Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » KPI : Penyiaran Media Sosial Perlu Regulasi

KPI : Penyiaran Media Sosial Perlu Regulasi

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2020
  • visibility 117
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Sabtu  11  Juli  2020

KPI : Penyiaran Media Sosial Perlu Regulasi

 

 

JAKARTA,  INDEX  –  Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran belum juga kelar. Banyak pihak menyarankan supaya inisiatif dilakukan di tingkat masyarakat. Masyarakat bahkan sebaiknya melihat keadaan ini sebagai kesempatan untuk mengedukasi anggota keluarga supaya melek digital. Demikian salah satu benang merah diskusi dengan tema “Bijak dan Cerdas Siaran Melalui Sosial Media,” yang diselenggarakan secara online, Kamis (9/7) di acara Husni and Friends.

“KPI terus mengupayakan agar regulasi penyiaran ini segera dibentuk,” kata Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat, Agung Suprio.

Terutama, menurutnya, karena bentuk-bentuk penyiaran makin marak dilakukan melalui sosial media. Sementara, aturan yang ada belum bisa dijadikan pengawal dalam menjaga agar konten-konten tersebut tidak mengganggu kepentingan publik.

Agung menyarankan agar UU tersebut mengatur hal-hal yang makro saja. Ketentuan lebih detil dan teknis dapat dibuat dalam bentuk peraturan pemerintah. Salah satu ide itu ia usulkan agar proses penyusunan RUU Penyiaran bisa lebih cepat rampung.

Harapan yang sama pun disampaikan Ketua Umum Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), Yadi Hendriana. Menurutnya, semakin cepat landasan hukum itu terbit, akan semakin baik juga bagi kerja-kerja jurnalistik. Sebab, revolusi teknologi digital memang tak mungkin dibendung dan tentu berimbas juga industri pers, termasuk pertelevisian. Apalagi, media sosial sangat lekat dengan jurnalistik dan menyediakan ruang yang besar untuk penyiaran.

Kendati begitu, Yadi Hendriana sepakat bahwa publik tidak harus bersandar pada regulasi dan semata-mata pasif menuggu aturan dari pemerintah. Kemajuan teknologi membawa banyak manfaat. Publik sebenarnya mendapat keuntungan karena informasi mendorong transparansi, misalnya.

“Yang penting, pembuat content memeriksa kembali apa impact atau dampaknya bila sebuah informasi diposting ke media sosial,” katanya. Ini menjadi filter utama untuk memastikan apakah informasi tersebut layak disebarkan atau tidak. “Bila dampaknya negatif, lebih jangan disebarkan,” lanjut Yadi.

“Kita memang belum diajarkan bagaimana menggunakan media sosial dengan baik, dengan kondisi pandemic covid-19 ini kita dituntut untuk belajar dan menyesuaikan diri dengan perubahan ini.. banyak yang bergurau covid-19 ini bisa disebut sbg bapak transformasi internet loh.. tapi benar juga ya,” kata praktisi kehumasan sekaligus dosen dari Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR, Rizka Septiana.

Karena itu, menurutnya, potensi munculnya dampak negatif memang besar mengingat media sosial dapat menjangkau audiens yang jauh lebih luas dan bila informasi keliru tersebar bisa bergulung-gulung bak bola liar (viral). Hal ini menjadi pekerjaan rumah kita semua. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, kita harus turut berkontribusi aktif.

Di tengah proses penyusunan aturan mengenai penyiaran melalui sosial media, menurutnya, masyarakat dapat melihat situasi tersebut dengan kacamata yang lebih positif. Keluarga menjadi salah pintu masuk yang sangat bermanfaat.

“Mulailah dari keluarga dan diri sendiri,” tandas Rizka menyarankan tiap orang mengedukasi keluarganya. Langkah ini, menurutnya, lebih produktif dan berguna dalam menyikapi kemajuan teknologi serta luasnya desakan untuk melakukan literasi digital.

