Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » Ketum PBNU Kritik Pemerintah Soal Kesenjangan Ekonomi

Ketum PBNU Kritik Pemerintah Soal Kesenjangan Ekonomi

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 3 Feb 2020
  • visibility 43
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta , Senin 03  Januari  2020

 

Ketum PBNU Kritik Pemerintah Soal Kesenjangan Ekonomi

Ketua Umum Pimpinan Besar Nahdhatul Ulama (PBNU) Prof KH. Said Aqil Siraj

 

JAKARTA, INDEX –  Bertepatan dengan peringatan Hari lahir Nahdlatul Ulama ke-94 yang jatuh pada Jumat (31/1/2020), Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) melaksanakan Groundbreaking pembangunan gedung baru di Kantor PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat.

 

Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) mengatakan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia di masa Kepresidenan Joko Widodo (Jokowi) masih jauh dari kenyataan.

 

Ketua Umum Pimpinan Besar Nahdhatul Ulama (PBNU) Prof KH. Said Aqil Siraj mengatakan, keadilan sosial yang sejatinya adalah output dan nilai dasar penyelenggaraan kehidupan berbangsa dan bernegara merupakan nilai yang tertinggal di banding yang lain.

 

Kiai Said kemudian memberikan tausiyah tentang keharmonisan. Menurut dia, keharmonisan itu ada dua, yaitu harmonis dengan tuhan dan harmonis dengan manusia. Selain itu, Kiai Said juga menjelaskan tentang peradaban dan kebudayaan.
Selanjutnya, Pada kesempatan Peringatan Hari Lahir ke-94 NU yang dihadiri Wapres KH. Ma’ruf Amin, Kiai Said juga melontarkan kritik keras pada pemerintah Indonesia yang tak kunjung berhasil memperpendek jarak ketimpangan ekonomi di Indonesia. Pasalnya, hingga periode kedua pemerintahan presiden Jokowi saat ini, jarak ketimpangan perekonomian Indonesia antara yang kaya dan yang miskin masih jauh.

 

” Pemerintah cenderung membiarkan kelompok miskin untuk bersaing dengan kelompok kaya atas nama ‘pasar bebas’, sehingga warga miskin semakin tidak berdaya,” cetusnya.

Dalam kesempatan ini, Kiai Said juga mengkritik pemerintah atas sejumlah kenaikan barang yang dibebankan pada masyarakat seperti kenaikan iuran BPJS dan harga elpiji. Kiai Said juga melontarkan ketidak setujuan pada kebijakan impor garam.

 

“Pemerintahan Jokowi Ma,ruf Amin  masih jauh dirasakan keberhasilanya mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat nya , fakta kesenjangan ekonomi makin terjadi antara orang kaya dan miskin nya dan cita cita perjuangan para pahlawan kemerdekaan kita belum dilaksanakan dengan benar dan seadil-adilnya guna mewujudkan rakyat sejahtera berkucupan atas sandang , papan,” pungkasnya.

(Hartono/007)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jalin Kerjasama Pelatihan Bahasa, Dubes Inggris Sambangi Pemkot Denpasar

    Jalin Kerjasama Pelatihan Bahasa, Dubes Inggris Sambangi Pemkot Denpasar

    • calendar_month Senin, 23 Sep 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Denpasar, Selasa  24  September  2019     Jalin Kerjasama Pelatihan Bahasa, Dubes Inggris Sambangi Pemkot Denpasar   Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra saat menerima Dubes Inggris, Owen Jenkins di Graha Sewaka Dharma Kota Denpasar, Senin (23/9/2019).   ” Kerjasama Pelatihan Bahasa inggris dengan Dubes Inggris, Rai Mantra Sebut Jadi Peluang Bagi SDM Denpasar Tingkatkan Daya […]

  • Hindupreneur Academy, Bangun Jiwa dan Semangat Kewirausahaan.

    Hindupreneur Academy, Bangun Jiwa dan Semangat Kewirausahaan.

    • calendar_month Jumat, 15 Okt 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Denpasar, Jumat 15  Oktober  2021   Hindupreneur Academy, Bangun Jiwa dan Semangat Kewirausahaan.   Bali, indonesiaexpose.co.id  –  Penyelenggaran Hindupreneur Academy harus menjadi program yang mampu membangun jiwa dan semangat kewirausahaan anak muda Denpasar. Hal ini diungkapkan Wakil Walikota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa saat membuka Program Hindupreneur Academy bagi 16 (enam belas) wirausaha muda terpilih […]

  • Antisipasi Wisatawan Libur Idul Fitri, Seluruh SPKLU PLN Siap Melayani Pengendaran Kendaraan Listrik di Bali

    Antisipasi Wisatawan Libur Idul Fitri, Seluruh SPKLU PLN Siap Melayani Pengendaran Kendaraan Listrik di Bali

    • calendar_month Rabu, 26 Mar 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu  26  Maret  2025 Antisipasi Wisatawan Libur Idul Fitri, Seluruh SPKLU PLN Siap Melayani Pengendaran Kendaraan Listrik di Bali   Managemen PT PLN (Persero) UID Bali melakukan pengecekan SPKLU PLN ULP Tabanan pada masa siaga Ramadan Idul Fitri 2025.   Bali,  indonesiaexpose.co.id   – PT PLN (Persero) terus memperluas infrastruktur Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum […]

    • calendar_month Minggu, 2 Okt 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Bali,  Senin  03   Oktober  2022

  • Lagi, Tim Yustisi Kota Denpasar Gelar Sidak Masker, 18 Terjaring

    Lagi, Tim Yustisi Kota Denpasar Gelar Sidak Masker, 18 Terjaring

    • calendar_month Jumat, 13 Nov 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Denpasar, Jumat  13  November  2020   Lagi, Tim Yustisi Kota Denpasar Gelar Sidak Masker, 18 Terjaring Tim Yustisi Kota Denpasar saat lakukan sidak  masker di seputaran wilayah Desa Pemecutan Kaja- Jl. Crokroaminoto- Jl. Sutomo-Jl. Setia Budi,Denpasar-Bali, Jumat (13/11/2020)   BALI, INDEX  –  Tim Yustisi Kota Denpasar yang terdiri dari Satpol PP Kota Denpasar, Dishub, TNI, Polri, […]

  • Tunjangan transportasi dan perumahan DPRD Kalteng lebih besar dari Kalsel

    Tunjangan transportasi dan perumahan DPRD Kalteng lebih besar dari Kalsel

    • calendar_month Selasa, 5 Nov 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Banjarmasin , Rabu  06  November  2019   Tunjangan transportasi dan perumahan DPRD Kalteng lebih besar dari Kalsel   KALTENG,  INDEX   – Tunjangan anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) lebih besar daripada Kalimantan Selatan (Kalsel), terutama untuk transportasi dan perumahan. Wakil Ketua Komisi I Bidang Hukum dan Pemerintahan DPRD Kalsel H Syahdillah mengemukakan itu, di Banjarmasin, […]

expand_less