Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » 2024, Jawa Tengah Dapat Alokasi DAK Fisik Rp4,2 Triliun

2024, Jawa Tengah Dapat Alokasi DAK Fisik Rp4,2 Triliun

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 24 Jan 2024
  • visibility 253
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Semarang, Kamis 25 Januari 2024

2024, Jawa Tengah Dapat Alokasi DAK Fisik Rp4,2 Triliun

 

Rapat Koordinasi Percepatan Pelaksanaan DAK Fisik TA 2024, di Ruang Rapat BPKAD Provinsi Jawa Tengah, Selasa (23/1/2024).(foto/ist)

 

Jawa  Tengah,  indonesiaexpose.co.id  – Provinsi Jawa Tengah mendapatkan alokasi Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik untuk Tahun Anggaran 2024 sebesar Rp4,2 triliun. Anggaran tersebut terdiri dari Rp3,81 triliun untuk 35 kabupaten/ kota yang akan dikelola oleh masing-masing daerah, dan Rp484,5 miliar untuk Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Kepala Bidang Anggaran Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Jawa Tengah, Dwianto Priyonugroho mengatakan, dengan kucuran DAK itu, pemerintah kabupaten/ kota dan provinsi didorong segera melakukan percepatan pelaksanaan kegiatan. Sehingga, tidak ada lagi kontrak-kontrak yang pekerjaannya mepet.

“Kami berharap dana ini betul-betul bisa bermanfaat bagi masyarakat. Oleh karenanya, percepatan juga perlu dilakukan Bapak/ Ibu, agar mampu mendorong konsumsi masyarakat, meningkatkan produktivitas perekonomian dan menciptakan lapangan kerja,” ujarnya, saat Rapat Koordinasi Percepatan Pelaksanaan DAK Fisik TA 2024, di Ruang Rapat BPKAD Provinsi Jawa Tengah, Selasa (23/1/2024).

Dwianto menekankan, agar pemerintah kabupaten/ kota maupun provinsi, segera memanfaatkan anggaran dengan semaksimal mungkin. Tentu, kolaborasi bersama antara pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten/ kota harus lebih ditingkatkan.

Kepala Biro Administrasi Pembangunan Daerah Setda Provinsi Jawa Tengah, Endi Faiz Effendi menyampaikan, dana transfer yang diberikan oleh Pemerintah Pusat nantinya digunakan untuk penurunan kemiskinan, peningkatan pelayanan kesehatan, penurunan stunting, dan peningkatan daya saing usaha.

“Jangan sampai kita sudah dikasih uang dari pemerintah pusat, tapi ketika dikasih uang tidak mau menyerap dengan baik. Diharapkan, semuanya punya semangat untuk menyerap anggaran yang diberikan oleh pusat, untuk menurunkan kemiskinan,” jelas Kepala Biro Administrasi Pembangunan Daerah Setda Provinsi Jawa Tengah, Endi Faiz Effendi melalui siaran tertulisnya.

Kepala Kantor KPPN Semarang I Kemenkeu RI, Farhan Fatnanto mengingatkan agar dana transfer yang diberikan digunakan untuk kebutuhan daerah, sesuai dengan prioritas masing-masing. Diharapkan, rencana kerja yang telah disusun segera direalisasikan.

“Kita selaku pelayan masyarakat, masyarakat kita yang harus dilayani. Insyaallah ini jadi amal ibadah kita. Tolong, tujuannya bukan bagaimana kita mendapat sesuatu, tapi bagaimana masyarakat kita mendapatkan sesuatu,” pungkasnya.

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 403
    • 0Komentar

    Bali, Minggu 21 Desember 2025 Renungan  JOGER  

  • Januari-September, Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai Layani 17,8 Juta Penumpang

    Januari-September, Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai Layani 17,8 Juta Penumpang

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 266
    • 0Komentar

    Mangupura, Kamis 17  Oktober  2019   Januari-September, Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai Layani 17,8 Juta Penumpang     BALI,  INDEX  – Lepas dari triwulan ketiga di tahun 2019, Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali tercatat telah layani 17,8 juta penumpang. Total penumpang dengan jumlah eksak 17.844.690 jiwa tersebut telah terangkut melalui […]

  • Oke Juice Bali, Industri Rumah Tangga, wadah pengabdian Tiga Dosen ITB STIKOM Bali

    Oke Juice Bali, Industri Rumah Tangga, wadah pengabdian Tiga Dosen ITB STIKOM Bali

    • calendar_month Selasa, 1 Jun 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 389
    • 0Komentar

    Denpasar, Selasa 1 Juni 2021   Oke Juice Bali, Industri Rumah Tangga, wadah pengabdian Tiga Dosen ITB STIKOM Bali Serah terima alat pendukung produksi   Bali, indonesiaexpose.co.id  – Tri Dharma Perguruan Tinggi merupakan salah satu tujuan yang harus dicapai dan dilakukan oleh setiap perguruan tinggi di Indonesia. Salah satu poin dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi […]

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 263
    • 0Komentar

    Bali,  Jumat  28   Pebruari  2025 Renungan  Joger

  • Badai Emas Pegadaian 2025, Hadir  untuk Nasabah  Bali  Nusra

    Badai Emas Pegadaian 2025, Hadir  untuk Nasabah  Bali  Nusra

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 430
    • 0Komentar

    Jakarta, Kamis 05  Juni  2025 Badai Emas Pegadaian 2025, Hadir  untuk Nasabah  Bali  Nusra     Jakarta, indonesiaexpose.co.id   – PT Pegadaian kembali menghadirkan program loyalitas berupa undian berhadiah melalui Program Badai Emas Pegadaian 2025. Program ini dibuat khusus untuk mengapresiasi nasabah yang setia menggunakan produk Pegadaian, serta untuk mendorong nasabah memanfaatkan layanan aplikasi Pegadaian Digital. Periode […]

  • Polda Jawa Barat Ungkap Kasus Penimbunan dan Penjualan Obat Covid-19 Diatas Harga Eceran Tertinggi

    Polda Jawa Barat Ungkap Kasus Penimbunan dan Penjualan Obat Covid-19 Diatas Harga Eceran Tertinggi

    • calendar_month Rabu, 21 Jul 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 241
    • 0Komentar

    Bandung, Kamis  22  Juli  2021   Polda Jawa Barat Ungkap Kasus Penimbunan dan Penjualan Obat Covid-19 Diatas Harga Eceran Tertinggi     Jawa Barat,indonesiaexpose.co.id –  Direktorat Kriminal Khusus Polda Jawa Barat berhasil mengungkap kasus penimbunan dan penjualan obat Covid-19 di atas harga eceran tertinggi (HET). Bahkan disparitas harga obat yang dijual pelaku berkali-kali lipat lebih […]

expand_less