Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Kampus ITB STIKOM Bali, Lakukan berbagai Inovasi guna menghasilkan Generasi Penerus Bangsa yang Cerdas dan Competen di era Society.5.o.

Kampus ITB STIKOM Bali, Lakukan berbagai Inovasi guna menghasilkan Generasi Penerus Bangsa yang Cerdas dan Competen di era Society.5.o.

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 22 Jun 2021
  • visibility 42
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Selasa 22 Juni  2021

 

Kampus ITB STIKOM Bali, Lakukan berbagai Inovasi guna menghasilkan Generasi Penerus Bangsa yang Cerdas dan Competen di era Society.5.o.

 

 Ketua APTISI Pusat Dr. M. Budi Djatmiko (tengah) foto bersama pejabat struktural ITB STIKOM Bali usai memberikan presentasi tentang tantangan perguruan tinggi di era Society 5.0.

 

Bali, indonesiaexpose.co.id  – Kemajuan zaman menuntut kita untuk melakukan pembaruan. Tak terkecuali pada sistem pendidikan. Berbagai inovasi dalam dunia pendidikan, telah banyak dilakukan agar mencapai tujuan untuk menghasilkan generasi penerus bangsa yang cerdas dan berkompeten.

Ketua Umum Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Pusat Dr. M. Budi Djatmiko mengatakan, perguruan tinggi negeri maupun swasta di seluruh dunia kini dalam bahaya. Jika tidak segera melakukan inovasi pembelajaran, maka nasibnya akan sama dengan perusahaan taksi atau ojek convensional. Di Indonesia, dari 195 perusahan taksi, kini tersisah hanya 15 perusahaan. Sebagian besar sudah bangkrut, tergilas taksi online uber, grab, dan gojek. Perguruan tinggi juga akan mengalami nasib yang sama jika tidak segera melakukan inovasi.

” Misalnya saja  di bidang perhotelan. Jaringan hotel internasional seperti JW Marriott, Hilton, Westin yang dibangun dangan biaya triliunan rupiah kini dikendalikan oleh marketplace Traveloka, Pegipegi, Mister Aladin dan Agoda yang mungkin hanya membutuhkan anggaran Rp 1 miliar untuk pengembangan sistem aplikasinya. Tapi mereka kini justru menjadi pemilik ribuan hotel di seluruh dunia tanpa harus susah payah membangun hotel,” terang Dr. M. Budi Djatmiko ketika mempresentasikan tantangan perguruan tinggi di era Society 5.0 di depan para pejabat STIKOM Bali Group bertempat di kampus ITB STIKOM Bali, Renon, Denpasar, Senin (21/06/2021).

Menurutnya, hasil penelitian Universitas Indonesia tahun 2016 menyebutkan hotel menerima tamu langsung hanya 4 persen. Sisahnya dipasok oleh marketplace tadi.

Dia mengingatkan, kampus-kampus convensional yang saat ini tegak berdiri megah juga akan mengalami nasib yang sama seperti hotel, dikendalikan oleh kampus online yang mengandalkan teknologi.

“Mereka cari mahasiswa, tinggal bagi hasil dengan kampus model lama,” sambungnya.

Di Amerika Serikat, Harvard University dan Massachusetts Institute of Technology (MIT) sudah melakukan inovasi pembelajaran jarak jauh. Para mahasiswa asing tidak perlu lagi datang ke Amerika.

“Saat ini 7 persen mahasiswa baru Harvard University tetap tinggal di negaranya, tidak perlu ke Amerika, begitu juga di MIT ada 10 persen mahasiswa baru tetap tinggal di negaranya,” kata Djatmiko.

Masih terkait urusan “plesiran” tersebut, korban nyata kehadiran marketplace menggilas dunia kampus dirasakan oleh kampus – kampus pariwisata. “Sekarang ini saja sedikitnya 48 Program Studi Usaha Perjalanan Wisata sudah tutup,” kata Djatmiko.

Dewasa ini manusia berada di era Revolusi Industri IV atau R.IV. Tapi Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe (26 Desember 2012 – 16 September 2020) menilai R.IV justru mendegradasi peran manusia dalam kemajuan teknologi. Karena itu Abe menelorkan konsep masyarakat baru yang dikenal dengan sebutan Society 5.0. Yakni sebuah konsep masyarakat yang berpusat pada manusia (human centered) dengan berbasis pada kemajuan teknologi (technology based). Lalu apa yang harus dilakukan perguruan tinggi di Indonesia menghadapi perubahan yang begitu cepat itu?

