Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » Jawab Kebutuhan Industri Cold Chain XL Axiata Bangun Solusi IoT “Temptrax 2501”

Jawab Kebutuhan Industri Cold Chain XL Axiata Bangun Solusi IoT “Temptrax 2501”

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 27 Mei 2022
  • visibility 156
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,  Sabtu   28   Mei 2022.

 

Jawab Kebutuhan Industri Cold Chain

XL Axiata Bangun Solusi IoT “Temptrax 2501”

Director & Chief Technology Officer XL Axiata, I Gede Darmayusa, menunjukkan perangkat Temptrax 2501 (Foto/ist)

 

 

“Temptrax 2501 bermanfaat untuk melakukan monitoring suhu hingga minus 55 derajat celcius, serta memiliki fitur local data logger. Selain itu, perangkat ini juga menyediakan data untuk keperluan analisa kualitas produk. Seluruh manfaat tersebut dapat diakses pengguna dengan sinyal 2G, 3G, dan 4G melalui dashboard monitoring”.

 

Jakarta,  indonesiaexpose.co.id   –  PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) terus mengembangkan solusi berbasis Internet of Things (IoT) yang mengakomodir para pelaku usaha dari berbagai segmen. Salah satu produk yang sedang dikembangkan di Lab pengembangan IoT milik XL Axiata, X-Camp, adalah “Temptrax 2501” berupa smart chiller guna menjawab kebutuhan industri Cold Chain. Solusi ini bertujuan untuk membantu permasalahan dalam rantai industri berbasis cold storage untuk dapat menjaga kualitas makanan dan obat-obatan dengan cara monitoring lingkungan tempat penyimpanan.

X-Camp telah mengembangkan solusi Temptrax 2501 sejak 2021. Saat ini solusi berbasis IoT ini masih dalam bentuk prototipe untuk dikembangkan lebih lanjut sesuai dengan kebutuhan pengguna dari kalangan industri. Meski demikian, setelah melalui uji coba beberapa bulan, semua fungsi Temptrax 2501 sudah bisa bekerja secara optimal saat perilisannya pada 1 April 2022.

“ Temptrax 2501 adalah MVP (Minimum Viable Product) yang dibuat oleh X-Camp, fasilitas lab IoT yang kami miliki, yang siap dibuat secara masif. Seperti halnya produk IoT lainnya, Temptrax 2501 harus senantiasa menyesuaikan dengan kebutuhan market yang biasanya spesik. Kustomisasi terkait fitur, SLA, dan harga saat ini masih perlu kami pelajari lebih lanjut sesuai dengan kebutuhan user sebelum lanjut ke ranah komersialisasi. Saat ini Temptrax juga sudah dapat terintegrasi dengan sistem SMILE milik Kemenkes RI,” kata Direktur & Chief Teknologi Officer XL Axiata, I Gede Darmayusa melalui siara resminya di Jakarta, Sabtu (28/5/2022).

Gede menambahkan, awalnya solusi ini diciptakan berdasarkan situasi saat pandemi, yaitu saat proses pendistribusian vaksin Covid-19 belum tersebar merata di seluruh Indonesia serta pengecekan suhu vaksin Covid-19 masih dilakukan secara manual di lokasi penyimpanan. Selain itu, mengingat Indonesia merupakan pasar terbesar ke-7 di dunia pada industri cold chain, solusi ini juga dapat mengatasi problematika serupa pada kasus dalam industri F&B seperti frozen food dan es krim.”

Temptrax 2501 memiliki kemampuan untuk melakukan monitoring suhu hingga minus 55 derajat celcius, serta memiliki fitur local data logger. Seluruh manfaat tersebut dapat diakses pengguna dengan sinyal 2G, 3G, dan 4G melalui dashboard monitoring. Dari fitur tersebut, user dapat mengetahui posisi lokasi alat pendingin. Temptrax 2501 juga menyediakan data untuk keperluan analisa kualitas produk. Alat ini juga memiliki backup battery sehingga menjamin ketersediaan daya selama monitoring.

Bagaimana cara kerja solusi Temptrax 2501 ini? Perangkat ini ditaruh di dalam tempat penyimpanan yang bersuhu dingin. Dengan demikian, Temptrax bisa mengukur suhu di dalam tempat pendingin tersebut. Dengan dilengkapi GPS, perangkat ini bisa mendeteksi posisi alat pendingin. Selanjutnya semua data-data yang dihasilkan dari sensor dikirimkan ke server IoT melalui mode komunikasi GSM (2G/3G/4G).

Pengguna kemudian bisa mengakses data-data tersebut melalui perangkat monitoring khusus atau juga melalui smartphone. Metode monitoring suhu lingkungan yang akurat dapat mencegah dan menanggulangi masalah yang ada di tempat penyimpanan. Perlakuan yang tepat bagi komoditas yang disimpan dapat meningkatkan kualitas produk sesuai dengan permintaan pasar.

