Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Wagub Cok Ace Apresiasi Pelaksanaan Sanur Village Festival Tahun 2023

Wagub Cok Ace Apresiasi Pelaksanaan Sanur Village Festival Tahun 2023

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 18 Jul 2023
  • visibility 37
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Rabu  19  Juli 2023

Wagub Cok Ace Apresiasi Pelaksanaan Sanur Village Festival Tahun 2023

 

 

Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Wakil Gubernur Bali Prof. Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) mengapresiasi pelaksanaan Sanur Village Festival (Sanfest) ke-16 Tahun 2023 yang berlangsung di Pantai Matahari Terbit Sanur, 19 hingga 21 Juli 2023. Hal tersebut diutarakannya dalam sambutan saat menghadiri acara pembukaan Sanfest, Rabu (19/7/2023) petang.

Ia menyebut, terlaksananya Sanfest hingga menginjak tahun ke-16 bukan hal yang mudah. Karena dalam perjalanannya, pelaksanaan festival semacam ini sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor. “Ini bukan perkara mudah, apalagi saat ini situasi pariwisata Bali belum pulih sepenuhnya,” ucapnya.

Lebih jauh ia mengurai, Kemenparekraf RI tahun ini menargetkan kunjungan wisatawan ke Bali sebanyak 4,5 juta orang. Wagub Cok Ace menyampaikan bahwa target itu baru 70 persen jika dibandingkan jumlah kunjungan sebelum pandemi Covid-19 yang mencapai 6,3 juta orang. “Pemerintah saat ini tengah menempuh upaya untuk mengakselerasi pertumbuhan pariwisata, salah satunya dengan membuka pintu lebih lebar bagi wisatawan mancanegara,” sebutnya. Salah satu yang digarap lebih optimal adalah pasar China karena hingga saat ini belum pulih seperti sediakala. Selain akselerasi pertumbuhan pariwisata, pemerintah juga tengah berusaha mengembalikan jati diri pariwisata Bali yang berbasis budaya.

Masih dalam sambutannya, Wagub Cok Ace yang juga menjabat sebagai Ketua BPD PHRI Bali ini menilai tema yang diusung pada pelaksanaan Sanfest tahun ini yaitu ‘Amrta Sagara’ merupakan hal yang tepat dan sangat relevan. “Ini sesuai dengan Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali yang salah satu bagiannya mempunyai semangat memuliakan laut sebagai sumber kehidupan,” ucapnya seraya berharap kegiatan ini mampu mempercepat kebangkitan pariwisata Sanur. Terlebih, Kawasan Sanur mendapat perhatian pemerintah dengan keberadaan pelabuhan dan juga Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) bidang kesehatan yang saat ini dalam proses pengerjaan. Terkait kemacetan yang ditimbulkan belakangan ini, ia mengajak semua pihak bahu membahu mencari solusi.

Apresiasi terhadap pelaksanaan Sanfest Tahun 2023 juga diutarakan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Republik Indonesia I Gusti Ayu Bintang Darmawati. Perempuan yang akrab disapa Bintang Puspayoga ini berharap, Sanfest dapat mendulang sukses seperti pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya serta mampu menumbuhkan inovasi dan kreativitas pelaku UMKM. Selaku Menteri P3A, ia menyebut kegiatan ini sangat berkaitan dengan bidang yang ia tangani. “Ini sangat relevan dengan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Karena sektor pariwisata ditopang oleh UMKM yang sangat berkaitan dengan perempuan,” ujarnya. Menyitir data dari Kementerian Koperasi dan UKM, ia menginformasikan bahwa saat ini di Indonesia terdapat 65,5 juta UMKM dan 64 juta diantaranya masuk kategori usaha mikro yang 60 persennya dikelola oleh perempuan. “Usaha mikro itu didominasi kuliner, fashion yang dikelola oleh perempuan. Jadi, festival semacam ini sangat relevan dengan Kementerian P3A,” bebernya.

Sementara itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Sandiaga Salahuddin Uno dalam sambutan melalui tayangan video menyambut baik pelaksanaan Sanfest Tahun 2023 dan berharap kegiatan ini bisa menjadi lokomotif dan memberi multiplier effect bagi perekonomian Daerah Bali.

Ketua panitia sekaligus penggagas Sanur Village Festival Ida Bagus Sidharta Putra dalam laporannya menyampaikan kegiatan ini mengusung tema ‘Amrta Sagara’. Dijelaskan olehnya, secara harfiah amrta berarti sumber kehidupan dan sagara merujuk pada kata laut.

