Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » Presiden Prabowo Murka: Bonus BUMN Merugi dan Revolusi Tata Kelola Negara

Presiden Prabowo Murka: Bonus BUMN Merugi dan Revolusi Tata Kelola Negara

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 27 Sep 2025
  • visibility 687
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Senin 29  September  2025

Presiden Prabowo Murka: Bonus BUMN Merugi dan Revolusi Tata Kelola Negara

 

Presiden Prabowo Subianto (foto/ist)

Jakarta, indonesiaexpose.co.id – Dalam pidato yang mengguncang publik di Munas VI PKS, Presiden Prabowo Subianto melontarkan kata “brengsek” untuk menggambarkan perilaku direksi dan komisaris BUMN yang tetap menerima bonus meski perusahaan merugi. Kata itu bukan sekadar umpatan, melainkan simbol kemuakan nasional terhadap elite korup yang memperlakukan aset negara seolah warisan pribadi.

Saat Presiden Prabowo Subianto melontarkan kata “brengsek” untuk menyoroti perilaku sebagian direksi BUMN, publik seperti tersentak. Bahasa politik yang biasanya halus dan berlapis tiba-tiba dipecahkan oleh satu kata kasar yang justru terasa jujur.

” Dia kira itu perusahaan nenek moyang, perusahaan rugi dia tambah bonus untuk dirinya sendiri, brengsek bener itu,” ujar Prabowo dengan ekspresi tegas saat berpidato di Munas ke-VI PKS, Senin (29/9/2025) lalu.

Maka ketika Prabowo menyebut “brengsek”, ia sebenarnya sedang menerjemahkan kemarahan rakyat yang tak lagi menemukan tempat di ruang birokrasi. Kata itu bisa saja dianggap kasar, tapi dalam konteks politik kita, justru terdengar paling jujur. Kata yang tidak menipu, tidak menutup-nutupi, dan tidak bersembunyi di balik protokol kepresidenan. Itu adalah cermin moral yang memantulkan wajah rapuh manajemen publik kita—wajah yang tersenyum di depan publik, tapi berpesta di atas kerugian negara.

Pembahasan: Bonus di Tengah Kerugian

Beberapa BUMN besar mencatat kerugian triliunan rupiah pada 2025:

  • Garuda Indonesia: rugi Rp 2,39 triliun
  •  Waskita Karya: rugi Rp 1,24 triliun
  •  KCIC Whoosh: rugi Rp 1,625 triliun
  •  Wijaya Karya: rugi Rp 780 miliar

Namun, direksi dan komisaris tetap menerima bonus dan tantiem miliaran rupiah. Bahkan, ada komisaris yang hanya rapat sebulan sekali tetapi menerima tantiem Rp 40 miliar.

Presiden Prabowo menyebut perilaku ini sebagai pengkhianatan terhadap kepercayaan negara. Ia mengancam akan melibatkan Kejaksaan Agung dan KPK untuk mengejar para pelaku korupsi di tubuh BUMN.

Permasalahan Utama: Kepemimpinan dan Tata Kelola yang Gagal

  1.  Leadership dan Manajerial Skills Lemah : Banyak direksi dan komisaris tidak memiliki kapasitas strategis, etika kerja, maupun integritas yang sepadan dengan tanggung jawab mereka.
  2. Good Corporate Governance (GCG) Diabaikan : Prinsip transparansi, akuntabilitas, dan fairness hanya menjadi formalitas. RUPS sering kali menjadi ajang legalisasi bonus, bukan evaluasi kinerja.
  3. Budaya Korup dan Nepotisme  : Penunjukan jabatan sering kali berbasis koneksi politik, bukan meritokrasi. Akibatnya, BUMN dikelola oleh orang-orang yang tidak kompeten.

Rekomendasi Tegas: Revolusi Tata Kelola BUMN

Presiden Prabowo telah memulai langkah-langkah reformasi:

  • Menghapus tantiem bagi direksi dan komisaris BUMN yang merugi
  •  Membatasi jumlah komisaris maksimal 6 orang per BUMN
  •  Membentuk BPI Danantara untuk mengawasi 844 BUMN dan anak perusahaannya

Namun, untuk benar-benar bersih, diperlukan:

1. Audit independen berkala dengan publikasi terbuka
2. Rekrutmen berbasis meritokrasi, bukan koneksi
3. Sanksi pidana dan pemecatan langsung bagi pelaku penyalahgunaan
4. Insentif berbasis kinerja nyata, bukan klaim administratif
5. Digitalisasi sistem pengawasan dan transparansi keuangan

Kesimpulan:
BUMN Harus Jadi Pilar, Bukan Beban

Kemarahan Presiden Prabowo adalah refleksi dari kemarahan rakyat. Jika BUMN terus dikelola oleh elite yang korup dan tidak kompeten, maka bukan hanya APBN yang defisit—kepercayaan publik pun akan runtuh. Revolusi tata kelola bukan pilihan, tapi keharusan.

Namun, kemarahan itu tidak berhenti pada kata. Prabowo menambahkan ancaman yang tak kalah keras: ia akan mengirim Kejaksaan dan KPK untuk menindak direksi yang bermain di wilayah abu-abu.

