Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » Kementerian PPPA RI Dorong 1.000 Pelaku Usaha Perempuan “Naik Kelas”

Kementerian PPPA RI Dorong 1.000 Pelaku Usaha Perempuan “Naik Kelas”

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 13 Agt 2021
  • visibility 169
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,  Jumat  13  Agustus  2021

 

Kementerian PPPA RI

Dorong 1.000 Pelaku Usaha Perempuan “Naik Kelas”

 

Ki-ka) Presiden Direktur & CEO XL Axiata, Dian Siswarini, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, Bintang Puspayoga, dan Owner Kopi Lain Hati, Ririn Ekawati, dalam acara Peresmian Program Sispreneur 2021 Kelas Inkubasi Manajemen Bisnis (Pendampingan) bagi 1.000 Pelaku Usaha Perempuan Indonesia di Jakarta, Kamis (12/8/2021).

 

“Melalui program Kelas Inkubasi Sispreneur 2021, para perempuan pelaku UMKM akan mendapatkan bimbingan untuk mengembangkan bisnis dengan memanfaatkan beragam sarana berbasis teknologi digital. Menurutnya, teknologi digital menawarkan kesempatan kepada siapa saja untuk mampu memaksimalkan potensi yang dimiliki.

 

Jakarta,  indonesiaexpose.co.id  –  PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI kembali berkolaborasi mendukung produktivitas perempuan pelaku UMKM. Kali ini kolaborasi terwujud berupa Program Sispreneur “Kelas Inkubasi Manajemen Bisnis (Pendampingan) 1.000 Pelaku Usaha Perempuan Indonesia Berani Naik Kelas. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, Bintang Puspayoga, dan Presiden Direktur & CEO XL Axiata, Dian Siswarini, meresmikan program edukasi ini di Jakarta, Kamis (12/8). Hal ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan XL Axiata memasuki usia 25 tahun dalam upaya Membangun Indonesia Digital, sekaligus peringatan atas Hari UMKM Nasional.

 

“Saya menyambut baik terselenggaranya program Sispreneur 2021 sebagai bentuk sinergi antara Kemen PPPA dengan PT XL Axiata, Tbk dalam penyelenggaraan sekaligus mewujudkan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak melalui partisipasi dunia usaha.  Dan berharap pelatihan yang dilaksanakan pada tahun 2021 ini, dapat menjawab berbagai tantangan yang masih dihadapi para perempuan wirausaha, khususnya dalam membuka akses pengetahuan terkait pemahaman perspektif gender, perencanaan bisnis, pemasaran dan branding, serta literasi keuangan dan akses pasar yang lebih luas melalui digital marketing, sehingga pada akhirnya dapat memajukan usaha, meningkatkan perekonomian keluarga, dan memberi kontribusi pada perekonomian nasional,” kata  Menteri Bintang mengatakan,   Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI di Jakarta, melalui siaran tertulisnya, Jumat (13/8/2021).

 

“Pemulihan ekonomi nasional dapat diupayakan salah satunya dengan meningkatkan pertumbuhan ekonomi bangsa. Dalam hal ini, kemampuan kewirausahaan (entrepreneurship) perempuan sangatlah penting, mengingat pembukaan usaha baru dan perluasan usaha akan mendorong tersedianya lapangan kerja untuk menyerap angkatan kerja yang bertambah setiap tahunnya. Berdasarkan data Perkembangan UMKM dan Besar di Indonesia pada tahun 2014-2018, dari seluruh jenis usaha di Indonesia, 99,99 persennya merupakan UMKM. Selain itu, data BPS pada tahun 2018, menunjukkan bahwa dari total UMKM, lebih dari 60 persennya (sekitar 37 juta) dimiliki dan dikelola oleh perempuan,” tambah Menteri Bintang.

 

Sementara itu, Dian Siswarini menyebut, melalui program Kelas Inkubasi Sispreneur 2021 ini para peserta yang merupakan 1.000 perempuan pelaku UMKM yang terbagi dari lebih 20 (dua puluh) provinsi di Indonesia akan mendapatkan pendampingan manajemen bisnis untuk mengembangkan bisnisnya dengan memanfaatkan beragam sarana berbasis teknologi digital. Menurutnya, teknologi digital menawarkan kesempatan kepada siapa saja untuk mampu memaksimalkan potensi yang dimiliki. Bagi para perempuan pelaku usaha mikro, teknologi digital akan memungkinkan mereka untuk menembus pasar yang lebih luas, yang hampir mustahil bisa dijangkau jika tidak online. Teknologi digital sekaligus akan mempermudah mereka melakukan promosi produk dan jasa secara lebih massif melalui media sosial ataupun platform marketplace.

