Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » KPI : Penyiaran Media Sosial Perlu Regulasi

KPI : Penyiaran Media Sosial Perlu Regulasi

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2020
  • visibility 243
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Sabtu  11  Juli  2020

KPI : Penyiaran Media Sosial Perlu Regulasi

 

 

JAKARTA,  INDEX  –  Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran belum juga kelar. Banyak pihak menyarankan supaya inisiatif dilakukan di tingkat masyarakat. Masyarakat bahkan sebaiknya melihat keadaan ini sebagai kesempatan untuk mengedukasi anggota keluarga supaya melek digital. Demikian salah satu benang merah diskusi dengan tema “Bijak dan Cerdas Siaran Melalui Sosial Media,” yang diselenggarakan secara online, Kamis (9/7) di acara Husni and Friends.

“KPI terus mengupayakan agar regulasi penyiaran ini segera dibentuk,” kata Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat, Agung Suprio.

Terutama, menurutnya, karena bentuk-bentuk penyiaran makin marak dilakukan melalui sosial media. Sementara, aturan yang ada belum bisa dijadikan pengawal dalam menjaga agar konten-konten tersebut tidak mengganggu kepentingan publik.

Agung menyarankan agar UU tersebut mengatur hal-hal yang makro saja. Ketentuan lebih detil dan teknis dapat dibuat dalam bentuk peraturan pemerintah. Salah satu ide itu ia usulkan agar proses penyusunan RUU Penyiaran bisa lebih cepat rampung.

Harapan yang sama pun disampaikan Ketua Umum Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), Yadi Hendriana. Menurutnya, semakin cepat landasan hukum itu terbit, akan semakin baik juga bagi kerja-kerja jurnalistik. Sebab, revolusi teknologi digital memang tak mungkin dibendung dan tentu berimbas juga industri pers, termasuk pertelevisian. Apalagi, media sosial sangat lekat dengan jurnalistik dan menyediakan ruang yang besar untuk penyiaran.

Kendati begitu, Yadi Hendriana sepakat bahwa publik tidak harus bersandar pada regulasi dan semata-mata pasif menuggu aturan dari pemerintah. Kemajuan teknologi membawa banyak manfaat. Publik sebenarnya mendapat keuntungan karena informasi mendorong transparansi, misalnya.

“Yang penting, pembuat content memeriksa kembali apa impact atau dampaknya bila sebuah informasi diposting ke media sosial,” katanya. Ini menjadi filter utama untuk memastikan apakah informasi tersebut layak disebarkan atau tidak. “Bila dampaknya negatif, lebih jangan disebarkan,” lanjut Yadi.

“Kita memang belum diajarkan bagaimana menggunakan media sosial dengan baik, dengan kondisi pandemic covid-19 ini kita dituntut untuk belajar dan menyesuaikan diri dengan perubahan ini.. banyak yang bergurau covid-19 ini bisa disebut sbg bapak transformasi internet loh.. tapi benar juga ya,” kata praktisi kehumasan sekaligus dosen dari Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR, Rizka Septiana.

Karena itu, menurutnya, potensi munculnya dampak negatif memang besar mengingat media sosial dapat menjangkau audiens yang jauh lebih luas dan bila informasi keliru tersebar bisa bergulung-gulung bak bola liar (viral). Hal ini menjadi pekerjaan rumah kita semua. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, kita harus turut berkontribusi aktif.

Di tengah proses penyusunan aturan mengenai penyiaran melalui sosial media, menurutnya, masyarakat dapat melihat situasi tersebut dengan kacamata yang lebih positif. Keluarga menjadi salah pintu masuk yang sangat bermanfaat.

“Mulailah dari keluarga dan diri sendiri,” tandas Rizka menyarankan tiap orang mengedukasi keluarganya. Langkah ini, menurutnya, lebih produktif dan berguna dalam menyikapi kemajuan teknologi serta luasnya desakan untuk melakukan literasi digital.

(009)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPU  Bali  Gelar Simulasi Pemungutan Suara di TPS 3 Kab.Klungkung 

    KPU  Bali  Gelar Simulasi Pemungutan Suara di TPS 3 Kab.Klungkung 

    • calendar_month Sabtu, 19 Okt 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Semarapura, Sabtu  19  Oktober  2024 KPU  Bali  Gelar Simulasi Pemungutan Suara di TPS 3 Kab.Klungkung     Bali, indonesiaexpose.co.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bali menggelar simulasi pemungutan suara di TPS 3 Getakan, di Desa Getakan, Kecamatan Banjarangkan, Kab. Klungkung, Sabtu (19/10/2024)pagi. Ketua KPU Provinsi Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan mengatakan,  bahwa simulasi pemungutan […]

  • Lansia di Kota Denpasar Antusias Ikuti Vaksinasi Covid-19 Tahap II

    Lansia di Kota Denpasar Antusias Ikuti Vaksinasi Covid-19 Tahap II

    • calendar_month Kamis, 25 Feb 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Denpasar,  Kamis 25 Februari 2021 Lansia di Kota Denpasar Antusias Ikuti Vaksinasi Covid-19 Tahap II   Pelaksanaan vaksinasi bagi lansia di Kota Denpasar pada Kamis (25/2/2021). BALI,  indonesiaexpose.co.id  –  Dicanangkanya program vaksinasi Covid-19 tahap II memberikan prioritas bagi Lanjut Usia (Lansia) dengan usia 60 tahun lebih. Kota Denpasar menjadi yang pertama melaksanakan vaksinasi dengan menyasar […]

  • Bupati Tabanan Bangga Dengan Semangat Kebersamaan Warga Desa Adat Tunjuk

    Bupati Tabanan Bangga Dengan Semangat Kebersamaan Warga Desa Adat Tunjuk

    • calendar_month Minggu, 14 Nov 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Tabanan, Senin  15  November  2021   Bupati Tabanan Bangga Dengan Semangat Kebersamaan Warga Desa Adat Tunjuk     Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Komitmen Pemerintah Kabupaten Tabanan yang senantiasa mendukung kegiatan pembangunan masyarakat ditunjukkan dengan hadirnya Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M di tengah-tengah masyarakat untuk mengikuti Upacara Uleman Ngeteg Linggih Pedudusan Agung Lan […]

  • OJK Gelar Edukasi Keuangan BUNDAKU

    OJK Gelar Edukasi Keuangan BUNDAKU

    • calendar_month Selasa, 25 Jun 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Jakarta, Selasa  25  Juni  2024 OJK Gelar Edukasi Keuangan BUNDAKU Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar   Jakarta, indonesiaexpose.co.id  –   Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Pemerintah terus berupaya meningkatkan literasi keuangan masyarakat termasuk melalui kalangan perempuan yang berperan penting dalam keluarga dan negara.Peningkatan literasi keuangan kepada perempuan juga diharapkan berkontribusi mendorong kesejahteraan masyarakat termasuk mendorong […]

  • Renungan JOGER

    Renungan JOGER

    • calendar_month Rabu, 16 Jun 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Bali, Kamis 17 Juni 2021   Renungan JOGER  

    • calendar_month Senin, 16 Nov 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 289
    • 0Komentar

    Jakarta, Senin  16  November  2020

expand_less