Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Br. Bun Denpasar Kembali Bangkitkan Sang Hyang Jaran

Br. Bun Denpasar Kembali Bangkitkan Sang Hyang Jaran

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 13 Jan 2020
  • visibility 191
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Selasa  14  januari  2020

 

Br. Bun Denpasar Kembali Bangkitkan Sang Hyang Jaran

 

BALI,  INDEX  – Kota Denpasar memiliki berbagai kebudayaan dan tarian yang sangat sakral di Denpasar. Salah satunya adalah Layangan Jangan yang sudah ada pada dokumentasi Banjar Bun pada tahun 1915. Sepuluh tahun sebelum Layangan Jangan ternyata sudah ada Sang Hyang Jaran yakni tepatnya pada tahun 1905. Namun saat ini tidak ada pragina dari Sang Hyang Jaran. Maka Banjar Bun membuat Sang Hyang Jaran baru untuk anak-anak.

Ketua Panitia Mangku Wayan Sugiana mengatakan, dalam sejarah tercatat yang membuat pertama kali Sang Hyang Jaran adalah Jero Mangku Selonog.

Mangku Selonog memberikan kepada anaknya yang bernama Made Ampug selaku pemangku pertama dari Sang Hyang Jaran.
Karena sebagai pemangku di Pura Natih, Made Ampug fokus dipura sehingga, tugasnya diberikan kepada adiknya yakni Jro Mangku Ketut Jambot.

Jro Mangku Ketut Jambot terus meneruskan mengemban tugasnya sebagai Jero Mangku Sang Hyang Jaran sampai tahun 1995. Dan diganti yang bukan keturunannya yakni Mangku Ketut Parka. Sekarang ini yang menjadi pemangku adalah Mangku Gede Antara merupakan keturunan generasi kelima dari mangku Selonog sampai sekarang.

“Karena preginanya yang dulu sudah tua warga Br. Bun membuat Sang Hyang Jaran yang baru untuk anak anak,” ungkap Mangku Wayan Sugiana saat audensi dengan Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra di Kantor Walikota Denpasar Senin (13/1/2020).

Ia mengatakan proses pembuatan telah berlangsung sejak tanggal 4 Oktober 2019 dan akan disolahkan pada tanggal 15 Januari mendatang. Menurut Mangku Sugiana dalam proses upacara pesolahan pihaknya berharap Walikota bisa hadir dan menyaksikannya. Mengingat Sang Hyang Jaran di Br. Bun berbeda dengan yang ada ditempat lain. Karena Sang Hyang Jaran yang ada di Banjar Bun adalah Sang Hyang Jaran yang sakral dan tidak dipertonton kan seperti yang lainnya. Bahkan Sang Hyang Jaran ini yang dipakai mesiram ini adalah api dari batok kelapa dan bukan api sambuk.

Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra memberikan apresiasi kepada Br. Bun karena telah melestarikan warisan kebudayaan dan taksu Bali. Menurutnya tari sakral harus dilestarikan dan tercatat sebagai warisan budaya Denpasar.Tidak hanya Seni dan ritual yang ada harus dijaga dengan
Satyam Siwam Sundaram.Satyam artinya kebenaran Siwam artinya kebersihan, kesucian, kemuliaan
Sundaram artinya keindahan, kecantikan, keharmonisan.

“Menjalankan dengan hal ini niscara diberikan kerahayuan kepada umat semua,”tutupnya.

(070)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Minggu, 31 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Bali, Senin  01  September  2025 Renungan  Joger

  • Tim  Tabur  Intelejen  Kejati  Kalbar  Ringkus  DPO  Sholikin  Terpidana  Korupsi

    Tim  Tabur  Intelejen  Kejati  Kalbar  Ringkus  DPO  Sholikin  Terpidana  Korupsi

    • calendar_month Sabtu, 15 Jan 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Pontianak,  Sabtu 15 Januari 2022   Tim  Tabur  Intelejen  Kejati  Kalbar  Ringkus  DPO  Sholikin  Terpidana  Korupsi   DPO Sholikin Terpidana Korupsi Diserahkan Kejari Pontianak Untuk Dieksekusi ke Lembanga Pemasyarakatan (Lapas) II.A Pontianak Kalbar, (14/1/2022)(Foto/Ist)   Kalimantan Barat, indonesiaexpose.co.id – Tim Tabur Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat dibawah Kajati Kalbar DR Masyhudi, SH, MH, berhasil mengamankan Buronan/ […]

  • Tak Terima Ditegur, Sejumlah Pemuda Keroyok Anggota Polisi dan Aparat Desa

    Tak Terima Ditegur, Sejumlah Pemuda Keroyok Anggota Polisi dan Aparat Desa

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Bandung,  Senin  27  Juli  2020   Tak Terima Ditegur, Sejumlah Pemuda Keroyok Anggota Polisi dan Aparat Desa   Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan, S.I saat menggelar konferensi pers di Mapolresta Bandung,Senin (27/7/2020) (foto : Ist/indonesiaexpose.co.id)   JAWA  BARAT, INDEX– Sejumlah pemuda di Kp. Kerenceng, Desa Bojong Malaka, Kec. Baleendah, Kabupaten Bandung mengeroyok seorang anggota polisi […]

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu  17  Juni  2020   Meningkatkan Rasa Persaudaraan Satgas Lingkungan dan Banjar Adat Alas Arum Berikan Bantuan Sembako kepada 25 KK Yang di Isolasi     BALI,  INDEX  –  Pandemi Covid-19 memang sangat mengkhawatirkan masyarakat di seluruh Dunia ini. Namun dibalik musibah ini ada nilai positif yang dapat dipetik oleh masyarakat seperti kebiasaan masyarakat […]

  • Renungan JOGER

    Renungan JOGER

    • calendar_month Kamis, 19 Sep 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Bali,  Jumat  20  September  2019   Renungan JOGER  

  • Electrifying Agriculture Dukung Smart Farming Ala Petani Modern

    Electrifying Agriculture Dukung Smart Farming Ala Petani Modern

    • calendar_month Senin, 29 Nov 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Mengwi, Senin  29  November  2021   Electrifying Agriculture Dukung Smart Farming Ala Petani Modern   Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Sektor Pertanian Indonesia kini telah jauh berkembang mengikuti modernisasi yang tak terhindarkan sehingga inovasi terus dilakukan baik di sisi hulu, distribusi, hingga hilir. Program Electrifying Agriculture menjadi salah satu pendukung bagi petani modern untuk meningkatkan kapasitas usahanya […]

expand_less