Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » Polresta Bandara Soetta Tangkap Tiga Pelaku Pemerasan dan Pencurian dengan Kekerasan

Polresta Bandara Soetta Tangkap Tiga Pelaku Pemerasan dan Pencurian dengan Kekerasan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 20 Mar 2023
  • visibility 57
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Senin  20  Maret  2023

Polresta Bandara Soetta Tangkap Tiga Pelaku Pemerasan dan Pencurian dengan Kekerasan

 

Polresta Bandara Soetta Gelar PrescomTujukan Barang Bukti Para Pelaku Kejahatan Kepada Wartawan, Sabtu, (18/3/2023).(Foto/ist)

 

Jakarta, indonesiaexpose.co.id – Polresta Bandara Soekarno Hatta (Soetta) berhasil mengungkap kasus pemerasan dan atau pencurian dengan kekerasan terhadap calon pekerja migran Indonesia (CPMI) di Terminal III Bandara Soetta, Tangerang, Banten.

Para pelaku yang berhasil ditangkap oleh jajaran Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polresta Bandara Soetta yaitu FF (21) laki-laki, asal Kota Sukabumi, Jawa Barat; IK (22) laki-laki, asal Kabupaten Garut, Jawa Barat dan GEJ (34) laki-laki yang berprofesi sebagai karyawan swasta asal Kecamatan Sungai Raya, Kalimantan.

Kasat Reskrim Polresta Bandara Soetta, Kompol Reza Fahlevi mengungkapkan korban tindakan pemerasan dan/atau pencurian dengan kekerasan tersebut adalah empat orang CPMI yang hendak berangkat ke Filipina.

Menurut Reza kasus ini terungkap karena ada keributan berupa teriakan dari korban, sehinga dihampiri oleh petugas keamanan Bandara Soetta atau aviation security (Avsec), dan melaporkan ke pihak Polresta Bandara Soetta.

Dia menjelaskan, pada hari Minggu 5 Maret 2023 sekitar pukul 21.00 WIB, saat piket Reskrim melakukan observasi di Terminal III Bandara Soetta, muncul laporan dari penumpang Aboy Riyadi ( CPMI ) yang akan berangkat ke negara Filipina menggunakan pesawat Cebu Pacific pukul 00.30 WIB.

Aboy bersama 3 temannya telah menjadi korban perampasan atau pencurian dengan kekerasan oleh tersangka.

“Barang-barang milik korban berupa handphone (telephon genggam), uang tunai, dokumen keberangkatan seperti paspor, kartu tanda penduduk (KTP), diambil oleh pelaku sehingga korban mengalami kerugian sebesar Rp 8 juta,” kata Reza dalam keterangan tertulis, Sabtu (18/3/2023).

Kasat Reskrim menjelaskan, modus operandi yang dilakukan pelaku dalam aksinya yakni berpura-pura sebagai anggota kepolisian yang melakukan pemeriksaan kepada calon pekerja migran Indonesia (PMI) yang akan berangkat ke luar negeri.

“Dengan membawa airsoft gun model pistol, para tersangka menggiring calon pekerja migran Indonesia ke dalam mobil milik tersangka. Selanjutnya mengambil barang milik korban serta menghubungi agen yang menempatkan calon pekerja migran untuk meminta tebusan uang,” ujarnya.

“CPMI yang berangkat akan menjadi terbeban karena isu pemerasan oleh orang yang mengaku petugas dan membuat nama baik dari Kepolisian Negara Republik Indonesia menjadi tercemar,” katanya.

Ada sejumlah barang bukti yang berhasil disita dari para tersangka yaitu berupa 1 pucuk airsoft gun jenis pistol yang dipergunakan oleh tersangka 1 untuk melakukan ancaman kekerasan; 1 unit kendaran roda 4 Suzuki Ertiga yang digunakan oleh tersangka 1 untuk melakukan tindak pidana; 3 unit telepon genggam yang digunakan oleh para tersangka untuk berkomunikasi; 1 buah tas selempang yang digunakan oleh tersangka 2 untuk menyimpan hasil tindak pidana dan 1 buah tas selempang yang digunakan oleh tersangka 1 untuk menyimpan peluru jenis gotri.

