Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » KPI : Penyiaran Media Sosial Perlu Regulasi

KPI : Penyiaran Media Sosial Perlu Regulasi

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2020
  • visibility 591
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Sabtu  11  Juli  2020

KPI : Penyiaran Media Sosial Perlu Regulasi

 

 

JAKARTA,  INDEX  –  Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran belum juga kelar. Banyak pihak menyarankan supaya inisiatif dilakukan di tingkat masyarakat. Masyarakat bahkan sebaiknya melihat keadaan ini sebagai kesempatan untuk mengedukasi anggota keluarga supaya melek digital. Demikian salah satu benang merah diskusi dengan tema “Bijak dan Cerdas Siaran Melalui Sosial Media,” yang diselenggarakan secara online, Kamis (9/7) di acara Husni and Friends.

“KPI terus mengupayakan agar regulasi penyiaran ini segera dibentuk,” kata Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat, Agung Suprio.

Terutama, menurutnya, karena bentuk-bentuk penyiaran makin marak dilakukan melalui sosial media. Sementara, aturan yang ada belum bisa dijadikan pengawal dalam menjaga agar konten-konten tersebut tidak mengganggu kepentingan publik.

Agung menyarankan agar UU tersebut mengatur hal-hal yang makro saja. Ketentuan lebih detil dan teknis dapat dibuat dalam bentuk peraturan pemerintah. Salah satu ide itu ia usulkan agar proses penyusunan RUU Penyiaran bisa lebih cepat rampung.

Harapan yang sama pun disampaikan Ketua Umum Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), Yadi Hendriana. Menurutnya, semakin cepat landasan hukum itu terbit, akan semakin baik juga bagi kerja-kerja jurnalistik. Sebab, revolusi teknologi digital memang tak mungkin dibendung dan tentu berimbas juga industri pers, termasuk pertelevisian. Apalagi, media sosial sangat lekat dengan jurnalistik dan menyediakan ruang yang besar untuk penyiaran.

Kendati begitu, Yadi Hendriana sepakat bahwa publik tidak harus bersandar pada regulasi dan semata-mata pasif menuggu aturan dari pemerintah. Kemajuan teknologi membawa banyak manfaat. Publik sebenarnya mendapat keuntungan karena informasi mendorong transparansi, misalnya.

“Yang penting, pembuat content memeriksa kembali apa impact atau dampaknya bila sebuah informasi diposting ke media sosial,” katanya. Ini menjadi filter utama untuk memastikan apakah informasi tersebut layak disebarkan atau tidak. “Bila dampaknya negatif, lebih jangan disebarkan,” lanjut Yadi.

“Kita memang belum diajarkan bagaimana menggunakan media sosial dengan baik, dengan kondisi pandemic covid-19 ini kita dituntut untuk belajar dan menyesuaikan diri dengan perubahan ini.. banyak yang bergurau covid-19 ini bisa disebut sbg bapak transformasi internet loh.. tapi benar juga ya,” kata praktisi kehumasan sekaligus dosen dari Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR, Rizka Septiana.

Karena itu, menurutnya, potensi munculnya dampak negatif memang besar mengingat media sosial dapat menjangkau audiens yang jauh lebih luas dan bila informasi keliru tersebar bisa bergulung-gulung bak bola liar (viral). Hal ini menjadi pekerjaan rumah kita semua. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, kita harus turut berkontribusi aktif.

Di tengah proses penyusunan aturan mengenai penyiaran melalui sosial media, menurutnya, masyarakat dapat melihat situasi tersebut dengan kacamata yang lebih positif. Keluarga menjadi salah pintu masuk yang sangat bermanfaat.

“Mulailah dari keluarga dan diri sendiri,” tandas Rizka menyarankan tiap orang mengedukasi keluarganya. Langkah ini, menurutnya, lebih produktif dan berguna dalam menyikapi kemajuan teknologi serta luasnya desakan untuk melakukan literasi digital.

(009)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Januari-April 2020, Bandara I Gusti Ngurah Rai Layani 4,7 Juta Penumpang

    Januari-April 2020, Bandara I Gusti Ngurah Rai Layani 4,7 Juta Penumpang

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Mangupura, Rabu 06 Mei  2020   Januari-April 2020, Bandara I Gusti Ngurah Rai Layani 4,7 Juta Penumpang     BALI, INDEX  – Selama empat bulan pertama di tahun 2020, Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali tercatat melayani 36 ribu pergerakan pesawat udara dan 4,7 juta penumpang. Dari data yang dihimpun, tercatat sebanyak […]

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Denpasar, Selasa  10  Maret 2020     BALI, INDEX –  Golkar Bali ,…

  • Pusri Sukses Panen Singkong Produktivitas Tembus 70%

    Pusri Sukses Panen Singkong Produktivitas Tembus 70%

    • calendar_month Sabtu, 25 Mar 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 300
    • 0Komentar

    Lampung, Sabtu  25  Maret  2023 Pusri Sukses Panen Singkong Produktivitas Tembus 70%   (Foto/ist)   Lampung, indonesiaexpose.co.id – PT Pusri Palembang yang merupakan anak perusahaan PT Pupuk Indonesia (Persero) dengan Visi Menjadi Perusahaan Agroindustri Unggul di Asia menggelar Penyerahan Bantuan dan Acara Panen Singkong Temu Petani yang diikuti oleh 100 (seratus) orang perwakilan petani sekitar […]

  • Presiden Jokowi: Indonesia-Mikronesia Punya Peran dan Kontribusi Nyata Hadapi Tantangan Bersama

    Presiden Jokowi: Indonesia-Mikronesia Punya Peran dan Kontribusi Nyata Hadapi Tantangan Bersama

    • calendar_month Rabu, 11 Okt 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Badung, Rabu  11 Oktober 2023 Presiden Jokowi: Indonesia-Mikronesia Punya Peran dan Kontribusi Nyata Hadapi Tantangan Bersama   Presiden Joko Widodo menggelar pertemuan bilateral bersama Presiden Federasi Mikronesia, Wesley Simina, di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Kabupaten Badung, Provinsi Bali, pada Rabu, 11 Oktober 2023. Foto: BPMI Setpres Presiden Simina menyampaikan apresiasi atas undangan yang […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Rabu, 23 Des 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Bali, Kamis  24  Desember  2020   Renungan  JOGER  

  • Jelang  Pilkada 2020, Humas Polri Gelar Workshop Manajemen Media Pilkada Untuk Ciptakan Situasi Kantibmas Yang Kondusif

    Jelang  Pilkada 2020, Humas Polri Gelar Workshop Manajemen Media Pilkada Untuk Ciptakan Situasi Kantibmas Yang Kondusif

    • calendar_month Senin, 23 Nov 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Jakarta, Senin  23  November  2020   Jelang  Pilkada 2020, Humas Polri Gelar Workshop Manajemen Media Pilkada Untuk Ciptakan Situasi Kantibmas Yang Kondusif Irjen Pol Argo Yuwono Kadiv Humas Polri,(Foto ist) JAKARTA INDEX – Divisi Humas Polri menggelar kegiatan workshop di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan. Kegiatan ini mengangkat tema “Manajemen Media Pilkada dalam Strategi Humas Polri Menciptakan […]

expand_less