Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Tiga Belas Karya Lukis di Pamerkan 7 – 31 Mei 2023 di Santrian Gallery

Tiga Belas Karya Lukis di Pamerkan 7 – 31 Mei 2023 di Santrian Gallery

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 6 Apr 2023
  • visibility 179
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Kamis 06 April 2023

Tiga Belas Karya Lukis di Pamerkan 7 – 31 Mei 2023 di Santrian Gallery

 

Bali, indonesiaexpose.co.id – Karya yang dihadirkan oleh Ngurah Paramartha dalam pameran tunggalnya di Santrian Gallery, memakai dua sandaran yakni estetika subyektif maupun estetika subyektif sekaligus.

“Saya menyadari pentingnya proses dan pengalaman-pengalaman indrawi dan psikis yang la rasakan dalam kegiatan melukisnya. Artinya melukis adalah aktivitas yang empirik, lalu hasil dari pengalaman-pengalaman tersebut menghasilkan fenomena artistik yang terhampar pada selembar kanvas atau pada selembar plat fiber glas dan plat logam sebagai medium karyanya,” jelas Ngurah Paramartha di acara jumpa pers di Griya Santrian, Denpasar, Kamis (6/4/2023).

Ketika ditanya awak media gagasan apa yang melatar belakangi hadirnya karya-karya yang la pamerkan saat ini? Secara tersirat Ngurah Paramartha menyadari sepenuhnya sandaran yang la yakini dan pakai dalam proses melahirkan karya ini adalalah pengalaman-pengalaman empirisnya ketika melukis. Bagaimana la mengakui keterpikatan atau yang dalam bahasa Bali disebut Kadaut sebagai fenomena perasaan atau kejiwaan yang menggerakkanya untuk melukis.

Pertanyaan berikutnya Kadaut atau terpikat oleh apa? Secara gamblang Ngurah menyatakan bahwa ketertarikanya dalam melihat hamparan layer atau lapisan warna yang dihadirkan secara bebas diawal la melukis sebagai sebuah elemen artistik yang memantik dan membuatnya terpikat untuk menggerakkan proses berikutnya yakni mengkontruksi figur-figur maupun objek objek yang hadir dalam karyanya.

Warna warna yang saling berkomplementer dan saling tumpang tindih yang la torehkan secara ekspresif dan bebas menjadi pengalaman-pengalaman yang membebaskan baginya.

Ia mengaku tak memperhatikan kaidah kaidah rasio ataupun logika ketika la mulai mengoleskan warna melalui torehan torehan paletnya.

Ketika proses ini selesai la akan menatap hasil torehan bebasnya tersebut. Tahap menatap ini merupakan momentum kunci dalam proses melukisnya lebih lanjut. Hamparan warna yang tersaji seperti memanggil manggilnya, seperti memberi daya pikat yang luar biasa imajinasinyapun bergerak seturut memori memori visual yang pernah la lihat.

Hamparan warna warna abstraktif tersebut dilihat oleh Ngurah memiliki potensi representasi atau kebentukan. Maka garis menjadi pilihan berikutnya untuk mengkontruksi figur-figur dan objek yang ada dalam imajinasinya yang bertaut pula dengan memori memori visualnya pada berbagai image image naif yang merepresentasikan alam, seperti pohon, binatang serta artefak artefak budaya visual yang tumbuh dari locus sosio kulturalnya sebagai orang Bali semisal wayang dan kisah kisah tantri, atau pengalaman visualnya yang tertarik melihat tinggalan tinggalan arkeologis suku Maya di Amerika Latin yang la temukan dalam berbagai sumber baik literatur maupun media virtual.

Rangkalan-rangkaian imajinasi tersebut jika dibaca secara psikologis dapat terbaca sebagai memori after image yang hadir akibat terstimulasi oleh fenomena pertumpukan lapis lapis warna yang la hadirkan. (080)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Jumat, 12 Jan 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Bali, Sabtu  13  Januari 2024 Renungan  Joger

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Rabu, 26 Mar 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Bali, Kamis  27  Maret  2025 Renungan  Joger

  • Wujud Ketaatan dan Keimanan pada Allah, Polda Jabar Laksanakan Shalat Gerhana Matahari

    Wujud Ketaatan dan Keimanan pada Allah, Polda Jabar Laksanakan Shalat Gerhana Matahari

    • calendar_month Kamis, 26 Des 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Bandung,  Jumat  27  Desember  2019   Wujud Ketaatan dan Keimanan pada Allah, Polda Jabar Laksanakan Shalat Gerhana Matahari   Jawa Barat,INDEX –  Sebagai wujud ketaatan dan keimanan kepada Allah, Kamis siang (26/12/2019) Kepolisian daerah (Polda) Jawa Barat melaksanakan Shalat Gerhana Matahari, bertempat di Masjid Al Amman Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta 748 Bandung.   Kegiatan […]

  • Apresiasi Buku “Kehidupan”

    Apresiasi Buku “Kehidupan”

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle 110
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis 30  Juli  2026 Apresiasi Buku “Kehidupan”     Bali,  indonesiaexpose.co.id  —  Apresiasi Buku “Kehidupan”, Ruang Dialog Panduan Meniti Jalan ke Dalam Diri Di tengah kehidupan modern yang serba cepat, kebutuhan manusia tidak lagi sebatas memenuhi tuntutan materi. Banyak orang mulai mencari ruang untuk berhenti sejenak, merefleksikan perjalanan hidup, sekaligus menemukan kembali makna keberadaannya. […]

    • calendar_month Jumat, 17 Des 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Jakarta, Jumat 16  Desember 2021    

  • Antisipasi Laju Inflasi, Walikota Jaya Negara Tinjau Pasar Murah di Banjar Buana Kubu

    Antisipasi Laju Inflasi, Walikota Jaya Negara Tinjau Pasar Murah di Banjar Buana Kubu

    • calendar_month Jumat, 1 Mar 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Denpasar,  Jumat  01  Maret  2024 Antisipasi Laju Inflasi, Walikota Jaya Negara Tinjau Pasar Murah di Banjar Buana Kubu       Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara meninjau pelaksanaan pasar murah serangkaian Hari Raya Galungan dan Kuningan di Banjar Buana Kubu, Desa Tegal Harum, Jumat (1/3/2024). Hal ini dilaksanakan guna menjaga laju […]

expand_less