Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » KPI : Penyiaran Media Sosial Perlu Regulasi

KPI : Penyiaran Media Sosial Perlu Regulasi

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2020
  • visibility 186
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Sabtu  11  Juli  2020

KPI : Penyiaran Media Sosial Perlu Regulasi

 

 

JAKARTA,  INDEX  –  Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran belum juga kelar. Banyak pihak menyarankan supaya inisiatif dilakukan di tingkat masyarakat. Masyarakat bahkan sebaiknya melihat keadaan ini sebagai kesempatan untuk mengedukasi anggota keluarga supaya melek digital. Demikian salah satu benang merah diskusi dengan tema “Bijak dan Cerdas Siaran Melalui Sosial Media,” yang diselenggarakan secara online, Kamis (9/7) di acara Husni and Friends.

“KPI terus mengupayakan agar regulasi penyiaran ini segera dibentuk,” kata Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat, Agung Suprio.

Terutama, menurutnya, karena bentuk-bentuk penyiaran makin marak dilakukan melalui sosial media. Sementara, aturan yang ada belum bisa dijadikan pengawal dalam menjaga agar konten-konten tersebut tidak mengganggu kepentingan publik.

Agung menyarankan agar UU tersebut mengatur hal-hal yang makro saja. Ketentuan lebih detil dan teknis dapat dibuat dalam bentuk peraturan pemerintah. Salah satu ide itu ia usulkan agar proses penyusunan RUU Penyiaran bisa lebih cepat rampung.

Harapan yang sama pun disampaikan Ketua Umum Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), Yadi Hendriana. Menurutnya, semakin cepat landasan hukum itu terbit, akan semakin baik juga bagi kerja-kerja jurnalistik. Sebab, revolusi teknologi digital memang tak mungkin dibendung dan tentu berimbas juga industri pers, termasuk pertelevisian. Apalagi, media sosial sangat lekat dengan jurnalistik dan menyediakan ruang yang besar untuk penyiaran.

Kendati begitu, Yadi Hendriana sepakat bahwa publik tidak harus bersandar pada regulasi dan semata-mata pasif menuggu aturan dari pemerintah. Kemajuan teknologi membawa banyak manfaat. Publik sebenarnya mendapat keuntungan karena informasi mendorong transparansi, misalnya.

“Yang penting, pembuat content memeriksa kembali apa impact atau dampaknya bila sebuah informasi diposting ke media sosial,” katanya. Ini menjadi filter utama untuk memastikan apakah informasi tersebut layak disebarkan atau tidak. “Bila dampaknya negatif, lebih jangan disebarkan,” lanjut Yadi.

“Kita memang belum diajarkan bagaimana menggunakan media sosial dengan baik, dengan kondisi pandemic covid-19 ini kita dituntut untuk belajar dan menyesuaikan diri dengan perubahan ini.. banyak yang bergurau covid-19 ini bisa disebut sbg bapak transformasi internet loh.. tapi benar juga ya,” kata praktisi kehumasan sekaligus dosen dari Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR, Rizka Septiana.

Karena itu, menurutnya, potensi munculnya dampak negatif memang besar mengingat media sosial dapat menjangkau audiens yang jauh lebih luas dan bila informasi keliru tersebar bisa bergulung-gulung bak bola liar (viral). Hal ini menjadi pekerjaan rumah kita semua. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, kita harus turut berkontribusi aktif.

Di tengah proses penyusunan aturan mengenai penyiaran melalui sosial media, menurutnya, masyarakat dapat melihat situasi tersebut dengan kacamata yang lebih positif. Keluarga menjadi salah pintu masuk yang sangat bermanfaat.

“Mulailah dari keluarga dan diri sendiri,” tandas Rizka menyarankan tiap orang mengedukasi keluarganya. Langkah ini, menurutnya, lebih produktif dan berguna dalam menyikapi kemajuan teknologi serta luasnya desakan untuk melakukan literasi digital.

(009)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kementan: Hewan Kesayangan Tidak Menularkan COVID-19

    Kementan: Hewan Kesayangan Tidak Menularkan COVID-19

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Jakarta, Kamis 12  Maret  2020   Kementan: Hewan Kesayangan Tidak Menularkan COVID-19 Dirjen PKH Kementan, I Ketut Diarmita   JAKARTA,  INDEX    – Menyikapi pemberitaan dan informasi yang beredar di masyarakat tentang potensi penularan COVID-19 dari hewan ke manusia, Kementan melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) menegaskan bahwa sampai saat ini belum […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Selasa, 20 Apr 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Bali,  Rabu  21  April  2021   Renungan  JOGER  

  • Kampanye Perubahan Perilaku, Pemerintah Sediakan Layanan Informasi Covid-19 di nomor 321

    Kampanye Perubahan Perilaku, Pemerintah Sediakan Layanan Informasi Covid-19 di nomor 321

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu 20 Mei 2020   Kampanye Perubahan Perilaku, Pemerintah Sediakan Layanan Informasi Covid-19 di nomor 321   JAKARTA, INDEX  –  Perubahan perilaku merupakan hal yang sangat penting untuk menekan penyebaran Covid-19. Karena itu pemerintah menyediakan layanan Interactive Voice Response (IVR) 321 sebagai salah satu media edukasi pencegahan Covid-19. Layanan tersebut diinisiasi oleh Kementerian Kesehatan, […]

  • Sekda Alit Wiradana :  Bank Jateng Friendship Run 2023  Jadi Wahana Dukung Promosi Pariwisata Berbasis Olahraga Denpasar

    Sekda Alit Wiradana :  Bank Jateng Friendship Run 2023  Jadi Wahana Dukung Promosi Pariwisata Berbasis Olahraga Denpasar

    • calendar_month Minggu, 6 Agt 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Denpasar, Minggu  06  Agustus  2023 Sekda Alit Wiradana :  Bank Jateng Friendship Run 2023  Jadi Wahana Dukung Promosi Pariwisata Berbasis Olahraga Denpasar     Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana mewakili Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menghadiri Bank Jateng Frienship Tahun 2023 menuju Borobudur Marathon yang digelar di Kawasan Lapangan […]

  • Pindahkan ibu kota ke Kalteng untuk wujudkan Indonesia Sentris, kata Gubernur

    Pindahkan ibu kota ke Kalteng untuk wujudkan Indonesia Sentris, kata Gubernur

    • calendar_month Minggu, 21 Jul 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Palangka Raya, Senin 22 Juli 2019   Pindahkan ibu kota ke Kalteng untuk wujudkan Indonesia Sentris, kata Gubernur (foto/ist)   Kalimantan Tengah, INDEX – Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran menyebut, jika pemindahan ibu kota negara benar-benar ditetapkan ke Kalteng, maka hal itu merupakan keputusan yang paling tepat dan ideal untuk mewujudkan pembangunan Indonesia Sentris. “Kalteng […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Bali, Selasa  14  Juli  2020   Renungan  JOGER  

expand_less