Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » PLN Beri Kemudahan Ekosistem Kendaraan Listrik di Indonesia

PLN Beri Kemudahan Ekosistem Kendaraan Listrik di Indonesia

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 2 Feb 2021
  • visibility 167
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,  Selasa  2  Februari  2021

 

PLN Beri Kemudahan Ekosistem Kendaraan Listrik di Indonesia

 

JAKARTA,  indonesiaexpose.co.id    – PLN terus melakukan inovasi guna mendukung terwujudnya era Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) di Indonesia. Hal tersebut disampaikan Direktur Mega Project PLN, M. Ikhsan Asaad dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VII DPR RI, Senin (1/2).

“Sesuai arahan Bapak Presiden, Menteri ESDM dan Menteri BUMN, PLN terus berpartisipasi aktif dalam mendukung ekosistem dan percepatan program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB),” tutur Ikhsan melalui siaran tertulisnya, Selasa (2/1/2021).

Paling utama, PLN memastikan ketersediaan pasokan listrik di seluruh Indonesia saat ini cukup. Hal ini tidak lepas dari pengembangan pembangkit melalui program 35 Gigawatt (GW).

Guna mendorong tumbuhnya ekosistem kendaraan listrik, PLN baik secara mandiri maupun melalui kerja sama dengan pihak lain telah membangun infrastruktur Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Hingga saat ini terdapat 32 titik SPKLU yang tersebar di 12 kota dan 22 lokasi, antara lain di kantor-kantor PLN dan beberapa lokasi pusat keramaian seperti pusat perbelanjaan. Selain itu terdapat 33 titik Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU) yag tersebar di 33 lokasi di 3 kota, yaitu Banten, Bandung dan Bali.

PLN juga telah meluncurkan aplikasi PLN Charge.IN pada Jumat (29/1/2021) lalu , guna memudahkan pengguna kendaraan listrik.

Aplikasi Charge.IN adalah aplikasi charging yang pertama pada SPKLU bagi konsumen pemilik KBLBB. Dengan aplikasi Charge.IN, pemilik KBLBB bisa mengontrol dan memonitor pengisian baterai mobil atau motor listrik di stasiun-stasiun pengisian atau SPKLU. Aplikasi PLN Charge.IN sudah tersedia di google playstore, sehingga saat ini masyarakat sudah dapat menikmati kemudahan dalam mengisi daya kendaraan listrik.

Selain mendorong SPKLU dan SPBKLU, Ikhsan menilai komposisi pengecasan kendaraan listrik akan lebih banyak dilakukan di rumah. Oleh karena itu, PLN juga akan menyiapkan infrastruktur charging untuk di rumah pelanggan beserta stimulus penggunaan listriknya.

“PLN juga akan segera melaunching produk layanan _Home Charging_ dan SPKLU sebagai stimulus percepatan penggunaan KBLBB di Indonesia,” tambah Ikhsan.

Untuk pelanggan home charging, PLN akan memberikan beberapa insentif stimulus Biaya Penyambungan untuk Tambah Daya. Selain itu, PLN juga akan memberikan insentif Diskon Tarif Tenaga Listrik pada pukul 22.00 – 05.00 (7 jam) bagi pelanggan dengan  home charging  yang terkoneksi dengan PLN.

Sementara bagi pemilik instalasi listrik privat dan Badan Usaha SPKLU/SPBKLU berdasarkan Peraturan Menteri ESDM No. 13 Tahun 2020, akan ada penetapan parameter atau insentif khusus, antara lain:
• Penetapan Tarif Curah bagi Pemilik Instalasi Listrik Privat untuk Angkutan Umum, Badan Usaha SPKLU, dan Badan Usaha SPBKLU;
• Penetapan faktor pengali sebesar 1,5 bagi pemilik KBL yang mengisi daya di SPKLU PLN;
• Pembebasan rekening minimum selama 2 (dua) tahun pertama sejak pendaftaran ID Pelanggan SPKLU atau SPBKLU pemegang IUPTL Penjualan, dan pemilik instalasi listrik privat;
• Keringanan biaya penyambungan tambah daya atau pasang baru bagi SPKLU atau SPBKLU pemegang IUPTL Penjualan dan pemilik instalasi listrik privat.
• Keringanan jaminan langganan tenaga listrik bagi SPKLU atau SPBKLU pemegang IUPTL Penjualan dan pemilik instalasi listrik privat.

