Breaking News
light_mode
Beranda » DKI » Kontes Nasional Tanaman Lidah  Mertua 2024 Pecahkan Rekor 

Kontes Nasional Tanaman Lidah  Mertua 2024 Pecahkan Rekor 

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 4 Agt 2024
  • visibility 4
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Minggu  04  Agustus  2024

Kontes Nasional Tanaman Lidah  Mertua 2024 Pecahkan Rekor

 

 

Jakarta, indonesiaexpose.co.id   – ASSINDO (Asosiasi Sansevieria Indonesia) Pengda Jabodetabek menyelenggarakan Kontes Nasional Sansevieria pertama kali di Lapangan Banteng dengan mengusung nama kegiatan Kontes Nasional Sansevieria Jabodetabek Tahun 2024 dengan tema “Grow and Mutual Prosperity”.

Acara ini menjadi salah satu bagian penting dari Pameran Flora dan Fauna (Flona) yang digelar oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI dari tanggal 5 Juli hingga 2 Agustus 2024 dengan tema “Jakarta Global Hijau Mempesona”.

Ketua Umum ASSINDO, Hany Faroko mengatakan, sebagai induk organisasi maupun komunitas pencinta tanaman sansevieria yang tersebar di Indonesia; Kontes Nasional Sansevieria ini adalah kontes pertama yang kami lakukan. Dan saya sangat bangga dengan animo peserta yang hadir, hal ini menunjukkan kekompakan dari para pencinta tanaman Sansevieria Indonesia. Bagaimana tidak, dengan 11 kelas, terdaftar sebanyak 252 tanaman peserta kontes. Dan ini adalah rekor peserta terbanyak dari kontes-kontes sebelumnya”.

“Sebagai Ketua Umum ASSINDO saya ucapkan terima kasih atas partisipasi para sahabat dalam acara ini. Dan sekaligus saya himbau untuk terus kompak, saling bantu mengembangkan jenis tanaman Sansevieria, sosialisasi manfaat tanaman ini maupun kemaslahatan organisasi masing-masing dengan mengikuti kontes Sansevieria yang akan dilakukan secara berkesinambungan,” terang Hany Faroko.

Muhammad Iqbal Ikhzamahe selaku ketua pelaksana mengatakan,  kontes Nasional Sansevieria Jabodetabek Tahun 2024 dengan tema “Grow and Mutual Prosperity” ini tidak hanya kompetisi semata, karena sekaligus menjadi ajang temu kangen, diskusi, berbagi pengalaman dan ilmu baru terkait tanaman sansevieria. Seperti yang dipaparkan bung Faroko, jumlah tanaman yg dikonteskan kali ini adalah 252 tanaman peserta kontes, dan yang pemiliknya hadir dari berbagai kalangan, mulai dari pedagang, hobiis, kolektor, breader (penyilang atau penyilang) ataupun petani tanaman Sansevieria, yang berasal bukan hanya dari Jabodetabek, melainkan dari luar kota seperti kalimantan, makassar, surabaya, wonosobo, semarang, lembang – bandung, dll. Yang menjadikan Kontes ini lebih spesial adalah kontes ini merupakan wujud kolaborasi ASSINDO Jabotadetabek dengan FLOII (kontes Tanaman berskala internasional) yang akan diselenggarakan di ICE BSD.

“Nah saya spoiler sedikit rangkaian kegiatan kontes menuju kontes FLOII bulan desember di ICE BSD ya: di bulan September akan diselenggarakan di Wonosobo, dilanjuti di Semarang sebagai tuan rumah pada bulan Oktober, dan Lembang di bulan November. Jadi seperti roadshow kontes ya..”, tambahnya.

Pada kontes tahun ini, terdapat delapan kategori kelas yang dikompetisikan yakni Kelas Hybrid Small A, Kelas Hybrib Small B, Kelas Hybrid Prospek, Kelas Hybrid Madya, Kelas Hybrid/Spesies Utama, Kelas Trifasciata, Kelas Variegata Small A, Kelas Variegata Small B, Kelas Variegata Madya, dan Kelas Variegata Utama.

