Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » DPR RI Komisi VII Sorotin Kekacauan Tata Ruang : Dari Raja Ampat hingga Kelingking Bali

DPR RI Komisi VII Sorotin Kekacauan Tata Ruang : Dari Raja Ampat hingga Kelingking Bali

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
  • visibility 68
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Senin  17  November  2025

DPR RI Komisi VII Sorotin Kekacauan Tata Ruang : Dari Raja Ampat hingga Kelingking Bali

 

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Evita Nursanty . Foto/ist)

Jakarta , indonesiaexpose.co.id – Kritik tajam datang dari Kompleks Parlemen Senayan. Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Evita Nursanty menyentil Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana terkait dugaan amburadulnya tata ruang pariwisata di berbagai daerah di Indonesia.

Dalam rapat kerja bersama Kementerian Pariwisata, Evita awalnya memuji kinerja Menpar yang dinilai sukses mempromosikan sektor gastronomi dan wellness tourism. Namun, Evita menegaskan bahwa promosi saja tidak cukup apabila tata ruang destinasi wisata kacau dan tidak sesuai RTRW maupun RTDN.

Evita mencontohkan dua kasus besar :

  • Tambang nikel di Raja Ampat
  • Pembangunan lift kaca di Pantai Kelingking, Nusa Penida, yang kini dihentikan oleh Pemprov Bali

Menurut Evita, pembangunan-pembangunan tersebut lolos karena adanya persoalan serius di sistem OSS – Online Single Submission, yang dinilai tidak melibatkan komunikasi dengan pemerintah daerah.

“Tata ruang destinasi kita kacau. Banyak bangunan tidak sesuai RTRW dan RTDN. Termasuk tambang nikel di Raja Ampat dan lift kaca di Kelingking yang tak pernah dikomunikasikan ke daerah. Investornya cuma bilang: kami dapat izin OSS,” ungkap Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Evita Nursanty
dalam Rapat Kerja dengan Kementerian Pariwisata RI di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Senayan, Jakarta, Senin (17/11/2025).

Evita menjelaskan, ketika Komisi VII melakukan kunjungan ke Bali, Gubernur Bali Wayan Koster menerangkan bahwa sistem OSS berjalan tanpa koordinasi dengan bupati maupun gubernur. Hal ini menyebabkan proyek-proyek yang tidak sesuai tata ruang tetap berjalan.

Evita menegaskan, meski bukan kesalahan Menpar, persoalan tata ruang pariwisata harus dipimpin langsung oleh Widiyanti sebagai kementerian sektor wisata.

“Ini memang bukan kesalahan Ibu Menteri. Tapi karena menyangkut pariwisata, Ibu yang harus menjadi leader untuk menyelesaikannya, ” ungkap Evita.

Selain Bali dan Raja Ampat, Politikus PDIP ini juga menyoroti persoalan tata ruang di Kalimantan Utara, Labuan Bajo, hingga Pulau Komodo, yang menurutnya semakin tumpang tindih antara kawasan pariwisata dan industri.

Ia berharap tata tuang yang amburadul di RI bisa diselesaikan dengan baik.

“Kita ke Kaltara ya, di daerah pariwisata ada industri, ini memang sekarang di Labuan Bajo, di Pulau Komodo, kita juga tahu masalah itu tata ruang itu diberi izin. Nah ini kalau kita nggak benahi sekarang ini pembangunan pariwisata kita ke depan akan lebih amburadul lagi dan akan lebih kacau. Jadi harus ada leadership dari pariwisata leading-nya untuk duduk dengan K/L, K/L terkait untuk sistem sistem ini, Bu,” imbuhnya.

Evita mendesak Menparekraf memimpin koordinasi lintas kementerian untuk memperbaiki sistem OSS dan menegakkan tata ruang pariwisata yang berkelanjutan.

Komisi VII DPR RI meminta agar pemerintah bergerak cepat memperbaiki tata ruang destinasi wisata agar pembangunan pariwisata jangka panjang tidak semakin kacau. Perkembangan isu ini akan kami laporkan selanjutnya.

(002)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • ITB Stikom Bali

    ITB Stikom Bali

    • calendar_month Kamis, 8 Jul 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Bali, Jumat   09  Juli  2021 ITB Stikom Bali    

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Sabtu, 5 Des 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Bali,  Minggu  6  Desember  2020   Renungan  JOGER  

    • calendar_month Jumat, 14 Apr 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Mangupura, Jumat 14 April 2023 Pariwisata Bali Pasca Covid-19 Belum 100% Pulih, Wagub Cok Ace Minta Dukungan Komisi XI DPR RI Bali Dapat Perpanjangan Restrukturisasi Perbankan     Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) mengatakan bahwa Pariwisata Bali Pasca Covid-19 masih terus berbenah. Tercatat menurutnya kunjungan wisatawan per […]

  • 91.918 Unit Kendaraan Diputarbalikan Selama Operasi Ketupat Lodaya 2020

    91.918 Unit Kendaraan Diputarbalikan Selama Operasi Ketupat Lodaya 2020

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Bandung, Kamis  04  Juni  2020   91.918 Unit Kendaraan Diputarbalikan Selama Operasi Ketupat Lodaya 2020 Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Drs S Erlangga   JAWA BARAT,  INDEX   – Hasil evaluasi selama kegiatan Operasi Ketupat Lodaya 2020 di wilayah hukum Polda Jabar dari 24 April s/d- 30 Mei 2020 dalam rangka pengamanan Idul Fitri 1441 […]

  • I Made Supartha, S.H.,M.H. Ketua Fraksi PDIP DPRD Bali : Apresiasi Rencana Pemprov.Bali  Ajukan Ranperda Alih Fungsi Lahan 

    I Made Supartha, S.H.,M.H. Ketua Fraksi PDIP DPRD Bali : Apresiasi Rencana Pemprov.Bali  Ajukan Ranperda Alih Fungsi Lahan 

    • calendar_month Sabtu, 30 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Denpasar, Sabtu  30  Agustus  2025 I Made Supartha, S.H.,M.H. Ketua Fraksi PDIP DPRD  Bali : Apresiasi Rencana Pemprov.Bali  Ajukan Ranperda Alih Fungsi Lahan   Ketua Fraksi PDIP DPRD Provinsi Bali I Made Supartha S.H., M.H   Bali, indonesiaexpose.co.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali sedang merancang enam peraturan daerah (Perda) baru yang ditargetkan selesai hingga akhir […]

  • Jelang Galungan, Ketua GUPBI Bali,  Harap harga Babi hidup  Stabil dikisaran Rp.50 ribu/kg.

    Jelang Galungan, Ketua GUPBI Bali,  Harap harga Babi hidup  Stabil dikisaran Rp.50 ribu/kg.

    • calendar_month Jumat, 20 Sep 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Mangupura, Jumat  20  September  2024 Jelang Galungan, Ketua GUPBI Bali,  Harap harga Babi hidup  Stabil dikisaran Rp.50 ribu/kg.   Ketua GUPBI Bali I Ketut Hari Suyasa. Bali, undonesiaexpose.co.id – Hari raya Galungan jatuh pada Rabu, 25 September 2024 dan sehari sebelumnya pada Penampahan Galungan banyak umat Hindu akan membuat hidangan dari daging babi. “Untuk menjaga […]

expand_less