Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » KPI : Penyiaran Media Sosial Perlu Regulasi

KPI : Penyiaran Media Sosial Perlu Regulasi

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2020
  • visibility 518
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Sabtu  11  Juli  2020

KPI : Penyiaran Media Sosial Perlu Regulasi

 

 

JAKARTA,  INDEX  –  Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran belum juga kelar. Banyak pihak menyarankan supaya inisiatif dilakukan di tingkat masyarakat. Masyarakat bahkan sebaiknya melihat keadaan ini sebagai kesempatan untuk mengedukasi anggota keluarga supaya melek digital. Demikian salah satu benang merah diskusi dengan tema “Bijak dan Cerdas Siaran Melalui Sosial Media,” yang diselenggarakan secara online, Kamis (9/7) di acara Husni and Friends.

“KPI terus mengupayakan agar regulasi penyiaran ini segera dibentuk,” kata Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat, Agung Suprio.

Terutama, menurutnya, karena bentuk-bentuk penyiaran makin marak dilakukan melalui sosial media. Sementara, aturan yang ada belum bisa dijadikan pengawal dalam menjaga agar konten-konten tersebut tidak mengganggu kepentingan publik.

Agung menyarankan agar UU tersebut mengatur hal-hal yang makro saja. Ketentuan lebih detil dan teknis dapat dibuat dalam bentuk peraturan pemerintah. Salah satu ide itu ia usulkan agar proses penyusunan RUU Penyiaran bisa lebih cepat rampung.

Harapan yang sama pun disampaikan Ketua Umum Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), Yadi Hendriana. Menurutnya, semakin cepat landasan hukum itu terbit, akan semakin baik juga bagi kerja-kerja jurnalistik. Sebab, revolusi teknologi digital memang tak mungkin dibendung dan tentu berimbas juga industri pers, termasuk pertelevisian. Apalagi, media sosial sangat lekat dengan jurnalistik dan menyediakan ruang yang besar untuk penyiaran.

Kendati begitu, Yadi Hendriana sepakat bahwa publik tidak harus bersandar pada regulasi dan semata-mata pasif menuggu aturan dari pemerintah. Kemajuan teknologi membawa banyak manfaat. Publik sebenarnya mendapat keuntungan karena informasi mendorong transparansi, misalnya.

“Yang penting, pembuat content memeriksa kembali apa impact atau dampaknya bila sebuah informasi diposting ke media sosial,” katanya. Ini menjadi filter utama untuk memastikan apakah informasi tersebut layak disebarkan atau tidak. “Bila dampaknya negatif, lebih jangan disebarkan,” lanjut Yadi.

“Kita memang belum diajarkan bagaimana menggunakan media sosial dengan baik, dengan kondisi pandemic covid-19 ini kita dituntut untuk belajar dan menyesuaikan diri dengan perubahan ini.. banyak yang bergurau covid-19 ini bisa disebut sbg bapak transformasi internet loh.. tapi benar juga ya,” kata praktisi kehumasan sekaligus dosen dari Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR, Rizka Septiana.

Karena itu, menurutnya, potensi munculnya dampak negatif memang besar mengingat media sosial dapat menjangkau audiens yang jauh lebih luas dan bila informasi keliru tersebar bisa bergulung-gulung bak bola liar (viral). Hal ini menjadi pekerjaan rumah kita semua. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, kita harus turut berkontribusi aktif.

Di tengah proses penyusunan aturan mengenai penyiaran melalui sosial media, menurutnya, masyarakat dapat melihat situasi tersebut dengan kacamata yang lebih positif. Keluarga menjadi salah pintu masuk yang sangat bermanfaat.

“Mulailah dari keluarga dan diri sendiri,” tandas Rizka menyarankan tiap orang mengedukasi keluarganya. Langkah ini, menurutnya, lebih produktif dan berguna dalam menyikapi kemajuan teknologi serta luasnya desakan untuk melakukan literasi digital.

(009)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle 110
    • visibility 276
    • 0Komentar

    Bali,  Senin  06  April  2026 Renungan  JOGER

  • Ny. Antari Jaya Negara dan Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa : Implementasi 10 Program Pokok PKK dan 6 SPM Posyandu Berbasis Kearifan Lokal

    Ny. Antari Jaya Negara dan Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa : Implementasi 10 Program Pokok PKK dan 6 SPM Posyandu Berbasis Kearifan Lokal

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Denpasar, Minggu  11  Januari  2026 Ny. Antari Jaya Negara dan Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa : Implementasi 10 Program Pokok PKK dan 6 SPM Posyandu Berbasis Kearifan Lokal   Ketua TP PKK, Ny. Sagung Antari Jaya Negara dan Sekretaris I TP PKK Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, memimpin pelaksanaan Gerakan Kulkul PKK-Posyandu Serentak di dua lokasi […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Rabu, 15 Sep 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Bali, Kamis  16  September  2021   Renungan  JOGER  

  • Denpasar Pertahankan Juara Umum Porjar Bali 2026

    Denpasar Pertahankan Juara Umum Porjar Bali 2026

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle 112
    • visibility 260
    • 0Komentar

    Denpasar, Jumat  12  Juni  2026 Denpasar Pertahankan Juara Umum Porjar Bali 2026       Bali,  indonesiaexpose.co.id  —  Kontingen Kota Denpasar kembali menegaskan dominasinya di ajang Pekan Olahraga Pelajar (Porjar) Provinsi Bali 2026 dengan berhasil mempertahankan gelar juara umum. Pada perhelatan yang berlangsung pada 5–10 Juni 2026 tersebut, Denpasar tampil sebagai kontingen terbaik dengan raihan […]

  • Buang Limbah Sembarangan Ke Sungai Di Denda 2,5 Juta Rupiah.

    Buang Limbah Sembarangan Ke Sungai Di Denda 2,5 Juta Rupiah.

    • calendar_month Senin, 23 Sep 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin  23  September  2019   Buang Limbah Sembarangan Ke Sungai Di Denda 2,5 Juta Rupiah.   BALI,  INDEX  –  Setelah melaksanakan Sidang Yustitia bagi pelanggar kebersihan di tiga Kecamatan Dentim, Densel dan Denbar, hari ini Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DLHK) Kota Denpasar memberikan sock terapi kepada para pelanggar kebersihan di […]

  • Mahasiswa ITB STIKOM Bali Juara Tinju Nasional dan Runner Up Silat

    Mahasiswa ITB STIKOM Bali Juara Tinju Nasional dan Runner Up Silat

    • calendar_month Senin, 4 Apr 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin 04 April 2022   Mahasiswa ITB STIKOM Bali Juara Tinju Nasional dan Runner Up Silat   Rektor ITB STIKOM Bali Dr. Dadang Hermawam bersama kedua mahasiswanya, Yoga Dana Reza (kiri) dan Rendy Hanata Findika (kanan).(Foto/ist)   Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Dua mahasiswa ITB STIKOM Bali, Rendy Hanata Findika dan Yoga Dana Reza mengukir prestasi […]

expand_less