Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » KPI : Penyiaran Media Sosial Perlu Regulasi

KPI : Penyiaran Media Sosial Perlu Regulasi

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2020
  • visibility 115
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Sabtu  11  Juli  2020

KPI : Penyiaran Media Sosial Perlu Regulasi

 

 

JAKARTA,  INDEX  –  Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran belum juga kelar. Banyak pihak menyarankan supaya inisiatif dilakukan di tingkat masyarakat. Masyarakat bahkan sebaiknya melihat keadaan ini sebagai kesempatan untuk mengedukasi anggota keluarga supaya melek digital. Demikian salah satu benang merah diskusi dengan tema “Bijak dan Cerdas Siaran Melalui Sosial Media,” yang diselenggarakan secara online, Kamis (9/7) di acara Husni and Friends.

“KPI terus mengupayakan agar regulasi penyiaran ini segera dibentuk,” kata Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat, Agung Suprio.

Terutama, menurutnya, karena bentuk-bentuk penyiaran makin marak dilakukan melalui sosial media. Sementara, aturan yang ada belum bisa dijadikan pengawal dalam menjaga agar konten-konten tersebut tidak mengganggu kepentingan publik.

Agung menyarankan agar UU tersebut mengatur hal-hal yang makro saja. Ketentuan lebih detil dan teknis dapat dibuat dalam bentuk peraturan pemerintah. Salah satu ide itu ia usulkan agar proses penyusunan RUU Penyiaran bisa lebih cepat rampung.

Harapan yang sama pun disampaikan Ketua Umum Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), Yadi Hendriana. Menurutnya, semakin cepat landasan hukum itu terbit, akan semakin baik juga bagi kerja-kerja jurnalistik. Sebab, revolusi teknologi digital memang tak mungkin dibendung dan tentu berimbas juga industri pers, termasuk pertelevisian. Apalagi, media sosial sangat lekat dengan jurnalistik dan menyediakan ruang yang besar untuk penyiaran.

Kendati begitu, Yadi Hendriana sepakat bahwa publik tidak harus bersandar pada regulasi dan semata-mata pasif menuggu aturan dari pemerintah. Kemajuan teknologi membawa banyak manfaat. Publik sebenarnya mendapat keuntungan karena informasi mendorong transparansi, misalnya.

“Yang penting, pembuat content memeriksa kembali apa impact atau dampaknya bila sebuah informasi diposting ke media sosial,” katanya. Ini menjadi filter utama untuk memastikan apakah informasi tersebut layak disebarkan atau tidak. “Bila dampaknya negatif, lebih jangan disebarkan,” lanjut Yadi.

“Kita memang belum diajarkan bagaimana menggunakan media sosial dengan baik, dengan kondisi pandemic covid-19 ini kita dituntut untuk belajar dan menyesuaikan diri dengan perubahan ini.. banyak yang bergurau covid-19 ini bisa disebut sbg bapak transformasi internet loh.. tapi benar juga ya,” kata praktisi kehumasan sekaligus dosen dari Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR, Rizka Septiana.

Karena itu, menurutnya, potensi munculnya dampak negatif memang besar mengingat media sosial dapat menjangkau audiens yang jauh lebih luas dan bila informasi keliru tersebar bisa bergulung-gulung bak bola liar (viral). Hal ini menjadi pekerjaan rumah kita semua. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, kita harus turut berkontribusi aktif.

Di tengah proses penyusunan aturan mengenai penyiaran melalui sosial media, menurutnya, masyarakat dapat melihat situasi tersebut dengan kacamata yang lebih positif. Keluarga menjadi salah pintu masuk yang sangat bermanfaat.

“Mulailah dari keluarga dan diri sendiri,” tandas Rizka menyarankan tiap orang mengedukasi keluarganya. Langkah ini, menurutnya, lebih produktif dan berguna dalam menyikapi kemajuan teknologi serta luasnya desakan untuk melakukan literasi digital.

(009)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Kamis, 10 Des 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Bali,  Kamis  10 Desember  2020    

  • Tekan penyebaran Covid-19, Keluarga Besar PLN UID Bali, gelar Vaksinasi yang diikuti 500 peserta

    Tekan penyebaran Covid-19, Keluarga Besar PLN UID Bali, gelar Vaksinasi yang diikuti 500 peserta

    • calendar_month Jumat, 16 Jul 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Denpasar, Jumat 16  Juli  2021 Tekan penyebaran Covid-19, Keluarga Besar PLN UID Bali, gelar Vaksinasi yang diikuti 500 peserta   PLN UID Bali menggelar vaksinasi untuk pegawai, tenaga alih daya dan keluarga besar PLN .Bertempat di halaman PLN UID Bali Jumat 16-07-2021     Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Guna memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat di masa pandemi […]

  • Walikota Jaya Negara Kembali Serahkan Bantuan Sosial Pasca Bencana , Musibah Kebakaran dan Bencana Alam

    Walikota Jaya Negara Kembali Serahkan Bantuan Sosial Pasca Bencana , Musibah Kebakaran dan Bencana Alam

    • calendar_month Senin, 28 Agt 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin 28 Agustus 2023 Walikota Jaya Negara Kembali Serahkan Bantuan Sosial Pasca Bencana , Musibah Kebakaran dan Bencana Alam   Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Kaya Negara didampingi Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Denpasar, Ida Bagus Joni Ariwibawa menyerahkan secara simbolis bantuan Sosial Pasca Bencana, Senin (28/8) di kantor Walikota Denpasar Bali,  indonesiaexpose.co.id  […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Minggu, 9 Agt 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Bali,  Senin  10  Agustus  2020   Renungan  JOGER  

  • Swami  Anand  Krishna  Sang  Pemandu  Jiwa  Mengakhiri  Persinggahan  Di Bumi  Pertiwi  Indonesia

    Swami  Anand  Krishna  Sang  Pemandu  Jiwa  Mengakhiri  Persinggahan  Di Bumi  Pertiwi  Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 8 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Denpasar, Sabtu  08  Pebruari  2025 Swami  Anand  Krishna  Sang  Pemandu  Jiwa  Mengakhiri  Persinggahan  Di Bumi  Pertiwi  Indonesia     Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Tak cukup kata-kata pujian untuk mengungkap sosok seorang Humanis Spiritual Swami Anand Krishna. Seorang Tokoh Lintas Agama, Penulis Produktif, Guru Spiritual, Mentor, Filsuf, Sang Pemandu Jiwa, dan berapa sebutan lain. Easier said than done. […]

  • Liang Coffee Bali, Tawarkan Kedai Kopi Berbasis Filosofi Bali

    Liang Coffee Bali, Tawarkan Kedai Kopi Berbasis Filosofi Bali

    • calendar_month Sabtu, 15 Jun 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Mangupura,  Minggu  16  Juni  2019   Liang Coffee Bali, Tawarkan Kedai Kopi Berbasis Filosofi Bali     BALI,  INDEX  ─ Menikmati secangkir kopi kini sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat urban, tak terkecuali di Bali. Alhasil coffee shop atau kafe selalu menjadi tempat favorit mereka. Meski sajian yang ditawarkan berbeda antar coffee shop atau kafe, […]

expand_less