Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan Demi Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan

LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan Demi Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 30 Jan 2024
  • visibility 273
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,  Selasa  30  Januari  2024

LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan Demi Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan

 

 

Jakarta,  indonesiaexpose.co.id  –   Dalam Rapat Dewan Komisioner (RDK) Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) pada Senin 29 Januari 2024, LPS telah melakukan evaluasi dan menetapkan Tingkat Bunga Penjaminan (TBP) bagi simpanan dalam Rupiah di bank umum dan BPR, serta simpanan dalam bentuk valuta asing (valas) di bank umum.

LPS mempertahankan TBP simpanan Rupiah di bank umum dan BPR masing-masing sebesar 4,25% pada Bank Umum dan 6,75% pada Bank Perekonomian Rakyat (BPR). Dan, untuk TBP simpanan valuta asing (valas) pada bank umum sebesar 2,25%. Selanjutnya TBP tersebut akan berlaku efektif sejak periode 1 Februari 2024 sampai dengan 31 Mei 2024.

“Dalam rangka melindungi dana nasabah serta upaya menjaga kepercayaan nasabah deposan, LPS juga menghimbau agar bank selalu memperhatikan ketentuan Tingkat Bunga Penjaminan simpanan dimaksud dalam rangka penghimpunan dana, menyampaikan kepada nasabah dan calon nasabah penyimpan agar memperhatikan besaran Tingkat Bunga Penjaminan yang berlaku, hal ini agar simpanan yang ditempatkan di bank dapat masuk dalam program penjaminan simpanan,” ujar Ketua Dewan Komisioner LPS, Purbaya Yudhi Sadewa, di Jakarta, Selasa (30/1/2024).

Dia juga menyatakan, penetapan TBP simpanan didasarkan pada beberapa hal antara lain, demi menjaga momentum pemulihan ekonomi dan mendukung kinerja intermediasi perbankan, serta guna memberikan ruang lanjutan untuk perbankan dalam pengelolaan likuiditas dan suku bunga simpanan, dan upaya untuk terus menjaga sinergi kebijakan lintas otoritas untuk menciptakan stabilitas sistem keuangan,

Selanjutnya, dari observasi dan evaluasi atas kinerja ekonomi dan perbankan menunjukkan beberapa hal, antara lain proses pemulihan ekonomi global masih diwarnai beberapa risiko ketidakpastian, antara lain, pemulihan ekonomi global yang masih lemah dan cenderung divergen, perbedaan ekspektasi terhadap pemangkasan suku bunga kebijakan bank sentral utama, dampak fragmentasi geopolitik kawasan terhadap harga komoditas, perdagangan global, dan aktivitas investasi; serta agenda politik di berbagai negara yang mempengaruhi arah kebijakan ekonomi.

Kemudian, Kinerja ekonomi domestik berada di jalur pemulihan yang tepat diikuti pertumbuhan sisi konsumsi dan produksi. Hal tersebut tercermin antara lain dari kinerja hingga akhir tahun 2024 (posisi Desember 2023): (1) PMI manufaktur yang tetap berada di zona ekspansi yaitu 52,2; (2) penjualan ritel yang terus tumbuh sebesar 0,1% (yoy) diikuti indeks kepercayaan konsumen yang positif (123,8); dan (3) tingkat inflasi yang terkendali di level 2,61% (yoy).

Ia juga menyampaikan beberapa perkembangan positif terkini yaitu Kinerja intermediasi perbankan yang terus membaik. Dimana pada Desember 2023, kredit perbankan tumbuh sebesar 10,38% secara yoy, sedangkan Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh sebesar 3,73% secara yoy.

Sementara itu,Tingkat permodalan dan likuiditas perbankan terus terjaga. Rasio permodalan (KPMM) industri yang terjaga di level 27,69% pada periode Desember 2023. Sementara itu, likuiditas perbankan juga relatif memadai dengan rasio AL/NCD berada di level 127,08% dan AL/DPK sebesar 28,73% pada Desember 2023 relatif tinggi di atas threshold yang masing-masing sebesar 50% dan 10% .

Sebagai informasi, berdasarkan data per Desember 2023, jumlah rekening nasabah bank umum yang dijamin seluruh simpanannya (simpanan s/d Rp2 miliar) sebesar 99,94% dari total rekening atau setara dengan 559,561 juta rekening. Sedangkan pada BPR/BPRS, jumlah rekening yang dijamin seluruh simpanannya (simpanan hingga Rp2 miliar) sebesar 99,98% dari total rekening atau setara dengan 15,56 juta rekening.

Lebih jauh Purbaya juga menekankan bahwasanya, pasca penetapan TBP periode reguler September 2023 yang lalu. Dan, Berdasarkan data pergerakan suku bunga simpanan terkini, terdapat beberapa perkembangan yaitu, Suku bunga pasar simpanan (SBP) Rupiah naik 21 bps ke level 3,50% dibandingkan periode penetapan TBP bulan September 2023. Kondisi likuiditas yang masih longgar dan perkembangan ekspansi kredit mempengaruhi kenaikan suku bunga simpanan menjadi lebih gradual.

