Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » KPI : Penyiaran Media Sosial Perlu Regulasi

KPI : Penyiaran Media Sosial Perlu Regulasi

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2020
  • visibility 341
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Sabtu  11  Juli  2020

KPI : Penyiaran Media Sosial Perlu Regulasi

 

 

JAKARTA,  INDEX  –  Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran belum juga kelar. Banyak pihak menyarankan supaya inisiatif dilakukan di tingkat masyarakat. Masyarakat bahkan sebaiknya melihat keadaan ini sebagai kesempatan untuk mengedukasi anggota keluarga supaya melek digital. Demikian salah satu benang merah diskusi dengan tema “Bijak dan Cerdas Siaran Melalui Sosial Media,” yang diselenggarakan secara online, Kamis (9/7) di acara Husni and Friends.

“KPI terus mengupayakan agar regulasi penyiaran ini segera dibentuk,” kata Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat, Agung Suprio.

Terutama, menurutnya, karena bentuk-bentuk penyiaran makin marak dilakukan melalui sosial media. Sementara, aturan yang ada belum bisa dijadikan pengawal dalam menjaga agar konten-konten tersebut tidak mengganggu kepentingan publik.

Agung menyarankan agar UU tersebut mengatur hal-hal yang makro saja. Ketentuan lebih detil dan teknis dapat dibuat dalam bentuk peraturan pemerintah. Salah satu ide itu ia usulkan agar proses penyusunan RUU Penyiaran bisa lebih cepat rampung.

Harapan yang sama pun disampaikan Ketua Umum Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), Yadi Hendriana. Menurutnya, semakin cepat landasan hukum itu terbit, akan semakin baik juga bagi kerja-kerja jurnalistik. Sebab, revolusi teknologi digital memang tak mungkin dibendung dan tentu berimbas juga industri pers, termasuk pertelevisian. Apalagi, media sosial sangat lekat dengan jurnalistik dan menyediakan ruang yang besar untuk penyiaran.

Kendati begitu, Yadi Hendriana sepakat bahwa publik tidak harus bersandar pada regulasi dan semata-mata pasif menuggu aturan dari pemerintah. Kemajuan teknologi membawa banyak manfaat. Publik sebenarnya mendapat keuntungan karena informasi mendorong transparansi, misalnya.

“Yang penting, pembuat content memeriksa kembali apa impact atau dampaknya bila sebuah informasi diposting ke media sosial,” katanya. Ini menjadi filter utama untuk memastikan apakah informasi tersebut layak disebarkan atau tidak. “Bila dampaknya negatif, lebih jangan disebarkan,” lanjut Yadi.

“Kita memang belum diajarkan bagaimana menggunakan media sosial dengan baik, dengan kondisi pandemic covid-19 ini kita dituntut untuk belajar dan menyesuaikan diri dengan perubahan ini.. banyak yang bergurau covid-19 ini bisa disebut sbg bapak transformasi internet loh.. tapi benar juga ya,” kata praktisi kehumasan sekaligus dosen dari Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR, Rizka Septiana.

Karena itu, menurutnya, potensi munculnya dampak negatif memang besar mengingat media sosial dapat menjangkau audiens yang jauh lebih luas dan bila informasi keliru tersebar bisa bergulung-gulung bak bola liar (viral). Hal ini menjadi pekerjaan rumah kita semua. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, kita harus turut berkontribusi aktif.

Di tengah proses penyusunan aturan mengenai penyiaran melalui sosial media, menurutnya, masyarakat dapat melihat situasi tersebut dengan kacamata yang lebih positif. Keluarga menjadi salah pintu masuk yang sangat bermanfaat.

“Mulailah dari keluarga dan diri sendiri,” tandas Rizka menyarankan tiap orang mengedukasi keluarganya. Langkah ini, menurutnya, lebih produktif dan berguna dalam menyikapi kemajuan teknologi serta luasnya desakan untuk melakukan literasi digital.

