Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » KPI : Penyiaran Media Sosial Perlu Regulasi

KPI : Penyiaran Media Sosial Perlu Regulasi

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2020
  • visibility 32
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Sabtu  11  Juli  2020

KPI : Penyiaran Media Sosial Perlu Regulasi

 

 

JAKARTA,  INDEX  –  Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran belum juga kelar. Banyak pihak menyarankan supaya inisiatif dilakukan di tingkat masyarakat. Masyarakat bahkan sebaiknya melihat keadaan ini sebagai kesempatan untuk mengedukasi anggota keluarga supaya melek digital. Demikian salah satu benang merah diskusi dengan tema “Bijak dan Cerdas Siaran Melalui Sosial Media,” yang diselenggarakan secara online, Kamis (9/7) di acara Husni and Friends.

“KPI terus mengupayakan agar regulasi penyiaran ini segera dibentuk,” kata Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat, Agung Suprio.

Terutama, menurutnya, karena bentuk-bentuk penyiaran makin marak dilakukan melalui sosial media. Sementara, aturan yang ada belum bisa dijadikan pengawal dalam menjaga agar konten-konten tersebut tidak mengganggu kepentingan publik.

Agung menyarankan agar UU tersebut mengatur hal-hal yang makro saja. Ketentuan lebih detil dan teknis dapat dibuat dalam bentuk peraturan pemerintah. Salah satu ide itu ia usulkan agar proses penyusunan RUU Penyiaran bisa lebih cepat rampung.

Harapan yang sama pun disampaikan Ketua Umum Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), Yadi Hendriana. Menurutnya, semakin cepat landasan hukum itu terbit, akan semakin baik juga bagi kerja-kerja jurnalistik. Sebab, revolusi teknologi digital memang tak mungkin dibendung dan tentu berimbas juga industri pers, termasuk pertelevisian. Apalagi, media sosial sangat lekat dengan jurnalistik dan menyediakan ruang yang besar untuk penyiaran.

Kendati begitu, Yadi Hendriana sepakat bahwa publik tidak harus bersandar pada regulasi dan semata-mata pasif menuggu aturan dari pemerintah. Kemajuan teknologi membawa banyak manfaat. Publik sebenarnya mendapat keuntungan karena informasi mendorong transparansi, misalnya.

“Yang penting, pembuat content memeriksa kembali apa impact atau dampaknya bila sebuah informasi diposting ke media sosial,” katanya. Ini menjadi filter utama untuk memastikan apakah informasi tersebut layak disebarkan atau tidak. “Bila dampaknya negatif, lebih jangan disebarkan,” lanjut Yadi.

“Kita memang belum diajarkan bagaimana menggunakan media sosial dengan baik, dengan kondisi pandemic covid-19 ini kita dituntut untuk belajar dan menyesuaikan diri dengan perubahan ini.. banyak yang bergurau covid-19 ini bisa disebut sbg bapak transformasi internet loh.. tapi benar juga ya,” kata praktisi kehumasan sekaligus dosen dari Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR, Rizka Septiana.

Karena itu, menurutnya, potensi munculnya dampak negatif memang besar mengingat media sosial dapat menjangkau audiens yang jauh lebih luas dan bila informasi keliru tersebar bisa bergulung-gulung bak bola liar (viral). Hal ini menjadi pekerjaan rumah kita semua. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, kita harus turut berkontribusi aktif.

Di tengah proses penyusunan aturan mengenai penyiaran melalui sosial media, menurutnya, masyarakat dapat melihat situasi tersebut dengan kacamata yang lebih positif. Keluarga menjadi salah pintu masuk yang sangat bermanfaat.

“Mulailah dari keluarga dan diri sendiri,” tandas Rizka menyarankan tiap orang mengedukasi keluarganya. Langkah ini, menurutnya, lebih produktif dan berguna dalam menyikapi kemajuan teknologi serta luasnya desakan untuk melakukan literasi digital.

(009)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

    • calendar_month Rabu, 3 Mei 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu  03  Mei  2023 Wagub Cok Ace Harap Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Lahirkan Sosok Pemimpin Strategis   Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Deputi Bidang Kebijakan Pengembangan Kompetensi Aparatur Sipil Negara Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia Dr.Muhammad Taufiq,DEA didampingi Wakil Gubernur Bali Prof. Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati ditandai dengan pemukulan gong membuka secara resmi Pelatihan […]

  • Respon perintah Presiden, PLN sudah siap Konversi LPG ke Kompor Induksi 

    Respon perintah Presiden, PLN sudah siap Konversi LPG ke Kompor Induksi 

    • calendar_month Selasa, 23 Nov 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Jakarta, Selasa  23  November  2021   Respon perintah Presiden, PLN sudah siap Konversi LPG ke Kompor Induksi   Jakarta, indonesiaexpose.co.id  – PT PLN (Persero) siap mengawal program pengalihan kompor berbasis energi import (LPG) ke kompor berbasis energi domestik (kompor listrik) atau yang lebih dikenal kompor induksi, sebagai solusi menekan impor dan memperbaiki neraca perdagangan. Pekan […]

  • Wabup Dirga Serahkan Bantuan Sosial, Pemkab Tabanan Tegaskan Kepedulian pada Anak Yatim Piatu

    Wabup Dirga Serahkan Bantuan Sosial, Pemkab Tabanan Tegaskan Kepedulian pada Anak Yatim Piatu

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Tabanan, Senin 01 Desember 2025 Wabup Dirga Serahkan Bantuan Sosial, Pemkab Tabanan Tegaskan Kepedulian pada Anak Yatim Piatu       Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Tabanan dalam memastikan kehadiran negara di tengah masyarakat, khususnya bagi anak-anak yang membutuhkan perhatian dan dukungan, Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, menyerahkan bantuan sosial kepada […]

    • calendar_month Sabtu, 3 Des 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Bali,  Minggu  04  Desember  2022 Wagub Cok Ace terima Delegasi dari Provinsi Bataan Filipina     Bali, indonesiaexpose.co.id – Perjalanan panjang pariwisata Bali dengan berbagai kejadian gangguan keamanan, dan pandemi Covid-19 telah cukup memberikan pembelajaran tentang betapa rentannya gejolak perekonomian Bali yang hanya bertumpu pada satu dominasi sektor pariwisata. Hal itu diungkapkan, Wakil Gubernur Bali […]

  • Jaya Negara Letakkan Batu Pertama Revitalisasi Pasar Anyarsari

    Jaya Negara Letakkan Batu Pertama Revitalisasi Pasar Anyarsari

    • calendar_month Senin, 14 Okt 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin  14  Oktober  2019   Jaya Negara Letakkan Batu Pertama Revitalisasi Pasar Anyarsari   Wakil Walikota Denpasar, IGN. Jaya Negara saat meletakan batu pertama revitalisasi Pasar Anyar Sari Denpasar, yang pada kesempatan ini didampingi Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gst Ngurah Gede, Sekda Kota Denpasar, AAN. Rai Iswara, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota […]

    • calendar_month Kamis, 5 Nov 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis  05  November  2020   Pemkot Denpasar Dinilai Tim IGA Pusat, Rai Mantra Paparkan Inovasi Dharma Negara Alaya. Walikota Rai Mantra memaparkan inovasi Dharma Negara Alaya secara virtual di Graha Sewaka Dharma Lumintang, Kamis (5/11/2020)   BALI, INDEX  – Pemerintah Kota Denpasar kembali mendapat apresiasi dari pemerintah pusat, setelah masuk nominasi nasional pada ajang […]

expand_less