Menurut Gede, Temptrax 2501 menyasar ceruk pasar yang spesifik dan potensial untuk berkembang dalam 5-10 tahun mendatang. Potensi berkembangnya industri cold chain di Indonesia, yang diproyeksikan dapat menjadi pasar terbesar ke-7 di dunia pada 2030, tentu menjadi peluang bagi eksistensi Temptrax 2501. Solusi yang ditawarkan oleh Temptrax 2501 akan bisa menjawab kebutuhan pelaku industri cold chain di Indonesia.

(122)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Tasikmalaya Ungkap Kasus Penistaan Agama dan Penyebaran lnformasi Kebencian

    Polres Tasikmalaya Ungkap Kasus Penistaan Agama dan Penyebaran lnformasi Kebencian

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Bandung,  Minggu  10  Mei  2020   Polres Tasikmalaya Ungkap Kasus Penistaan Agama dan Penyebaran lnformasi Kebencian   JAWA BARAT,INDEX –  Kepolisian Resor (Polres) Tasikmalaya Polda Jabar, Minggu (10/5/2020) menggelar Konferensi Pers kasus dugaan perbuatan Penistaan Agama dan Penyebaran Ujaran Kebencian. Konferensi pers langsung dipimpin oleh Kapolres Tasikmalaya AKBP Hendria Lesmana, S.IK., M.SI., dihadiri Waka Polres […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Selasa, 29 Okt 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 340
    • 0Komentar

    Bali,  Rabu  30  Oktober  2019   Renungan  JOGER

  • Buka Festival Banjar Budaya Desa Sumerta Kelod Tahun 2023, Walikota Jaya Negara Harapkan Jadi Penguat Sinergi Antar Masyarakat

    Buka Festival Banjar Budaya Desa Sumerta Kelod Tahun 2023, Walikota Jaya Negara Harapkan Jadi Penguat Sinergi Antar Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 26 Okt 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis  26  Oktober  2023 Buka Festival Banjar Budaya Desa Sumerta Kelod Tahun 2023, Walikota Jaya Negara Harapkan Jadi Penguat Sinergi Antar Masyarakat   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Desa Sumerta Kelod menggelar Festival Banjar Budaya Tahun 2023 yang bertempat di Pelataran Timur Monumen Perjuangan Rakyat Bali, Desa Sumerta Kelod pada Kamis (26/10/2023) petang. Kegiatan yang mengusung tema […]

  • Libur Sekolah 2024 , Kunjungan Wisatawan ke Bali Safari marine Park Meningkat

    Libur Sekolah 2024 , Kunjungan Wisatawan ke Bali Safari marine Park Meningkat

    • calendar_month Rabu, 26 Jun 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Gianyar, Rabu  26  Juni 2024 Libur Sekolah 2024 , Kunjungan Wisatawan ke Bali Safari marine Park Meningkat   Pengunjung Bali Safari Marine Park (foto/indonesiaexpose.co.id)   Bali, indonesiaexpose.co.id – Kunjungan wisatawan ke Bali Safari Marine Park mengalami peningkatan pada libur sekolah 2024. Wisatawan diprediksi akan terus berdatangan selama liburan. Bintang Anggara selaku Marketing Communication Taman Safari Bali […]

  • 5 Pasien Covid-19 di Kota Denpasar Sembuh, Kasus Positif Juga Bertambah 5

    5 Pasien Covid-19 di Kota Denpasar Sembuh, Kasus Positif Juga Bertambah 5

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Denpasar, Selasa  09  Juni  2020 5 Pasien Covid-19 di Kota Denpasar Sembuh, Kasus Positif Juga Bertambah 5 Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai   BALI,  INDEX  –  Sebanyak 5 pasien Covid-19 Kota Denpasar dinyatkan sembuh pada Selasa (9/6). Kelimanya diketahui berdomisili di Desa Tegal Harum, Kelurahan Peguyangan, Kelurahan […]

  • Bersama Ida Rsi Bhujangga Waisnawa Sara Jyoti, Mereformasi Ritual, Mentradisikan Agama, bukan Mengagamakan Tradisi

    Bersama Ida Rsi Bhujangga Waisnawa Sara Jyoti, Mereformasi Ritual, Mentradisikan Agama, bukan Mengagamakan Tradisi

    • calendar_month Jumat, 24 Jun 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Denpasar, Sabtu  25  Juni  2022   Bersama Ida Rsi Bhujangga Waisnawa Sara Jyoti, Mereformasi Ritual, Mentradisikan Agama, bukan Mengagamakan Tradisi Bali,  indonesiaexpose.co.id   –   Saat walaka dikenal sebagai Drs. Gede Sara Sastra, M.Si, dengan memimpin Krishna Tour sebagai travel agent perintis Tirta Yatra ke India pertama kali. Sempat sebagai reporter Bali Post dan juga dosen UNHI, […]

expand_less