Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Dari Renon untuk Indonesia : Dialog Pancasila Sentuh Tata Ruang & Budaya Bali 

Dari Renon untuk Indonesia : Dialog Pancasila Sentuh Tata Ruang & Budaya Bali 

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
  • visibility 111
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Sabtu  04  Oktober  2025

Dari Renon untuk Indonesia : Dialog Pancasila Sentuh Tata Ruang & Budaya Bali

 

Museum Pancasila gelar diskusi kebangsaan dan bernegara Mantan Hakim Mahkamah Konstitusi Prof. Dr. Arif Hidayat, S.H., M.S., bersama Ketua Pansus Tata Ruang, Aset Daerah dan Perizinan (TRAP) DPRD Provinsi Bali, I Made Supartha, S.H., M.H bertempat di di Museum Agung Pancasila Renon Denpasar, Bali, Sabtu 4 Oktober 2025.

 

Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Berlangsung di Museum Agung Pancasila Renon,  Denpasar, diskusi kebangsaan dan bernegara kembali mencatat sejarah penting. Dua tokoh nasional tampil memberikan pandangan tajam soal Pancasila, hukum, dan masa depan Bali.

Dalam suasana penuh semangat kebangsaan, Mantan Hakim Mahkamah Konstitusi Prof. Dr. Arif Hidayat, S.H., M.S., bersama Ketua Pansus Tata Ruang, Aset Daerah dan Perizinan (TRAP) DPRD Provinsi Bali, I Made Supartha, S.H., M.H., menjadi narasumber utama dalam diskusi yang digelar di Museum Agung Pancasila Renon Denpasar, Bali, Sabtu 4 Oktober 2025.

Pendiri Museum Bung Karno, Ida Bagus Dharmika atau Gus Marhaen, menyebut diskusi ini berfokus pada upaya menjaga keharmonisan Bali dan menambah APBD Bali tanpa mengorbankan nilai budaya serta lingkungan.

Dalam pemaparannya, mantan Hakim MK Prof. Arif Hidayat menyoroti Putusan MK Nomor 90, serta menegaskan pentingnya pemahaman konstitusi dan Pancasila dalam praktik bernegara.

Ia juga menegaskan pentingnya menjaga tata ruang dan lingkungan hidup Bali agar tetap selaras dengan nilai-nilai budaya dan kebahagiaan masyarakat.

“ Ruang-ruang di Bali harus diatur dengan baik, agar setiap tamu merasa bahagia, aman, dan bangga berada di Pulau Dewata.,” terang mantan Hakim MK Prof. Arif Hidayat .

Sementara di kesempatan yang sama, Ketua Pansus TRAP DPRD Bali, I Made Supartha  S.H., M.H., menjelaskan, langkah-langkah konkret penertiban tata ruang, aset daerah, dan perizinan yang berpihak pada kepentingan pariwisata berkelanjutan.

“ Kami terus menegakkan kebenaran demi kepentingan tata ruang dan aset Bali, agar pembangunan sejalan dengan kearifan lokal, ” ungkap I Made Supartha  S.H., M.H., yang juga ketua Fraksi PDIP DPRD Bali.

Diskusi juga menyinggung Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2023 tentang Provinsi Bali, Perda 100 Tahun Haluan Bali ke Depan, serta Perda Nangun Sat Kerthi Loka Bali, yang berlandaskan filosofi Tri Hita Karana.

Prof. Arif memberikan apresiasi atas langkah Pansus TRAP yang dinilainya sebagai “pintu masuk premium” bagi masa depan Bali.
Ia menegaskan, kebenaran dan keadilan harus menjadi pondasi utama pembangunan daerah.

Diskusi kebangsaan di Museum Agung Pancasila Renon menjadi momentum penting memperkuat semangat berbangsa dan bernegara. Dari Renon, pesan moral bergema: Pancasila bukan hanya ideologi, tapi jalan hidup untuk menjaga Bali dan Indonesia.

(080)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sungguh Tega!!! Ipar  dibawah  umur di cabuli 

    Sungguh Tega!!! Ipar  dibawah  umur di cabuli 

    • calendar_month Selasa, 23 Mei 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Gianyar, Rabu  24  Mei  2023 Sungguh Tega!!! Ipar  dibawah  umur di cabuli     Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Satuan Reserse Kriminal Polres Gianyar dipimpin Kapolres Gianyar, melakukan pengungkapan sejumlah kasus kriminal yang terjadi dua bulan terakhir di wilayah hukum Polres Gianyar, didampingi kasat reskrim Polres Gianyar dan jajaran unit-unit reskrim sejumlah Polsek di Lobby Mapolres Gianyar, […]

  • Pemkab Tabanan dan Paiketan Seniman Tabanan Kolaborasi Gelar Workshop Joged Bumbung

    Pemkab Tabanan dan Paiketan Seniman Tabanan Kolaborasi Gelar Workshop Joged Bumbung

    • calendar_month Rabu, 26 Apr 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Tabanan , Rabu  26  April  2023 Pemkab Tabanan dan Paiketan Seniman Tabanan Kolaborasi Gelar Workshop Joged Bumbung     Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Tarian Joged Bumbung belakangan ini tidak terlepas dari stigma negatif karena sebagian besar masyarakat pada umumnya mengidentikkan Tari Joged dengan tarian goyang jaruh. Hal itu jelas sangat disayangkan, mengingat Joged Bumbung merupakan salah satu […]

    • calendar_month Selasa, 8 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Denpasar, Selasa  08  April  2025    

  • Penerbangan Internasional Kian Ramai, Batik Air Malaysia Tambahkan Rute Denpasar – Kuala Lumpur Di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali.

    Penerbangan Internasional Kian Ramai, Batik Air Malaysia Tambahkan Rute Denpasar – Kuala Lumpur Di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali.

    • calendar_month Jumat, 3 Jun 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Mangupura, Jumat  03  Juni  2022   Penerbangan Internasional Kian Ramai, Batik Air Malaysia Tambahkan Rute Denpasar – Kuala Lumpur Di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali.       Bali,  imdonesiaexpose.co.id  – Rute penerbangan Internasional di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali kembali bertambah dengan mulai beroperasinya maskapai Batik Air Malaysia […]

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Jumat, 14 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Bali, Sabtu  15  Pebruari  2025 Renungan  Joger

  • MANYI ” Tradisi Memotong Padi Di Jatiluwih

    MANYI ” Tradisi Memotong Padi Di Jatiluwih

    • calendar_month Sabtu, 15 Jun 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Jatiluwih, Sabtu  15  Juni 2024 “MANYI ” Tradisi Memotong Padi Di Jatiluwih     Bali, indonesiaexpose.co.id  – Desa Jatiluwih, yang terkenal dengan keindahan sawah teraseringnya, memulai panen raya tahunan yang biasanya dimulai setiap bulan Juni. Pada hari Sabtu ini, para petani di Subak Besikalung, Jatiluwih, termasuk masyarakat desa, memulai panen padi dengan cara tradisional menggunakan […]

expand_less