PLN telah melakukan penyusunan _roadmap_ pengembangan SPKLU dimana diproyeksikan jumlah kumulatif SPKLU beserta jumlah estimasi jumlah KLBB (Kendaraan listrik berbasis baterai) pada tahun 2031 adalah sebanyak 31.866 SPKLU yang melayani 327.681 Kendaraan bermotor listrik. PLN juga telah melakukan penyusunan  roadmap  pengembangan SPBKLU. Diproyeksikan pada tahun 2030 terdapat 4,6 juta kendaraan listrik R2 di Indonesia pada tahun 2030. Dengan asumsi 50 persen KBLBB R2 adalah  battery swap user, diproyeksikan terdapat kebutuhan 2,1 juta  battery pack  dan 67.000 _battery cabinet  pada tahun 2030 di dalam ekosistem SPBKLU.

Tidak hanya itu, PLN sinergi bersama Antam, Mind Id, dan Pertamina mengembangkan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia dengan membangun  Indonesia Battery Corporation . Langkah-langkah tersebut merupakan upaya PLN untuk mendukung ekosistem kendaraan listrik yang ramah lingkungan di Indonesia.

(002)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis  02  Juli  2020     Webinar Government Roundtable Series UKM Bali Pasca Covid-19, Rai Iswara Paparkan UMKM Tetap Keratif dan Efektif di Era Adaptasi Kebiasaan Baru Sekretaris Kota Denpasar, AAN Rai Iswara saat menjadi pembicara mewakili Pemerintah Kota Denpasar dalam Webinar Government Roundtable Series pada Kamis (2/7/2020) BALI,  INDEX  –  Perlambatan pertumbuhan pariwisata […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Sabtu, 17 Agt 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 241
    • 0Komentar

    Bali,  Minggu  18  Agustus  2019   Renungan  JOGER  

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Rabu, 17 Jul 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Bali,  Kamis  18  Juli  2024 Renungan  Joger

  • Wawali Arya Negara Lepas Kontingen Kwarcab Denpasar Menuju Jambore Nasional XII Tahun 2026.

    Wawali Arya Negara Lepas Kontingen Kwarcab Denpasar Menuju Jambore Nasional XII Tahun 2026.

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle 112
    • visibility 288
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis  06  Agustus  2026 Wawali Arya Negara Lepas Kontingen Kwarcab Denpasar Menuju Jambore Nasional XII Tahun 2026.   Bali, indonesiaexpose.co.id  —  Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Denpasar secara resmi melepas Kontingen Kwarcab Denpasar yang akan mengikuti Jambore Nasional XII Tahun 2026. Upacara pelepasan berlangsung di Kantor Wali Kota Denpasar, Kamis, 6 Agustus 2026 […]

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Jumat, 14 Jul 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Bali, Sabtu  15  Juli 2023 Renungan  Joger

    • calendar_month Minggu, 27 Feb 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Denpasar, Minggu  27 Februari 2022   Wagub Cok Ace Hadiri Deklarasi Pembentukan Forum Komunikasi Masyarakat Flores Timur dan Lembata “Titehena Bali”       Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Wakil Gubernur Bali Prof. Tjok. Oka Artha Ardhana Sukawati mengapresiasi terbentuknya Forum Komunikasi Masyarakat Flores Timur dan Lembata, yang bertujuan untuk membangun lalulintas hubungan antar warga Flores Timur […]

expand_less