Sementara Sentot Pramono selaku dewan juri Kontes Nasional Sansevieria Jabodetabek Tahun 2024 menuturkan, kali ini kami menemukan fenomena yang menarik yaitu khususnya pada kelas Hybrid Small B selain jumlah peserta semakin banyak, kelas ini pun menampilkan jenis-jenis Hybrid yang baru, corak dan warna yang bagus sehingga membuat persaingan sangat ketat.

“Hal ini menunjukkan bahwa Indonesia memiliki semakin banyak breader (penyilang atau pemulia) tanaman Sansevieria yang mampu menghasilkan jenis baru tanaman Sansevieria yang tidak kalah dari negara-negara lain,” lanjutnya.

Beny Antur Rahmanto, salah satu juri Kontes Nasional Sansevieria Jabodetabek Tahun 2024 pun menambahkan, jenis-jenis tanaman Sanseviera Hybrid baru ini tidak hanya diterima dengan positif bahkan ditunggu oleh para pencinta tanaman Sansevieria lokal dan Internasional. Dan kami para juri sangat mengapresiasi hal ini.

Ibu Lien atau oma Lien selaku sesepuh komunitas menghimbau para pencinta tanaman Sansevieria untuk selalu menyebarkan informasi, mengedukasi masyarakat terkiat banyak manfaat yang diperoleh dengan berkecimpung memelihara tanaman Sansevieria. Antara lain kesehatan dan kekayaan batin dan turut aktif mendorong perekonomian nasional karena banyak penggemar tanaman ini.

“Kelebihan dari tanaman Sansevieria atau lidah mertua ini sangat beragam, membuat banyak orang menggemari tanaman sansevieria. Bahkan Lembaga Antariksa Amerika NASA meneliti tanaman ini dan merilis hasilnya bahwa Sansevieria merupakan tanaman hias penyerap polutan paling efektif. Keistimewaan lain tanaman ini adalah mengeluarkan oksifen setiap saat sehingga menjadi satu-satunya tumbuhan yang aman berada di ruang tidur,” tutupnya.

(008)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Bali Apresiasi SE Gubernur Bali No.09 Tahun 2025 tentang Gerakan Bali Bersih Sampah (GBBS).

    DPRD Bali Apresiasi SE Gubernur Bali No.09 Tahun 2025 tentang Gerakan Bali Bersih Sampah (GBBS).

    • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 2
    • 0Komentar

    Gianyar, Jumat  11 Juli 2025 DPRD Bali Apresiasi SE Gubernur Bali No.09 Tahun 2025 tentang Gerakan Bali Bersih Sampah (GBBS).   Bali, indonesiaexpose.co.id – Gubernur Bali Wayan Koster menunjukkan komitmen serius dalam menuntaskan persoalan sampah di Pulau Dewata. Berbagai instrumen kebijakan dan langkah nyata pun disiapkan sebagai bagian strategi dan langkah besar membebaskan Bali dari […]

  • BI Bergerak menuju Bank Sentral Hijau melalui Instrumen Keuangan 

    BI Bergerak menuju Bank Sentral Hijau melalui Instrumen Keuangan 

    • calendar_month Kamis, 4 Mei 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 1
    • 0Komentar

    Denpasar, Jumat  05  Mei  2023 BI Bergerak menuju Bank Sentral Hijau melalui Instrumen Keuangan   Trisno Nugroho KPwBI Bali (no.2 dari kiri) saat jadi nara sumber di acara seminar nasional BI bertempat di aula kampus Poltekpar Bali , Jumat (29/4/2023).   Bali, indonesiaexpose.co.id – Kerusakan lingkungan dan perubahan iklim dapat menimbulkan risiko fisik dan risiko […]

    • calendar_month Jumat, 9 Okt 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Denpasar, Jumat  9  Oktober  2020

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Minggu, 9 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Bali, Senin  10  Pebruari  2025 Renungan  Joger

  • STIKOM  BALI

    STIKOM BALI

    • calendar_month Minggu, 27 Feb 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Bali, Minggu 27 Februari 2022   STIKOM  BALI    

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Senin, 16 Des 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Bali,  Selasa  17  Desember  2024 Renungan  Joger

expand_less