Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Kriminal Meningkat, DPRD Panggil Polda Bali

Kriminal Meningkat, DPRD Panggil Polda Bali

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
  • visibility 361
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Selasa 24  Juni  2025

Kriminal Meningkat, DPRD Panggil Polda Bali

 

Komisi I DPRD Provinsi Bali menggelar rapat kerja dengan instansi terkait seperti Polda Bali, imigrasi, Majelis Desa Adat (MDA) di Ruang Rapat Gabungan Lantai III DPRD,Senin (23/6/2025) sore.

 

Bali, indonesiaexpose.co.id – Maraknya pelanggaran hukum oleh warga negara asing (WNA) dan meningkatnya kejahatan yang melibatkan penduduk pendatang menjadi perhatian serius dalam rapat kerja Komisi I DPRD Bali bersama jajaran Polda Bali,bertempat di Ruang Rapat Gabungan Lantai III DPRD,Senin (23/6/2025) sore.

Komisi I DPRD Provinsi Bali menggelar rapat kerja dengan instansi terkait seperti Polda Bali, imigrasi, Majelis Desa Adat (MDA) dan instansi lainnya dengan agenda “Menyikapi Situasi Ketertiban dan Keamanan Masyarakat serta Penduduk Pendatang di Bali”.

Rapat dipimpin Wakil Ketua I DPRD Bali I Wayan Disel Astawa, didampingi Wakil Ketua III I Komang Nova Sewi Putra dan Ketua Komisi I I Nyoman Budiutama , Wakil Ketua Komisi 1 Dewa Rai, Anggota Komisi 1 Made Supartha.

Turut hadir dalam rapat tersebut perwakilan dari Polda Bali, Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Bali, Kepala Satpol PP Provinsi Bali, Dinas PMD Dukcapil, Dinas PMPTSP, Dinas Pemajuan Desa Adat, Biro Hukum Setda Provinsi Bali, hingga Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai dan lainnya

Ketua Komisi I DPRD Bali, I Nyoman Budiutama mengatakan, perlunya komunikasi dan kolaborasi lintas lembaga untuk mengatasi gangguan keamanan yang kian meningkat.

“Yang paling menonjol kan kejahatan yang konvensional. Ada pencurian, pelanggaran lalu lintas yang dilakukan oleh orang kita. Kemudian wisatawan asing seperti terduga ada pelanggaran-pelanggaran perizinan,” ungkapnya di  rapat kerja Komisi I DPRD Bali, Senin (23/6/2025).

Ia juga mendorong agar pemerintah provinsi, kabupaten/kota, hingga desa adat terlibat aktif menjaga keamanan wilayah. Menurutnya, desa adat memiliki peran penting sebagai garda terdepan, terlebih dengan dukungan pecalang.

“Bapak Gubernur juga dalam rangka untuk menjaga ketertiban ini kan sudah mengeluarkan Pergub Nomor 20 terkait masalah Si Pandu Beradat. Itu berdirinya ada di desa adat, kecamatan, kabupaten, termasuk di provinsi. Itulah tujuan kami ada kolaborasi dengan pihak kepolisian untuk menjaga ketertiban,” jelasnya.

Budiutama berharap rapat lanjutan dapat segera digelar dengan kehadiran Kapolda Bali secara langsung untuk menjawab berbagai masukan yang belum terjawab dalam forum tersebut.

Kepala Biro Operasi (Karo Ops) Polda Bali, Kombes Pol Soelistijono, menyatakan seluruh masukan dalam rapat tersebut akan dilaporkan ke pimpinan. Ia menilai maraknya kasus pelanggaran hukum berpotensi mengganggu citra pariwisata Bali, khususnya pariwisata yang berkualitas.

“Ada beberapa hal yang ingin menjadikan perhatian kita bersama. Pertama adalah bagaimana proses perizinan terkait dengan pembangunan usaha termasuk UMKM yang ada di sini. Kemudian yang berikutnya bagaimana penertiban terkait dengan villa, tempat kos, home stay, dan sebagainya,” ungkap Kombes  Soelistijono mewakili Kapolda Bali Irjen Pol Daniel Adityajaya.

