Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Penyaluran bantuan sosial di duga tidak  tepat sasaran

Penyaluran bantuan sosial di duga tidak  tepat sasaran

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 7 Apr 2022
  • visibility 79
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kediri, Kamis  07  April  2022

 

Penyaluran bantuan sosial di duga tidak  tepat sasaran

(APBDes)T.A.2021 Desa  Desa Watugede, Kecamatan Puncu – Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

 

Jawa  Timur, indonesiaexpose.co.id –  PKH, BLT, BPNT atau bantuan sosial lainnya di berikan pemerintah kepada masyarakat di tengah pandemi Covid-19.Berbagai bansos yang diberikan pemerintah kepada rakyat bertujuan untuk membantu perekonomian warga yang kesulitan salama pandemi.

Permendes dan PDTT Nomor 6 Tahun 2020 memiliki tujuan yang sangat baik dalam menyelamatkan ketahanan dan ketidakberdayaan masyarakat desa melalui BLT Dana Desa dalam penanganan COVID-19. Namun berbagai dinamika dan permasalahan menyelimuti program tersebut, sebab kenyataan di lapangan masih ada penyimpangan atau maladministrasi yang dilakukan oleh oknum-oknum tertentu.

Masyarakat yang kurang mampu menjadi sasaran utama penerima bantuan dari pemerintah.Pada kenyataannya dana bansos justru sering diterima pihak yang tidak sesuai kriteria.

” Selama ini dirinya tidak pernah mendapat bantuan apapun dari pemerintah. Ia mengaku sejak kasus pandemi ini kondisi ekonomi rumah tangganya benar-benar terpuruk,” ungkap oleh salah Ayuningtyas salah satu warga Desa Watugede, Kecamatan Puncu – Kabupaten Kediri kepada jurnalis indonesiaexpose.co.id di Kediri, Jawa Timur, Kamis (07/4/2022) .

Sementara  Sri Mintayu Ibu kandungnya yang bernama yang tinggal serumah dengan Ayuningtyas menambahkan, pihaknya  serumah ada tiga kk, Ayuningtyas bersama suami dan anak memang sejak dulu tidak pernah mendapat bansos dalam bentuk apapun, ekonominya cukup berat apalagi ia memiliki anak yang sudah SD, dan suaminya sebagai sopir.

” Saya  pernah menanyakan tidak diberikannya bansos kepada Ayunintyas ke Kepala Desa beserta pamongnya. Namun pertanyaannya justru dijawab, “Nama itu sudah dicoret wong dukuran (orang atas – red), coba saja tanyakan ning wong dukuran,” tiru Sri.

Hal yang sama dirasakan Fitria beserta suami dan 2 orang balitanya warga RT 01 RW 03, padahal yang bersangkutan orang asli Dusun Sawahan Desa Watugede. Orang tua kandungnya yang sering dipanggil Mbah Jan membenarkan, bahwa Fitria bersama suami sama sekali tidak menerima bantuan sosial baik PKH, BLT, BPNT atau bantuan sosial lainnya.

Menurutnya bantuan-bantuan tersebut lebih mengarah kepada mereka masih punya hubungan dengan aparat desa. “Itu faktanya,” ucap Mbah Jan saat dihubungi via seluler (Kamis, 7/4/2022).

Hal lain juga dialami seorang janda tua bernama Binti Wasiah RT.02 RW.03 Dusun Sawahan mengatakan kepada media ini, Awal pandemi saya mendapat BLT total 600 ribu, dan diambil tiga kali, yang pertama senilai 200 ribu diambil di Balai Desa Gadungan, sedangkan yang kedua dan ketiga diambil di Balai Desa Sidomulyo.

Ia juga mengaku pernah mendapat beras (5 kg) 1 kali saja. Namun dengan nada sedih Wasiah menyambung, “Hanya itu saja saya menerima bantuan, untuk saat ini sama sekali tidak mendapat bantuan lagi, padahal ekonomi saya benar-benar terpuruk.”

Hal senada juga diungkapkan Warga Desa Watugede lainnya yang bernama Tutik warga RT.03 RW.01 kepada wartawan mengungkapkan kekecewaannya terhadap pemerintah desa yang tiba-tiba menyetop bantuan ke pihaknya. “Mestinya disampaikan ke kami mengapa bantuan sosial ini dihentikan tanpa pemberitahuan, sampai-sampai saya berpikir dihentikan atau dialihkan ke pihak lain.

