Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » KPI : Penyiaran Media Sosial Perlu Regulasi

KPI : Penyiaran Media Sosial Perlu Regulasi

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2020
  • visibility 522
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Sabtu  11  Juli  2020

KPI : Penyiaran Media Sosial Perlu Regulasi

 

 

JAKARTA,  INDEX  –  Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran belum juga kelar. Banyak pihak menyarankan supaya inisiatif dilakukan di tingkat masyarakat. Masyarakat bahkan sebaiknya melihat keadaan ini sebagai kesempatan untuk mengedukasi anggota keluarga supaya melek digital. Demikian salah satu benang merah diskusi dengan tema “Bijak dan Cerdas Siaran Melalui Sosial Media,” yang diselenggarakan secara online, Kamis (9/7) di acara Husni and Friends.

“KPI terus mengupayakan agar regulasi penyiaran ini segera dibentuk,” kata Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat, Agung Suprio.

Terutama, menurutnya, karena bentuk-bentuk penyiaran makin marak dilakukan melalui sosial media. Sementara, aturan yang ada belum bisa dijadikan pengawal dalam menjaga agar konten-konten tersebut tidak mengganggu kepentingan publik.

Agung menyarankan agar UU tersebut mengatur hal-hal yang makro saja. Ketentuan lebih detil dan teknis dapat dibuat dalam bentuk peraturan pemerintah. Salah satu ide itu ia usulkan agar proses penyusunan RUU Penyiaran bisa lebih cepat rampung.

Harapan yang sama pun disampaikan Ketua Umum Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), Yadi Hendriana. Menurutnya, semakin cepat landasan hukum itu terbit, akan semakin baik juga bagi kerja-kerja jurnalistik. Sebab, revolusi teknologi digital memang tak mungkin dibendung dan tentu berimbas juga industri pers, termasuk pertelevisian. Apalagi, media sosial sangat lekat dengan jurnalistik dan menyediakan ruang yang besar untuk penyiaran.

Kendati begitu, Yadi Hendriana sepakat bahwa publik tidak harus bersandar pada regulasi dan semata-mata pasif menuggu aturan dari pemerintah. Kemajuan teknologi membawa banyak manfaat. Publik sebenarnya mendapat keuntungan karena informasi mendorong transparansi, misalnya.

“Yang penting, pembuat content memeriksa kembali apa impact atau dampaknya bila sebuah informasi diposting ke media sosial,” katanya. Ini menjadi filter utama untuk memastikan apakah informasi tersebut layak disebarkan atau tidak. “Bila dampaknya negatif, lebih jangan disebarkan,” lanjut Yadi.

“Kita memang belum diajarkan bagaimana menggunakan media sosial dengan baik, dengan kondisi pandemic covid-19 ini kita dituntut untuk belajar dan menyesuaikan diri dengan perubahan ini.. banyak yang bergurau covid-19 ini bisa disebut sbg bapak transformasi internet loh.. tapi benar juga ya,” kata praktisi kehumasan sekaligus dosen dari Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR, Rizka Septiana.

Karena itu, menurutnya, potensi munculnya dampak negatif memang besar mengingat media sosial dapat menjangkau audiens yang jauh lebih luas dan bila informasi keliru tersebar bisa bergulung-gulung bak bola liar (viral). Hal ini menjadi pekerjaan rumah kita semua. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, kita harus turut berkontribusi aktif.

Di tengah proses penyusunan aturan mengenai penyiaran melalui sosial media, menurutnya, masyarakat dapat melihat situasi tersebut dengan kacamata yang lebih positif. Keluarga menjadi salah pintu masuk yang sangat bermanfaat.

“Mulailah dari keluarga dan diri sendiri,” tandas Rizka menyarankan tiap orang mengedukasi keluarganya. Langkah ini, menurutnya, lebih produktif dan berguna dalam menyikapi kemajuan teknologi serta luasnya desakan untuk melakukan literasi digital.

(009)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Konsul Jenderal Australia untuk Bali, NTB dan NTT : Jalin hubungan baik dengan Media di Bali

    Konsul Jenderal Australia untuk Bali, NTB dan NTT : Jalin hubungan baik dengan Media di Bali

    • calendar_month Rabu, 22 Jan 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 334
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu  22  Januari  2020     Konsul Jenderal Australia untuk Bali, NTB dan NTT : Jalin hubungan baik dengan Media di Bali     BALI, INDEX  –  Anthea Griffin, Konsul Jenderal Australia untuk Bali, NTB dan NTT  mengatakan, lebih dari satu juta orang Australia datang ke Bali setiap tahun. Pemberitaan di media on-line atau di platform […]

  • Komit Gunakan Produk-Produk UMKM, Bursa Efek Perwakilan Bali Diganjar Tanda Penghargaan “Satya Mitra Wira Bhakti”

    Komit Gunakan Produk-Produk UMKM, Bursa Efek Perwakilan Bali Diganjar Tanda Penghargaan “Satya Mitra Wira Bhakti”

    • calendar_month Rabu, 1 Feb 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis  02  Februari  2023 Komit Gunakan Produk-Produk UMKM, Bursa Efek Perwakilan Bali Diganjar Tanda Penghargaan “Satya Mitra Wira Bhakti”     Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Selain menuai pujian Gubernur Bali dalam kegiatan Pencanangan Literasi dan Inklusi Pasar Modal Bagi Desa Adat dan 1000 Pacalang di Bali, pada Jumat 27 Januari 2023 di Gedung Lila Graha […]

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Selasa, 15 Okt 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Bali,  Rabu  16  Oktober  2024 Renungan  Joger

  • Santrian Art Gallery Sanur Gelar Pameran Culmination’ Sebuah Perayaan ‘Bahagia Bersama’

    Santrian Art Gallery Sanur Gelar Pameran Culmination’ Sebuah Perayaan ‘Bahagia Bersama’

    • calendar_month Jumat, 10 Mei 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 242
    • 0Komentar

    Denpasar,  Jumat 10 Mei 2024 Santrian Art Gallery Sanur Gelar Pameran Culmination’ Sebuah Perayaan ‘Bahagia Bersama’   Pameran ” Culmination” Resmi di Buka Popo Danies, Gusde Sidarta dan Dian Dewi Reich .Foto: indonesiaexpose.co.id   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Berbagai pesan akan dikumpulkan melalui media seperti fotografi, puisi, lukisan, instalasi dan film. Masing-masing berkontribusi pada puncak sempurna yang […]

  • Tirta  Lestari

    Tirta  Lestari

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Jawa Timur, Minggu 03 Agustus 2025 Tirta  Lestari        

  • IGN Alit Kesuma , DPR RI  : Status  UNESCO  Jatiluwih  Lampu Kuning

    IGN Alit Kesuma , DPR RI  : Status  UNESCO  Jatiluwih  Lampu Kuning

    • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 288
    • 0Komentar

    Jakarta, Minggu  07  Desember  2025 IGN Alit Kesuma , DPR RI  : Status  UNESCO  Jatiluwih  Lampu Kuning   Anggota Komisi VI DPR RI, IGN Alit Kesuma Kelakan (Fraksi PDIP). Jakarta , indonesiaexpose.co.id  — Ancaman pencabutan status Warisan Budaya Dunia UNESCO untuk Jatiluwih mengguncang perhatian nasional. Anggota Komisi VI DPR RI, IGN Alit Kesuma Kelakan (Fraksi […]

expand_less