 

“Perempuan pelaku UMKM merupakan pihak-pihak yang paling terdampak secara ekonomi dan sosial selama masa pandemi Covid-19 yang berkepanjangan. Karena itu, program kelas inkubasi ini menjadi sangat relevan untuk kami selenggarakan saat ini agar dapat membantu di dua sisi sekaligus, yaitu sisi perempuan sebagai penggerak ekonomi keluarga dan UMKM yang dikelolanya agar bisa menopang ekonomi keluarga dan menggerakkan ekonomi di lingkungan sekitarnya.  Program ini merupakan program kedua yang kami selenggarakan bersama dengan Kementerian PPPA, setelah sebelumnya kami berhasil membantu sekitar 275 pelaku usaha perempuan menuju dunia digital,” sambung Dian Siswarini.

 

 

Peserta Kelas Inkubasi Sispreneur 2021 berasal dari beberapa komunitas perempuan pelaku UMKM yang menjadi binaan Kementerian PPPA. Dalam pelaksanaan kegiatan ini, XL Axiata dan Kemen PPPA mendapatkan dukungan dari beberapa lembaga swadaya masyarakat yang bergerak di bidang pemberdayaan perempuan, yaitu Asosiasi Pusat Pengembangan Sumberdaya Wanita (PPSW), Asosiasi Pendamping Perempuan Usaha Kecil (ASPPUK), Yayasan Pemberdayaan Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA), KAPAL Perempuan, Kalyanamitra, Hapsari, Migrant Care, dan Koalisi Perempuan Indonesia.

 

Sejumlah materi yang diajarkan dalam Kelas Inkubasi Sispreneur 2021 ini meliputi perspektif gender dalam pelatihan kewirausahaan, perencanaan bisnis, pemasaran dan branding, literasi finansial, serta promosi melalui digital marketing. Tahun ini ada beberapa tambahan materi dan skill yang akan diberikan kepada perempuan pelaku UMKM peserta program inkubasi ini, antara lain materi literasi finansial, yang akan diberikan oleh Tim dari Bank BRI, mengenai perlunya menyiapkan sisi finansial yang baik untuk dapat terus bertahan dalam menjalankan bisnis.

 

Dari XL Axiata, para  peserta program ini mendapatkan fasilitas berupa kartu perdana / sim card SisterBiz dengan benefit Gratis Kuota 500MB (Gratis akses aplikasi Sisternet, Zoom, dan elearn.id), serta pendampingan kuliah Whatsapp, dan E-sertifikat. Didukung juga oleh Bank BRI dengan menyediakan materi dan narasumber di bidang literasi finansial, harapannya para peserta dapat menyiapkan finansial yang baik untuk dapat terus bertahan dalam menjalani bisnisnya dan dapat menjadi penggerak ekonomi keluarga dan lingkungan sekitarnya.

 

Sispreneur merupakan bagian dari program Sisternet yang bertujuan untuk meng-online-kan pelaku usaha mikro Perempuan Indonesia. Karena berdasarkan latar belakang yang masih dijumpainya diskriminasi dan ketidaksetaraan kesempatan bagi perempuan. Padahal, 9,1% Pendapatan Domestik (PDB) Indonesia berasal dari perempuan pelaku usaha mikro, dimana 50% diantaranya dikelola oleh perempuan. Setidaknya 10,2 juta UMKM di Indonesia, berpotensi untuk go-online, dan menjadi motor pertumbuhan ekonomi baru.

 

Sejak diluncurkan pada 23 April 2015, Sisternet kini telah membantu lebih dari 40 ribu perempuan. Untuk terus meningkatkan nilai manfaat bagi kaum perempuan Indonesia, termasuk perempuan pelaku UMKM, Sisternet menjalin kerja sama dengan berbagai komunitas dan organisasi perempuan, juga dengan banyak pegiat sosial di berbagai daerah. Selain itu, Sisternet juga aktif bekerja sama dengan sejumlah instansi pemerintah. Selain dengan Kementerian PPPA juga dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Perhubungan, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, serta Kementerian Kesehatan.