“Dengan demikian, tema ini dapat diartikan laut sebagai sumber kehidupan. Ini berkaitan dengan kehidupan masyarakat Sanur yang lekat dengan laut. Laut adalah sumber kehidupan, tempat mencari nafkah dan objek wisata,” urainya. Mengingat pentingnya manfaat laut bagi kehidupan masyarakat, melalui ajang ini pihaknya juga ingin mengkampanyekan perlindungan dan konservasi laut. Sanfest Tahun 2023 akan dimeriahkan berbagai kegiatan seperti parade jukung, penanaman terumbu karang, pelepasan tukik hingga bersih-bersih pantai. Selain itu juga akan digelar eksebisi seni dan pameran foto, pertunjukan musik dan pameran UMKM yang diikuti 150 peserta.

Pembukaan Sanfest 2023 ditandai dengan pemercikan tirta amertaning segara oleh Menteri P3A Bintang Puspayoga yang didampingi Wagub Cok Ace. Acara pembukaan juga dihadiri Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah RI periode 2014- 2019 Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga, Walikota Denpasar IGN. Jaya Negara, Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa, Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf RI Ni Made Ayu Marthini, Pimpinan DPRD Kota Denpasar, tokoh puri dan undangan lainnya.(Adv)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Walikota Jaya Negara: Kita Fokus Bersihkan Kota, Agar Masyarakat Nyaman Beraktivitas.

    Walikota Jaya Negara: Kita Fokus Bersihkan Kota, Agar Masyarakat Nyaman Beraktivitas.

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu  17  September  2025 Walikota Jaya Negara: Kita Fokus Bersihkan Kota, Agar Masyarakat Nyaman Beraktivitas.   Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negar saat turun langsung membersihkan kawasan Banjar Pemeregan, Jalan Gunung Kawi, Denpasar, Rabu (17/9/2025). Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Pemerintah Kota Denpasar bersama seluruh elemen masyarakat terus bergerak membersihkan sampah sisa banjir. Hal tersebut […]

  • I Made Derana : Sosok Tokoh Masyarakat Kuta Selatan  yang  Mengayomi

    I Made Derana : Sosok Tokoh Masyarakat Kuta Selatan  yang  Mengayomi

    • calendar_month Rabu, 30 Nov 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Jimbaran,  Rabu  30  November   2022 I Made Derana : Sosok Tokoh Masyarakat Kuta Selatan  yang  Mengayomi Semeton DERANA,di Jimbaran, Kab.Badung-Bali, Rabu (30/11/2022).   Bali, indonesiaexpose.co.id – Sebagai bentuk kepedulian dan cintanya terhadap sesama ,tokoh Masyarakat Kuta Selatan ,Kab.badung-Bali , I Made Derana yang tergabung dalam semeton “Derana ” Nandur Dharma Jaya Ing Rama.Bertempat di Jimbaran […]

  • Pemerataan Listrik Jadi Kunci Penggerak Ekonomi Daerah

    Pemerataan Listrik Jadi Kunci Penggerak Ekonomi Daerah

    • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Tabanan,  Sabtu  02  Agustus 2025 Pemerataan Listrik Jadi Kunci Penggerak Ekonomi Daerah   Manager PLN UP3 Bali Selatan, I Putu Kariana (Kiri), mendampingi wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga S.Sos, (kanan) menuju tempat diskusi.(foto/hms)   Bali,  indonesiaexpose.co.id   — Pemerataan akses listrik dinilai sebagai salah satu faktor utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Untuk itu, PT […]

  • Sekretariat  DPRD  Provinsi  Bali

    Sekretariat DPRD Provinsi Bali

    • calendar_month Selasa, 16 Agt 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Bali, Selasa 16 Agustus 2022 Sekretariat  DPRD  Provinsi  Bali  

  • Indonesiaexpose.co.id

    Indonesiaexpose.co.id

    • calendar_month Selasa, 26 Nov 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Bali, Selasa  26  November  2024

  • Cerita Pelaku Usaha Terbantu Stimulus Listrik Saat Pandemi Covid -19

    Cerita Pelaku Usaha Terbantu Stimulus Listrik Saat Pandemi Covid -19

    • calendar_month Rabu, 29 Sep 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu  29  September  2021   Cerita Pelaku Usaha Terbantu Stimulus Listrik Saat Pandemi Covid -19   Bali,  indonesiaexpose.co.id –  Pandemi Covid – 19 berdampak pada ketidakpastian iklim bisnis khususnya di Bali. Sektor pariwisata yang hingga kini masih terpuruk membuat beberapa pelaku usaha berjibaku untuk bertahan di masa sulit ini. Dampak ini juga turut dirasakan […]

expand_less