Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » Purbaya Klaim Anggaran Daerah Kerap Diselewengkan

Purbaya Klaim Anggaran Daerah Kerap Diselewengkan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 5 Okt 2025
  • visibility 83
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Surabaya, Senin  06  Oktober  2025

Purbaya Klaim Anggaran Daerah Kerap Diselewengkan

 

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (foto/ist).

 

Jawa Timur, indonesiaexpose.co.id  –  Pemangkasan tajam anggaran transfer ke daerah mewarnai postur APBN 2026. Pemerintah pusat menilai maraknya penyelewengan menjadi alasan utama pengurangan dana, yang mencapai ratusan triliun rupiah. Benarkah daerah boros dan tak becus mengelola anggaran?

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, pemotongan dana transfer ke daerah atau TKD dilakukan karena banyaknya penyelewengan dalam pengelolaan anggaran. Pemerintah pusat pun menurunkan alokasi TKD dalam RAPBN 2026 hingga Rp200 triliun.

“Alasan pemotong itu utamanya dulu karena banyak penyelewengan, ya. Artinya enggak semua uang yang dipakai, dipakai dengan betul. Jadi, itu yang membuat pusat agak, bukan saya ya, pemimpin-pemimpin itu agak gerah dengan itu,” ujar Purbaya kepada awak media di Surabaya, Kamis (2/10/2025).

TKD diproyeksi turun dari Rp919 triliun menjadi Rp649 triliun, sementara belanja pemerintah pusat justru naik signifikan. Pemerintah mengklaim akan tetap mendorong pembangunan daerah lewat program langsung, dengan alokasi hingga Rp1.300 triliun.

Masalah lainnya: penyerapan anggaran yang buruk. Hingga Agustus 2025, dana pemda yang mengendap di perbankan tercatat Rp233 triliun , tertinggi dalam 5 tahun terakhir. Mayoritas berasal dari Jawa, Kalimantan, dan Sumatra.

Kondisi ini memperkuat kritik soal sentralisasi anggaran. Ekonom menilai, pemangkasan TKD akan menurunkan kapasitas fiskal daerah dan memaksa pemda berhemat hingga menyusun ulang program prioritas.

“Kalau mereka bisa serap dengan baik, saya akan perjuangkan penambahan alokasi. Tapi itu syaratnya, ” kata Purbaya.

APBD yang sering mengendap di perbankan juga menjadi persoalan yang menghambat tingkat efektifitas belanja daerah. Sampai dengan Agustus 2025, berdasarkan data BI menunjukkan bahwa dana Pemda yang masih mengendap di perbankan mencapai sekitar Rp233,11 tiliun.

Pemerintah pusat ingin belanja lebih tepat sasaran. Tapi benarkah mencabut sebagian kendali anggaran dari daerah adalah solusi? Tantangan ke depan bukan hanya soal angka, tapi juga soal kepercayaan dan tata kelola.

(011)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dit Reskrimum Polda Jabar Bekuk Dua Pemalsu SIM dan Surat Penting

    Dit Reskrimum Polda Jabar Bekuk Dua Pemalsu SIM dan Surat Penting

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Bandung, Rabu  22  Juli  2020   Dit Reskrimum Polda Jabar Bekuk Dua Pemalsu SIM dan Surat Penting   JAWA  BARAT,  INDEX  – Dit Reskrimum Polda Jabar berhasil membekuk 2 (dua) orang pelaku Pemalsu Surat ljin Mengemudi (SIM) dan Surat Penting lainnya. Berdasarkan hasil pengungkapan, kedua pelaku berinisial FY dan ES itu kerap beraksi di wilayah […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Rabu, 30 Okt 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Bali,  Kamis  31  Oktober  2019   Renungan  JOGER

  • Kolaborasi Dosen ITB STIKOM Bali dan Unud Buatkan E-Commerce untuk Kelompok Wanita Tani Sari Tunjung Mekar

    Kolaborasi Dosen ITB STIKOM Bali dan Unud Buatkan E-Commerce untuk Kelompok Wanita Tani Sari Tunjung Mekar

    • calendar_month Senin, 28 Jun 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Buleleng, Senin 28 Juni 2021   Kolaborasi Dosen ITB STIKOM Bali dan Unud Buatkan E-Commerce untuk Kelompok Wanita Tani Sari Tunjung Mekar   Anggota Kelompok Tani Sari Tunjung Mekar foto bersama tim pengabdian masyarakat dari ITB STIKOM Bali dan Unud usai sosialisasi hukum transaksi elektronik dan pelatihan penggunaan alat-alat produksi.   Bali, indonesiaexpose.co.id  – Seorang […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Minggu, 16 Feb 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Bali, Senin 17 Pebruari  2020   Renungan  JOGER  

  • BNI Peduli :  Serahkan Ambulance untuk Penanggulangan Covid-19 ke Pangdam IX/Udayana.

    BNI Peduli :  Serahkan Ambulance untuk Penanggulangan Covid-19 ke Pangdam IX/Udayana.

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu 20 Mei 2020   BNI Peduli :  Serahkan Ambulance untuk Penanggulangan Covid-19 ke Pangdam IX/Udayana. Kakanwil Bank BNI 46 I Made Sukajaya (kiri), dalam acara penyerahan talikasih dan penyerahan 1 unit mobil Ambulance yang diterima langsung Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P.bertempat di Makorem 163/Wira Satya Jl. Sudirman Rabu, 20/05/2020 Pagi. BALI, INDEX  –  Kegiatan […]

  • Bupati Gianyar tepati janji, bantuan  sebesar Rp. 875,5 juta di serahkan ke pedagang Pasar Blahbatuh

    Bupati Gianyar tepati janji, bantuan  sebesar Rp. 875,5 juta di serahkan ke pedagang Pasar Blahbatuh

    • calendar_month Kamis, 12 Agt 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Gianyar,  Jumat  13  Agustus  2021   Bupati Gianyar tepati janji, bantuan  sebesar Rp. 875,5 juta di serahkan ke pedagang Pasar Blahbatuh     Bali,  indonesiaexpose.co.id –  Pasar Blahbatuh mengalami kebakaran 15 Juni 2021 lalu. Kebakaran menghancurkan seluruh bangunan pasar dan kios pedagang. Saat ini para pedagang berjualan di sebelah barat Pasar Yadnya Blahbatuh, di depan Puri […]

expand_less