 

Sementara itu, aplikasi Sisternet selaku solusi digital untuk para perempuan pelaku UMKM Indonesia juga telah menghadirkan fitur learning on demand terbaru bernama Webinar Pintar, Diskusi Pintar, dan Sister Menulis. Materi-materi keahlian tersebut akan memudahkan seluruh perempuan Indonesia dalam meningkatkan keahlian mereka untuk berani “naik kelas” dan jadi lebih baik. Aplikasi Sisternet dapat diunduh melalui Google Playstore dan ios AppStore.

(002)

 

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prabowo Percepat Indonesia International Financial Center

    Prabowo Percepat Indonesia International Financial Center

    • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
    • account_circle 002
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Jakarta, Kamis 23  Juli  2026 Prabowo Percepat Indonesia International Financial Center       Jakarta,  indonesiaexpose.co.id  — Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Istana Kepresidenan Jakarta pada Kamis, 23 Juli 2026. Salah satu agenda yang dibahas dalam rapat tersebut adalah percepatan pembentukan Indonesia International Financial Center (IIFC) sebagai […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle 002
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Bali, Rabu  03  Juni  2026 Renungan  JOGER

    • calendar_month Selasa, 15 Jun 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Denpasar, Selasa 15  Juni 2021   Maksimalkan Penerapan Prokes Tim Yustisi Laksanakan Pemantauan Di Beberapa Titik Di Kota Denpasar     Bali, indonesiaexpose.co.id  – Dalam upaya meminimalisir penyebaran virus covid-19 di Kota Denpasar, Tim Yustisi Kota Denpasar melaksanakan giat pemantauan penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan pada Selasa (15/6). Pemantauan kali ini dilaksanakan di […]

  • Jadi Tuan Rumah Puncak KTT G20, Pemkot Denpasar Siap Bersinergi Optimalisasi Penanganan Sampah

    Jadi Tuan Rumah Puncak KTT G20, Pemkot Denpasar Siap Bersinergi Optimalisasi Penanganan Sampah

    • calendar_month Jumat, 25 Feb 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Denpasar,  Jumat  25  Februari  2022   Jadi Tuan Rumah Puncak KTT G20, Pemkot Denpasar Siap Bersinergi Optimalisasi Penanganan Sampah   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Pemkot Denpasar siap membangun sinergitas dengan berbagai pihak guna mendukung optimalisasi penanganan sampah. Hal ini merupakan komitmen untuk mengatasi masalah persampahan serta wujud kesiapan dalam menjadi Tuan Rumah KTT G20. Hal tersebut […]

  • Ketut Marjana ketua PHRI Bangli, Sambut Positif  Kebijakan Ketua BPD PHRI  Atas Sinergitas Sektor Pertanian dan Pariwisata

    Ketut Marjana ketua PHRI Bangli, Sambut Positif  Kebijakan Ketua BPD PHRI  Atas Sinergitas Sektor Pertanian dan Pariwisata

    • calendar_month Rabu, 28 Jun 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis  29  Juni  2023 Ketut Marjana ketua PHRI Bangli, Sambut Positif  Kebijakan Ketua BPD PHRI  Atas Sinergitas Sektor Pertanian dan Pariwisata       Bali, indonesiaexpose.co.id – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali bersama dengan Badan Pimpinan Daerah (BPD) Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Provinsi Bali melaksanakan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) untuk Penggunaan […]

  • Gaya hidup Biker : Triumph perkenalkan Sepeda Motor asal Inggris pada konsumen di Bali

    Gaya hidup Biker : Triumph perkenalkan Sepeda Motor asal Inggris pada konsumen di Bali

    • calendar_month Minggu, 31 Mar 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Gianyar, Minggu  31 Maret 2019 Gaya hidup Biker : Triumph perkenalkan Sepeda Motor asal Inggris pada konsumen di Bali   BALI, INDEX  –   Triumph Indonesia di bawah bendera PT Garda Andalan Selaras (GAS)selaku Agen Pemegang Resmi (APM) produk sepeda motor asal Inggris, Triumph memperkenalkan produk terbaru Triumph kepada konsumen Bali. New Scrambler 1200 XE merupakan […]

expand_less