(009)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Senin, 19 Feb 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Bali,  Selasa  20  Februari  2024 Renungan  Joger  

  • Keturunan Leluhur Kerajaan Sumedang Larang, Menolak Keras Rencana Revitalisasi Kompleks Srimanganti

    Keturunan Leluhur Kerajaan Sumedang Larang, Menolak Keras Rencana Revitalisasi Kompleks Srimanganti

    • calendar_month Sabtu, 20 Feb 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Bandung,  Sabtu  20  Februari  2021   Keturunan Leluhur Kerajaan Sumedang Larang, Menolak Keras Rencana Revitalisasi Kompleks Srimanganti Ist JAWA BARAT,indonesiaexpose.co.id – Lembaga Kerajaan Sumedang Larang lahir dan dibentuk oleh seluruh para ahli waris Kerajaan Sumedang Larang, dengan tujuan untuk mengelola seluruh aset dan wakaf yang diatasnamakan pemberi wakaf Pangeran Aria Soeria Atmadja (PASA) yang hasilnya untuk […]

  • Bentuk Penerapan Social Distancing di Badung, Bupati Giri Prasta Pimpin Rapat Via Teleconference dengan Para Camat

    Bentuk Penerapan Social Distancing di Badung, Bupati Giri Prasta Pimpin Rapat Via Teleconference dengan Para Camat

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Badung,  Selasa  24  Maret  2020   Bentuk Penerapan Social Distancing di Badung, Bupati Giri Prasta Pimpin Rapat Via Teleconference dengan Para Camat Bupati Giri Prasta saat memimpin rapat melalui teleconference bersama dengan seluruh camat se-Badung, Minggu (22/3/2020).   BALI,  INDEX  –  Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta memimpin rapat melalui teleconference bersama dengan seluruh camat […]

  • Pemkot Apresiasi Siswa SMA  Denpasar yang Sukses Meraih Medali Pada Ajang OSN

    Pemkot Apresiasi Siswa SMA  Denpasar yang Sukses Meraih Medali Pada Ajang OSN

    • calendar_month Minggu, 1 Sep 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Denpasar, Minggu 01 September 2024 Pemkot Apresiasi Siswa SMA  Denpasar yang Sukses Meraih Medali Pada Ajang OSN    Siswa SMA Kota Denpasar yang tergabung dalam kontingen Provinsi Balu pada ajang OSN Tahun 2024 saat berfoto bersama usai menerima medali dan penghargaan beberapa waktu lalu. Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Pemerintah Kota Denpasar memberikan apresiasi atas capaian siswa […]

  • Hadiri CEO Roundtable Forum, Presiden Prabowo Raih Komitmen Investasi 8,5 Miliar Dolar AS

    Hadiri CEO Roundtable Forum, Presiden Prabowo Raih Komitmen Investasi 8,5 Miliar Dolar AS

    • calendar_month Sabtu, 23 Nov 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 71
    • 0Komentar

    London, Minggu  24  November  2024 Hadiri CEO Roundtable Forum, Presiden Prabowo Raih Komitmen Investasi 8,5 Miliar Dolar AS     Presiden Prabowo Subianto memberikan keterangan kepada awak media, usai menghadiri CEO Roundtable Forum, London, pada Kamis 21 November 2024. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr)   Jakarta,  indonesiaexpose.co.id  –  Lawatan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, ke Inggris […]

  • Berbagi kepada sesama : Fakultas Kedokteran UNUD Kolaborasi galang Donor Plasma Konvalesen dengan elemen Masyarakat

    Berbagi kepada sesama : Fakultas Kedokteran UNUD Kolaborasi galang Donor Plasma Konvalesen dengan elemen Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 21 Jul 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu 21 Juli  2021   Berbagi kepada sesama : Fakultas Kedokteran UNUD Kolaborasi galang Donor Plasma Konvalesen dengan elemen Masyarakat   Ketua Harian Penanggulangan Covid-19 Provinsi Bali Dewa Made Indra saat  meninjau pendonor darah dan plasma konvalesen di gedung Cakra Vidya Usadha Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, Rabu 21-7-2021.   Bali, indonesiaexpose.co.id  – Sekretaris Daerah Provinsi Bali […]

expand_less