kan seperti yang lainnya. Bahkan Sang Hyang Jaran ini yang dipakai mesiram ini adalah api dari batok kelapa dan bukan api sambuk.

Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra memberikan apresiasi kepada Br. Bun karena telah melestarikan warisan kebudayaan dan taksu Bali. Menurutnya tari sakral harus dilestarikan dan tercatat sebagai warisan budaya Denpasar.Tidak hanya Seni dan ritual yang ada harus dijaga dengan
Satyam Siwam Sundaram.Satyam artinya kebenaran Siwam artinya kebersihan, kesucian, kemuliaan
Sundaram artinya keindahan, kecantikan, keharmonisan.

“Menjalankan dengan hal ini niscara diberikan kerahayuan kepada umat semua,”tutupnya.

(070)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Sabtu, 14 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Bali, Minggu  15  Juni  2025 Renungan  Joger  

  • Lagi, Tim Yustisi Kota Denpasar Gelar Sidak Masker, 18 Terjaring

    Lagi, Tim Yustisi Kota Denpasar Gelar Sidak Masker, 18 Terjaring

    • calendar_month Jumat, 13 Nov 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Denpasar, Jumat  13  November  2020   Lagi, Tim Yustisi Kota Denpasar Gelar Sidak Masker, 18 Terjaring Tim Yustisi Kota Denpasar saat lakukan sidak  masker di seputaran wilayah Desa Pemecutan Kaja- Jl. Crokroaminoto- Jl. Sutomo-Jl. Setia Budi,Denpasar-Bali, Jumat (13/11/2020)   BALI, INDEX  –  Tim Yustisi Kota Denpasar yang terdiri dari Satpol PP Kota Denpasar, Dishub, TNI, Polri, […]

  • Serdik Sespimmen Polri Dikreg Ke-61 Berbagi Pada Anak Yatim Kota Bandung

    Serdik Sespimmen Polri Dikreg Ke-61 Berbagi Pada Anak Yatim Kota Bandung

    • calendar_month Rabu, 21 Apr 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Bandung, Rabu 21 April 2021   Serdik Sespimmen Polri Dikreg Ke-61 Berbagi Pada Anak Yatim Kota Bandung       Jawa Barat, indonesiaexpose.co.id  –  Panti Asuhan merupakan salah satu bagian yang saat ini ikut terkena dampak pandemi Covid-19, akibat menurunnya sektor ekonomi masyarakat. Setahun pandemi berlangsung, dampak ekonomi pun belum hilang. Solidaritas dan kepedulian masyarakat […]

  • Layang-layang Bikin PLN  di Kab.Gianyar Merugi Rp.4,3 juta , dari Januari hingga 27 Juli 2021

    Layang-layang Bikin PLN  di Kab.Gianyar Merugi Rp.4,3 juta , dari Januari hingga 27 Juli 2021

    • calendar_month Rabu, 28 Jul 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Gianyar, Rabu 28  Juli  2021   Layang-layang Bikin PLN  di Kab.Gianyar Merugi Rp.4,3 juta , dari Januari hingga 27 Juli 2021     Bali, indonesiaexpose.co.id  –  Bermain layang layang sudah dilakukan umat manusia dari jaman dulu. Permainan ini sangat menghibur bagi sebagian kalangan. Tidak mengenal usia, tua muda senang bermain layangan dan permainan ini sangat […]

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Denpasar, Selasa  21  Juli  2020

  • Pj. Gubernur Bali Minta Dukungan Seluruh Komponen Masyarakat Bali Terhadap Penyelenggaraan KTT AIS Forum 2023

    Pj. Gubernur Bali Minta Dukungan Seluruh Komponen Masyarakat Bali Terhadap Penyelenggaraan KTT AIS Forum 2023

    • calendar_month Senin, 9 Okt 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Bali, Senin  09  Oktober  2023 Pj. Gubernur Bali Minta Dukungan Seluruh Komponen Masyarakat Bali Terhadap Penyelenggaraan KTT AIS Forum 2023   Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Penjabat (Pj.) Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya mengajak seluruh warga masyarakat Bali untuk memberikan dukungan dan partisipasi agar KTT AIS Forum 2023 dapat berjalan lancar dan sukses. Ajakan ini disampaikan […]

expand_less