Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » OJK Luncurkan Roadmap untuk Mendukung Industri Jasa Keuangan yang sehat, Efisien dan Berintegritas

OJK Luncurkan Roadmap untuk Mendukung Industri Jasa Keuangan yang sehat, Efisien dan Berintegritas

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 6 Mar 2024
  • visibility 310
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Rabu 06 Maret 2024

OJK Luncurkan Roadmap untuk Mendukung Industri Jasa Keuangan yang sehat, Efisien dan Berintegritas

 

 

Jakarta,  indonesiaexpose.co.id  –  Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meluncurkan Roadmap Pengembangan dan Penguatan Perusahaan Pembiayaan 2024-2028 untuk mewujudkan industri perusahaan pembiayaan yang sehat, kuat, berintegritas, inklusif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi serta berkontribusi kepada pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Peluncuran Roadmap Perusahaan Pembiayaan dilakukan Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar didampingi Kepala Eksekutif Pengawasan Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman dan Ketua Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) Suwandi Wiratno. Dalam sambutannya, Mahendra menyampaikan bahwa roadmap ini merupakan bagian dari kebijakan OJK untuk memperkuat dan mengembangkan seluruh sektor jasa keuangan dan edukasi pelindungan konsumen.

“Roadmap ini merupakan roadmap ke tujuh bagi Dewan Komisioner OJK periode ini yang sejalan dengan UU P2SK karena di dalam UU jelas sekali ditegaskan bahwa OJK tentu bekerja sama dan menjadi tanggung jawab bersama dengan pemerintah, untuk mengambil kebijakan dan otoritas wajib mengembangkan dan memperkuat seluruh industri keuangan,” kata Mahendra.

Sementara Agusman menyampaikan bahwa roadmap ini bagian dari semangat OJK untuk mengembangkan industri jasa keuangan yang sehat, efisien, berintegritas, serta memperkuat perlindungan konsumen dan masyarakat, dalam rangka pendalaman pasar, peningkatan inklusi, dan stabilitas sektor keuangan, sebagaimana yang telah dituangkan di dalam Destination Statement OJK 2022-2027.

“Keberhasilan dalam mewujudkan visi Roadmap Pengembangan dan Penguatan Perusahaan Pembiayaan 2024-2028 hanya dapat tercapai dengan komitmen dan kesungguhan dari seluruh pemangku kepentingan di industri perusahaan pembiyaan. Kami menghimbau kepada asosiasi, industri dan seluruh pemangku kepentingan industri perusahaan pembiayaan untuk turut serta dalam mengawal dan menyukseskan implementasi roadmap ini,” kata Agusman .

Roadmap Perusahaan Pembiayaan merupakan panduan bagi segenap pelaku industri untuk mendorong kontribusi industri perusahaan pembiayaan terhadap perekonomian nasional khususnya dalam pembiayaan sektor produktif dan UMKM. Program kerja dari roadmap juga akan menekankan fokus kepada pelindungan konsumen sebagai salah satu prinsip utama yang selalu dijunjung tinggi dalam layanan sektor jasa keuangan. Hingga Desember 2023, industri perusahaan pembiayaan menunjukkan kinerja pertumbuhan yang baik.

Outstanding pembiayaan yang disalurkan industri di Desember 2023 tumbuh sebesar 13,23 persen yoy, dengan nominal pembiayaan sebesar Rp470,86 triliun. Pertumbuhan tersebut juga diikuti dengan kualitas risiko pembiayaan yang terjaga dengan NPF sebesar 2,44 persen. Apabila melihat pembiayaan yang disalurkan industri perusahaan pembiayaan, sebagian besar kegiatan usaha perusahaan pembiayaan merupakan pembiayaan multiguna atau pembiayaan untuk kegiatan konsumtif yaitu sekitar 52 persen (per Desember 2023).

