Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali »

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 28 Feb 2022
  • visibility 88
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Senin  28  Februari 2022

 

Jaya Negara-Arya Wibawa Ucapkan Selamat Hari Suci Nyepi Caka 1944

Jadi Ajang Mulat Sarira, Tingkatkan Semangat Menyama Braya


Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara & Wakil Walikota, I Kadek Agus Arya Wibawa

 

Bali,  indonesiaexpose.co.id – Umat Hindu akan segera memperingati Hari Suci Nyepi Tahun Baru Caka 1944 tahun 2022, seluruh rangkaian akan dimulai dari Pemelastian, Tawur Agung Kesanga, Nyepi dan Ngembak Geni yang sarat makna. Hari Suci Nyepi yang diperingati setiap tahun sekali, kali ini jatuh pada 3 Maret mendatang. Kendati ditengah mewabahnya Virus Covid-19 yang melanda hampir semua negara, seluruh rangkaian Hari Suci Nyepi dapat dilaksanakan dengan khidmat sesuai dengan dresta masing-masing tanpa mengurangi makna, walaupun pelaksanaan rangkaianya menerapkan disiplin protokol kesehatan.

Upacara Pemelastian atau Melasti dilaksanakan sebagai bentuk penyucian bhuana alit dan bhuana agung. Dimana, pelaksanaan melasti di Kota Denpasar disepakati berlangsung secara terbatas dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, namun tidak mengurangi makna yang terkandung didalamnya pun masih kental dan tidak mengubah esensi makna pemelastian. Usai Melasti, dilanjutkan dengan pelaksanaan Tawur Agung Kesanga bertepatan dengan Tilem Sasih Kesanga yang serentak dilaksanakan di Catus Pata Desa, Catus Pata Kabupaten/Kota. Sesuai maknanya, hal ini dimaksudkan sebagai upaya menetralisir aura negatif yang berada pada palemahan serta nyomya bhuta kala.

Pada Malam Pangerupukan yang identik dengan Nyomya Bhuta Kala dengan media Ogoh-ogoh, namun berkenaan dengan kewaspadaan dan pencegahan penularan Covid-19, pawai ogoh-ogoh di Kota Denpasar disepakati dengan peserta terbatas serta menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Sedangkan keesokan harinya merupakan pelaksanaan Hari Suci Nyepi (sipeng) mengawali Tahun caka 1943 dilaksanakan Catur Brata Penyepian yakni, Amati Geni, Amati Karya, Amati Lelungan dan Amati Lelanguan yang semuanya bermakna sebagai ajang penyucian diri dengan mulatsarira serta meningkatkan sradha dan bhakti. Pelaksanaan Catur Berata Penyepian ini diakhiri dengan Ngembak Geni yang bermakna penyucian lingkungan sosial melalui Dharma Shanti.

Beranjak dari makna Hari Suci Nyepi, Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa, Senin (24/2) mengajak segenap umat Hindu dan masyarakat Kota Denpasar untuk melaksanakan seluruh rangkaian Hari Suci Nyepi sebagai suatu Yadnya Suci meningkatkan sradha bhakti dalam melaksanakan Dharma Agama dan Dharma Negara.

Dalam pelaksanaan rangkaian Hari Suci Nyepi ini Walikota Jaya Negara menghimbau segenap komponen masyarakat untuk memanfaatkan momen ini sebagai kesempatan untuk saling menghormati, mengembangkan rasa toleransi berdasarkan konsep Catur Paramitha dan Tri Hita Karana hidup berdampingan menghormati keragaman budaya dengan sepirit Vasudhaiva Khutumbakam yang bermakna kita semua bersaudara.

Selain itu Jaya Negara mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memaknai Nyepi sebagai kontrol diri dan mulat sarira, mengingat saat ini Virus Covid-19 masih terjadi, karenanya diperlukan upaya penanggulangan dengan meningkatkan kesadaran bersama.

Sementara Wawali Kadek Agus Arya Wibawa turut berpesan agar senantiasa bersama-sama dalam meningkatkan kewaspadaan dan mawas diri sebagai ajang mulat sarira. Sehingga seluruh umat manusia dapat terbebas dari mara bahaya serta mampu meningkatkan kesejahteraan hidup.

