Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Gede Sanjaya Bupati  Tabanan :  Ngaben Gabungan Sebagai Keseimbangan Budaya

Gede Sanjaya Bupati  Tabanan :  Ngaben Gabungan Sebagai Keseimbangan Budaya

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 11 Jan 2025
  • visibility 513
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tabanan, Minggu  12 Januari 2025

Gede Sanjaya Bupati  Tabanan :  Ngaben Gabungan Sebagai Keseimbangan Budaya

 


Bupati I Komang Gede Sanjaya menghadiri Upacara Pitra Yadnya yang dilaksanakan Banjar Adat Graha Santhika Grogak Gede, Desa Adat Kota Tabanan, Minggu (12/1/2025). (Foto: Prokopim Tabanan)

Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menghadiri Upacara Pitra Yadnya (Ngaben Gabungan) dan Upacara Manusa Yadnya yang dilaksanakan Banjar Adat Graha Santhika Grogak Gede, Desa Adat Kota Tabanan, Minggu (12/1). Karya Pitra Yadnya yang dipuput oleh Pandita Empu Nabe Paramayogi Swara ini dipusatkan di Bale Banjar Adat Grogak Gede, Desa Adat Kota Tabanan dengan partisipasi masyarakat setempat yang sangat antusias dan penuh kebersamaan.

Puncak pelaksanaan karya ngaben telah dilakukan pada 11 Januari 2025 lalu, dengan total 14 sawa yang dilaksanakan dengan biaya 2,5 juta per sawa. Selain itu, juga dilaksanakan upacara Nyekah untuk dua orang yang dikenakan biaya 1,5 juta per sawa, dan upacara Ngelungah untuk 23 sawa dengan biaya 750 ribu per sawa. Selanjutnya, upacara Manusa Yadnya diikuti oleh 25 peserta Metatah dengan biaya Rp300.000 per orang, serta Upacara Tiga Bulanan atau Nyambutin yang diikuti oleh 7 orang dengan biaya Rp200.000 per orang. Selain itu, terdapat juga Upacara Menek Kelih/Mara Jaswala yang diikuti oleh 6 orang dengan biaya Rp200.000 per orang.

Saat itu, turut menghadiri karya beberapa Anggota DPRD Kabupaten Tabanan, Sekda, para kepala Perangkat Daerah Terkait serta Bendesa Adat setempat. Bupati Sanjaya dalam sambutannya mengapresiasi antusiasme dan gotong-royong masyarakat dalam pelaksanaan yadnya ini. Ia menekankan pentingnya kekompakan dan kebersamaan dalam membangun yadnya sebagai wujud keharmonisan dan kelestarian budaya Bali.

“Kalau sudah kompak semuanya dan pemerintah selalu hadir di tengah-tengah masyarakat kita. Terbukti hari ini, ketika membangun yadnya, saya juga berkontribusi,” terangnya.

Lebih lanjut, Sanjaya menyampaikan, bahwa dalam membangun yadnya, penting untuk tidak hanya memandang biaya yang dikeluarkan, tetapi juga esensi dari tri upa saksi yang harus lengkap agar karya dapat berlangsung paripurna. “Ngaben adalah salah satu yadnya yang sangat penting bagi umat Hindu. Sebagai penghormatan terakhir untuk mempersiapkan reinkarnasi. Oleh karena itu, bersama Pemerintah Daerah membuka solusi dengan membangun krematorium sebagai alternatif bagi banjar adat yang tidak memiliki fasilitas untuk melaksanakan yadnya secara mandiri,” tambahnya.

Orang nomor satu di Tabanan itu juga menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Tabanan sangat mendukung pelaksanaan ngaben bersama atau ngaben kolektif seperti ini. Program ini, menurutnya merupakan solusi yang terjangkau dan hemat biaya namun tetap menjaga esensi dari upacara ngaben dan terlebih mampu meringankan beban masyarakat. “Tabanan menjadi contoh terbaik dalam pelaksanaan ngaben bersama, dengan biaya yang lebih murah namun tidak mengurangi makna dan esensi dari yadnya itu sendiri,” imbuh Sanjaya.

Sementara itu, Ketua Panitia Yadnya, I Made Nuada, mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan oleh Bupati Tabanan. Disampaikannya juga, keberhasilan pelaksanaan upacara ini tidak lepas dari semangat gotong-royong yang luar biasa dari masyarakat sekitar serta dukungan dari pemerintah daerah. “Kegiatan ini terlaksana berkat kerjasama yang solid antara masyarakat dan pemerintah. Terima kasih atas dukungan Bapak Bupati dan pihak terkait lainnya,” tutupnya.

(070)

 

 

 

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Bali,  Jumat  14  November  2025 Renungan  Joger  

  • Bappenda Papua : Realisasi PAD Papua 2022 Over Target

    Bappenda Papua : Realisasi PAD Papua 2022 Over Target

    • calendar_month Jumat, 23 Des 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Jayapura, Sabtu  24  Desember  2022 Bappenda Papua : Realisasi PAD Papua 2022 Over Target Kepala Bappenda Papua, Setyo Wahyudi (Foto/ist)   Papua,  indonesiaexpose.co.id  – Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Papua Tahun 2022 dipastikan over target. Hingga 16 Desember 2022, dipastikan realisasi PAD sudah mencapai Rp2,1 triliun atau over target sebesar Rp22,5 miliar. Menurut Kepala Badan […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Selasa, 13 Okt 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Bali, Rabu  14  Oktober  2020   Renungan  JOGER  

  • Renungan  Joger

    Renungan Joger

    • calendar_month Sabtu, 8 Jun 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 438
    • 0Komentar

    Bali, Minggu 09 Juni 2024 Renungan  Joger  

  • Komisi Pemilihan  Umum Kab.Tabanan-Bali

    Komisi Pemilihan  Umum Kab.Tabanan-Bali

    • calendar_month Selasa, 19 Nov 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Tabanan, Selasa  19  November  2024 Komisi Pemilihan  Umum Kab.Tabanan-Bali  

  • Proses Runtutan Upacara Pitra Yadnya dari Semenjak Orang Meninggal

    Proses Runtutan Upacara Pitra Yadnya dari Semenjak Orang Meninggal

    • calendar_month Kamis, 18 Mei 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 920
    • 0Komentar

    Gianyar, Jumat  19  Mei  2023 Proses Runtutan Upacara Pitra Yadnya dari Semenjak Orang Meninggal   Bali, indonesiaexpose.co.id  –  Umum mengenal upacara Pitra Yadnya Ngaben sebagai upacara pembakaran jenazah bagi umat Hindu, namun tidak banyak tahu bagaimana runtutan upacara Ngaben itu. Untuk itu media Indonesiaexpose ini mohon pencerahan kepada penglingsir Geria Gede Kawan Gianyar Ida Bagus […]

expand_less