Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Pulau Menjangan Diusulkan Jadi Kawasan Lindung Spiritual dan Ekologis, Pansus TRAP Tegaskan Pembatasan Komersialisasi

Pulau Menjangan Diusulkan Jadi Kawasan Lindung Spiritual dan Ekologis, Pansus TRAP Tegaskan Pembatasan Komersialisasi

  • account_circle 002
  • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
  • visibility 296
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Jumat 10  April  2026

Pulau Menjangan Diusulkan Jadi Kawasan Lindung Spiritual dan Ekologis, Pansus TRAP Tegaskan Pembatasan Komersialisasi

 

Ketua Pansus TRAP DPRD Bali , Dr.(c) I Made Supartha, S.H.,M.H.,

 

Bali,  indonesiaexpose.co.id  —  Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali mendorong penetapan Pulau Menjangan sebagai kawasan lindung spiritual dan ekologis yang dilindungi secara ketat dari ekspansi komersial berskala besar. Langkah ini dinilai strategis untuk menjaga keseimbangan antara konservasi alam dan pelestarian nilai spiritual Bali.

Ketua Pansus TRAP DPRD Bali , Dr.(c) I Made Supartha, S.H.,M.H.,  menegaskan bahwa pengelolaan Pulau Menjangan tidak boleh hanya berorientasi pada pendekatan administratif maupun ekonomi jangka pendek.

Menurutnya, kawasan tersebut harus diposisikan sebagai ruang perlindungan ganda, yakni perlindungan ekologis sekaligus spiritual.

“Pulau Menjangan harus dijaga sebagai kawasan hening yang mendukung praktik spiritual, kontemplasi, dan pemurnian diri, sekaligus tetap menjadi bagian dari sistem konservasi alam,” ungkap  Supartha yang juga Ketua Fraksi PDIP DPRD Bali.

Ia menambahkan, pemerintah daerah tidak dapat hanya berperan sebagai regulator administratif, tetapi juga harus hadir sebagai penyelenggara pelayanan publik yang memperhatikan kesejahteraan batin masyarakat. Dalam konteks itu, Pansus TRAP mendorong pemerintah provinsi dan kabupaten menetapkan Pulau Menjangan sebagai zona perlindungan yang membatasi aktivitas komersial berskala besar, termasuk pembangunan akomodasi wisata masif.

Menurut Supartha, setiap pemanfaatan ruang di kawasan tersebut harus mengedepankan prinsip kehati-hatian, konservasi, serta penghormatan terhadap nilai spiritual. Intensitas kunjungan wisata juga perlu dikendalikan sesuai daya dukung lingkungan agar tidak merusak keseimbangan alam dan kesucian kawasan.

Pansus TRAP juga menekankan bahwa konsep perlindungan kawasan suci di Bali telah berkembang menjadi bagian dari kebijakan tata ruang modern. Radius kesucian tidak hanya melindungi bangunan pura, tetapi juga lanskap, atmosfer spiritual, hingga keheningan ritual. Pendekatan ini menempatkan negara sebagai aktor aktif dalam menjaga nilai religius masyarakat.

Dalam kerangka kosmologi Hindu Bali, Pulau Menjangan dipandang sebagai bagian dari konsep Tri Wana yang mencakup kawasan hutan sakral dengan fungsi spiritual, ekologis, dan sosial. Pansus TRAP mengusulkan Pulau Menjangan sebagai zona inti sakral dengan tingkat perlindungan tertinggi yang bebas dari eksploitasi komersial, sementara kawasan Taman Nasional Bali Barat yang mengelilinginya berfungsi sebagai zona penyangga dengan aktivitas terbatas berbasis konservasi.

“Penetapan kawasan lindung ini bukan untuk menghambat pembangunan, tetapi menegaskan arah pembangunan Bali yang berimbang antara dimensi material dan non-material,” tegas Supartha yang juga ketua Fraksi PDIP DPRD Bali.

Ia juga menilai penguatan instrumen pengendalian tata ruang menjadi kebutuhan mendesak untuk mencegah alih fungsi kawasan lindung yang tidak sesuai rencana. Pengawasan tata ruang harus bersifat preventif dan terintegrasi guna menjaga keberlanjutan lingkungan serta nilai spiritual Bali.