Para tersangka dikenakan Pasal 368 Ayat (1) KUHPidana dengan ancaman hukuman penjara selama-lamanya sembilan tahun.

Selain itu Pasal 365 Ayat (1) dan Ayat ke-2 KUHPidana dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara (Ayat 1) dan hukuman penjara selama-lamanya 12 tahun, jika perbuatan itu dilakukan oleh dua orang bersama-sama atau lebih (Ayat 2).

Polresta Bandara Soetta mengimbau kepada masyarakat agar tidak mudah percaya dengan seseorang yang mengaku petugas kepolisian tanpa dilengkapi dengan surat tugas, dan selalu berhati-hati di mana pun berada.

Dijelaskan bahwa di wilayah Bandara Soetta selalu dijaga keamanan dan ketertibannya.

Bapak Kapolda Metro Jaya memerintahkan agar pendekatan pencegahan kejahatan menjadi pola utama dalam tugas kepolisian.

“Kami jajaran Polresta siap melaksanakan perintah tersebut dan meminta bantuan kerja sama seluruh pengguna jasa Bandara Soetta untuk menciptakan keamanan dan ketertiban di wilayah bandara sebagai rumah bersama,” ujarnya.

Apabila menemukan informasi kejahatan, silakan melaporkan langsung di setiap terminal dan area wilayah Bandara Soetta, karena banyak petugas kepolisan dan petugas Avsec yang siap menerima laporan dari siapapun terkait Kamtibmas di wilayah Bandara Soetta,” tutupnya.

(Harto /007)

 

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Jumat, 13 Sep 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Bali, Sabtu  14  September   2024 Renungan  Joger

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Bali, Minggu  29  Maret  2020

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Sabtu, 10 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Bali, Minggu 11  Mei 2025 Renungan  Joger  

  • Sat Narkoba Polres Gianyar, Tangkap Jaringan Pengedar Narkoba di Gianyar.

    Sat Narkoba Polres Gianyar, Tangkap Jaringan Pengedar Narkoba di Gianyar.

    • calendar_month Senin, 31 Jan 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Gianyar, Selasa 01 Februari  2022   Sat Narkoba Polres Gianyar, Tangkap Jaringan Pengedar Narkoba di Gianyar.     Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Sebanyak tujuh orang tersangka masuk dalam jaringan pengedar narkoba di Gianyar berhasil ditangkap oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Gianyar. Dari tangan para tersangka ini didapati sebanyak 7,11 gram narkoba jenis sabu. Ke tujuh orang […]

  • Polda Bali Naikkan Status! Influencer Rusia Disidik dalam Dugaan Penipuan Properti Rp80 Miliar

    Polda Bali Naikkan Status! Influencer Rusia Disidik dalam Dugaan Penipuan Properti Rp80 Miliar

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Denpasar, Sabtu  15  November Polda Bali Naikkan Status! Influencer Rusia Disidik dalam Dugaan Penipuan Properti Rp80 Miliar       Bali, indonesiaexpose.co.id –  Kasus dugaan penipuan investasi properti yang menyeret seorang influencer asal Rusia, Sergei Domogatskii, memasuki babak baru. Direktorat Reserse Siber Polda Bali resmi meningkatkan status perkara ke tahap penyidikan, setelah jumlah korban dan […]

  • Genjot Penurunan Stunting, Wagub Tinjau Langsung ke Rumah Warga

    Genjot Penurunan Stunting, Wagub Tinjau Langsung ke Rumah Warga

    • calendar_month Kamis, 9 Feb 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Demak, Kamis  09  Februari  2023 Genjot Penurunan Stunting, Wagub Tinjau Langsung ke Rumah Warga   (Foto/ist)   Jawa  Tengah,  indonesiaexpose.co.id  – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, mengecek penanganan stunting di tingkat desa. Hal itu dilakukan mengikuti arahan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, terkait upaya penurunan stunting di Jateng. Wagub Gus Yasin melakukan pemantauan […]

expand_less