Thursday , September 24 2020
Home / Bali / Kehadiran BaliCEB : Potensi kegiatan MICE di Dunia bisa ditarik ke Bali

Kehadiran BaliCEB : Potensi kegiatan MICE di Dunia bisa ditarik ke Bali

Denpasar, Jumat 14  Pebruari  2020

 

Kehadiran BaliCEB : Potensi kegiatan MICE di Dunia bisa ditarik ke Bali

 

BALI,  INDEX  –  Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio meresmikan peluncuran Bali Convention Exhibition Bureau (BaliCEB) sebagai wadah yang mengelola para pelaku bisnis MICE (pertemuan, perjalanan insentif, konvensi dan pameran) di Pulau Dewata menjadi lebih terpadu dan terarah.

 

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI Wishnutama Kusubandio mengatakan, perlu kebijakan yang komprehensif dalam menghadapi wabah virus corona, sehingga jumlah kunjungan wisatawan ke Indonesia bisa menjadi bertambah banyak.

 

“Kita tidak boleh bergantung pada satu atau dua pasar (wisatawan) saja, tetapi kita harus bisa meningkatkan pasar. Mari kita cerdik untuk menyikapi kompetisi,” kata Wishnutama saat menyampaikan sambutan pada Peluncuran BaliCEB itu, bertempat di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali itu, di Denpasar-Bali, Kamis (13/2/2020) sore.

 

Tetapi, ia mengingatkan untuk menarik wisatawan mancanegara ke Indonesia dan Bali pada khususnya tidak cukup hanya sekadar mempromosikan maupun ditambah penyiapan infrastruktur, tetapi harus didukung dengan kemampuan SDM dan keramahtamahannya.

 

“Memang untuk meningkatkan kualitas pariwisata, usaha yang diperlukan jauh lebih besar dibandingkan hanya untuk meningkatkan kuantitas. Kalau hanya mau mengejar kuantitas, sering-sering saja buat dangdut di perbatasan, pasti ramai yang datang,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati berharap dengan telah terbentuknya BaliCEB, maka akan bisa lebih maksimal untuk menjadikan Bali sebagai daerah wisata MICE.

 

” BaliCEB sudah dirancang sejak bertahun-tahun yang lalu, namun baru sekarang bisa terwujud. Tidak ada kata terlambat, karena mulai besok juga bisa langsung ke Amerika untuk mempromosikan hal ini. Mudah-mudahan dengan kehadiran BaliCEB, semuanya bisa maju,” tambahnya.

Apalagi dengan dampak virus corona, khususnya di kawasan Kuta yang terkena dampak paling besar karena hotel dan restoran sudah berancang-ancang untuk meliburkan karyawannya.

 

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Trisno Nugroho berharap dengan kehadiran BaliCEB bisa menarik kegiatan MICE di luar negeri untuk dibawa ke Bali.

 

Akibat wabah virus corona, lanjut dia, banyak kegiatan MICE berskala besar yang sedianya digelar di Singapura, terpaksa ditunda pelaksanaannya. “Jika kegiatan MICE-nya dipindah, maka Bali siap,” ucapnya.

 

Menurut Trisno, wisata MICE itu sangat penting karena “spendingnya” tinggi dan mendorong bergairahnya UMKM. “Banyak potensi MICE di dunia bisa ditarik ke Bali, dan kami yakin dengan sinergi berbagai pihak, maka akan terjadi peningkatan pertumbuhan ekonomi Bali,” pungkasnya.

 

Menparekraf meluncurkan BaliCEB  didampingi oleh Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Trisno Nugroho, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali I Putu Astawa, dan Ketua GIPI Bali Ida Bagus Agung Parta Adnyana.

(078)

Check Also

Denpasar, Kamis  24  September  2020

Renungan  JOGER

Bali, Kamis  24  September  2020   Renungan  JOGER