Pansus TRAP berharap kebijakan perlindungan Pulau Menjangan dapat menjadi model pengelolaan ruang berbasis keseimbangan ekologis dan spiritual, sekaligus memastikan tata ruang Bali dikelola secara berkelanjutan bagi generasi mendatang.

(080)

Rekomendasi Untuk Anda

  • IGN Alit Kesuma , DPR RI  : Status  UNESCO  Jatiluwih  Lampu Kuning

    IGN Alit Kesuma , DPR RI  : Status  UNESCO  Jatiluwih  Lampu Kuning

    • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Jakarta, Minggu  07  Desember  2025 IGN Alit Kesuma , DPR RI  : Status  UNESCO  Jatiluwih  Lampu Kuning   Anggota Komisi VI DPR RI, IGN Alit Kesuma Kelakan (Fraksi PDIP). Jakarta , indonesiaexpose.co.id  — Ancaman pencabutan status Warisan Budaya Dunia UNESCO untuk Jatiluwih mengguncang perhatian nasional. Anggota Komisi VI DPR RI, IGN Alit Kesuma Kelakan (Fraksi […]

  • Cegah Potensi Penularan Covid-19, Pj. Sekda Made Toya Tinjau Pelaksanaan Rapid Test Antigen Santri di Dusun Wanasari

    Cegah Potensi Penularan Covid-19, Pj. Sekda Made Toya Tinjau Pelaksanaan Rapid Test Antigen Santri di Dusun Wanasari

    • calendar_month Sabtu, 22 Mei 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Denpasar, Sabtu  22  Mei  2021   Cegah Potensi Penularan Covid-19 Saat Arus Balik, Pj. Sekda Made Toya Tinjau Pelaksanaan Rapid Test Antigen Santri di Dusun Wanasari   Pj. Sekda Kota Denpasar, I Made Toya meninjau pelaksanaan Rapid Test Antigen bagi Santri se-Kota Denpasar di Dusun Wanasari, Sabtu (22/5/2021).   Bali, indonesiaexpose.co.id – Pj. Sekda Kota Denpasar, […]

  • Sambut Idul Adha di Tengah Pandemi, IPC TPK  Salurkan 17 Ekor  Hewan Kurban

    Sambut Idul Adha di Tengah Pandemi, IPC TPK  Salurkan 17 Ekor  Hewan Kurban

    • calendar_month Kamis, 22 Jul 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Jakarta, Kamis 22  Juli  2021   Sambut Idul Adha di Tengah Pandemi, IPC TPK  Salurkan 17 Ekor  Hewan Kurban     Jakarta, indonesiaexpose.co.id – IPC Terminal Petikemas/IPC TPK anak perusahaan PT Pelabuhan Indonesia II (Persero)/IPC mendukung terwujudnya pilar pembangunan sosial Sustainable Development Goals (SDGs) dengan menyalurkan hewan kurban dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Jumat, 18 Okt 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Bali, Sabtu  19  Oktober  2019   Renungan  JOGER    

  • Global Financial Inclusion Index : Indonesia tercatat Negara cukup Progresif keuangan inclusinya di Asia Fasifik

    Global Financial Inclusion Index : Indonesia tercatat Negara cukup Progresif keuangan inclusinya di Asia Fasifik

    • calendar_month Kamis, 5 Sep 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Kuta,  Kamis  6  September  2019     Global Financial Inclusion Index : Indonesia tercatat Negara cukup Progresif keuangan inclusinya di Asia Fasifik Hari kedua World Parliamentary Forum on Sustainable Development (WPFSD)ke-3 di Bali, 5-6 September 2019.(Foto/fotografer DPR RI/072)   BALI,  INDEX  –  Keuangan inklusif merupakan salah satu solusi untuk mengatasi ketimpangan ekonomi. Faktor penyebab terjadi […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Rabu, 19 Jan 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Bali, Kamis  20  Januari 2022   Renungan  JOGER

expand_less