Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Jawa Tengah » Wonosobo Belajar ke Rembang Terkait BUMDesma

Wonosobo Belajar ke Rembang Terkait BUMDesma

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 7 Okt 2022
  • visibility 221
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Rembang,  Sabtu  08  Oktober  2022

Wonosobo Belajar ke Rembang Terkait BUMDesma

 

Jawa  Tengah,  indonesiaexpose.co.id  – Untuk mengetahui resep kesuksesan trasformasi Unit Pengelola Kegiatan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri (UPK PNPM) Perdesaan menjadi BUMDesma, Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinsos PMD) Kabupaten Wonosobo berkunjung ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinpermades) Kabupaten Rembang, Kamis (6/10/2022).

“Kita ke sini untuk mengkaji, mencari informasi terkait proses transformasi UPK PNPM menjadi BUMDesma. Rembang kami lihat lebih maju lagi, karena berhasil melakukan transformasi di dua kecamatan dan lainnya sedang berproses,” ungkap Kepala Dinsos PMD Kabupaten Wonosobo Harti melalui siaran tertulisnya di Rembang, Sabtu (8/10/2022).

Menurutnya,  pihaknya masih mencari pola dan informasi terkait BUMDesma, meskipun sudah ada template dari regulasi. Namun, pihaknya ingin secara detail mengetahui, bagaimana proses dan lika liku pembentukan BUMDesma.

“Kami ingi mengetahui bagaimana proses, tahapan, dan kendalanya, sehingga sudah ada dua kecamatan yang berdiri BUMDesma, itu yang menarik bagi kami. Ada juga beberapa progres yang menarik untuk kami adopsi, ” tuturnya.

Dalam waktu dekat ini, lanjut Harti, pihaknya akan segera melakukan percepatan transformasi UPK PNPM menjadi BUMDesma. Pasalnya, sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2021, terakhir transformasi adalah pada Februari 2023.

Kepala Dinpermades Kabupaten Rembang Slamet Haryanto mengungkapkan, pada Mei 2022, BUMDesma Kecamatan Bulu diresmikan, Kaliori menyusul sebagai kecamatan yang kedua. Selanjutnya Kecamatan Sumber dan Sale dikabarkan segera menyusul.

Saat ditanya kunci kesuksesan dalam mentransformasikan UPK PNPM Perdesaan menjadi BUMDesma, Slamet mengungkapkan, ada beberapa faktor di antaranya, inventarisasi aset eks UPK PNPM, kelembagaan, personel, dan jenis usahanya.

Menurutnya, kelebihan BUMDesma dibanding UPK PNPM sendiri, yaitu pada usahanya, yang tidak hanya berkutat pada pinjaman pada kelompok perempuan. Seperti BUMDesma Kecamatan Bulu, telah mengembangkan usaha pinjaman modal bagi usaha skala kecil atau mikro finance dan adanya penyertaan modal dari pemerintah desa.

Berbicara kendala, lanjut Slamet, sebagai lembaga baru tentu SDM perlu mendapatkan perhatian lebih. Mengingat, struktur kelembagaan BUMDesma berbeda dengan UPK PNPM Perdesaan.

“SDM ini harus mendapatkan pelatihan terkait pengelolaan badan usaha milik desa. Kalau dulukan pengelolaanya murni eks PNPM Perdesaan, kalau BUMDesma ada direktur utama, direktur yang membawahi usaha-usaha, di bawahnya, ada manajer-manajer. Nah disitulah perlu adanya penguasaan tugas pokok fungsi, yang harus dikuasai sesuai dengan kelembagaan yang baru,” tandasnya.

(025)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

    • calendar_month Rabu, 4 Mei 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 273
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu 04 Mei 2022   Kementerian PUPR,  Anggaran proyek fisik 3 TPST pagu DIPA  senilai Rp 105 miliar.       Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Denpasar Guna memastikan persiapan pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Tahura Suwung, Sekretaris Daerah Kota Denpasar, IB Alit Wiradana didampingi Asisten Bidang Perekenomian dan Pembangunan(Asisten II), Anak Agung Gede […]

  • Br. Bun Denpasar Kembali Bangkitkan Sang Hyang Jaran

    Br. Bun Denpasar Kembali Bangkitkan Sang Hyang Jaran

    • calendar_month Senin, 13 Jan 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Denpasar, Selasa  14  januari  2020   Br. Bun Denpasar Kembali Bangkitkan Sang Hyang Jaran   BALI,  INDEX  – Kota Denpasar memiliki berbagai kebudayaan dan tarian yang sangat sakral di Denpasar. Salah satunya adalah Layangan Jangan yang sudah ada pada dokumentasi Banjar Bun pada tahun 1915. Sepuluh tahun sebelum Layangan Jangan ternyata sudah ada Sang Hyang […]

  • Forum Advokasi Hindu Dharma (FAHD), Gelar Simposium  Moderasi  Beragama Hidup  Bersama Saling Asah, Asih, Asuh

    Forum Advokasi Hindu Dharma (FAHD), Gelar Simposium  Moderasi  Beragama Hidup  Bersama Saling Asah, Asih, Asuh

    • calendar_month Kamis, 18 Mei 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 283
    • 0Komentar

    Denpasar, Jumat  19  Mei  2023 Forum Advokasi Hindu Dharma (FAHD), Gelar Simposium  Moderasi  Beragama Hidup  Bersama Saling Asah, Asih, Asuh     Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Bertepatan dengan hari Lahirnya Pancasila 1 Juni 2023, Forum Advokasi Hindu Dharma (FAHD) bekerja sama dengan Dirjen Bimas Hindu Kementerian Agama Republik Idonesia menggelar Simposium Moderasi Beragama dengan tema , […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Senin, 31 Okt 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Bali, Selasa  01  November 2022 Renungan  JOGER  

  • Indonesia Expose.co.id

    Indonesia Expose.co.id

    • calendar_month Rabu, 17 Apr 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu  17  April  2024    

  • Jelang Tahun Baru 2020, Satpolair Polres Sumedang Siapkan Pengamanan Objek Wisata Air Bendungan Jatigede

    Jelang Tahun Baru 2020, Satpolair Polres Sumedang Siapkan Pengamanan Objek Wisata Air Bendungan Jatigede

    • calendar_month Sabtu, 28 Des 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Bandung,  Sabtu  28  Desember  2019   Jelang Tahun Baru 2020, Satpolair Polres Sumedang Siapkan Pengamanan Objek Wisata Air Bendungan Jatigede     Jawa Barat,INDEX  –  Untuk mengantisipasi kerawanan Kamtibmas dalam rangka libur natal 2019 dan tahun baru 2020, di wilayah perairan Bendungan Jatigede wilayah hulkum Polres Sumedang Polda Jabar, Sabtu (28/12/2019) Plt. Kasat Polair Iptu […]

expand_less