Polda Bali mencatat total 3.538 gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sepanjang Januari hingga 21 Juli 2025 dianyaranya :

  • 2.776  : merupakan kasus kejahatan, termasuk kejahatan konvensional, transnasional, hingga pelanggaran terhadap kekayaan negara. 925 merupakan kasus menonjol seperti pembunuhan, pemerkosaan, penganiayaan berat, narkotika (dominan), pencurian (paling dominan), dan perjudian.
  • Untuk kecelakaan lalu lintas (lakalantas), tercatat 3.438 kasus dengan 96 korban meninggal dunia dan 3.311 luka ringan.

Kombes Soelistijono menggarisbawahi pentingnya penertiban vila, homestay, tempat kos, hingga pemasangan CCTV yang kerap luput dari pengawasan. Ia mencontohkan, pengungkapan kasus kriminal di vila kerap terkendala karena tidak dilengkapi kamera pengawas.

Sementara , Wakil Ketua Komisi I DPRD Bali Dewa Nyoman Rai menyampaikan pandangan dan usulannya untuk menjaga dan meningkatkan keamanan Bali.

Dewa Rai mengatakan bahwa menjaga keamanan Bali merupakan tanggung jawab bersama, bukan semata-mata tugas Polda Bali. Menurutnya, keterlibatan semua elemen, mulai dari desa adat, tokoh masyarakat, Majelis Desa Adat (MDA), hingga pemerintah daerah, sangat diperlukan dalam menciptakan sinergi yang efektif.

Pendekatan kolaboratif ini dinilainya bisa menjadi dasar lahirnya regulasi daerah, seperti Peraturan Daerah (Perda), guna memperkuat sistem pengamanan di Bali. Ia pun menyoroti bahwa kasus-kasus kriminal yang telah mencapai 120 kejadian dari Januari hingga 21 Juni 2025 dapat ditekan jika pola kerja sama ini dijalankan secara konsisten dan terstruktur.

“Masalah keamanan Bali itu tanggung jawab kita bersama. Jangan selalu dibebankan ke Polda Bali. Desa adat, tokoh masyarakat, MDA – semua punya peran. Kalau ada sinergi yang baik, ini bisa jadi Perda. Supaya 120 kasus dari Januari hingga 21 Juni kemarin tidak terulang atau bahkan bisa ditekan,” tegas Dewa Rai.

Ketua Fraksi DPRD Bali I Made Supartha

 

Ketua Fraksi DPRD Bali I Made Supartha mengatakan, banyak WNA tinggal di Bali dengan status investor abal-abal yang justru menimbulkan masalah dan buat ulah.

“Bali ini perlu investasi, tapi yang berkualitas. Bukan yang ala-ala. Banyak juga penipuan berkedok investasi, seperti membangun melanggar Perda dan merusak alam Bali, ” terang Supartha anggota komisi I DPRD Bali.

Lanjudnya, pengawasan terhadap perizinan lebih di perketat, termasuk tempat tinggal, kos-kosan, dan aktivitas bisnis, koordinasi antara masyarakat, desa adat, pecalang, dan aparat penegak hukum diperkuat untuk memantau WNA secara lebih efektif.

” Koordinasi antara masyarakat, desa adat, pecalang, dan aparat penegak hukum diperkuat untuk memantau WNA secara lebih efektif. “Cari mana yang punya visa kerja, mana yang hanya liburan, mana yang hanya bikin rusuh. Itu harus jelas, serta pelanggaran izin tinggal yang digunakan untuk berbisnis,” ujarnya.

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bali itu mengungkap bahwa dari hasil pendalaman di lapangan, masih banyak kasus serius yang belum terdeteksi. Situasi ini dinilainya sebagai indikator lemahnya sistem deteksi dini yang bisa diantisipasi jika ada kemauan politik yang kuat dari legislatif dan eksekutif.

Secara umum, DPRD Bali meminta pemerintah dan aparat keamanan untuk bekerja lebih proaktif, mengantisipasi dampak sosial dari keberadaan WNA yang tidak tertib dan peraturan yang belum kuat menjerat pelanggar.

