Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » KPI : Penyiaran Media Sosial Perlu Regulasi

KPI : Penyiaran Media Sosial Perlu Regulasi

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2020
  • visibility 434
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Sabtu  11  Juli  2020

KPI : Penyiaran Media Sosial Perlu Regulasi

 

 

JAKARTA,  INDEX  –  Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran belum juga kelar. Banyak pihak menyarankan supaya inisiatif dilakukan di tingkat masyarakat. Masyarakat bahkan sebaiknya melihat keadaan ini sebagai kesempatan untuk mengedukasi anggota keluarga supaya melek digital. Demikian salah satu benang merah diskusi dengan tema “Bijak dan Cerdas Siaran Melalui Sosial Media,” yang diselenggarakan secara online, Kamis (9/7) di acara Husni and Friends.

“KPI terus mengupayakan agar regulasi penyiaran ini segera dibentuk,” kata Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat, Agung Suprio.

Terutama, menurutnya, karena bentuk-bentuk penyiaran makin marak dilakukan melalui sosial media. Sementara, aturan yang ada belum bisa dijadikan pengawal dalam menjaga agar konten-konten tersebut tidak mengganggu kepentingan publik.

Agung menyarankan agar UU tersebut mengatur hal-hal yang makro saja. Ketentuan lebih detil dan teknis dapat dibuat dalam bentuk peraturan pemerintah. Salah satu ide itu ia usulkan agar proses penyusunan RUU Penyiaran bisa lebih cepat rampung.

Harapan yang sama pun disampaikan Ketua Umum Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), Yadi Hendriana. Menurutnya, semakin cepat landasan hukum itu terbit, akan semakin baik juga bagi kerja-kerja jurnalistik. Sebab, revolusi teknologi digital memang tak mungkin dibendung dan tentu berimbas juga industri pers, termasuk pertelevisian. Apalagi, media sosial sangat lekat dengan jurnalistik dan menyediakan ruang yang besar untuk penyiaran.

Kendati begitu, Yadi Hendriana sepakat bahwa publik tidak harus bersandar pada regulasi dan semata-mata pasif menuggu aturan dari pemerintah. Kemajuan teknologi membawa banyak manfaat. Publik sebenarnya mendapat keuntungan karena informasi mendorong transparansi, misalnya.

“Yang penting, pembuat content memeriksa kembali apa impact atau dampaknya bila sebuah informasi diposting ke media sosial,” katanya. Ini menjadi filter utama untuk memastikan apakah informasi tersebut layak disebarkan atau tidak. “Bila dampaknya negatif, lebih jangan disebarkan,” lanjut Yadi.

“Kita memang belum diajarkan bagaimana menggunakan media sosial dengan baik, dengan kondisi pandemic covid-19 ini kita dituntut untuk belajar dan menyesuaikan diri dengan perubahan ini.. banyak yang bergurau covid-19 ini bisa disebut sbg bapak transformasi internet loh.. tapi benar juga ya,” kata praktisi kehumasan sekaligus dosen dari Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR, Rizka Septiana.

Karena itu, menurutnya, potensi munculnya dampak negatif memang besar mengingat media sosial dapat menjangkau audiens yang jauh lebih luas dan bila informasi keliru tersebar bisa bergulung-gulung bak bola liar (viral). Hal ini menjadi pekerjaan rumah kita semua. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, kita harus turut berkontribusi aktif.

Di tengah proses penyusunan aturan mengenai penyiaran melalui sosial media, menurutnya, masyarakat dapat melihat situasi tersebut dengan kacamata yang lebih positif. Keluarga menjadi salah pintu masuk yang sangat bermanfaat.

“Mulailah dari keluarga dan diri sendiri,” tandas Rizka menyarankan tiap orang mengedukasi keluarganya. Langkah ini, menurutnya, lebih produktif dan berguna dalam menyikapi kemajuan teknologi serta luasnya desakan untuk melakukan literasi digital.

(009)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Renungan JOGER

    Renungan JOGER

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 241
    • 0Komentar

    Bali, Sabtu  07  Pebruari  2026 Renungan JOGER    

  • Langkah Jitu membantu Generasi Muda Kuliah di ITB Stikom Bali dalam situasi Pamdemi Covid-19

    Langkah Jitu membantu Generasi Muda Kuliah di ITB Stikom Bali dalam situasi Pamdemi Covid-19

    • calendar_month Kamis, 17 Jun 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis 17 Juni  2021   Langkah Jitu membantu Generasi Muda Kuliah di ITB Stikom Bali dalam situasi Pamdemi Covid-19   Wakil Rektor 3 Bidang Kerja Sama dan Inovasi, I Made Sarjana, SE., MM.   Bali, indonesiaexpose.co.id   –  PANDEMI covid-19 yang berlangsung lama, tidak hanya menyebabkan learning loss, namun juga berdampak pada generation loss di sektor […]

    • calendar_month Sabtu, 25 Des 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Jakarta, Sabtu 25 Desember 2021  

  • Upaya Percepatan Kemandirian Fiskal Daerah, Bapenda Kota Denpasar Gelar FGD

    Upaya Percepatan Kemandirian Fiskal Daerah, Bapenda Kota Denpasar Gelar FGD

    • calendar_month Jumat, 20 Okt 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Denpasar, Jumat 20 Oktober 2023 Upaya Percepatan Kemandirian Fiskal Daerah, Bapenda Kota Denpasar Gelar FGD   Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Dalam upaya akselerasi percepatan kebijakan fiskal daerah, meningkatkan kualitas belanja daerah, harmonisasi kebijakan fiskal pusat dan daerah serta perbaikan kualitas dan pemerataan pelayanaan kepada masyarakat, Pemerintah Kota Denpasar melalui Badan Pendapatan Daerah Kota Denpasar melaksanakan Focus […]

    • calendar_month Rabu, 6 Jan 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu  6  Januari  2021

  • PWNU DKI Jakarta Gelar Donor Darah, Jihad Kemanusiaan Perangi Covid-19

    PWNU DKI Jakarta Gelar Donor Darah, Jihad Kemanusiaan Perangi Covid-19

    • calendar_month Minggu, 12 Sep 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Jakarta,  Minggu  12  September  2021   PWNU DKI Jakarta Gelar Donor Darah, Jihad Kemanusiaan Perangi Covid-19   Walikota Solo Griban Rakabuming Raka Bersama KH Asyik Samsul Huda dan Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo Acara Donor Darah, Sabtu, (11/9/21) Jakarta, indonesiaexpose.co.id – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi DKI Jakarta menggelar acara […]

expand_less