Sejalan dengan gambaran tersebut, porsi pembiayaan yang disalurkan kepada UMKM pada periode yang sama mencapai 35,26 persen. Pengembangan dan Penguatan Perusahaan Pembiayaan Roadmap Pengembangan dan Penguatan Perusahaan Pembiayaan 2024-2028 ditopang dengan empat pilar prinsip pengembangan dan penguatan, yaitu: 1. Pilar penguatan ketahanan dan daya saing; 2. Pilar pengembangan elemen-elemen dalam ekosistem; 3. Pilar akselerasi transformasi digital; dan 4. Pilar penguatan pengaturan, pengawasan, dan perizinan. Implementasi pengembangan dan penguatan perusahaan pembiayaan dilakukan pada tiga fase dalam kurun waktu 2024 s.d. 2028, diawali dengan Fase 1 Penguatan Fondasi (2023 s.d. 2025), dilanjutkan dengan Fase 2 Konsolidasi dan Menciptakan Momentum (2026 s.d. 2027), dan diakhiri dengan Fase 3 Penyesuaian dan Pertumbuhan (2028).

Beberapa strategi yang akan dijalankan pada periode lima tahun mendatang berlandaskan keempat pilar tersebut yaitu: 1. Penguatan permodalan, tata kelola, manajemen risiko, dan SDM; 2. Penguatan pengembangan usaha; 3. Penguatan pengaturan, pengawasan, dan perizinan; 4. Penguatan pelindungan konsumen; 5. Pengembangan elemen ekosistem; dan 6. Akselerasi transformasi digital.

Beberapa program strategis dalam ketiga fase implementasi tersebut antara lain:

  •  Penguatan permodalan, tata kelola, manajemen risiko, dan SDM melalui pemenuhan ketentuan ekuitas minimum Rp100 M, peningkatan kepemilikan sertifikasi standar internasional dalam keamanan data, dan pengembangan dan penguatan SDM
  • Penguatan pengembangan usaha melalui perluasan sumber pendanaan, pengembangan produk pembiayaan syariah, dan pengembangan produk sustainable finance.
  • Penguatan pengaturan, pengawasan, dan perizinan melalui penyusunan pengaturan sebagai tindak lanjut UU P2SK, penyusunan pengaturan terkait dengan BNPL, penegakan ketentuan, penguatan pengawasan yang berbasis risiko dan early warning system, pengembangan dan penguatan suptech dan regtech, serta penguatan pelayanan perizinan.
  • Penguatan perlindungan konsumen melalui penguatan program literasi dan edukasi konsumen, penguatan hak eksekutorial sebagai penerima jaminan fidusia yang memperhatikan aspek perundang-undangan yang berlaku serta pelindungan konsumen, serta penguatan sosialisasi hak dan kewajiban debitur serta hak dan kewajiban perusahaan pembiayaan.
  • Pengembangan elemen ekosistem melalui penguatan peran asosiasi untuk mendukung kegiatan usaha berbasis disiplin pasar, penguatan sinergi dengan LJK lainnya, sektor ekonomi prioritas, UMKM, industri halal, sistem pemeringkatan kredit, dan industri ramah lingkungan termasuk program penjaminan pembiayaan, serta peningkatan pengguna platform asset registry.
  • Akselerasi transformasi digital melalui peningkatan kapasitas industri dalam melakukan digitalisasi dan penguatan keamanan siber.

Dengan berbagai strategi yang telah ditetapkan, maka pada akhir periode Roadmap Pengembangan dan Penguatan Perusahaan Pembiayaan 2024-2028 (end-state) perusahaan pembiayaan diharapkan akan mencapai suatu kondisi yang dapat digambarkan sebagai berikut:

