Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » KPI : Penyiaran Media Sosial Perlu Regulasi

KPI : Penyiaran Media Sosial Perlu Regulasi

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2020
  • visibility 654
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Sabtu  11  Juli  2020

KPI : Penyiaran Media Sosial Perlu Regulasi

 

 

JAKARTA,  INDEX  –  Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran belum juga kelar. Banyak pihak menyarankan supaya inisiatif dilakukan di tingkat masyarakat. Masyarakat bahkan sebaiknya melihat keadaan ini sebagai kesempatan untuk mengedukasi anggota keluarga supaya melek digital. Demikian salah satu benang merah diskusi dengan tema “Bijak dan Cerdas Siaran Melalui Sosial Media,” yang diselenggarakan secara online, Kamis (9/7) di acara Husni and Friends.

“KPI terus mengupayakan agar regulasi penyiaran ini segera dibentuk,” kata Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat, Agung Suprio.

Terutama, menurutnya, karena bentuk-bentuk penyiaran makin marak dilakukan melalui sosial media. Sementara, aturan yang ada belum bisa dijadikan pengawal dalam menjaga agar konten-konten tersebut tidak mengganggu kepentingan publik.

Agung menyarankan agar UU tersebut mengatur hal-hal yang makro saja. Ketentuan lebih detil dan teknis dapat dibuat dalam bentuk peraturan pemerintah. Salah satu ide itu ia usulkan agar proses penyusunan RUU Penyiaran bisa lebih cepat rampung.

Harapan yang sama pun disampaikan Ketua Umum Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), Yadi Hendriana. Menurutnya, semakin cepat landasan hukum itu terbit, akan semakin baik juga bagi kerja-kerja jurnalistik. Sebab, revolusi teknologi digital memang tak mungkin dibendung dan tentu berimbas juga industri pers, termasuk pertelevisian. Apalagi, media sosial sangat lekat dengan jurnalistik dan menyediakan ruang yang besar untuk penyiaran.

Kendati begitu, Yadi Hendriana sepakat bahwa publik tidak harus bersandar pada regulasi dan semata-mata pasif menuggu aturan dari pemerintah. Kemajuan teknologi membawa banyak manfaat. Publik sebenarnya mendapat keuntungan karena informasi mendorong transparansi, misalnya.

“Yang penting, pembuat content memeriksa kembali apa impact atau dampaknya bila sebuah informasi diposting ke media sosial,” katanya. Ini menjadi filter utama untuk memastikan apakah informasi tersebut layak disebarkan atau tidak. “Bila dampaknya negatif, lebih jangan disebarkan,” lanjut Yadi.

“Kita memang belum diajarkan bagaimana menggunakan media sosial dengan baik, dengan kondisi pandemic covid-19 ini kita dituntut untuk belajar dan menyesuaikan diri dengan perubahan ini.. banyak yang bergurau covid-19 ini bisa disebut sbg bapak transformasi internet loh.. tapi benar juga ya,” kata praktisi kehumasan sekaligus dosen dari Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR, Rizka Septiana.

Karena itu, menurutnya, potensi munculnya dampak negatif memang besar mengingat media sosial dapat menjangkau audiens yang jauh lebih luas dan bila informasi keliru tersebar bisa bergulung-gulung bak bola liar (viral). Hal ini menjadi pekerjaan rumah kita semua. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, kita harus turut berkontribusi aktif.

Di tengah proses penyusunan aturan mengenai penyiaran melalui sosial media, menurutnya, masyarakat dapat melihat situasi tersebut dengan kacamata yang lebih positif. Keluarga menjadi salah pintu masuk yang sangat bermanfaat.

“Mulailah dari keluarga dan diri sendiri,” tandas Rizka menyarankan tiap orang mengedukasi keluarganya. Langkah ini, menurutnya, lebih produktif dan berguna dalam menyikapi kemajuan teknologi serta luasnya desakan untuk melakukan literasi digital.

