Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » KPI : Penyiaran Media Sosial Perlu Regulasi

KPI : Penyiaran Media Sosial Perlu Regulasi

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2020
  • visibility 724
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Sabtu  11  Juli  2020

KPI : Penyiaran Media Sosial Perlu Regulasi

 

 

JAKARTA,  INDEX  –  Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran belum juga kelar. Banyak pihak menyarankan supaya inisiatif dilakukan di tingkat masyarakat. Masyarakat bahkan sebaiknya melihat keadaan ini sebagai kesempatan untuk mengedukasi anggota keluarga supaya melek digital. Demikian salah satu benang merah diskusi dengan tema “Bijak dan Cerdas Siaran Melalui Sosial Media,” yang diselenggarakan secara online, Kamis (9/7) di acara Husni and Friends.

“KPI terus mengupayakan agar regulasi penyiaran ini segera dibentuk,” kata Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat, Agung Suprio.

Terutama, menurutnya, karena bentuk-bentuk penyiaran makin marak dilakukan melalui sosial media. Sementara, aturan yang ada belum bisa dijadikan pengawal dalam menjaga agar konten-konten tersebut tidak mengganggu kepentingan publik.

Agung menyarankan agar UU tersebut mengatur hal-hal yang makro saja. Ketentuan lebih detil dan teknis dapat dibuat dalam bentuk peraturan pemerintah. Salah satu ide itu ia usulkan agar proses penyusunan RUU Penyiaran bisa lebih cepat rampung.

Harapan yang sama pun disampaikan Ketua Umum Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), Yadi Hendriana. Menurutnya, semakin cepat landasan hukum itu terbit, akan semakin baik juga bagi kerja-kerja jurnalistik. Sebab, revolusi teknologi digital memang tak mungkin dibendung dan tentu berimbas juga industri pers, termasuk pertelevisian. Apalagi, media sosial sangat lekat dengan jurnalistik dan menyediakan ruang yang besar untuk penyiaran.

Kendati begitu, Yadi Hendriana sepakat bahwa publik tidak harus bersandar pada regulasi dan semata-mata pasif menuggu aturan dari pemerintah. Kemajuan teknologi membawa banyak manfaat. Publik sebenarnya mendapat keuntungan karena informasi mendorong transparansi, misalnya.

“Yang penting, pembuat content memeriksa kembali apa impact atau dampaknya bila sebuah informasi diposting ke media sosial,” katanya. Ini menjadi filter utama untuk memastikan apakah informasi tersebut layak disebarkan atau tidak. “Bila dampaknya negatif, lebih jangan disebarkan,” lanjut Yadi.

“Kita memang belum diajarkan bagaimana menggunakan media sosial dengan baik, dengan kondisi pandemic covid-19 ini kita dituntut untuk belajar dan menyesuaikan diri dengan perubahan ini.. banyak yang bergurau covid-19 ini bisa disebut sbg bapak transformasi internet loh.. tapi benar juga ya,” kata praktisi kehumasan sekaligus dosen dari Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR, Rizka Septiana.

Karena itu, menurutnya, potensi munculnya dampak negatif memang besar mengingat media sosial dapat menjangkau audiens yang jauh lebih luas dan bila informasi keliru tersebar bisa bergulung-gulung bak bola liar (viral). Hal ini menjadi pekerjaan rumah kita semua. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, kita harus turut berkontribusi aktif.

Di tengah proses penyusunan aturan mengenai penyiaran melalui sosial media, menurutnya, masyarakat dapat melihat situasi tersebut dengan kacamata yang lebih positif. Keluarga menjadi salah pintu masuk yang sangat bermanfaat.

“Mulailah dari keluarga dan diri sendiri,” tandas Rizka menyarankan tiap orang mengedukasi keluarganya. Langkah ini, menurutnya, lebih produktif dan berguna dalam menyikapi kemajuan teknologi serta luasnya desakan untuk melakukan literasi digital.

