Keamanan Wisata Harga Mati : DPRD Bali Kerahkan Seluruh Kekuatan Jaga Pulau Dewata
- account_circle 080
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 31
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Denpasar, Selasa 14 Juli 2026
Keamanan Wisata Harga Mati : DPRD Bali Kerahkan Seluruh Kekuatan Jaga Pulau Dewata

Wakil Ketua Komisi I DPRD Bali, I Dewa Nyoman Rai, S.H.,M.H.,
Bali, indonesiaexpose.co.id — Komisi I DPRD Provinsi Bali menegaskan bahwa keamanan sektor pariwisata adalah harga mati. Penegasan itu disampaikan Wakil Ketua Komisi I DPRD Bali, I Dewa Nyoman Rai, S.H.,M.H., di acara Rapat Koordinasi Pengamanan dan Ketertiban Masyarakat yang di gelar Komisi I DPRD Provinsi Bali bertempat di Ruang Rapat Gabungan Lantai III DPRD Bali, Senin (13/7/2026), yang mempertemukan seluruh pemangku kepentingan keamanan di Bali.
Rapat strategis tersebut dihadiri unsur Polda Bali, Kantor Imigrasi, BNNP Bali, Badan Intelijen Daerah (Binda), Satpol PP, Majelis Desa Adat (MDA), Pecalang, pemerintah kabupaten/kota, hingga jajaran Kapolres se-Bali untuk menyusun langkah terpadu menghadapi meningkatnya tantangan keamanan yang dapat mengganggu citra Bali sebagai destinasi wisata dunia.

Dalam forum itu, I Dewa Nyoman Rai menegaskan bahwa keamanan Bali tidak boleh dibebankan kepada satu institusi saja.
“Keamanan wisata adalah harga mati. Bali hidup dari kepercayaan wisatawan. Karena itu koordinasi antara kepolisian, Imigrasi, pemerintah daerah, desa adat, dan Pecalang harus diperkuat. Pengawasan terhadap warga negara asing harus dilakukan secara profesional sesuai ketentuan hukum agar Bali tetap aman, nyaman, dan dipercaya dunia,” tegas I Dewa Nyoman Rai, S.H.,M.H., yang juga sekretaris Pansus TRAP DPRD Bali.
Komisi I DPRD Bali juga mendorong penguatan sistem keamanan modern melalui perluasan pemasangan CCTV di kawasan wisata, pusat keramaian, dan titik-titik rawan, sekaligus memperkuat peran Pecalang sebagai garda terdepan keamanan berbasis kearifan lokal.
Rapat koordinasi ini menjadi sinyal kuat bahwa DPRD Bali bersama seluruh aparat keamanan berkomitmen menjaga stabilitas keamanan Pulau Dewata. Langkah tersebut dinilai penting agar Bali tetap menjadi destinasi wisata yang aman, nyaman, dan mampu menjaga kepercayaan wisatawan domestik maupun mancanegara.
Hadir dalam rapat tersebut Wakil III DPRD Bali Wakil Ketua III DPRD Bali, I Komang Nova Sewi Putra, didampingi ketua Komisi I I Nyoman Budi Utama ,S.H., Wakil Komisi I I Dewa Nyoman Rai, Ketua Pansus TRAP DPRD Bali D (c) Made Supartha S.H.,M.H., anggota I Nyoman Oka Antara ,S.H.,M.A.P., Drs.Gunawan, M.A.P., Dr.Ketut Rochineng, S.H.,M.H., A.A.Gede Suyoga, S.H.,M.Kn., Drs.Tagel Winarta ,M.A.P , Dr.Somvir , perwakilan Polda Bali, Pemerintah Provinsi Bali, Pemerintah Kota Denpasar, Pemerintah Kabupaten Badung, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali, Badan Intelijen Daerah (Binda) Bali, Kesbangpol Bali, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bali, jajaran Kapolres se-Bali, Satpol PP Provinsi Bali, Majelis Desa Adat (MDA), Pecalang Provinsi Bali, hingga kelompok pakar Komisi I DPRD Bali.
(080)
- Penulis: 080
- Editor: putri
- Sumber: tim Index