Rapat ini menjadi momentum reflektif sekaligus penegasan bahwa keamanan Bali, sebagai daerah pariwisata dunia, tidak bisa ditangani secara sektoral semata. Kolaborasi berbasis hukum adat, teknologi, dan kebijakan politik yang berani menjadi kunci menghadapi dinamika sosial yang semakin kompleks.

(080)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kendalikan Inflasi , Pemkot Denpasar Siap Gelar Operasi Pasar  Tetap Jelang Hari Raya Nyepi dan Ramadhan

    Kendalikan Inflasi , Pemkot Denpasar Siap Gelar Operasi Pasar  Tetap Jelang Hari Raya Nyepi dan Ramadhan

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 367
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin 24  Pebruari  2025 Kendalikan Inflasi , Pemkot Denpasar Siap Gelar Operasi Pasar  Tetap Jelang Hari Raya Nyepi dan Ramadhan   Wawali, Arya Wibawa mengikuti Rapat Koordinasi pengendalian inflasi daerah secara virtual di ruang Rapat Wakil Walikota Denpasar, Senin (24/02/2025)   Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Menjelang Hari Raya Nyepi dan  Ramadhan, Pemkot Denpasar bersiap melaksanakan operasi […]

  • Keluarga Kembali Menjadi Klaster Baru Penyebaran Covid-19, Rai Mantra Tekankan Disiplin Prokes dan VDJ Saat Dirumah

    Keluarga Kembali Menjadi Klaster Baru Penyebaran Covid-19, Rai Mantra Tekankan Disiplin Prokes dan VDJ Saat Dirumah

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 243
    • 0Komentar

    Denpasar, Selasa  29  September  2020   Keluarga Kembali Menjadi Klaster Baru Penyebaran Covid-19, Rai Mantra Tekankan Disiplin Prokes dan VDJ Saat Dirumah Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra saat mempin Rapat Evaluasi Penanganan Covid-19 secara virtual di Graha Sewaka Dharma Kota Denpasar, Selasa (29/9/2020).   BALI,  INDEX  –  Penyebaran Covid-19 di Kota Denpasar telah merambah […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Sabtu, 7 Des 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 261
    • 0Komentar

    Bali , Minggu  08  Desember  2019   Renungan  JOGER  

  • Upaya Percepatan Kemandirian Fiskal Daerah, Bapenda Kota Denpasar Gelar FGD

    Upaya Percepatan Kemandirian Fiskal Daerah, Bapenda Kota Denpasar Gelar FGD

    • calendar_month Jumat, 20 Okt 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Denpasar, Jumat 20 Oktober 2023 Upaya Percepatan Kemandirian Fiskal Daerah, Bapenda Kota Denpasar Gelar FGD   Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Dalam upaya akselerasi percepatan kebijakan fiskal daerah, meningkatkan kualitas belanja daerah, harmonisasi kebijakan fiskal pusat dan daerah serta perbaikan kualitas dan pemerataan pelayanaan kepada masyarakat, Pemerintah Kota Denpasar melalui Badan Pendapatan Daerah Kota Denpasar melaksanakan Focus […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 281
    • 0Komentar

    Bali,  Sabtu  25  April  2020   Renungan  JOGER  

  • Mau Beli Rumah? Cek 4 Hal Ini untuk Pastikan Listrik Aman

    Mau Beli Rumah? Cek 4 Hal Ini untuk Pastikan Listrik Aman

    • calendar_month Minggu, 13 Feb 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 274
    • 0Komentar

    Jakarta, Minggu  13 Pebruari 2022   Mau Beli Rumah? Cek 4 Hal Ini untuk Pastikan Listrik Aman       ” Listrik merupakan salah satu komponen utama yang perlu diperhatikan ketika kita berencana membeli rumah.   Jakarta,  indonesiaexpose.co.id  – Memiliki rumah mungkin menjadi impian banyak orang. Namun membeli hunian bukanlah perkara mudah. Harga terjangkau, kondisi […]

expand_less