Anak saya sampai protes, kami anak banyak dan ekonomi terdampak covid,” cetus Tutik. Ia berharap pemerintah desa bisa menjelaskan secara transparan apa yang terjadi dengan pembagian bantuan sosial yang terkesan tertutup.

“Terima kasih pak, dalam pembagian BLT tidak ada pro dan kontra memang warga yang benar-benar yang belum dapat dari yang lain, ini dimasukan BLT, jadi tidak ada penerima dobel pak,” kata Joko Kepala Desa Watugede ikonfirmasi awak media via seluler,

Ia menegaskan, dalam pembagiannya sudah sesuai prosedur, setiap penerima per orang difoto satu per satu, dan untuk data jumlah penerima Bansos Kades mengaku tidak hafal, dan harus melihat data yang ada di kantor desa, mohon maaf pak saya tidak bisa beri info banyak karena sedang sakit.

(Irman 034/Tham 008)

 

 

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

    • calendar_month Minggu, 8 Nov 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Denpasar, Minggu  08  November  2020   Selain JB Pelangi E-KTP, Disdukcapil Denpasar Turut Gencarkan JB Pelangi Pencatatan Sipil Pelaksanaan Pelayanan JB Pelangi Pencatatan Sipil di Desa di Kantor Desa Dauh Puri Kauh pada Minggu (8/11/2020).   BALI,  INDEX  –  Selain secara rutin terus menggelar Pelayanan Jemput Bola (JB) Pelayanan Langsung Jadi (Pelangi) perekaman dan pencetakan […]

  • Komisi XII dan KLH Segel Proyek MNC Lido City yang Diduga Langgar AMDAL

    Komisi XII dan KLH Segel Proyek MNC Lido City yang Diduga Langgar AMDAL

    • calendar_month Sabtu, 15 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Bogor, Sabtu  15  Pebruari  2025 Komisi XII dan KLH Segel Proyek MNC Lido City yang Diduga Langgar AMDAL     Jawa  Tengah,  indonesiaexpose.co.id  – Panja Lingkungan Hidup Komisi XII DPR RI dipimpin Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Haryadi melakukan kunjungan lapangan ke lokasi proyek Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) MNC Lido City, Bogor, Jawa […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Bali, Kamis  11  Juni  2020   Renungan  JOGER  

  • Tekan Angka Inflasi Pada Hari Suci Galungan dan Kuningan, Pemkot Denpasar Gelar Pasar Murah

    Tekan Angka Inflasi Pada Hari Suci Galungan dan Kuningan, Pemkot Denpasar Gelar Pasar Murah

    • calendar_month Rabu, 6 Mar 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Denpasar , Rabu  06  Maret  2024 Tekan Angka Inflasi Pada Hari Suci Galungan dan Kuningan, Pemkot Denpasar Gelar Pasar Murah   Pelaksanaan kegiatan pasar murah dalam rangka menekan angka inflasi dan memperingati Hari Suci Galungan dan Kuningan yang dilaksanakan di Balai Banjar Abian Kapas Kelod, Kecamatan Denpasar Timur, Rabu (6/3/2024).   Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Menekan angka […]

  • Indonesiaexpose.co.id

    Indonesiaexpose.co.id

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Bali, Minggu  07  September  2025

  • Permudah Layanan, PLN Siapkan WhatsApp untuk Lapor Meter Mandiri

    Permudah Layanan, PLN Siapkan WhatsApp untuk Lapor Meter Mandiri

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Jakarta,  Kamis  23  April  2020   Permudah Layanan, PLN Siapkan WhatsApp untuk Lapor Meter Mandiri   JAKARTA,  INDEX   – Sebagai upaya mencegah penyebaran wabah virus corona atau Covid-19, PLN menangguhkan sementara proses pencatatan dan pemeriksaan stand meter bagi pelanggan pasca bayar. Sebagai gantinya, untuk rekening bulan Mei 2020, PLN telah menyiapkan layanan melalui WhatsApp terpusat […]

expand_less