(009)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Selly Mantra Raih Penghargaan Women Of The Year 2019

    Selly Mantra Raih Penghargaan Women Of The Year 2019

    • calendar_month Minggu, 25 Agt 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Denpasar, Minggu  25  Agustus  2019 Selly Mantra Raih Penghargaan Women Of The Year 2019    I.A Selly Fajarini menerima penghargaan Women Of The Year 2019 dari Yayasan Penghargaan Indonesia. Penganugerahan penghargaan dilaksanakan pada Minggu (25/8) di Wantilan Gedung Pers Bali Ketut Nadha BALI,  INDEX   – Apresiasi dari sejumlah kalangan diberikan kepada I.A Selly Fajarini atas […]

  • Walikota Jaya Negara Tetapkan Sanur Sebagai Kawasan Rendah Emisi

    Walikota Jaya Negara Tetapkan Sanur Sebagai Kawasan Rendah Emisi

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle 112
    • visibility 452
    • 0Komentar

    Denpasar, Sabtu  21  Pebruari  2026 Walikota Jaya Negara Tetapkan Sanur Sebagai Kawasan Rendah Emisi   Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara saat mencanangkan Sanur, Denpasar sebagai Kawasan Rendah Emisi (KRE) dengan pelepasan Burung Dara serta pemotongan pita di Sanur Seaside Denpasar, Sabtu (21/2/2026). Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara secara […]

  • Bupati Bangli Tandatangani Dan Serahkan NPHD Bantuan Kepada 22 Subak di Empat Kelurahan Se- Kecamatan bangli

    Bupati Bangli Tandatangani Dan Serahkan NPHD Bantuan Kepada 22 Subak di Empat Kelurahan Se- Kecamatan bangli

    • calendar_month Rabu, 2 Nov 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Bangli, Rabu 02 November 2022 Bupati Bangli Tandatangani Dan Serahkan NPHD Bantuan Kepada 22 Subak di Empat Kelurahan Se- Kecamatan bangli     Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta didampingi Kabid Adat dan Tradisi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bangli I Made Widana, menandatangani dan menyerahkan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD), bantuan […]

  • Edukasi Masyarakat Ciptakan Ketahanan Pangan, Desa Sanur Kaja Gelar Padat Karya Tunai Beternak Kambing

    Edukasi Masyarakat Ciptakan Ketahanan Pangan, Desa Sanur Kaja Gelar Padat Karya Tunai Beternak Kambing

    • calendar_month Rabu, 3 Agt 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu 03 Agustus 2022 Edukasi Masyarakat Ciptakan Ketahanan Pangan, Desa Sanur Kaja Gelar Padat Karya Tunai Beternak Kambing   Pelaksanaan Program Padat Karya Tunai Beternak Kambing di Desa Sanur Kaja, Rabu (3/8/2022). Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Beragam inovasi terus digalakkan desa/kelurahan di Kota Denpasar. Seperti halnya di Desa Sanur Kaja yang menggelar Program Padat Karya […]

  • PANSUS TRAP DPRD Bali :   Jangan Ada Lagi Hutan Dihancurkan Berkedok  Investasi!

    PANSUS TRAP DPRD Bali :   Jangan Ada Lagi Hutan Dihancurkan Berkedok  Investasi!

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle 08
    • visibility 316
    • 0Komentar

    Denpasar , Minggu  17  Mei  2026 PANSUS TRAP DPRD Bali :   Jangan Ada Lagi Hutan Dihancurkan Berkedok  Investasi!   Pansus TRAP DPRD Provinsi Bali bersama sat pol pp segel  Kawasan Hutan Desa Adat Kembang Merta, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan,Bali.Kamis (22/1/2026).   Bali , indonesiaexpose.co.id — Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan […]

  • Dari Baju sampai Vaksinasi, Bali Wilayah Spesial untuk Puan Maharani

    Dari Baju sampai Vaksinasi, Bali Wilayah Spesial untuk Puan Maharani

    • calendar_month Senin, 18 Okt 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 328
    • 0Komentar

    Jakarta, Selasa  19  Oktober  2021   Dari Baju sampai Vaksinasi, Bali Wilayah Spesial untuk Puan Maharani (Ketua DPR RI Puan Maharani/Foto/ist)   Jakarta,  indonesiaexpose.co.id  –  Ketua DPR RI Puan Maharani kerap disandingkan dengan Pulau Dewata, Bali. Sebelumnya, tampil turut mengenakan baju adat ketika menghadiri Sidang Tahunan MPR RI di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Senin (16/8/2021). […]

expand_less