Saturday , August 15 2020
Home / Berita Utama / PT. Pupuk Indonesia (Persero) Siap Sukseskan Program Pasar Digital UMKM

PT. Pupuk Indonesia (Persero) Siap Sukseskan Program Pasar Digital UMKM

Jakarta , Rabu  17  Juni  2020

 

PT. Pupuk Indonesia (Persero) Siap Sukseskan Program Pasar Digital UMKM

 

Foto Dok Humas PT. Pupuk Indonesia

 

JAKARTA,  INDEX   – PT Pupuk Indonesia (Persero) mendukung penuh program pengembangan platform Pasar Digital (PaDi) UMKM yang diinisiasi Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebagai langkah mengoptimalkan besaran belanja BUMN pada sektor UMKM dan memperkuat perekonomian dengan memanfaatkan teknologi ICT (16/06/2020).

Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero) Aas Asikin Idat mengatakan, pihaknya selama ini berkomitmen untuk berkontribusi dalam pengembangan sektor UMKM di Indonesia.

Tercatat, transaksi Pupuk Indonesia Grup yang melibatkan UMKM mencapai Rp 2,35 triliun, meliputi bidang Jasa Ekspedisi dan Pengepakan, Pengadaan Peralatan Mesin dan Sewa Peralatan Mesin serta Jasa Advertising, dengan total UMKM yang dilibatkan sejumlah 11.725 UMKN.

“Kami pun siap untuk lebih mengoptimalkan besaran belanja pada sektor UMKM demi meningkatkan sinergi antara BUMN dan UMKM sebagaimana arahan Pak Menteri,” kata Aas.

PaDi UMKM merupakan sebuah platform digital yang mempertemukan UMKM dengan BUMN guna mengoptimalkan, mempercepat dan mendorong efisiensi transaksi belanja BUMN pada UMKM, serta memperluas dan mempermudah UMKM mendapatkan akses pembiayaan. Di samping itu bagi Kementerian BUMN, platform tersebut akan membantu monitoring belanja BUMN pada UMKM.

Adapun pelaksanaan kick off dan penandatanganan Nota Kesepahaman secara Digital program PaDi UMKM telah digelar pada 15 Juni 2020, dengan disaksikan langsung oleh Menteri BUMN Erick Thohir. Penandatanganan dilakukan oleh 9 Direktur Utama BUMN yang terlibat dalam pengembangan PaDi UMKM terdiri dari Telkom, Pupuk Indonesia, Pertamina, BRI, Pegadaian, PNM, Pembangunan Perumahan (PP), Waskita Karya, dan Wijaya Karya.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri BUMN Erick Thohir menyatakan, “Situasi Covid-19 ini membawa dampak yang cukup signifikan terhadap sektor UMKM, berbeda kondisinya pada tahun 1998 dimana UMKM justru dapat bertahan.

Oleh karenanya demi membantu sektor UMKM, kepada BUMN agar belanja sampai dengan Rp 14 miliar diprioritaskan pada sektor UMKM.

“Dan saya yakin dengan adanya platform PaDi UMKM ini dapat memperluas channel UMKM serta membantu mempersiapkan UMKM dalam memasuki new normal melalui transaksi yang akan banyak dilakukan secara digital,” ungkap Erick.

Melalui platform PaDi UMKM, BUMN dapat melakukan belanja secara digital sehingga lebih cepat, transparan, dan meningkatkan efisiensi. Dengan masuknya UMKM dalam ekosistem PaDi UMKM, tentunya dapat memperluas jaringan secara online, meningkatnya penjualan atas peningkatan transaksi, serta menjadi suatu experience dalam memasuki dunia transaksi digital.

Selain itu, UMKM juga akan mendapatkan kemudahan akses pembiayaan dari BUMN yang artinya juga membawa dampak pada peningkatan penyaluran kredit bagi BUMN penyalur pembiayaan.

(Hartono/008)

Check Also

Denpasar, Jumat  14  Agustus  2020   Denpasar Raih Penghargaan Langit Biru Kategori Kota Besar, Sukses …

Bandung,  Jumat  14  Agustus  2020