Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Pengingat Peninggalan Cagar Budaya, 1110 Tahun Prasasti Blanjong, Pemkot Denpasar Apresiasi Kegiatan “Jaya Stambha”

Pengingat Peninggalan Cagar Budaya, 1110 Tahun Prasasti Blanjong, Pemkot Denpasar Apresiasi Kegiatan “Jaya Stambha”

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 4 Feb 2024
  • visibility 176
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Minggu  04  Februari  2024

Pengingat Peninggalan Cagar Budaya, 1110 Tahun Prasasti Blanjong, Pemkot Denpasar Apresiasi Kegiatan “Jaya Stambha”

 

 Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana saat menghadiri kegiatan peringatan 1110 Tahun “Jaya Stambha” Blanjong, Minggu (4/2/2024) di In situ Prasasti Blanjong dan Pura Dalem Blanjong, Desa Sanur Kauh, Kecamatan Denpasar Selatan.

 

Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Pelaksanaan peringatan 1110 Tahun “Jaya Stambha” Prasasti Blanjong berlangsung, Minggu (4/2/2024) di In situ (lokasi asli) Prasasti Blanjong dan Pura Dalem Blanjong, Banjar Blanjong, Desa Sanur Kauh, Kecamatan Denpasar Selatan.

Kegiatan “Jaya Stambha” Blanjong diapresiasi Pemkot Denpasar dalam gelaran berbagai agenda kegiatan untuk memperingati keberadaan Prasasti Blanjong sebagai salah satu cagar budaya di Kota Denpasar.

Hadir dalam kegiatan ini Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana mewakili Walikota Denpasar, Kadis Kebudayaan Denpasar, Raka Purwantara, dan Camat Denpasar Selatan, I Made Sumarsana. Hadir pula Perbekel Desa Sanur Kauh, Made Ada,
Bendesa Adat Intaran I Gusti Agung Alit Kencana, Sinau Cagar Budaya (Sigarda), dan komunitas Legu Gondong.

“Kami memberikan apresiasi atas pelaksanaan peringatan 1110 ditancapkannya Prasasti Blanjong yang berlokasi di Blanjong, Sanur,” ujar Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana yang ditemui disela-sela peninjauan kegiatan.

Lebih lanjut Sekda Alit Wiradana menyampaikan Prasasti Blanjong merupakan bukti sejarah yang otentik tentang awal keberadaan kerajaan Bali kuno.

Keberadaan cagar budaya memiliki peran penting dalam melestarikan identitas sejarah dan budaya suatu daerah. Cagar budaya berfungsi sebagai saksi bisu perjalanan waktu, menyimpan nilai-nilai kultural, arsitektural, dan sejarah yang menjadi bagian integral dari suatu masyarakat. Selain itu, cagar budaya juga dapat menjadi sumber penelitian untuk memahami perkembangan peradaban manusia. Upaya pelestarian dan pengelolaan cagar budaya merupakan investasi dalam warisan budaya yang mendalam dan berkelanjutan.

” Dari keberadaan Prasasti Blanjong, Pemkot Denpasar telah melakukan langkah-langkah untuk terus menjaga dan melestarikan. Terlebih saat ini mendapat dukungan dari semua pihak termasuk komunitas Sigarda yang berperan dalam menjaga cagar budaya agar tetap terjaga, serta mengedukasi masyarakat tentang pentingnya melestarikan warisan budaya untuk generasi mendatang,” ujarnya.

Sementara Ketua Panitia, Wayan Sila Sayana menyampaikan dari kegiatan yang bertajuk “Jaya Stambha” Blanjong sebagai pengingat keberadaan sebuah kota pelabuhan yang pernah ditancapkan pada Tahun Saka 835 di kawasan Sanur.

“Dipilihnya tanggal peringatan kegiatan 1110 Tahun Prasasti Blanjong tidak terlepas dari tulisan tanggal Prasasti Blanjong yang menurut kalender Saka India, pada hari ketujuh dari setengah Bulan Phalguna dari Tahun Saka 835. Menurut perhitungan Louis-Charles Damais yang bertepatan dengan 4 Februari 914 Masehi,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan, sebagai sebuah catatan sejarah kuno, Prasasti Blanjong sendiri tergolong unik, karena bertuliskan dua macam huruf yakni, huruf Pra-Nagari yang menggunakan Bahasa Bali Kuno, serta huruf Kawi dengan menggunakan Bahasa Sanskerta dan Bali Kuno, yang ditulis secara silang. Dalam Prasasti Blanjong disebutkan kata Walidwipa, yang merupakan sebutan untuk Pulau Bali, yang dikeluarkan oleh Raja Bali Adipatih Sri Kesari Warmadewa, yang berstana di Singhadwara Pura.
Dalam peringatan 1110 Tahun dalam gelaran kegiatan yang diisi dengan beberapa acara. Antara lain, pembacaan Kekawin

