Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » KPI : Penyiaran Media Sosial Perlu Regulasi

KPI : Penyiaran Media Sosial Perlu Regulasi

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2020
  • visibility 371
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Sabtu  11  Juli  2020

KPI : Penyiaran Media Sosial Perlu Regulasi

 

 

JAKARTA,  INDEX  –  Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran belum juga kelar. Banyak pihak menyarankan supaya inisiatif dilakukan di tingkat masyarakat. Masyarakat bahkan sebaiknya melihat keadaan ini sebagai kesempatan untuk mengedukasi anggota keluarga supaya melek digital. Demikian salah satu benang merah diskusi dengan tema “Bijak dan Cerdas Siaran Melalui Sosial Media,” yang diselenggarakan secara online, Kamis (9/7) di acara Husni and Friends.

“KPI terus mengupayakan agar regulasi penyiaran ini segera dibentuk,” kata Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat, Agung Suprio.

Terutama, menurutnya, karena bentuk-bentuk penyiaran makin marak dilakukan melalui sosial media. Sementara, aturan yang ada belum bisa dijadikan pengawal dalam menjaga agar konten-konten tersebut tidak mengganggu kepentingan publik.

Agung menyarankan agar UU tersebut mengatur hal-hal yang makro saja. Ketentuan lebih detil dan teknis dapat dibuat dalam bentuk peraturan pemerintah. Salah satu ide itu ia usulkan agar proses penyusunan RUU Penyiaran bisa lebih cepat rampung.

Harapan yang sama pun disampaikan Ketua Umum Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), Yadi Hendriana. Menurutnya, semakin cepat landasan hukum itu terbit, akan semakin baik juga bagi kerja-kerja jurnalistik. Sebab, revolusi teknologi digital memang tak mungkin dibendung dan tentu berimbas juga industri pers, termasuk pertelevisian. Apalagi, media sosial sangat lekat dengan jurnalistik dan menyediakan ruang yang besar untuk penyiaran.

Kendati begitu, Yadi Hendriana sepakat bahwa publik tidak harus bersandar pada regulasi dan semata-mata pasif menuggu aturan dari pemerintah. Kemajuan teknologi membawa banyak manfaat. Publik sebenarnya mendapat keuntungan karena informasi mendorong transparansi, misalnya.

“Yang penting, pembuat content memeriksa kembali apa impact atau dampaknya bila sebuah informasi diposting ke media sosial,” katanya. Ini menjadi filter utama untuk memastikan apakah informasi tersebut layak disebarkan atau tidak. “Bila dampaknya negatif, lebih jangan disebarkan,” lanjut Yadi.

“Kita memang belum diajarkan bagaimana menggunakan media sosial dengan baik, dengan kondisi pandemic covid-19 ini kita dituntut untuk belajar dan menyesuaikan diri dengan perubahan ini.. banyak yang bergurau covid-19 ini bisa disebut sbg bapak transformasi internet loh.. tapi benar juga ya,” kata praktisi kehumasan sekaligus dosen dari Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR, Rizka Septiana.

Karena itu, menurutnya, potensi munculnya dampak negatif memang besar mengingat media sosial dapat menjangkau audiens yang jauh lebih luas dan bila informasi keliru tersebar bisa bergulung-gulung bak bola liar (viral). Hal ini menjadi pekerjaan rumah kita semua. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, kita harus turut berkontribusi aktif.

Di tengah proses penyusunan aturan mengenai penyiaran melalui sosial media, menurutnya, masyarakat dapat melihat situasi tersebut dengan kacamata yang lebih positif. Keluarga menjadi salah pintu masuk yang sangat bermanfaat.

“Mulailah dari keluarga dan diri sendiri,” tandas Rizka menyarankan tiap orang mengedukasi keluarganya. Langkah ini, menurutnya, lebih produktif dan berguna dalam menyikapi kemajuan teknologi serta luasnya desakan untuk melakukan literasi digital.

(009)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

    • calendar_month Sabtu, 5 Mar 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Bali,  Minggu  06  Maret  2022

  • Kredibilitas Jasa Logistik JNE dipercaya dunia usaha Pariwisata diBali

    Kredibilitas Jasa Logistik JNE dipercaya dunia usaha Pariwisata diBali

    • calendar_month Kamis, 12 Sep 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Bangli,  Jumat  13  September  2019   Kredibilitas Jasa Logistik JNE dipercaya dunia usaha Pariwisata diBali   Ketut Marjana selaku owner Toya Devasya (Foto/ist)   BALI,  INDEX  –  Toya Devasya terus berinovasi untuk menjadi destinasi wisata favorit di Kintamani. Inovasi terbaru yang dilakukan yakni dengan menghadirkan wahana water sport di Danau Batur, Kintamani. Toya Devasya ikut […]

  • As Pengusaha Bengkel Diamankan Polisi, Berikut Dua Pucuk Senpi Laras Panjang llegal dan Ratusan Butir Peluru

    As Pengusaha Bengkel Diamankan Polisi, Berikut Dua Pucuk Senpi Laras Panjang llegal dan Ratusan Butir Peluru

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu  22  Juli  2020   As Pengusaha Bengkel Diamankan Polisi, Berikut Dua Pucuk Senpi Laras Panjang llegal dan Ratusan Butir Peluru   JAWA  BARAT, INDEX  – Seorang pengusaha bengkel berinisial AS (46) warga Kp. Pamucatan, Kec. Nagreg, Kabupaten Bandung, pada hari Sabtu tanggal 18 Juli 2020 sekira pukul 22.00 WIB diamankan jajaran Dit Reskrimum […]

  • Wawali Arya Wibawa Buka Parade Baleganjur se-Kota Denpasar Tahun 2025

    Wawali Arya Wibawa Buka Parade Baleganjur se-Kota Denpasar Tahun 2025

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Denpasar, Sabtu  18  Oktober  2025 Wawali Arya Wibawa Buka Parade Baleganjur se-Kota Denpasar Tahun 2025   Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa bersama Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, Made Oka Cahyadi Wiguna saat menyerahkan Piagam Penghargaan serangkaian Pembukaan Parade Baleganjur se-Kota Denpasar di Lapangan Puputan I Gusti Ngurah Made Agung, Denpasar, Sabtu (18/10/2025). […]

    • calendar_month Jumat, 20 Nov 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Denpasar,  Jumat  20  November  2020   Denpasar Tuan Rumah Kegiatan Peringatan Hari Anak Sedunia Tahun 2020 BALI,  INDEX  –  Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak I Gusti Ayu Bintang Darmawati Puspayoga mengatakan peringatan Hari Anak Sedunia menjadi momentum untuk semakin mengedepankan pembangunan bangsa yang berbasis hak anak. “Anak-anak adalah anugerah bagi dunia, tidak hanya bagi […]

  • Dari Renon untuk Indonesia : Dialog Pancasila Sentuh Tata Ruang & Budaya Bali 

    Dari Renon untuk Indonesia : Dialog Pancasila Sentuh Tata Ruang & Budaya Bali 

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Jakarta, Sabtu  04  Oktober  2025 Dari Renon untuk Indonesia : Dialog Pancasila Sentuh Tata Ruang & Budaya Bali   Museum Pancasila gelar diskusi kebangsaan dan bernegara Mantan Hakim Mahkamah Konstitusi Prof. Dr. Arif Hidayat, S.H., M.S., bersama Ketua Pansus Tata Ruang, Aset Daerah dan Perizinan (TRAP) DPRD Provinsi Bali, I Made Supartha, S.H., M.H bertempat di di […]

expand_less