Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Bale Kertha Adhyaksa : Masalah Hukum Ringan Kedepankan Kekeluargaan.

Bale Kertha Adhyaksa : Masalah Hukum Ringan Kedepankan Kekeluargaan.

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 13 Jun 2025
  • visibility 123
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Jumat  13  Juni  2025

Bale Kertha Adhyaksa : Masalah Hukum Ringan Kedepankan Kekeluargaan.

 

 

Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Bale Kertha Adhyaksa Jaga Desa dan Umah Restorative Justice pada 27 Desa, 16 Kelurahan dan 35 Desa Adat di Kota Denpasar diresmikan secara serentak. Peresmian dilaksanakan langsung Gubernur Bali, Wayan Koster, bersama Kepala Kejaksaan Tinggi Bali, I Ketut Sumedana, Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara dan Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa dengan menyuarakan Kulkul di Gedung Dharma Negara Alaya, Denpasar, Jumat (13/6/2025).

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, Kajari Denpasar, Agus Setiadi, Kapolresta Denpasar, Kombes Pol. Mohammad Iqbal Simatupang, Dandim 1611 Badung, Kolonel Inf. Putu Tangkas Wiratawan, Kepala Pengadilan Negeri Denpasar, Iman Luqmanul Hakim, Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana serta MDA Kota Denpasar, Perbekel/Lurah dan Bendesa Adat se-Kota Denpasar, Pimpinan OPD serta undangan lainya.

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara dalam kesempatan tersebut menyambut baik dan mengapresiasi peresmian Bale Kertha Adhyaksa yang digagas Kejaksaan Tinggi Bali. Menurutnya adanya Bale Kertha Adhyaksa sebagai langkah cerdas sekaligus efektif dalam menyelesaikan tantangan terkait permasalahan hukum yang ada di masyarakat.

Dikatakannya, Bale Kertha Adhyaksa Jaga Desa dan Umah Restorative Justice sejalan dengan weda wakya Vasudhaiva Kutumbakam bahwa kita semua bersaudara, menyama braya, paras paros sarpanaya, salunglung subayantaka. Harapannya, permasalahan yang ada dapat dapat diselesaikan dengan kekeluargaan, musyawarah dan mufakat sesuai kearifan lokal.

“Terimakasih kepada Kejati Bali karena pada hari ini meresmikan Bale Kertha Adhyaksa. Sehingga apapun permasalahannya dan hambatannya kita selesaikan dengan musyawarah dan mufakat sesuai dengan konsep Vasudhaiva Kutumbakam bahwa kita semua bersaudara,” ujar Jaya Negara.

Hal senada disampaikan Gubernur Bali Wayan Koster. Pihaknya menyatakan ketertarikan dirinya terhadap program Bale Kertha Adhyaksa sebab bukan semata-mata untuk kepentingan kejaksaan, tetapi lebih ke kepentingan pembangunan daerah, khususnya Bali. Terlebih, konsep yang diangkat adalah kearifan lokal yang sejalan dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui pola pembangunan semesta berencana menuju Bali era baru.

“Titiyang sangat bersyukur dan mengucapkan terimakasih kepada Kejati Bali atas inovasi ini, karena hanya di Bali yang memiliki sistem seperti ini dan beliau yang menjalankan. Apabila ini berhasil akan menjadi model percontohan untuk penyelesaian masalah-masalah sengketa hukum,” kata Wayan Koster.

Kajati Bali, Ketut Sumedana menjelaskan Bale Kertha Adhyaksa merupakan tempat penyelesaian masalah hukum di tingkat desa maupun desa adat. Selain itu tempat ini juga sebagai sarana edukasi dan pendampingan hukum.

“Masalah bukan hanya dari masyarakat tetapi juga dari aparatur desa. Sehingga tidak ada lagi sampai ke pengadilan, kecuali masalahnya berat dan tidak dapat diampuni lagi,” kata Sumedana.

Dia menerangkan, Kejaksaan sebetulnya sudah melakukan pendampingan di desa dan sekarang hanya meneruskan serta memperluas ruang lingkupnya. Selain permasalahan adat, ia berharap beberapa tindak pidana ringan juga diselesaikan di tingkat desa agar tak lagi mengeluarkan biaya besar jika sampai bergulir ke persidangan.

