Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali »

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 3 Apr 2022
  • visibility 134
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Karangasem,  Minggu  03  April  2022

 

Gubernur Bali, Wayan Koster Minta Satpol PP dan Kepolisian Tindak Tegas Penjual dan Produsen Arak Gula

 

 

Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Gubernur Bali, Wayan Koster mendukung penindakan tegas kepada produsen dan penjual arak ‘nakal’ yang dengan sengaja mengedarkan arak berbahan baku gula pasir (Arak Gula, red) ke masyarakat dan dapat merusak citra kualitas arak tradisional lokal Bali.

Dukungan tersebut disampaikan langsung oleh orang nomor satu di Pemprov Bali ini dihadapan Kapolda Bali, Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra, Bupati Karangasem, I Gede Dana, Wakil Bupati Karangasem, I Wayan Artha Dipa, Kasatpol PP Provinsi Bali, I Dewa Nyoman Rai Dharmadi, dan Kapolres Karangasem AKBP Ricko A. Taruna dalam acara Pemusnahan Barang Bukti Minuman Beralkohol dari Gula Pasir dan Barang Bukti lainnya bertempat di Mapolres Karangsem, Kota Amlapura, Karangasem pada, Jumat (Sukra Paing, Sinta) tanggal 1 April 2022 sore.

Dalam arahannya, Gubernur Bali jebolan ITB ini menjelaskan dalam Peraturan Gubernur Bali Nomor 1 Tahun 2020 tentang Tata Kelola Minuman Fermentasi dan/atau Destilasi Khas Bali adalah tata kelola minuman fermentasi khas Bali yang diproduksi secara tradisional. Tujuan diberlakukannya Pergub Bali Nomor 1/2020 tersebut adalah untuk melindungi arak tradisional yang diproduksi secara home industri, sehingga bisa terjaga kualitasnya dan mampu berkembang dengan baik.

“ Arak tradisional Bali memiliki cita rasa yang sangat bagus, sangat dikenal oleh masyarakat dalam dan luar negeri serta betul – betul dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Arak dengan bahan baku dari pohon kelapa, pohon enau, dan pohon lontar adalah warisan budaya adiluhung yang dijalankan oleh masyarakat secara turun temurun, terutama di Karangasem.

“ Saya rajin mengkampanyekan arak, sekarang penggemarnya sangat meningkat. Respon masyarakat sangat positif di dalam dan luar Bali. Bahkan tamu kehormatan, Duta Besar, para Menteri, Saya jamu dengan kopi tanpa gula isi arak asli Karangasem,” ujar Gubernur Bali asal Desa Sembiran, Buleleng ini.

Dengan berkibarnya nama arak Bali, ternyata menimbulkan imbas negatif yakni memunculkan produsen nakal yang ingin mendapatkan untung berlipat – lipat dengan cara praktis, kemudian mereka melakukan produksi arak dengan menggunakan bahan baku dari gula pasir disertai bahan kimia lain.

“Berdasarkan banyak laporan yang Saya terima, bahwa arak gula pasir telah dikirim ke luar Bali secara besar-besaran, sehingga tindakan ini sangat berpotensi mengganggu citra arak tradisional lokal Bali dan mengancam kesehatan masyarakat. Mengenai rasanya, arak gula ini juga kurang bagus dan betul – betul merugikan petani arak tradisional lokal Bali, karena itu hal ini tidak bisa dibiarkan,” tegas Gubernur Koster seraya memperintahkan Satpol PP untuk menindak tegas produksi dan peredaran arak gula pasir dan sejenisnya bersama Kepolisian dan masyarakat.

Diakhir sambutannya, Gubernur Bali menyatakan mari Kita jaga warisan budaya Bali dan tidak memberikan ruang sedikitpun ke industri yang dengan sengaja merusak perekonomian masyarakat Bali seperti adanya arak gula ini. Saya terus memantau agar penertiban terhadap siapapun juga ditindak tegas. Kepada Bupati dan Wakil Bupati Karangasem berserta jajarannya, Saya minta untuk bersama – sama menuntaskan masalah ini. “Teruskan penindakan sampai produsen arak gula habis, agar tidak ada yang tumbuh lagi,“ pungkas mantan Anggota DPR RI 3 Periode dari Fraksi PDI Perjuangan ini.

