Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Kendalikan Omicron, Pemerintah Ubah Syarat Indikator Level 1 dan 2

Kendalikan Omicron, Pemerintah Ubah Syarat Indikator Level 1 dan 2

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 1 Feb 2022
  • visibility 168
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Mangupura, Selasa 1 Februari  2022

 

Kendalikan Omicron, Pemerintah Ubah Syarat Indikator Level 1 dan 2

Menko Luhut dalam konferensi pers virtual yang dilaksanakan secara virtual di Bali, Senin (31-1-2022).

 

Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Bali, Dihadapkan pada karakteristik yang berbeda dengan varian Delta, Menko Marves Luhut B. Pandjaitan mengungkapkan bahwa strategi dalam penanganan pandemi Covid-19 varian Omicron perlu dilakukan penyesuaian, salah satunya mengubah syarat indikator penetapan tingkat level 1 dan level 2 untuk Kabupaten/ Kota.

“Pemerintah mengubah syarat indikator untuk masuk level 1 dan 2, yakni yang tadinya vaksinasi dosis pertama menjadi vaksinasi lengkap. Hal ini juga dilakukan untuk mengakselerasi vaksinasi dosis 2 di kabupaten kota yang masih tertinggal. Ketentuan berlaku mulai minggu ini, tetapi kami akan memberikan waktu transisi selama 2 minggu untuk kabupaten kota dapat mencapai target tersebut,” kata Menko Luhut dalam konferensi pers virtual yang dilaksanakan secara virtual di Bali, Senin (31-1-2022).

Menko Luhut memaparkan, saat ini masih terdapat 22 Kabupaten/Kota dengan capaian vaksinasi dosis kedua umum di bawah 50 persen dan 29 Kabupaten/Kota dengan dosis kedua lansia yang masih di bawah 40 persen. Oleh sebab itu, dengan menggunakan asesmen terbaru ini, perubahan level kabupaten kota dapat dilihat secara rinci pada inmendagri Jawa Bali yang akan diterbitkan hari ini.

Selain penetapan vaksin, strategi penanganan pandemi yang juga dilakukan penyesuaian adalah yang tadinya fokus pada menekan laju penularan menjadi fokus pada menekan jumlah pasien rawat inap RS dan tingkat kematian.

“Untuk itu, strategi level PPKM juga perlu diubah. Pemerintah tetap akan menggunakan 6 indikator yang menjadi standar dari WHO, tetapi akan memberikan bobot lebih besar dalam penentuan level kepada indikator rawat inap di RS,” ujarnya.

Langkah ini dilakukan salah satunya sebagai insentif kepada Pemerintah Daerah untuk mendorong pasien yang tidak bergejala atau OTG dan bergejala ringan tidak masuk ke dalam rumah sakit, sehingga asesmen Level-nya juga berada di kondisi yang cukup baik.

“Selain itu, langkah ini juga akan menjaga upaya pemulihan ekonomi, dengan tetap memastikan kapasitas kesehatan kita tetap dalam kondisi yang aman,” tutupnya.

(080)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Sabtu, 10 Feb 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Bali, Minggu  11  Februari  2024 Renungan  Joger  

  • Renungan  JOGER

    Renungan JOGER

    • calendar_month Kamis, 22 Apr 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Bali, Jumat 23  April  2021   Renungan  JOGER  

  • 23 Investor Pelopor di Tahun 2023 Telah Groundbreaking di IKN, Total Nilai Estimasi Investasi RP41 Triliun

    23 Investor Pelopor di Tahun 2023 Telah Groundbreaking di IKN, Total Nilai Estimasi Investasi RP41 Triliun

    • calendar_month Sabtu, 30 Des 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Nusantara, Minggu  31  Desember  2023 23 Investor Pelopor di Tahun 2023 Telah Groundbreaking di IKN, Total Nilai Estimasi Investasi RP41 Triliun   Kalimantan  Timur,  indonesiaexpose.co.id   – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) terus mencatatkan peningkatan realisasi peminatan investasi. Pada tahun 2023, sebanyak 23 investor pelopor dari dalam negeri telah melaksanakan groundbreaking di Nusantara dengan investasi non-APBN […]

  • Pastikan Aman, BPOM Denpasar  Sidak Takjil di Sentral Takjil Kampung Jawa 

    Pastikan Aman, BPOM Denpasar  Sidak Takjil di Sentral Takjil Kampung Jawa 

    • calendar_month Jumat, 15 Mar 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Denpasar, Jumat  15  Maret  2024 Pastikan Aman, BPOM Denpasar  Sidak Takjil di Sentral Takjil Kampung Jawa   Bali, indonesiaexpose.co.id – Maraknya penjualan makanan dan minuma takjil selama bulan suci Ramadhan 2024, Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan ( BPOM ) di Denpasar kembali melaksanakan intesifikasi pengawasan pangan. Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan […]

  • DPRD Bali Setujui  Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah, Fokus Genjot PAD dan Perkuat Ekonomi Bali

    DPRD Bali Setujui  Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah, Fokus Genjot PAD dan Perkuat Ekonomi Bali

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle 080
    • visibility 291
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin 18 Mei  2026 DPRD Bali Setujui  Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah, Fokus Genjot PAD dan Perkuat Ekonomi Bali   Ketua Komisi I DPRD Bali I Nyoman Budiutama, S.H.di acara  Rapat Paripurna Ke-37 DPRD Provinsi Bali pada Senin, 18 Mei 2026.   Bali, indonesiaexpose.co.id   —  Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, menyampaikan […]

  • Semangat Kade Suardika dan Kawan-kawan Membangun Pura Tirta Harum Di Muarakaman Kutai Kartanegara

    Semangat Kade Suardika dan Kawan-kawan Membangun Pura Tirta Harum Di Muarakaman Kutai Kartanegara

    • calendar_month Senin, 28 Okt 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Kaltim, Selasa 29 Oktober 2024 Semangat Kade Suardika dan Kawan-kawan Membangun Pura Tirta Harum Di Muarakaman Kutai Kartanegara     Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Lahir di Toaro pada tanggal 5 Januari 1987, Kade Suardika, tokoh muda ini sudah sejak tahun 2011 sudah tinggal di Desa Sabintulung, Muarakaman, Kutai Kartanegara Kalimantan Timur sebagai pekerja tambang. Namun baru […]

expand_less