“ Saya mau kirim Kejaksaan dan KPK kejar-kejar itu,” katanya, dengan nada setengah sarkastik, “nanti dibilang saya kejam lagi.” Di sini kita bisa melihat gaya khas Prabowo—tegas, teatrikal, tapi tetap dengan perhitungan politik, bahwa negara ini membutuhkan guncangan agar roda birokrasi kembali berputar.

(017)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jadi Tuan Rumah The Climate Leadership Program Workshop Phase III, Jaya Negara Tekankan Strategi Inovatif Manajemen Perkotaan Berkelanjutan

    Jadi Tuan Rumah The Climate Leadership Program Workshop Phase III, Jaya Negara Tekankan Strategi Inovatif Manajemen Perkotaan Berkelanjutan

    • calendar_month Selasa, 19 Nov 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Denpasar, Selasa  19  November  2019     Jadi Tuan Rumah The Climate Leadership Program Workshop Phase III, Jaya Negara Tekankan Strategi Inovatif Manajemen Perkotaan Berkelanjutan     Wakil Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara saat membuka The Climate Program Workshop Phase III City Net yang ditandai dengan pemukulan Gong di Prama Sanur Beach, Denpasar, Senin (18/11/2019). […]

  • Kakorlantas Cek Vaksinasi Untuk Pengemudi Industri-Ojol Serta Bagikan Baksos

    Kakorlantas Cek Vaksinasi Untuk Pengemudi Industri-Ojol Serta Bagikan Baksos

    • calendar_month Kamis, 19 Agt 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 247
    • 0Komentar

    Batam, Kamis  19  Agustus  2021   Kakorlantas Cek Vaksinasi Untuk Pengemudi Industri-Ojol Serta Bagikan Baksos   Kakorlantas Polri Irjen Istiono Cek Vaksinasi Pengemudi Ojol dan Bagikan Baksos, Kamis (19/8/2021) Dok. Humas Polri   Riau, indonesiaexpose.co.id – Kepala Korp Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Istiono meninjau langsung vaksinasi untuk para pengendara motor dan juga pengemudi ojek […]

  • Rai Mantra Ikuti Hash Sejauh 3 KM, Susuri Pematang Sawah Hingga bebatuan Terjal di Kerambitan.

    Rai Mantra Ikuti Hash Sejauh 3 KM, Susuri Pematang Sawah Hingga bebatuan Terjal di Kerambitan.

    • calendar_month Kamis, 1 Agt 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Denpasar,  Kamis  01  Agustus  2019 Rai Mantra Ikuti Hash Sejauh 3 KM, Susuri Pematang Sawah Hingga bebatuan Terjal di Kerambitan. Walikota Denpasar, I.B Rai Dharmawijaya Mantra dan NY. Selly Dharmawijaya Mantra bersama sejumlah komunitas Hash susuri persawahan di Kerambitan Tabanan, pada Selasa (30/7) sore. BALI, INDEX – Dewata Hash House Harriers kembali menggelar kegiatan hash […]

  • Rayakan HUT Ke-66, Bank Danamon tanam 10 ribu Pohon Mangrove

    Rayakan HUT Ke-66, Bank Danamon tanam 10 ribu Pohon Mangrove

    • calendar_month Sabtu, 16 Jul 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Bali, Sabtu 16 Juli 2022 Rayakan HUT Ke-66, Bank Danamon tanam 10 ribu Pohon Mangrove Bali, indonesiaexpose.co.id – PT Bank Danamon Indonesia Tbk (“Danamon”) kawasan Bali Nusra hari ini melaksanakan kegiatan Peduli Lingkungan Danamon Peduli 2022 melalui kerja sama dengan Kelompok Nelayan Prapat Agung Mengening Patasari Kuta, UPTD Tahura Ngurah Rai dan Dinas Perumahan, Kawasan […]

  • Update Covid 19 Di Denpasar, 3 Orang Pasien Meninggal.Kasus Sembuh Bertambah 28 Orang dan Kasus Positif Bertambah 34 Orang

    Update Covid 19 Di Denpasar, 3 Orang Pasien Meninggal.Kasus Sembuh Bertambah 28 Orang dan Kasus Positif Bertambah 34 Orang

    • calendar_month Rabu, 7 Okt 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Denpasar,  Rabu  07  Oktober  2020   Update Covid 19 Di Denpasar, 3 Orang Pasien Meninggal.Kasus Sembuh Bertambah 28 Orang dan Kasus Positif Bertambah 34 Orang   Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai     BALI,  INDEX  –  Penambahan angka kematian pasien Covid-19 di Kota Denpasar kembali mengalami peningkatan. […]

  • Walikota Jaya Negara Serahkan LKPD Unaudited TA. 2023 Kepada BPK RI Perwakilan Bali.

    Walikota Jaya Negara Serahkan LKPD Unaudited TA. 2023 Kepada BPK RI Perwakilan Bali.

    • calendar_month Jumat, 22 Mar 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 309
    • 0Komentar

    Denpasar, Jumat 22 Maret 2024 Walikota Jaya Negara Serahkan LKPD Unaudited TA. 2023 Kepada BPK RI Perwakilan Bali.   Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menyerahkan secara resmi Laporan Keuangan Pemerintah Kota Denpasar Unaudited Tahun Anggaran 2023 yang diterima diterima Kepala BPK RI Perwakilan Bali, I Gusti Ngurah Satria Perwira di Kantor BPK RI […]

expand_less