Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » Kolaborasi Kemen PPPA – XL Axiata Program Inkubasi Sispreneur Dukung Perempuan Pelaku Usaha Mikro Dalam Masa Pandemi

Kolaborasi Kemen PPPA – XL Axiata Program Inkubasi Sispreneur Dukung Perempuan Pelaku Usaha Mikro Dalam Masa Pandemi

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 12 Agt 2020
  • visibility 33
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Rabu  12  Agustus  2020

 

Kolaborasi Kemen PPPA – XL Axiata

Program Inkubasi Sispreneur Dukung Perempuan Pelaku Usaha Mikro

Dalam Masa Pandemi

 

 

JAKARTA,  INDEX   – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga hari ini meresmikan peluncuran Kelas Inkubasi Sispreneur yang ditujukan bagi kalangan perempuan pelaku usaha mikro. Program kolaborasi Kemen PPPA dengan PT. XL Axiata Tbk (XL Axiata) ini bertekad menghubungkan perempuan pelaku usaha mikro hingga akhir 2020 dengan teknologi digital.

Sasaran perempuan pelaku usaha mikro dalam program Sispreneur adalah 200 perempuan pelaku usaha mikro binaan Kemen PPPA. Dalam hal ini, Kemen PPPA mendapatkan dukungan dari beberapa Lembaga Swadaya Masyarakat yang bergerak di bidang pemberdayaan perempuan, yaitu Asosiasi Pendamping Perempuan Usaha Kecil (ASPPUK), Kapal Perempuan, dan Yayasan Pemberdayaan Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA).

“Usaha mikro merupakan jenis usaha yang dapat bertahan dan mampu menyelamatkan ekonomi kita pada krisis moneter pada 1997-1998, sehingga saya yakin, UMKM di Indonesia berpotensi untuk kembali menyelamatkan pemulihan ekonomi akibat pandemi yang melanda saat ini dengan memanfaatkan akses teknologi, go-online, dan menjadi motor pertumbuhan ekonomi baru. Melalui adaptasi dengan teknologi dan pemanfaatan e-commerce, perempuan penggerak pelaku usaha mikro berpotensi menguasai pasar dan terus memperbesar kontribusi ekonomi bagi bangsa. Melalui kesempatan ini, saya perlu mengingatkan bahwa perempuan melek digital adalah sebuah keharusan,” ujar Menteri Bintang pada Webinar Strategi dan Peluang Bagi Perempuan Pelaku Usaha Mikro Go-Digital sekaligus Peluncuran Kelas Inkubasi Sispreneur.

Menteri Bintang mengatakan, tidak hanya dari segi populasinya, potensi dan peran perempuan dalam sektor ekonomi sangatlah besar. Misalnya, 99,99 persen usaha di Indonesia adalah Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) (Kemenkop dan UKM, 2017-2018). Selain itu, berdasarkan survei dari Bank Dunia (2016), lebih dari 50 persen usaha mikro dan kecil dimiliki oleh perempuan.

“Peserta yang terpilih mengikuti program ini akan mendapatkan pembinaan secara gratis, baik secara konseptual, maupun praktek untuk mengembangkan usaha secara mandiri dan konkret. Selain itu, mereka juga mendapatkan peluang untuk memperbesar jaringan pemasaran produk, serta memperluas cakupan pasar dan meningkatkan mutu serta kualitas produknya sehingga tidak menutup kemungkinan untuk menjual produknya, baik lintas provinsi maupun hingga keluar negeri. Ini bukanlah mimpi. Di era seperti ini peluang sangat terbuka luas,” tambah Menteri Bintang.

Presiden Direktur & CEO XL Axiata, Dian Siswarini yang turut mendampingi Menteri Bintang saat peluncuran secara virtual mengatakan melalui program tersebut, para perempuan pelaku usaha mikro akan mendapatkan bimbingan untuk mengembangkan bisnis kecil dengan memanfaatkan teknologi digital.