  1. ) Terwujudnya industri Perusahaan Pembiayaan yang memiliki permodalan sesuai ketentuan serta tata kelola, manajemen risiko dan SDM yang andal
  2. ) Terciptanya peningkatan sumber pendanaan selain dari sektor perbankan serta pengembangan usaha industri perusahaan pembiayaan terkait produk syariah dan produk sustainable finance
  3. ) Meningkatnya efektivitas pengaturan, pengawasan, dan perizinan untuk mendukung Perusahaan Pembiayaan yang sehat, kuat, berintegritas, inklusif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi serta berkontribusi kepada pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan
  4. ) Terlaksananya pelindungan konsumen perusahaan pembiayaan yang memadai
  5. ) Terciptanya elemen ekosistem yang mendukung pengembangan dan penguatan Perusahaan Pembiayaan
  6. ) Terwujudnya industri Perusahaan Pembiayaan yang menjalankan digitalisasi untuk mendukung pertumbuhan bisnisnya. Roadmap ini merupakan living document sehingga bersifat adaptif dan dapat disesuaikan seiring dinamika perkembangan ekonomi dan industri perusahaan pembiayaan ke depan.

(008)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Walikota Jaya Negara Ikuti Penilaian Final Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah Tahun 2024

    Walikota Jaya Negara Ikuti Penilaian Final Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah Tahun 2024

    • calendar_month Minggu, 1 Des 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 259
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin  02  Desember  2024 Walikota Jaya Negara Ikuti Penilaian Final Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah Tahun 2024   Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Denpasar, I Made Toya saat mengikuti pemaparan serangkaian Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah Tahun 2024 di Jakarta pada Senin (2/12/2024). Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Walikota […]

  • Kasus Sembuh Terus Bertambah, Hari Ini Sebanyak 512 Orang Sembuh Covid-19 di Kota Denpasar.

    Kasus Sembuh Terus Bertambah, Hari Ini Sebanyak 512 Orang Sembuh Covid-19 di Kota Denpasar.

    • calendar_month Sabtu, 26 Feb 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 283
    • 0Komentar

    Denpasar, Sabtu  26  Februari  2022   Kasus Sembuh Terus Bertambah, Hari Ini Sebanyak 512 Orang Sembuh Covid-19 di Kota Denpasar. Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai.   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Konsistensi penambahan kasus sembuh Covid-19 di Kota Denpasar terus terjadi. Berdasarkan data resmi harian penanganan Covid-19 Kota Denpasar pada Sabtu […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Sabtu, 5 Okt 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 559
    • 0Komentar

    Bali, Minggu  06  Oktober  2019   Renungan  JOGER  

  • Wawali Arya Wibawa Bersama Menteri Pariwisata Sandiaga Uno Laksanakan Penanaman Mangrove di Kawasan Pelabuhan Benoa.

    Wawali Arya Wibawa Bersama Menteri Pariwisata Sandiaga Uno Laksanakan Penanaman Mangrove di Kawasan Pelabuhan Benoa.

    • calendar_month Selasa, 27 Sep 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Denpasar, Selasa  27  September  2022 Wawali Arya Wibawa Bersama Menteri Pariwisata Sandiaga Uno Laksanakan Penanaman Mangrove di Kawasan Pelabuhan Benoa.   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Walikota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa bersama Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Sandiaga Salahuddin Uno melaksanakan penanaman pohon mangrove serangkaian kegiatan pohon kolektif gogreener yang digelar di kawasan Jalan Raya […]

  • Kembali Ngantor Di Desa, Bupati Tabanan Bagikan Sembako Dan Tegaskan Prokes 3M

    Kembali Ngantor Di Desa, Bupati Tabanan Bagikan Sembako Dan Tegaskan Prokes 3M

    • calendar_month Kamis, 28 Okt 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 245
    • 0Komentar

    Tabanan, Kamis  28  Oktober  2021   Kembali Ngantor Di Desa, Bupati Tabanan Bagikan Sembako Dan Tegaskan Prokes 3M   Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya S.E., M.M saat memberikan bantuan dan melakukan sidak PTMT (Pertemuan Tatap Muka Terbatas) di Kantor Desa Pejaten dan di Aula SMP 2 Pejaten, Kediri, Kabupaten Tabanan, Selasa (28/10/2021).     […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Sabtu, 10 Apr 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 277
    • 0Komentar

    Bali,  Minggu  11 April  2021   Renungan  JOGER  

expand_less