” Wirama Sardula Wikridita”, dan pementasan Tari Topeng Koreo Tunggal oleh Rumah Topeng Sanur, pimpinan Made Kara. Selain itu, juga diisi dengan diskusi bertajuk Singha Dwara Pura, sebuah kota pelabuhan yang hilang.

“Sebagai sebuah catatan sejarah, yang usianya lebih dari seribu tahun, melalui peringatan ini kami ingin menyampaikan terutama kepada generasi muda agar ikut melestarikannya,” tutupnya.

(Adv)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin 04  Mei  2020

  • Update, 6 Orang Sembuh di Denpasar, Kasus Positif Covid-19 Bertambah 6 Orang

    Update, 6 Orang Sembuh di Denpasar, Kasus Positif Covid-19 Bertambah 6 Orang

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin  22  Juni  2020   Update, 6 Orang Sembuh di Denpasar, Kasus Positif Covid-19 Bertambah 6 Orang Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai BALI, INDEX – Kasus Covid-19 di Kota Denpasar per hari ini, Senin (22/6) tercatat sebanyak 6 orang sembuh setelah menjalani perawatan. Namun demikian, kasus […]

  • Berikan Edukasi Gugah Kesadaran Masyarakat, Kelurahan Sumerta Gencarkan Inovasi Suling

    Berikan Edukasi Gugah Kesadaran Masyarakat, Kelurahan Sumerta Gencarkan Inovasi Suling

    • calendar_month Jumat, 23 Okt 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Denpasar, Jumat 23  Oktober  2020   Berikan Edukasi Gugah Kesadaran Masyarakat, Kelurahan Sumerta Gencarkan Inovasi Suling Sosialisasi Inovasi Suling di beberapa Banjar Adat di lingkungan Kelurahan Sumerta, Jumat (23/10/2020).   BALI, INDEX  –  Sebagai upaya berkelanjutan untuk mendukung pencegahan dan penanganan Covid-19, berbagai inovasi turut digalakkan seluruh jajaran Pemkot Denpasar hingga lapisan terbawah. Seperti halnya […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Kamis, 3 Nov 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Bali,  Jumat  04  November 2022 Renungan  JOGER    

  • Pj. Ketua TP PKK Bali Ajak Pokjanal Kabupaten/Kota Bangun Komitmen Optimalkan Fungsi dan Kedudukan Posyandu

    Pj. Ketua TP PKK Bali Ajak Pokjanal Kabupaten/Kota Bangun Komitmen Optimalkan Fungsi dan Kedudukan Posyandu

    • calendar_month Rabu, 1 Nov 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Bali, Kamis  02 November 2023 Pj. Ketua TP PKK Bali Ajak Pokjanal Kabupaten/Kota Bangun Komitmen Optimalkan Fungsi dan Kedudukan Posyandu   Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Kelompok Kerja Operasional (Pokjanal) memiliki peranan penting dalam meningkatkan derajat kesehatan di tingkat kelompok kerja. Secara garis besar Pokjanal berperan melakukan koordinasi berbagai upaya pembinaan yang berkaitan dengan peningkatan fungsi dan […]

  • Pemkot Denpasar Kaji Penerapan Program PPAM, Pertajam Program Pemilahan Sampah Berbasis Sumber di Kota Denpasar

    Pemkot Denpasar Kaji Penerapan Program PPAM, Pertajam Program Pemilahan Sampah Berbasis Sumber di Kota Denpasar

    • calendar_month Jumat, 19 Jan 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Denpasar, Jumat  19  Januari  2024 Pemkot Denpasar Kaji Penerapan Program PPAM, Pertajam Program Pemilahan Sampah Berbasis Sumber di Kota Denpasar   Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menerima audiensi Leader Konsultan PPAM Bali Gede Suarja bersama tim di Kantor Walikota Denpasar, Jumat (19/1/2024). Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Pemerintah Kota Denpasar terus membangun sinergitas bersama […]

expand_less