“Perempuan dan UMKM merupakan pihak-pihak yang paling terdampak secara ekonomi dan sosial selama masa pandemi Covid-19. Karena itu, program kelas inkubasi ini menjadi sangat relevan untuk kami selenggarakan saat ini agar dapat membantu di dua sisi sekaligus, yaitu sisi perempuan sebagai penggerak ekonomi keluarga dan UMKM yang dikelolanya agar bisa menopang ekonomi keluarga dan menggerakkan ekonomi di lingkungan sekitarnya,” tutur Dian Siswarini.

Dian menambahkan, teknologi digital menawarkan kesempatan kepada siapa saja untuk mampu memaksimalkan potensi yang dimiliki. Bagi para perempuan pelaku usaha mikro, teknologi digital akan memungkinkan mereka untuk menembus pasar yang lebih luas, yang hampir mustahil bisa dijangkau jika tidak online. Teknologi digital sekaligus akan mempermudah mereka melakukan promosi produk/jasa secara lebih massif melalui kolaborasi dengan para penyedia platform e-commerce/marketplace.

Kelas Inkubasi akan dilaksanakan secara online, menyesuaikan dengan protokol kesehatan. Ada tiga hal pokok mendasar yang diajarkan. Pertama, product ready, yaitu membangun pola pikir seorang perempuan pelaku wirausaha (womenpreneur) menyangkut pengembangan usaha secara nyata, baik dari sisi manajemen keuangan, hingga pemilihan produk. Kedua, market ready, yaitu mendidik para perempuan pelaku usaha mikro untuk bisa memastikan kualitas produk sesuai dengan target market yang disasar. Ketiga, digital and marketplace ready, mengajarkan para perempuan pelaku usaha mikro cara menggunakan channel promosi agar bisa lebih menjual seperti di platform media sosial, serta didukung juga oleh Bukalapak sebagai marketplace yang berkomitmen untuk mendukung kelangsungan bisnis UMKM tanah air, para peserta akan dibimbing dalam berjualan melalui marketplace, serta produk-produk perempuan pelaku usaha mikro yang telah mengikuti program Sispreneur ini akan dipromosikan dan mendapatkan fitur push promotion.

Para peserta Kelas Inkubasi berdomisili tersebar di 4 (empat) provinsi, yaitu Sumatera Barat, Kalimantan Barat, Bali, dan Nusa Tenggara Barat. Mereka juga merupakan pelaku usaha mikro yang selama ini memang belum online. Mereka memiliki produk atau jasa antara lain makanan dan kerajinan tangan. Lalu juga para peserta mendapatkan starter pack/sim card XL Biz secara gratis dengan benefit Paket Data 5 GB, Unlimited Call & SMS ke sesama XL, 30 Menit + 30 Sms ke operator lain, Unlimited WA, Line, free akses Facebook & Instagram sebesar 1 GB, dan Pulsa sebesar Rp 5.000.

” Diluncurkan pertama kali pada 23 April 2015, Sisternet kini memiliki lebih dari 26 ribu anggota. Untuk terus meningkatkan nilai manfaat bagi kaum perempuan Indonesia, Sisternet menjalin kerja sama dengan berbagai komunitas dan organisasi perempuan, juga dengan banyak pegiat sosial di berbagai daerah. Selain itu, Sisternet juga aktif bekerja sama dengan sejumlah instansi pemerintah, selain dengan Kemen PPPA juga dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Perhubungan, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, serta Kementerian Kesehatan,” tutupnya.

(007)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dirut Pegadaian Kuswiyoto Raih 2 Penghargaan CEO 2021

    Dirut Pegadaian Kuswiyoto Raih 2 Penghargaan CEO 2021

    • calendar_month Selasa, 3 Agt 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Jakarta,  Selasa  03  Agustus  2021   Dirut Pegadaian Kuswiyoto Raih 2 Penghargaan CEO 2021   Jakarta, indonesiaexpose.co.id   – Dirut PT Pegadaian (Persero) meraih 2 (dua) penghargaan bergengsi atas kepemimpinan dalam pengelolaan perusahaan di tengah pandemi Covid 19. Pertama, Kuswiyoto mendapatkan penghargaan sebagai Tokoh Bisnis Berpengaruh di ajang MAW Talk Awards (MTA) 2021. Penghargaan ini diberikan […]

