Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » KPI : Penyiaran Media Sosial Perlu Regulasi

KPI : Penyiaran Media Sosial Perlu Regulasi

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2020
  • visibility 248
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Sabtu  11  Juli  2020

KPI : Penyiaran Media Sosial Perlu Regulasi

 

 

JAKARTA,  INDEX  –  Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran belum juga kelar. Banyak pihak menyarankan supaya inisiatif dilakukan di tingkat masyarakat. Masyarakat bahkan sebaiknya melihat keadaan ini sebagai kesempatan untuk mengedukasi anggota keluarga supaya melek digital. Demikian salah satu benang merah diskusi dengan tema “Bijak dan Cerdas Siaran Melalui Sosial Media,” yang diselenggarakan secara online, Kamis (9/7) di acara Husni and Friends.

“KPI terus mengupayakan agar regulasi penyiaran ini segera dibentuk,” kata Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat, Agung Suprio.

Terutama, menurutnya, karena bentuk-bentuk penyiaran makin marak dilakukan melalui sosial media. Sementara, aturan yang ada belum bisa dijadikan pengawal dalam menjaga agar konten-konten tersebut tidak mengganggu kepentingan publik.

Agung menyarankan agar UU tersebut mengatur hal-hal yang makro saja. Ketentuan lebih detil dan teknis dapat dibuat dalam bentuk peraturan pemerintah. Salah satu ide itu ia usulkan agar proses penyusunan RUU Penyiaran bisa lebih cepat rampung.

Harapan yang sama pun disampaikan Ketua Umum Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), Yadi Hendriana. Menurutnya, semakin cepat landasan hukum itu terbit, akan semakin baik juga bagi kerja-kerja jurnalistik. Sebab, revolusi teknologi digital memang tak mungkin dibendung dan tentu berimbas juga industri pers, termasuk pertelevisian. Apalagi, media sosial sangat lekat dengan jurnalistik dan menyediakan ruang yang besar untuk penyiaran.

Kendati begitu, Yadi Hendriana sepakat bahwa publik tidak harus bersandar pada regulasi dan semata-mata pasif menuggu aturan dari pemerintah. Kemajuan teknologi membawa banyak manfaat. Publik sebenarnya mendapat keuntungan karena informasi mendorong transparansi, misalnya.

“Yang penting, pembuat content memeriksa kembali apa impact atau dampaknya bila sebuah informasi diposting ke media sosial,” katanya. Ini menjadi filter utama untuk memastikan apakah informasi tersebut layak disebarkan atau tidak. “Bila dampaknya negatif, lebih jangan disebarkan,” lanjut Yadi.

“Kita memang belum diajarkan bagaimana menggunakan media sosial dengan baik, dengan kondisi pandemic covid-19 ini kita dituntut untuk belajar dan menyesuaikan diri dengan perubahan ini.. banyak yang bergurau covid-19 ini bisa disebut sbg bapak transformasi internet loh.. tapi benar juga ya,” kata praktisi kehumasan sekaligus dosen dari Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR, Rizka Septiana.

Karena itu, menurutnya, potensi munculnya dampak negatif memang besar mengingat media sosial dapat menjangkau audiens yang jauh lebih luas dan bila informasi keliru tersebar bisa bergulung-gulung bak bola liar (viral). Hal ini menjadi pekerjaan rumah kita semua. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, kita harus turut berkontribusi aktif.

Di tengah proses penyusunan aturan mengenai penyiaran melalui sosial media, menurutnya, masyarakat dapat melihat situasi tersebut dengan kacamata yang lebih positif. Keluarga menjadi salah pintu masuk yang sangat bermanfaat.

“Mulailah dari keluarga dan diri sendiri,” tandas Rizka menyarankan tiap orang mengedukasi keluarganya. Langkah ini, menurutnya, lebih produktif dan berguna dalam menyikapi kemajuan teknologi serta luasnya desakan untuk melakukan literasi digital.

(009)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

    • calendar_month Sabtu, 30 Apr 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Tabanan, Minggu  01  Mei   2022   Pastikan Arus Mudik Lancar, Pemkab Tabanan Bersama Forkopimda Pantau Arus Mudik       Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Memastikan jalur mudik aman, Bupati Tabanan dalam kesempatan ini diwakili oleh Sekda I Gede Susila bersama jajaran Forkopimda melakukan Pemantauan arus mudik di sepanjang ruas jalan Tabanan sampai Pos Terpadu Selabih, Minggu […]

  • Detik-detik Proklamasi,Sat Lantas Polresta Cirebon Kibarkan Merah Putih di Jalan Raya

    Detik-detik Proklamasi,Sat Lantas Polresta Cirebon Kibarkan Merah Putih di Jalan Raya

    • calendar_month Selasa, 17 Agt 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Cirebon,  Rabu  18  Agustus  2021   Detik-detik Proklamasi,Sat Lantas Polresta Cirebon Kibarkan Merah Putih di Jalan Raya     Jawa Barat, indonesiaexpose.co.id –  Saat detik-detik proklamasi, Jajaran Satlantas Polresta Cirebon mengibarkan bendera merah putih di jalan raya, Selasa (17/8/2021). Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka memperingati HUT Republik lndonesia ke-76 tahun 2021. Kasat Lantas Polresta Cirebon, […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Bali, Kamis  11  Juni  2020   Renungan  JOGER  

  • Flobamora Indonesia Dideklarasikan di Bali

    Flobamora Indonesia Dideklarasikan di Bali

    • calendar_month Minggu, 30 Jan 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin 31 Januari 2021   Flobamora Indonesia Dideklarasikan di Bali   Para Ketua Flobamora diaspora dan Badan Penghubung Pemprov NTT foto bersama pengurus dan anggota Flobamora Bali seusai deklarasi Flobamora Indonesia,Denpasar-Bali, Minggu (30/1/2022).(Foto/ist)   Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Para Ketua Ikatan Keluarga Besar (IKB) Flobamora – warga NTT diaspora di seluruh Indonesia termasuk di Australia […]

  • Sophia Wattimena :  OJK Perkuat Ketahanan dan Integritas Industri Jasa Keuangan Indonesia

    Sophia Wattimena :  OJK Perkuat Ketahanan dan Integritas Industri Jasa Keuangan Indonesia

    • calendar_month Selasa, 17 Sep 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Jakarta,  Selasa  17   September   2024 Sophia Wattimena :  OJK Perkuat Ketahanan dan Integritas Industri Jasa Keuangan Indonesia   Ketua Dewan Audit OJK Sophia Wattimena dalam paparannya pada ACFE Fraud Conference Asia Pacific 2024 dengan tema ‘Building Resilient Financial Systems’ yang diselenggarakan oleh ACFE Global secara daring – (Foto: Dok Humas OJK) Jakarta, indonesiaexpose.co.id – OJK […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan JOGER

    • calendar_month Jumat, 28 Okt 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Bali, Sabtu 29 Oktober 2022 Renungan  JOGER  

expand_less