Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » KPI : Penyiaran Media Sosial Perlu Regulasi

KPI : Penyiaran Media Sosial Perlu Regulasi

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2020
  • visibility 592
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Sabtu  11  Juli  2020

KPI : Penyiaran Media Sosial Perlu Regulasi

 

 

JAKARTA,  INDEX  –  Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran belum juga kelar. Banyak pihak menyarankan supaya inisiatif dilakukan di tingkat masyarakat. Masyarakat bahkan sebaiknya melihat keadaan ini sebagai kesempatan untuk mengedukasi anggota keluarga supaya melek digital. Demikian salah satu benang merah diskusi dengan tema “Bijak dan Cerdas Siaran Melalui Sosial Media,” yang diselenggarakan secara online, Kamis (9/7) di acara Husni and Friends.

“KPI terus mengupayakan agar regulasi penyiaran ini segera dibentuk,” kata Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat, Agung Suprio.

Terutama, menurutnya, karena bentuk-bentuk penyiaran makin marak dilakukan melalui sosial media. Sementara, aturan yang ada belum bisa dijadikan pengawal dalam menjaga agar konten-konten tersebut tidak mengganggu kepentingan publik.

Agung menyarankan agar UU tersebut mengatur hal-hal yang makro saja. Ketentuan lebih detil dan teknis dapat dibuat dalam bentuk peraturan pemerintah. Salah satu ide itu ia usulkan agar proses penyusunan RUU Penyiaran bisa lebih cepat rampung.

Harapan yang sama pun disampaikan Ketua Umum Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), Yadi Hendriana. Menurutnya, semakin cepat landasan hukum itu terbit, akan semakin baik juga bagi kerja-kerja jurnalistik. Sebab, revolusi teknologi digital memang tak mungkin dibendung dan tentu berimbas juga industri pers, termasuk pertelevisian. Apalagi, media sosial sangat lekat dengan jurnalistik dan menyediakan ruang yang besar untuk penyiaran.

Kendati begitu, Yadi Hendriana sepakat bahwa publik tidak harus bersandar pada regulasi dan semata-mata pasif menuggu aturan dari pemerintah. Kemajuan teknologi membawa banyak manfaat. Publik sebenarnya mendapat keuntungan karena informasi mendorong transparansi, misalnya.

“Yang penting, pembuat content memeriksa kembali apa impact atau dampaknya bila sebuah informasi diposting ke media sosial,” katanya. Ini menjadi filter utama untuk memastikan apakah informasi tersebut layak disebarkan atau tidak. “Bila dampaknya negatif, lebih jangan disebarkan,” lanjut Yadi.

“Kita memang belum diajarkan bagaimana menggunakan media sosial dengan baik, dengan kondisi pandemic covid-19 ini kita dituntut untuk belajar dan menyesuaikan diri dengan perubahan ini.. banyak yang bergurau covid-19 ini bisa disebut sbg bapak transformasi internet loh.. tapi benar juga ya,” kata praktisi kehumasan sekaligus dosen dari Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR, Rizka Septiana.

Karena itu, menurutnya, potensi munculnya dampak negatif memang besar mengingat media sosial dapat menjangkau audiens yang jauh lebih luas dan bila informasi keliru tersebar bisa bergulung-gulung bak bola liar (viral). Hal ini menjadi pekerjaan rumah kita semua. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, kita harus turut berkontribusi aktif.

Di tengah proses penyusunan aturan mengenai penyiaran melalui sosial media, menurutnya, masyarakat dapat melihat situasi tersebut dengan kacamata yang lebih positif. Keluarga menjadi salah pintu masuk yang sangat bermanfaat.

“Mulailah dari keluarga dan diri sendiri,” tandas Rizka menyarankan tiap orang mengedukasi keluarganya. Langkah ini, menurutnya, lebih produktif dan berguna dalam menyikapi kemajuan teknologi serta luasnya desakan untuk melakukan literasi digital.

(009)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolri Ajak Semua Angkatan Akpol Mempercepat Vaksinasi

    Kapolri Ajak Semua Angkatan Akpol Mempercepat Vaksinasi

    • calendar_month Rabu, 25 Agt 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Jakarta, Rabu  25  Agustus  2021   Kapolri Ajak Semua Angkatan Akpol Mempercepat Vaksinasi     Jakarta,indonesiaexpose.co.id – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan peninjauan kegiatan vaksinasi massal dan bakti sosial alumni Akademi Kepolisian (Akpol) angkatan 1994 di Gedung Auditorium PTIK, Jakarta Selatan, Rabu (25/8/2021). Kegiatan serbuan vaksinasi ini dilaksanakan dalam rangka Bakti 27 Tahun Pengabdian […]

  • Renungan JOGER

    Renungan JOGER

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Bali,  Senin  09  Pebruari  2026 Renungan JOGER

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Selasa, 19 Jan 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Bali, Rabu  20  Januari  2021   Renungan  JOGER  

  • Menparekraf Dorong Santri Manfaatkan Teknologi Digital Guna Ciptakan Peluang Usaha

    Menparekraf Dorong Santri Manfaatkan Teknologi Digital Guna Ciptakan Peluang Usaha

    • calendar_month Jumat, 21 Jul 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Magelang, Sabtu  22  Juli 2023 Menparekraf Dorong Santri Manfaatkan Teknologi Digital Guna Ciptakan Peluang Usaha   Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno saat hadir di Pondok Pesantren Tahfidz Al Qur’an dan Bahasa Arab Bina Madani Putri, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah, Jumat (21/7/2023)(Foto/ist)   Jawa Tengah, indonesiaexpose.co.id  – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan […]

  • Polwan “Geulis Lodaya 14” Laksanakan Patroli Sepeda di Car Free Day Dago dan Gasibu Kota Bandung

    Polwan “Geulis Lodaya 14” Laksanakan Patroli Sepeda di Car Free Day Dago dan Gasibu Kota Bandung

    • calendar_month Senin, 11 Feb 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Bandung, Senin 11 Februari 2019   Polwan “Geulis Lodaya 14” Laksanakan Patroli Sepeda di Car Free Day Dago dan Gasibu Kota Bandung JAWA BARAT, INDEX – Polisi Wanita (Polwan) Negosiator “Geulis Lodaya 14” dari Subdit Dalmas Dit Samapta Polda Jawa Barat, melaksanakan kegiatan patroli sepeda dan jalan kaki di kawasan Car Free Day Dago, Jalan […]

  • Kontes Nasional Tanaman Lidah  Mertua 2024 Pecahkan Rekor 

    Kontes Nasional Tanaman Lidah  Mertua 2024 Pecahkan Rekor 

    • calendar_month Minggu, 4 Agt 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 255
    • 0Komentar

    Jakarta, Minggu  04  Agustus  2024 Kontes Nasional Tanaman Lidah  Mertua 2024 Pecahkan Rekor     Jakarta, indonesiaexpose.co.id   – ASSINDO (Asosiasi Sansevieria Indonesia) Pengda Jabodetabek menyelenggarakan Kontes Nasional Sansevieria pertama kali di Lapangan Banteng dengan mengusung nama kegiatan Kontes Nasional Sansevieria Jabodetabek Tahun 2024 dengan tema “Grow and Mutual Prosperity”. Acara ini menjadi salah satu bagian […]

expand_less