  • Perubahan Era Digital, SMK TI Bali Global luncurkan Logo Baru

    Perubahan Era Digital, SMK TI Bali Global luncurkan Logo Baru

    • calendar_month Jumat, 21 Jan 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Denpasar,  Jumat 21 Januari 2022   Perubahan Era Digital, SMK TI Bali Global luncurkan Logo Baru   acara peluncuran logo baru SMK TI Bali Global bertempat di di Aula ITB STIKOM Bali, Jumat (21/1/2022)pagi.     Bali, indonesiaexpose.co.id – SMK TI Bali Global yang bernaung di bawah Yayasan Widya Dharma Shanti melakukan rebranding lago sebagai langkah […]

  • Lagi, UPMI Bali Kukuhkan Guru Besar Tetap

    Lagi, UPMI Bali Kukuhkan Guru Besar Tetap

    • calendar_month Kamis, 22 Jun 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis 22 Juni 2023 Lagi, UPMI Bali Kukuhkan Guru Besar Tetap     Bali, indonesiaexpose.co.id – Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI Bali) kembali mengukuhkan guru besar tetap. Kali ini, Rektor UPMI Bali, Prof. Dr. Drs. I Made Suarta, S.H, M.Hum. dikukuhkan sebagai guru besar tetap kajian wacana sastra. Pengukuhan berlangsung secara meriah di Gedung […]

  • Jamin Keamanan Pemilu 2019, Kapolda Jabar Pimpin Patroli Gabungan TNI-Polri di Jajaran Polrestabes Bandung

    Jamin Keamanan Pemilu 2019, Kapolda Jabar Pimpin Patroli Gabungan TNI-Polri di Jajaran Polrestabes Bandung

    • calendar_month Minggu, 14 Apr 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Bandung, Minggu 14 April 2019   Jamin Keamanan Pemilu 2019, Kapolda Jabar Pimpin Patroli Gabungan TNI-Polri di Jajaran Polrestabes Bandung JAWA BARAT, INDEX – Sebagai salah satu upaya menjamin keamanan jalannya pesta demokrasi Pemilu 2019, Kapolda Jabar lrjen Pol Drs Agung Budi Maryoto, pada Sabtu malam (13/4/2019) memimpin langsung patroli Gabungan TNI-Polri skala besar untuk […]

  • Wakil Bupati Wayan Diar Kukuhkan Kepengurusan DPC IWAPI Kabupaten Bangli

    Wakil Bupati Wayan Diar Kukuhkan Kepengurusan DPC IWAPI Kabupaten Bangli

    • calendar_month Jumat, 6 Mei 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Bangli, Jumat 06 Mei 2022   Wakil Bupati Wayan Diar Kukuhkan Kepengurusan DPC IWAPI Kabupaten Bangli     Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar,S.St.Par. menghadiri pengukuhan Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kabupaten Bangli bertempat di Ruang Rapat Krisna Setda Kabupaten Bangli , Jumat (6/5/2022). Dalam kesempatan tersebut hadir Sekretaris IWAPI Bali Ni […]

  • Ciptakan “Zero Accident” Pemkot Gelar Workshop Keselamatan Kerja Jasa Kontruksi

    Ciptakan “Zero Accident” Pemkot Gelar Workshop Keselamatan Kerja Jasa Kontruksi

    • calendar_month Selasa, 19 Nov 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu  20  November  2019   Ciptakan “Zero Accident” Pemkot Gelar Workshop Keselamatan Kerja Jasa Kontruksi   BALI,  INDEX  –  Guna terciptanya “Zero Accident” pada setiap tahapan pekerjaan konstruksi, Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Denpasar menggelar workshop pemahaman penyusunan perkerjaan, perkiraan biaya keselamatan, kesehatan kerja dalam penyelenggaraan jasa konstruksi […]

expand_less