Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » OJK  Nilai  IJK Provinsi Bali Hingga April  2024  Stabil

OJK  Nilai  IJK Provinsi Bali Hingga April  2024  Stabil

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 27 Jun 2024
  • visibility 275
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Medan,  Kamis  27  Juni 2024

OJK  Nilai  IJK Provinsi Bali Hingga April  2024  Stabil

 

Kepala OJK Provinsi Bali, Kristrianti Puji Rahayu (Foto/hms)

 

Bali, indonesiaexpose.co.id – Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bali menilai Industri Jasa Keuangan (IJK) di Provinsi Bali posisi April 2024 tetap solid dan terjaga stabil didukung oleh permodalan yang kuat, kondisi likuiditas yang stabil dan profil risiko yang terjaga.

Melalui siaran resminya di jelaskan, data sektor perbankan Provinsi Bali posisi April 2024 menunjukkan penyaluran kredit maupun penghimpunan DPK mengalami pertumbuhan yang semakin membaik dari periode sebelumnya. Penyaluran kredit mencapai Rp106,34 triliun atau tumbuh 6,65 persen yoy lebih tinggi dibandingkan posisi yang sama tahun sebelumnya yang sebesar 3,27 persen yoy (Maret 2024: 6,52 persen yoy).

“Penyaluran kredit Bank Umum di Bali sebesar Rp93,69 triliun atau tumbuh 7,42 persen yoy, lebih tinggi dibandingkan posisi April 2023 yang sebesar 3,25 persen yoy. Sementara itu, penyaluran kredit BPR posisi April 2024 mencapai Rp12,65 triliun atau tumbuh 1,33 persen yoy, lebih rendah dibandingkan posisi April 2023 yang sebesar 3,40 persen yoy. Hal ini disebabkan karena pada 4 April 2024, OJK telah mencabut ijin usaha dari PT BPR Bali Artha Anugrah sehingga menyebabkan penurunan baki debet penyaluran kredit BPR di Bali,” terang Kepala OJK Provinsi Bali, Kristrianti Puji Rahayu, di Denpasar-Bali.

Lanjud Puji Rahayu, berdasarkan jenis penggunaannya, pertumbuhan kredit yoy masih didorong oleh peningkatan nominal kredit Investasi yang bertambah sebesar Rp4,90 triliun atau tumbuh 18,64 persen yoy (April 2023: 4,49 persen yoy). Tingginya pertumbuhan kredit investasi ini menggambarkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap kondisi ekonomi di Bali.

Berdasarkan sektornya, penyaluran kredit didominasi oleh sektor Bukan Lapangan Usaha (konsumtif) sebesar 34,18 persen dan Sektor Perdagangan Besar dan Eceran sebesar 29,94 persen. Pertumbuhan kredit disumbangkan oleh peningkatan nominal penyaluran di Sektor Perdagangan Besar dan Eceran yang bertambah sebesar Rp1,52 triliun (tumbuh 5,02 persen yoy) serta Sektor Penerima Kredit Bukan Lapangan Usaha sebesar Rp1,50 triliun (tumbuh 4,32 persen yoy). Berdasarkan kategori debitur, sebesar 53,15 persen kredit di Bali disalurkan kepada UMKM dengan pertumbuhan sebesar 8,47 persen yoy (April 2023: 4,94 persen yoy).

Penghimpunan DPK mencapai Rp176,57 triliun dan melanjutkan catatan double digit growth yaitu 19,14 persen yoy, walaupun tumbuh melandai dibandingkan posisi yang sama tahun sebelumnya sebesar 22,84 persen yoy. Berdasarkan jenisnya, peningkatan DPK dibandingkan April 2023 ditopang oleh kenaikan nominal Tabungan sebesar Rp16,17 triliun.

Puji Rahayu menyebutkan, fungsi intermediasi yang tercermin dari Loan to Deposit Ratio (LDR) posisi April 2024 sebesar 60,22 persen menurun dibandingkan posisi April 2023 yang sebesar 67,28 persen (Maret 2024: 60,83 persen). Rasio LDR yang termoderasi dibandingkan periode sebelumnya antara lain karena pertumbuhan penghimpunan DPK lebih tinggi dibandingkan penyaluran kredit. Tingginya pertumbuhan DPK terutama disumbangkan oleh peningkatan tabungan perseorangan yang menunjukkan semakin membaiknya kondisi ekonomi masyarakat di Bali.

Adapun kecukupan modal BPR yang tercermin pada likuiditas BPR (cash ratio/CR) dan Capital Adequacy Ratio (CAR) terjaga di atas threshold, berturut-turut sebesar 15,68 persen dan 37,13 persen. Tingginya permodalan perbankan diyakini mampu menyerap potensi risiko yang dihadapi dan OJK akan terus mendorong kinerja intermediasi dengan tetap menjaga keseimbangan antara pertumbuhan pembiayaan dan terjaganya likuiditas.