Sebagai informasi, Bale Kertha Adhyaksa merupakan tempat penyelesaian sengketa hukum di tingkat desa maupun desa adat yang melibatkan Kejaksaan. Konsep ini bertujuan untuk memperkuat lembaga adat dalam menyelesaikan masalah hukum, terutama dengan pendekatan restorative justice, kekeluargaan dan musyawarah. Sehingga dapat memperkuat peran desa adat dan revitalisasi fungsi yudikatif di tingkat desa.

Selain itu, Bale Kerta Adhyaksa mengedepankan pendekatan kekeluargaan atau musyawarah sebelum sebuah perkara masuk ke dalam proses hukum ke tingkat yang lebih tinggi. Kejati Bali menyusun penyelesaian kasus pidana yang memungkinkan diselesaikan terlebih dulu di Bale Paruman Adhyaksa. Hukumannya dirancang menyesuaikan dari sanksi berat, menengah, hingga ringan.

(112).

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kota Semarang Kembali PPKM level 2, Hendi Minta Warga Untuk Segera Vaksinasi Booster

    Kota Semarang Kembali PPKM level 2, Hendi Minta Warga Untuk Segera Vaksinasi Booster

    • calendar_month Senin, 21 Mar 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Semarang, Selasa  22  Maret  2022   Kota Semarang Kembali PPKM level 2, Hendi Minta Warga Untuk Segera Vaksinasi Booster   (Foto/ist)   Jawa  Tengah,  indonesiaexpose.co.id  –  Sesuai Intruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 18 Tahun 2022, Kota Semarang kembali ditetapkan turun statusnya dalam PPKM menjadi level 2. Ketentuan tersebut ditetapkan berlaku sejak tanggal 22 Maret 2022 […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Minggu, 24 Apr 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Bali,  Senin  25   April 2022   Renungan  JOGER

  • Transformasi PLN, Power Beyond Generations  

    Transformasi PLN, Power Beyond Generations  

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Jakarta, Selasa  21 April 2020   Transformasi PLN, Power Beyond Generations   JAKARTA,  INDEX   – Selama hampir 75 tahun PLN telah menghadapi berbagai tantangan untuk melistriki tanah air. Listrik tak hanya jadi alat penerang, tetapi telah menjadi penggerak kehidupan. Listrik tidak hanya menjadi energi masa kini, tetapi juga masa datang. Hal ini membawa PLN untuk […]

  • Terbesar di Indonesia, EF (English First) gelar Spelling Bee 2019 

    Terbesar di Indonesia, EF (English First) gelar Spelling Bee 2019 

    • calendar_month Minggu, 27 Okt 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Denpasar, Minggu  27  Oktober  2019   Terbesar di Indonesia, EF (English First) gelar Spelling Bee 2019    ”  Dorong  Peningkatan  Keterampilan  Berbahasa  Inggris dan Kemampuan Literasi Anak dan Remaja Melalui Kompetisi Ejaan kata dalam Bahasa Inggris ” BALI,  INDEX  –  EF (English First) mengajak siswa-siswi tingkat Sekolah Dasar dan Menengah Pertama unjuk kemampuan dan keterampilan mengeja […]

  • PLN Bali  Siapkan  19 Posko  & Siagakan  Personel Untuk Pelaksana  UNBK Tahun  2020

    PLN Bali  Siapkan  19 Posko  & Siagakan  Personel Untuk Pelaksana  UNBK Tahun  2020

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Denpasar , Jumat  13  Maret  2020   PLN Bali  Siapkan  19 Posko  & Siagakan  Personel Untuk Pelaksana  UNBK Tahun  2020 PLT Manajer Komunikasi PT PLN (Persero) UID Bali, I Made Arya (ist)   BALI,  INDEX   – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Bali membentuk 19 posko dan Menyiagakan 900an personilnya untuk mendukung pelaksanaan Ujian Nasional […]

  • Renungan  Joger

    Renungan Joger

    • calendar_month Selasa, 18 Jul 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Bali, Rabu 19 Juli 2023 Renungan  Joger

expand_less