Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » KPI : Penyiaran Media Sosial Perlu Regulasi

KPI : Penyiaran Media Sosial Perlu Regulasi

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2020
  • visibility 30
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Sabtu  11  Juli  2020

KPI : Penyiaran Media Sosial Perlu Regulasi

 

 

JAKARTA,  INDEX  –  Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran belum juga kelar. Banyak pihak menyarankan supaya inisiatif dilakukan di tingkat masyarakat. Masyarakat bahkan sebaiknya melihat keadaan ini sebagai kesempatan untuk mengedukasi anggota keluarga supaya melek digital. Demikian salah satu benang merah diskusi dengan tema “Bijak dan Cerdas Siaran Melalui Sosial Media,” yang diselenggarakan secara online, Kamis (9/7) di acara Husni and Friends.

“KPI terus mengupayakan agar regulasi penyiaran ini segera dibentuk,” kata Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat, Agung Suprio.

Terutama, menurutnya, karena bentuk-bentuk penyiaran makin marak dilakukan melalui sosial media. Sementara, aturan yang ada belum bisa dijadikan pengawal dalam menjaga agar konten-konten tersebut tidak mengganggu kepentingan publik.

Agung menyarankan agar UU tersebut mengatur hal-hal yang makro saja. Ketentuan lebih detil dan teknis dapat dibuat dalam bentuk peraturan pemerintah. Salah satu ide itu ia usulkan agar proses penyusunan RUU Penyiaran bisa lebih cepat rampung.

Harapan yang sama pun disampaikan Ketua Umum Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), Yadi Hendriana. Menurutnya, semakin cepat landasan hukum itu terbit, akan semakin baik juga bagi kerja-kerja jurnalistik. Sebab, revolusi teknologi digital memang tak mungkin dibendung dan tentu berimbas juga industri pers, termasuk pertelevisian. Apalagi, media sosial sangat lekat dengan jurnalistik dan menyediakan ruang yang besar untuk penyiaran.

Kendati begitu, Yadi Hendriana sepakat bahwa publik tidak harus bersandar pada regulasi dan semata-mata pasif menuggu aturan dari pemerintah. Kemajuan teknologi membawa banyak manfaat. Publik sebenarnya mendapat keuntungan karena informasi mendorong transparansi, misalnya.

“Yang penting, pembuat content memeriksa kembali apa impact atau dampaknya bila sebuah informasi diposting ke media sosial,” katanya. Ini menjadi filter utama untuk memastikan apakah informasi tersebut layak disebarkan atau tidak. “Bila dampaknya negatif, lebih jangan disebarkan,” lanjut Yadi.

“Kita memang belum diajarkan bagaimana menggunakan media sosial dengan baik, dengan kondisi pandemic covid-19 ini kita dituntut untuk belajar dan menyesuaikan diri dengan perubahan ini.. banyak yang bergurau covid-19 ini bisa disebut sbg bapak transformasi internet loh.. tapi benar juga ya,” kata praktisi kehumasan sekaligus dosen dari Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR, Rizka Septiana.

Karena itu, menurutnya, potensi munculnya dampak negatif memang besar mengingat media sosial dapat menjangkau audiens yang jauh lebih luas dan bila informasi keliru tersebar bisa bergulung-gulung bak bola liar (viral). Hal ini menjadi pekerjaan rumah kita semua. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, kita harus turut berkontribusi aktif.

Di tengah proses penyusunan aturan mengenai penyiaran melalui sosial media, menurutnya, masyarakat dapat melihat situasi tersebut dengan kacamata yang lebih positif. Keluarga menjadi salah pintu masuk yang sangat bermanfaat.

“Mulailah dari keluarga dan diri sendiri,” tandas Rizka menyarankan tiap orang mengedukasi keluarganya. Langkah ini, menurutnya, lebih produktif dan berguna dalam menyikapi kemajuan teknologi serta luasnya desakan untuk melakukan literasi digital.

(009)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Manfaatkan Electrifying Agriculture, Pemilik Tambak Udang di Karangasem Capai Efisiensi Biaya Produksi Hingga 30 Persen

    Manfaatkan Electrifying Agriculture, Pemilik Tambak Udang di Karangasem Capai Efisiensi Biaya Produksi Hingga 30 Persen

    • calendar_month Selasa, 16 Agt 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Karangasem,  Selasa  16 Agustus 2022   Manfaatkan Electrifying Agriculture, Pemilik Tambak Udang di Karangasem Capai Efisiensi Biaya Produksi Hingga 30 Persen   Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Konsisten dalam mengakselerasi program electrifying agriculture demi peningkatan produktivitas, PT PLN (Persero) berkomitmen dalam mendukung modernisasi di sektor agrikultur yakni pertanian, peternakan, perkebunan, dan perikanan. “Kunci ketahanan sektor agrikultur dalam […]

  • STIKOM  BALI

    STIKOM  BALI

    • calendar_month Minggu, 20 Feb 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Bali,  Minggu  20  Februari 2022 STIKOM  BALI

    • calendar_month Minggu, 13 Mar 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Bali, Minggu  13 Maret  2022

  • Vaksinasi di Zona Hijau Sanur Tembus Angka 30.389 Orang, Pelaksanaanya Hingga 4 April Mendatang

    Vaksinasi di Zona Hijau Sanur Tembus Angka 30.389 Orang, Pelaksanaanya Hingga 4 April Mendatang

    • calendar_month Rabu, 31 Mar 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu  31  Maret  2021     Vaksinasi di Zona Hijau Sanur Tembus Angka 30.389 Orang, Pelaksanaanya Hingga 4 April Mendatang   Pelaksanaan vaksinasi di wilayah Sanur beberapa waktu lalu.   Bali, indonesiaexpose.co.id  –  Pemkot Denpasar terus menggenjot pelaksanaan vaksinasi massal menuju Sanur Zona Hijau. Hingga hari ke sembilan pelaksanaan vaksinasi massal pada Rabu (31/3), […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Rabu, 29 Sep 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Bali,  Kamis  30  September  2021 Renungan  JOGER  

  • Aktivitas Ekonomi Kembali Normal, Presiden: Waspada Ketidakpastian Global

    Aktivitas Ekonomi Kembali Normal, Presiden: Waspada Ketidakpastian Global

    • calendar_month Rabu, 24 Nov 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Jakarta,  Kamis  25  November 2021   Aktivitas Ekonomi Kembali Normal, Presiden: Waspada Ketidakpastian Global   Presiden Joko Widodo  saat memberikan arahan pada acara Pertemuan Tahunan Bank Indonesia Tahun 2021 yang di gelar sacara virtual bertempat di Grand Ballroom Hotel Fairmont, Jakarta Pusat,Rabu,( 24/11/ 2021).   Jakarta,  indonesiaexpose.co.id  –  Aktvitas ekonomi masyarakat Indonesia sudah kembali pada posisi […]

expand_less