Sementara Kapolres Karangasem, AKBP Ricko A. Taruna melaporkan dalam pemusnahan arak gula ini didapatkan barang bukti berupa 35 jerigen arak gula siap edar yang masing-masing berisi 35 liter arak gula. Jadi total yang dimusnahkan adalah sebanyak 1.225 liter. Selain itu, Kami di Kepolisian bersama Satpol PP juga mengamankan 200 Kilogram ragi untuk bahan fermentasi.

“ Kedepan kami akan terus melakukan penindakan untuk mengamankan dan memberantas peredaran arak gula di Kabupaten Karangasem,” tutupnya.

(Adv)

 

 

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

    • calendar_month Selasa, 30 Nov 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Jakarta, Selasa 30 November 2021  

  • ITB Stikom Bali

    ITB Stikom Bali

    • calendar_month Selasa, 22 Jun 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Bali, Rabu 23 Juni 2021   ITB Stikom Bali  

  • Wagub Cok Ace: Pandemi Covid-19 ini Mengajarkan Waktu Kita Benahi Pariwisata di Bali

    Wagub Cok Ace: Pandemi Covid-19 ini Mengajarkan Waktu Kita Benahi Pariwisata di Bali

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Denpasar, Sabtu  18  Juli  2020   Wagub Cok Ace: Pandemi Covid-19 ini Mengajarkan Waktu Kita Benahi Pariwisata di Bali     BALI,  INDEX  –  Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) menyatakan, selalu ada hikmah di balik setiap musibah. Seperti halnya pandemic Covid-19 ini, pariwisata Bali memang terpuruk sangat dalam, namun ia […]

  • Capaian Kinerja Pj Gubernur Sumut, Sukses Meningkatkan 10 Program Prioritas Pembangunan

    Capaian Kinerja Pj Gubernur Sumut, Sukses Meningkatkan 10 Program Prioritas Pembangunan

    • calendar_month Sabtu, 23 Des 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Medan, Sabtu  23  Desember  2023 Capaian Kinerja Pj Gubernur Sumut, Sukses Meningkatkan 10 Program Prioritas Pembangunan (Foto/ist)   Sumatera Utara,  indonesiaexpose.co.id  – Kinerja Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Hassanudin, sejak dilantik 5 September 2023 hingga akhir tahun 2023, telah sukses mencapai peningkatan 10 program prioritas Pembangunan di Sumut. Hal ini menggambarkan Provinsi Sumut mampu […]

  • Pansus TRAP Jadi Harapan Baru Bali, Gubernur Koster: Kinerja Dewa Luar Biasa

    Pansus TRAP Jadi Harapan Baru Bali, Gubernur Koster: Kinerja Dewa Luar Biasa

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin 22 Desember 2025 Pansus TRAP Jadi Harapan Baru Bali, Gubernur Koster: Kinerja Dewa Luar Biasa   Kadek Arimbawa alias Lolak,mantan anggota DPD  RI 2 periode   Bali , indonesiaexpose.co.id  – Gelombang apresiasi terhadap kinerja Panitia Khusus Tata Ruang, Perizinan, dan Aset (Pansus TRAP) DPRD Bali terus mengalir. Kali ini datang dari tokoh seni hingga […]

  • Panen Raya di Subang, Presiden: Diharapkan Tambah Cadangan Beras Kita

    Panen Raya di Subang, Presiden: Diharapkan Tambah Cadangan Beras Kita

    • calendar_month Minggu, 8 Okt 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Subang, Senin  09  Oktober  2023 Panen Raya di Subang, Presiden: Diharapkan Tambah Cadangan Beras Kita   Presiden Joko Widodo mengikuti panen raya padi di Desa Ciasem Girang, Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat, pada Minggu pagi, 8 Oktober 2023. Foto: BPMI Setpres/Rusman   Tingkat produksi beras nasional akan berkurang karena kekeringan yang diakibatkan oleh fenomena El […]

expand_less