“Dibutuhkan seorang perusak sistem lama, kita butuh seorang CDO atau Chief Disruption Officer,” tegas Djatmiko.

Dia memberi ilustrasi begini. Di era Pandemi Covid – 19 ini perusahaan-perusahaan besar berlomba mencari seoramg CEO (Chief Executive Officer) yang handal untuk menjalankan bisnisnya, maka saatnya kampus membutuhkan seorang CDO, seorang rektor perusak kampus, yakni sosok yang mampu melakukan inovasi dan adaptasi dengan perubahan serta melabrak zona nyaman yang ada di kampus selama ini.

“Kampus harus segera membuat inovasi, ke depan dosen bukanlah segalanya karena mahasiswa bisa belajar di mana saja, kapan saja dengan berbagai sumber digital,” tegas Budi Djatmiko.

Menurut dia, kata kuncinya teletak pada kemampuan dosen untuk membuat dan mengkolaborasikan empat poin ini.

“Pertama, literasi data, yaitu kemampuan untuk membaca, analisis dan menggunakan informasi (big data) di dunia digital. Kedua, literasi teknologi, yakni memahami cara kerja mesin, aplikasi teknologi (cooding, artificial inteligence, machine learning, engineering principles, biotech). Ketiga, literasi manusia, yaitu humanities, komunikasi dan desain. Keempat adalah pembelajaran sepanjang hayat,” pungkas Budi Djatmiko.

(077)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Jumat, 13 Nov 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Bali, Sabtu  14  November  2020   Renungan  JOGER  

  • Tingkatkan Literasi dan Inklusi Pasar Modal, CMSE 2020 Digelar Virtual

    Tingkatkan Literasi dan Inklusi Pasar Modal, CMSE 2020 Digelar Virtual

    • calendar_month Senin, 19 Okt 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Jakarta, Senin  19  Oktober 2020   Tingkatkan Literasi dan Inklusi Pasar Modal, CMSE 2020 Digelar Virtual Foto/Ist     JAKARTA,  INDEX  –  Otoritas Jasa Keuangan (OJK)bersama dengan PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI),dan PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), menyelenggarakan acara Capital Market Summit & Expo (CMSE) 2020 secara virtual. […]

    • calendar_month Rabu, 16 Feb 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Jakarta,  Rabu 16. Februari 2022

  • Wawali Jaya Negara Mendem Pedagingan di Pura Subak Lungatad, Peguyangan Kangin.

    Wawali Jaya Negara Mendem Pedagingan di Pura Subak Lungatad, Peguyangan Kangin.

    • calendar_month Selasa, 12 Nov 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Denpasar, Selasa  12  November  2019   Wawali Jaya Negara Mendem Pedagingan di Pura Subak Lungatad, Peguyangan Kangin.   Serangkaian Pemlaspasan dan Mendem Pedagingan di Pura Subak Lungatad, Desa Peguyangan Kangin, Denut dilaksanakan rangkaian prosesi upacara pada Rahina Purnama Kalima , Selasa (12/11) di pura setempat.   BALI, INDEX  – Serangkaian Pemlaspasan dan Mendem Pedagingan di […]

  • Hendi Sampaikan Terima Kasih Arus Mudik dan Balik Lancar

    Hendi Sampaikan Terima Kasih Arus Mudik dan Balik Lancar

    • calendar_month Minggu, 8 Mei 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Semarang, Minggu  08  Mei 2022 Hendi Sampaikan Terima Kasih Arus Mudik dan Balik Lancar   (Foto/ist)   Jawa  Tengah,  indonesiaexpose.co.id  –  Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menyebutkan ada perbedaan yang dirasakannya dalam pemantauan kegiatan arus mudik dan balik selama seminggu penuh. Dia mengungkapkan tidak adanya kemacetan panjang pada arus mudik maupun arus balik, terkhusus di […]

  • Wakil Walikota Arya Wibawa Hadiri Peringatan Hari PMI se-Dunia di Kota Denpasar

    Wakil Walikota Arya Wibawa Hadiri Peringatan Hari PMI se-Dunia di Kota Denpasar

    • calendar_month Rabu, 18 Mei 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu 18 Mei 2022   Wakil Walikota Arya Wibawa Hadiri Peringatan Hari PMI se-Dunia di Kota Denpasar     Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Wakil Walikota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa menghadiri peringatan Hari PMI se-dunia Tahun 2022 yang digelar di Markas PMI Kota Denpasar, Rabu (18/5/2022). Kegiatan ini dilaksanakan PMI Kota Denpasar dirangkai dengan kegiatan […]

expand_less