Arya Wibawa juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan semangat menyama braya, saling mambantu, saling memiliki dan saling asah, asih asuh di masa pandemi saat ini. Sehingga, sebagai masyarakat Bali yang diwarisi falsafah yang adi luhung dapat selalu menjadi landasan dalam menghadapi situasi sulit saat ini.

“Selamat melaksanakan rangkaian upacara Hari Suci Nyepi Caka 1944 kepada segenap umat Hindu dan masyarakat yang melaksanakannya. Semoga kita selalu dapat melakukan sradha bakti sesuai dengan swadarma kita masing-masing untuk mewujudkan Denpasar Kota Kreatif Berwawasan Budaya Menuju Denpasar Maju, Pelestarian budaya terus dilaksanakan, protokol kesehatan diterapkan,” jelasnya

“Serta tak lupa juga untuk selalu waspada dan mulatsarira bersama untuk meningkatkan kesadaran dalam pencegahan penularan Covid-19, semoga pandemi lekas usai dan ekonomi kembali pulih,” tutup Jaya Negara dan Arya Wibawa.

(Adv).

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Presiden Jokowi: Pasar Induk Beras Baik untuk Kontrol Stok Beras

    Presiden Jokowi: Pasar Induk Beras Baik untuk Kontrol Stok Beras

    • calendar_month Kamis, 30 Mar 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Maros, Kamis 30  Maret  2023 Presiden Jokowi: Pasar Induk Beras Baik untuk Kontrol Stok Beras   Presiden Joko Widodo meninjau ketersediaan stok beras di Gudang Bulog Batangase, Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan, pada Kamis, 30 Maret 2023. Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev   Sulawesi Selatan, indonesiaexpose.co.id –  Presiden Joko Widodo menyambut baik rencana pemerintah daerah untuk membangun […]

    • calendar_month Sabtu, 20 Mei 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Bali, Sabtu 20 Mei 2023 Hadiri Halal bi Halal IKMS Bali, Wagub Cok Ace Titipkan Pesan Untuk Menjaga Toleransi   Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Wakil Gubernur Bali Prof. Tjok. Oka Sukawati mengajak semua keluarga besar Minang Sayo yang ada di Bali untuk menjaga rasa persaudaraan dan toleransi di tengah perbedaan. Hal ini menjadi bagian terpenting yang […]

  • BOR RSUD Wangaya Denpasar Sudah 100 Persen, Pemkot Tambah 35 Bed Lagi

    BOR RSUD Wangaya Denpasar Sudah 100 Persen, Pemkot Tambah 35 Bed Lagi

    • calendar_month Selasa, 6 Jul 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Denpasar, Selasa 6 Juli 2021   BOR RSUD Wangaya Denpasar Sudah 100 Persen, Pemkot Tambah 35 Bed Lagi     Bali, indonesiaexpose.co.id  – Kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar terus meningkat, dalam seminggu rata rata diatas 100 kasus per hari. BOR di RSUD Wangaya pun meningkat drastis. Berdasarkan data pada Senin, 5 Juli 2021 BOR […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Minggu, 31 Jan 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Bali,  Senin  1  Februari  2021   Renungan  JOGER  

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Selasa, 12 Nov 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Bali,  Rabu  13  November  2019   Renungan  JOGER  

  • Sekda Dewa Indra Minta TPID Antisipasi Potensi Kenaikan Angka Inflasi Jelang Hari Raya Beruntun

    Sekda Dewa Indra Minta TPID Antisipasi Potensi Kenaikan Angka Inflasi Jelang Hari Raya Beruntun

    • calendar_month Jumat, 16 Feb 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Tabanan, Jumat  16  Februari  2024 Sekda Dewa Indra Minta TPID Antisipasi Potensi Kenaikan Angka Inflasi Jelang Hari Raya Beruntun     Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra meminta Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi dan Kabupaten/Kota mengantisipasi kemungkinan naiknya angka inflasi menjelang hari raya beruntun mulai dari Galungan, Kuningan, Nyepi yang […]

expand_less