Kualitas kredit perbankan di Bali tetap terjaga yang tercermin dari rasio kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) gross sebesar 3,25 persen, walaupun sedikit lebih tinggi dibandingkan posisi Maret 2024 yang sebesar 3,12 persen. Sementara itu NPL net berada di posisi 2,10 persen, juga lebih tinggi dibandingkan Maret 2024 yang sebesar 1,77 persen. Meningkatnya rasio NPL pada posisi April 2024 dipengaruhi oleh berakhirnya kebijakan stimulus restrukturisasi kredit terdampak Covid-19. Namun demikian, peningkatan rasio NPL tersebut berada dalam batas yang terkendali.

“Penyelesaian kredit restrukturisasi dan ekspansi kredit berdampak positif bagi penurunan rasio Loan at Risk (LaR) menjadi 16,01 persen dari sebelumnya 29,39 persen pada April 2023 (Maret 2024: 17,73 persen),” pungkasnya.

(075)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Bali, Jumat  18  Juli  2025 Renungan  Joger

  • Darmadi Minta PLN Batam Fokus Efisiensi, Cegah Korupsi, dan Tingkatkan Daya Saing

    Darmadi Minta PLN Batam Fokus Efisiensi, Cegah Korupsi, dan Tingkatkan Daya Saing

    • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Batam, Minggu  20  Juli  2025 Darmadi Minta PLN Batam Fokus Efisiensi, Cegah Korupsi, dan Tingkatkan Daya Saing     Batam , indonesiaexpose.co.id  – Komisi VI DPR RI melakukan Kunjungan Kerja Spesifik ke PT PLN Batam, Kepulauan Riau, dalam rangka meninjau kinerja dan tantangan yang dihadapi oleh perusahaan pelat merah tersebut. Dalam kesempatan itu, Anggota Komisi […]

  • PLN Peduli Bedah Rumah di Jembrana

    PLN Peduli Bedah Rumah di Jembrana

    • calendar_month Rabu, 17 Mar 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 271
    • 0Komentar

    Jembrana,  Rabu  17  Maret  2021   PLN Peduli Bedah Rumah di Jembrana     Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  PLN Bali menyerahkan bantuan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSL) melalui program PLN Peduli ke wilayah terdampak bencana di Kabupaten Jembrana. General Manager PLN UID Bali, Adi Priyanto secara langsung menyerahkan bantuan tersebut yang diterima oleh Bupati Jembrana I […]

  • 45 Anggota DPRD Kabupaten Buleleng Periode 2024-2029  Dilantik

    45 Anggota DPRD Kabupaten Buleleng Periode 2024-2029  Dilantik

    • calendar_month Kamis, 22 Agt 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 302
    • 0Komentar

    Buleleng, Kamis  22  Agustus  2024 45 Anggota DPRD Kabupaten Buleleng Periode 2024-2029  Dilantik   Bali, indonesiaexpose.co.id – Sebanyak 45 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Buleleng periode 2024-2029 resmi dilantik dalam upacara yang digelar pada Kamis (15/8/2024). Pelantikan tersebut berlangsung di Ruang Sidang Utama DPRD Buleleng dengan dihadiri sejumlah pejabat daerah, tokoh masyarakat, dan […]

  • Polwan Polda Jabar Sosialisasikan Bahaya Narkoba Kepada Siswa-Siswi SMKN 4 Kota Bandung

    Polwan Polda Jabar Sosialisasikan Bahaya Narkoba Kepada Siswa-Siswi SMKN 4 Kota Bandung

    • calendar_month Senin, 19 Agt 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Bandung,  Senin  19  Agustus  2019   Polwan Polda Jabar Sosialisasikan Bahaya Narkoba Kepada Siswa-Siswi SMKN 4 Kota Bandung Jawa Barat,INDEX  –  Masih dalam rangka rangkaian kegiatan memperingati Hari Ulang Tahun Polisi Wanita (Polwan) yang ke-71. Polwan Polda Jawa Barat melaksanakan penyuluhan kepada pelajar SMKN 4 Kota Bandung, Senin (19/8/2019). Menurut Kabid Humas Polda Jabar Kombes […]

  • VIRAL  : Masyarakat  Desak Pansus TRAP Sidak Kintamani

    VIRAL  : Masyarakat  Desak Pansus TRAP Sidak Kintamani

    • calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
    • account_circle 080
    • visibility 318
    • 0Komentar

    Bangli, Minggu  12  Juli  2026 VIRAL  : Masyarakat  Desak Pansus TRAP Sidak Kintamani     Bali,  indonesiaexpose.co.id  — Tata Ruang Kintamani Rusak Parah! Desakan Bongkar Bangunan di Kawasan Danau Batur Menguat. Polemik tata ruang Bali kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, desakan datang dari media sosial. Sejumlah netizen meminta Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan […]

expand_less