(009)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berikan Layanan Bersifat Inklusif, Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali Percantik Fasilitas  ‘Holding Room’

    Berikan Layanan Bersifat Inklusif, Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali Percantik Fasilitas  ‘Holding Room’

    • calendar_month Senin, 7 Okt 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Mangupura,  Senin  07  Oktober  2019   Berikan Layanan Bersifat Inklusif, Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali Percantik Fasilitas  ‘Holding Room’   BALI, INDEX  – Sebagai bandar udara yang mengedepankan pelayanan terhadap pengguna jasa, Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali tak pernah berhenti untuk terus berinovasi. Kali ini, PT Angkasa […]

  • Menteri PPPA hadiri Penutupan Kegiatan Pelatihan Pemberdayaan Penyintas KDRT, di Museum Geopark Batur Bangli Prov.Bali

    Menteri PPPA hadiri Penutupan Kegiatan Pelatihan Pemberdayaan Penyintas KDRT, di Museum Geopark Batur Bangli Prov.Bali

    • calendar_month Jumat, 23 Des 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 403
    • 0Komentar

    Bangli, Sabtu  24  Desember  2022 Menteri PPPA hadiri Penutupan Kegiatan Pelatihan Pemberdayaan Penyintas KDRT, di Museum Geopark Batur Bangli Prov.Bali       Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Kerap termarjinalisasi, perempuan – perempuan penyintas kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) sebetulnya mampu bangkit dan mengambil alih perekonomian mereka untuk mendukung keluarganya. Inilah yang disampaikan oleh Sinthya Roesli saat […]

  • Pertama di Indonesia, SoSoft Luncurkan Detergen Tumbuhan  dengan Softener Alami Aloe Vera

    Pertama di Indonesia, SoSoft Luncurkan Detergen Tumbuhan  dengan Softener Alami Aloe Vera

    • calendar_month Rabu, 19 Jun 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Badung, Rabu  19  Juni 2024 Pertama di Indonesia, SoSoft Luncurkan Detergen Tumbuhan  dengan Softener Alami Aloe Vera   Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Seiring dengan tren konsumen yang semakin selektif dalam memilih produk rumah tangga, banyak masyarakat kini menginginkan produk yang memiliki fungsi lebih dan nilai tambah dalam satu solusi. Termasuk ketika memilih produk detergen. Sebagian besar masyarakat, khususnya […]

  • Bendesa Adat se-Denpasar Sepakat, Desa Adat Ikut Berkontribusi Olah Sampah di Sumber.

    Bendesa Adat se-Denpasar Sepakat, Desa Adat Ikut Berkontribusi Olah Sampah di Sumber.

    • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin  22  Desember  2025 Bendesa Adat se-Denpasar Sepakat, Desa Adat Ikut Berkontribusi Olah Sampah di Sumber.    Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa saat menghadiri Paruman Rutin Bendesa Adat se-Kota Denpasar di Wantilan Pura Dalem lan Kahyangan Desa Adat Sesetan, Minggu (21/12/2025). Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Dukungan pemangku kepentingan dalam optimalisasi pengolahan sampah […]

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Jumat, 16 Feb 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Bali, Sabtu  17  Februari  2024 Renungan  Joger  

  • Hut Ke-6 Bali Deaf Community dan Putra Putri Tuli

    Hut Ke-6 Bali Deaf Community dan Putra Putri Tuli

    • calendar_month Senin, 30 Sep 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Denpasar,  Senin  30  September  2019   Hut Ke-6 Bali Deaf Community dan Putra Putri Tuli   ”   Ketua K3S Ny. IA. Selly Mantra Berbagi Kasih, Dukung Kreatifitas Disabilitas “   BALI,  INDEX  –  Bali Deaf Community dan Putra Putri Tuli menjadi wadah bagi kaum disabilitas penyandang Tuli. Berbagai kreatifitas mereka terangkum dalam komunitas dengan berbagai […]

expand_less