Sementara itu untuk SBP simpanan valas, terpantau kenaikan sebesar 15 bps ke level 2,01% dibandingkan periode penetapan TBP bulan September 2023. Kondisi likuiditas valas domestik, perkembangan nilai tukar dan ekspektasi terhadap arah kebijakan FFR mempengaruhi perkembangan SBP yang juga meningkat.

“LPS terus melakukan pemantauan atas perkembangan suku bunga simpanan perbankan nasional, baik yang berdenominasi Rupiah maupun valuta asing secara reguler,” pungkas Purbaya.

(016)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puan: Pendidikan Berkualitas Harus Hadir di Setiap Jengkal Negeri!

    Puan: Pendidikan Berkualitas Harus Hadir di Setiap Jengkal Negeri!

    • calendar_month Selasa, 13 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 299
    • 0Komentar

    Jakarta, Rabu  14  Mei  2025 Puan: Pendidikan Berkualitas Harus Hadir di Setiap Jengkal Negeri!   Ketua DPR RI Puan Maharani (foto/hms)   Jakarta,  indonesiaexpose.co.id  –  Ketua DPR RI Puan Maharani menekankan pentingnya pemerataan kualitas layanan pendidikan di tanah air. Ia meminta Pemerintah memastikan bahwa seluruh anak Indonesia mendapatkan kualitas pendidikan yang sama. “Hari Pendidikan Nasional […]

  • Disabilitas Ketut Sukaji  di tengah Pandemi Covid-19 tetap Berkarya, Ciptakan “Patung Kuda”

    Disabilitas Ketut Sukaji  di tengah Pandemi Covid-19 tetap Berkarya, Ciptakan “Patung Kuda”

    • calendar_month Sabtu, 5 Des 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Dempasar, Sabtu  5  Desember  2020   Disabilitas Ketut Sukaji  di tengah Pandemi Covid-19 tetap Berkarya, Ciptakan “Patung Kuda” BALI,  indonesiaexpose.co.id  –  Menyandang status disabilitas tidak membuat Ketut Sukaji berkecil hati untuk tetap berkarya ditengah pandemi Covid-19. Dari kekurangan yang dimiliki ia mampu membuktikan ke dunia bahwa orang disabilitas memiliki kelebihan dari orang normal. Hal ini […]

  • Waktu Pendaftaran Lomba Desain Rumah dari FABA Diperpanjang Hingga 17 Juni 2021

    Waktu Pendaftaran Lomba Desain Rumah dari FABA Diperpanjang Hingga 17 Juni 2021

    • calendar_month Minggu, 13 Jun 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Jakarta, Minggu  13  Juni  2021   Waktu Pendaftaran Lomba Desain Rumah dari FABA Diperpanjang Hingga 17 Juni 2021       “Total hadiah dan bantuan implementasi Program Capai Rp 457 juta.   Jakarta, indonesiaexpose.co.id   – Batas waktu pendaftaran Lomba Desain Rumah Sehat, Terjangkau dan Ramah Lingkungan dari Material Fly Ash dan Bottom Ash (FABA) PLTU […]

  • Pertamina Patra Niaga Siap Salurkan BBM Subsidi Sesuai Kuota Pemerintah

    Pertamina Patra Niaga Siap Salurkan BBM Subsidi Sesuai Kuota Pemerintah

    • calendar_month Selasa, 19 Mar 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Jakarta, Selasa  19  Maret 2024 Pertamina Patra Niaga Siap Salurkan BBM Subsidi Sesuai Kuota Pemerintah     Jakarta,  indonesiaexpose.co.id  – Besaran kuota subsidi BBM dan LPG pada tahun 2024 telah ditetapkan. Didasarkan pada SK Kepala BPH Migas No. 89/P3JBT/BPH MIGAS/KOM/2023 untuk penyaluran BBM Bersubsidi untuk Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu (JBT) Minyak Tanah dengan kuota […]

  • VIRAL  : Masyarakat  Desak Pansus TRAP Sidak Kintamani

    VIRAL  : Masyarakat  Desak Pansus TRAP Sidak Kintamani

    • calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
    • account_circle 080
    • visibility 320
    • 0Komentar

    Bangli, Minggu  12  Juli  2026 VIRAL  : Masyarakat  Desak Pansus TRAP Sidak Kintamani     Bali,  indonesiaexpose.co.id  — Tata Ruang Kintamani Rusak Parah! Desakan Bongkar Bangunan di Kawasan Danau Batur Menguat. Polemik tata ruang Bali kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, desakan datang dari media sosial. Sejumlah netizen meminta Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan […]

  • Presiden Jokowi: Indonesia-Mikronesia Punya Peran dan Kontribusi Nyata Hadapi Tantangan Bersama

    Presiden Jokowi: Indonesia-Mikronesia Punya Peran dan Kontribusi Nyata Hadapi Tantangan Bersama

    • calendar_month Rabu, 11 Okt 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Badung, Rabu  11 Oktober 2023 Presiden Jokowi: Indonesia-Mikronesia Punya Peran dan Kontribusi Nyata Hadapi Tantangan Bersama   Presiden Joko Widodo menggelar pertemuan bilateral bersama Presiden Federasi Mikronesia, Wesley Simina, di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Kabupaten Badung, Provinsi Bali, pada Rabu, 11 Oktober 2023. Foto: BPMI Setpres Presiden Simina menyampaikan apresiasi atas undangan yang […]

expand_less