(009)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • indonesiaexpose.co.id

    indonesiaexpose.co.id

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Tabanan, Sabtu  08  November  2025

  • Sekretariat  DPRD  Provinsi  Bali

    Sekretariat  DPRD  Provinsi  Bali

    • calendar_month Senin, 17 Feb 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 262
    • 0Komentar

    Bali, Senin  17  Pebruari  2020   Sekretariat  DPRD  Provinsi  Bali  

  • Mampu Lewati Pandemi, Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Bogor Melesat Tajam

    Mampu Lewati Pandemi, Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Bogor Melesat Tajam

    • calendar_month Rabu, 25 Jan 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 312
    • 0Komentar

    Bogor, Rabu  23  Januari  2023 Mampu Lewati Pandemi, Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Bogor Melesat Tajam   (Foto/ist)   Jawa  Barat,  indonesiaexpose.co.id  –  Pandemi COVID-19 telah meluluhlantahkan seluruh sektor di seluruh dunia, termasuk Kabupaten Bogor. Namun geliat pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bogor menunjukkan peningkatan yang signifikan pasca pandemi COVID-19 melanda. Dilihat dari indikator makro pembangunan Kabupaten Bogor […]

  • Selama Kegiatan Pujawali Ida Bhatara Turun Kabeh di Pura Agung Besakih, PLN UP3 Bali Timur Siapkan Insfrastruktur SPKLU dan Keandalan Jaringan Listrik

    Selama Kegiatan Pujawali Ida Bhatara Turun Kabeh di Pura Agung Besakih, PLN UP3 Bali Timur Siapkan Insfrastruktur SPKLU dan Keandalan Jaringan Listrik

    • calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Gianyar, Rabu 09 April 2025 Selama Kegiatan Pujawali Ida Bhatara Turun Kabeh di Pura Agung Besakih, PLN UP3 Bali Timur Siapkan Insfrastruktur SPKLU dan Keandalan Jaringan Listrik   Manager PT PLN (Persero) UP3 Bali Timur Imadya Nareswari (kanan) bersama Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bali memantau langsung kegiatan perabasan pohon di Jalur Menanga menuju Besakih.   […]

  • Jepara Angka Kemiskinan 6,09 persen (80.840 jiwa)

    Jepara Angka Kemiskinan 6,09 persen (80.840 jiwa)

    • calendar_month Senin, 21 Okt 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 314
    • 0Komentar

    Jepara, Senin  21  Oktober  2024 Jepara Angka Kemiskinan 6,09 persen (80.840 jiwa)   Pj.  Bupati Jepara Edy Supriyanta, di acara rapat koordinasi penanggulangan kemiskinan, di Gedung Shima, Senin (21/10/2024).(Foto/ist)   Jawa Tengah,  indonesiaexpose.co.id  – Untuk mengatasi kemiskinan, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, dan petinggi, diminta secara rutin melaporkan berbagai permasalahan sosial, seperti kemiskinan, kesehatan, […]

  • I Wayan Diar Wabub Bangli, Melantik Pengurus & Musyawarah Kerja PMI Kab.Bangli Tahun 2024

    I Wayan Diar Wabub Bangli, Melantik Pengurus & Musyawarah Kerja PMI Kab.Bangli Tahun 2024

    • calendar_month Kamis, 25 Jan 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 338
    • 0Komentar

    Bangli,  Jumat  26  Januari 2024 I Wayan Diar Wabub Bangli, Melantik Pengurus & Musyawarah Kerja PMI Kab.Bangli Tahun 2024   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –   Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar selaku Ketua Pengurus Palang Merah Remaja (PMI) Kabupaten Bangli Menghadiri Musyawarah kerja Palang merah Indonesia di kabupaten Bangli sekaligus melantik pengurus Palang Merah Remaja (PMR) Kecamatan […]

expand_less