Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Diskominfos Bali : Era digital saat ini Anak  dibekali pemahaman informasi dari medsos untuk menjadi Filter bagi diri sendiri 

Diskominfos Bali : Era digital saat ini Anak  dibekali pemahaman informasi dari medsos untuk menjadi Filter bagi diri sendiri 

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2020
  • visibility 127
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Sabtu  07  Maret  2020

 

Diskominfos Bali : Era digital saat ini Anak  dibekali pemahaman informasi dari medsos untuk menjadi Filter bagi diri sendiri

Direktur Informasi dan Komunikasi Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Kominfo, Wiryanta Muljono didampingi Kabid Informasi Komunikasi Publik Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Bali Ida Bagus Agung Ludra di acara diskusi publik di Denpasar-Bali, Sabtu (7/3/2020).(foto/indonesiaexpose.co.id/080)

 

BALI,  INDEX  –  Diskominfos Bali bersama  Kementerian Kominfo mengadakan acara Forum Diskusi Publik, Implementasi Informasi Ramah Anak dalam Mewujudkan Kota Layak Anak yang berlangsung di Aula Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Provinsi Bali di Denpasar pada Sabtu, 7 Maret 2020.

 

Direktur Informasi dan Komunikasi Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Kementerian Kominfo Wiryanta mengatakan, dua hal yang menjadi hak dasar anak yakni, pendidikan dan kesehatan.

 

“Contoh kota layak anak salah satunya menyediakan informasi ramah anak, yaitu informasi yang berdampak positif terhadap pertumbuhan anak,” kata Wiryanta saat ditemui di gedung  Disdikpora Provinsi Bali, Sabtu,( 7/03/ 2020).

 

Menurutnya, untuk mewujudkan desa/kelurahan ramah anak tentunya harus diawali dengan membentuk FAD di masing-masing desa/kelurahan. Sehingga dalam membentuk desa/kelurahan ramah anak mendapat masukan dari anak. Sehingga kedepannya di setiap desa/kelurahan dapat terwujud Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM).

 

” Sampai saat ini masih ada 97 Kabupaten/Kota di Indonesia yang belum memenuhi persyaratan sebagai kota layak anak. Kegiatan yang dilakukan di Bali, dikatakan Wiryanta, dijadikan benchmark sebagai tolok ukur bagi daerah lain,” ungkapnya.

 

Lanjut Wiryanta, Seluruh Kabupaten/Kota di Bali  telah memenuhi standar sebagai kota ramah anak. Yang perlu dilakukan adalah meningkatkan standar.

 

Dalam kegiatan yang digelar di gedung pertemuan Disdikpora Provinsi Bali, ratusan siswa tingkat SMP dan SMA di Bali diajak berdiskusi tentang berbagai informasi. Termasuk informasi terkait virus corona covid-19 yang saat ini tengah menjadi isu.

Sementara itu Kepala Bidang Informasi Komunikasi Publik Diskominfos, Ida Bagus Agung Ludra menambahkan, informasi kepada anak harus diberikan secara benar dan dalam bahasa yang mudah dipahami. Terkait membanjirnya informasi siap virus yang ditemukan di Wuhan, China itu, kata Ludra, anak-anak diberikan pemahaman tentang informasi gang benar dan hoaks.

 

“Hoaks (virus corona)bitu bukan hanya terjadi di Bali atau nasional, tapi sudah mendunia dan berpengaruh ke setiap aspek kehidupan. Itu yang harus diluruskan,” sambung Ludra.

 

Literasi digital dan literasi media, menurut Ludra, juga menjadi hal pokok yang perlu dimiliki anak-anak. Dengan banyak literasi positif yang diterima, anak-anak memiliki filter untuk membedakan informasi yang sahih dan bukan konten dusta.

 

Ludra menyebutkan, di era digital saat ini, hampir 92 persen informasi berasal dari medsos. Maka dari itu, anak-anak perlu dibekali pemahaman untuk menjadi filter bagi diri mereka sendiri maupun lingkungannya.

Sementara, terkait kegiatan Kementerian dan Lembaga (K/L) yang diadakan di Bali, menunjukkan bahwa Bali tetap aman dikunjungi di tengah isu virus corona covid-2019.

 

“Selama ini kami telah rutin melakukan literasi digital ke berbagai kabupaten/kota di Bali. Tujuannya tentu untuk memberikan pemahaman pada masyarakat agar mau dan sadar untuk mengkaji informasi yang diterima. Setelah dikaji, kalau informasinya benar, barulah di-share,” tutupya.

 

Forum diskusi publik yang digelar di Aula Dinas Pendidikan Provinsi Bali itu selain diisi tanya jawab para pelajar dengan narasumber, juga dimeriahkan dengan kuis berhadiah, hingga praktik cara mencuci tangan yang benar.

(080)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hadapi Tantangan Kompetisi dan Pandemi Covid-19  XL Axiata Raih Pertumbuhan Solid di Tahun 2020

    Hadapi Tantangan Kompetisi dan Pandemi Covid-19 XL Axiata Raih Pertumbuhan Solid di Tahun 2020

    • calendar_month Senin, 15 Feb 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Jakarta,  Senin  15  Februari  2021     Hadapi Tantangan Kompetisi dan Pandemi Covid-19 XL Axiata Raih Pertumbuhan Solid di Tahun 2020     Pendapatan Rp 26,018 triliun, naik 3% YoY Pendapatan layanan data, meningkat 10% YoY Kontribusi pendapatan data mencapai 92% terhadap total pendapatan layanan EBITDA Rp 13,06 triliun, meningkat 31% YoY Laba bersih dinormalisasi […]

  • Langgar Prokes, Desa Pemecutan Klod Panggil Pemilik Usaha.

    Langgar Prokes, Desa Pemecutan Klod Panggil Pemilik Usaha.

    • calendar_month Rabu, 16 Des 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu  16  Desember  2020   Langgar Prokes, Desa Pemecutan Klod Panggil Pemilik Usaha.     BALI,  indonesiaexpose.co.id  –  Patroli rutin dalam penerapan disiplin pada protokol kesehatan (prokes) gencar dilakukan Pemerintah Desa Pemecutan Klod, Kecamatan Denpasar Barat. Patroli melibatkan unsur Linmas dan satgas Desa setempat yang memberikan sosialisasi dan pembinaan kepada masyarakat untuk tetap disiplin […]

  • Art Festival III, Wujud Penguatan Jati Diri dan Pemberdayaan Berdasarkan Kebudayaan Bali

    Art Festival III, Wujud Penguatan Jati Diri dan Pemberdayaan Berdasarkan Kebudayaan Bali

    • calendar_month Sabtu, 8 Jun 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Denpasar, Sabtu 08 Juni 2024 Art Festival III, Wujud Penguatan Jati Diri dan Pemberdayaan Berdasarkan Kebudayaan Bali       Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara membuka secara resmi Pemecutan Kelod Art Festival III Tahun 2024 yang ditandai dengan penancapan “Kayonan” di Parkir Selatan Trans Studio Mall Denpasar, Jumat (7/6/2024) malam. […]

  • DKP.  Jawa Tengah

    DKP.  Jawa Tengah

    • calendar_month Minggu, 11 Agt 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Jawa Tengah,  Senin 12 Agustus 2024 DKP.  Jawa Tengah    

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Selasa, 22 Nov 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 423
    • 0Komentar

    Bali,  Rabu  23  November 2022 Renungan  JOGER

    • calendar_month Jumat, 7 Jan 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Jakarta, Jumat  07  Januari  2022

expand_less