Bali, Kamis 27 November 2025
Saluran Subak Ditimbun Bangunan! Pansus TRAP DPRD Bali Hentikan Proyek Hotel JW Marriott Payangan

Bali , indonesiaexpose.co.id — Pembangunan Hotel JW Marriott di Desa Puhu, Kecamatan Payangan, Gianyar, resmi dihentikan sementara oleh Pansus TRAP DPRD Bali, Kamis (27/11/2025), setelah inspeksi mendadak menemukan pelanggaran berat tata ruang.
SALURAN SUBAK TERTUTUP BANGUNAN
Sidak yang melibatkan Satpol PP Provinsi Bali, Satpol PP Gianyar, dan dinas terkait menemukan bahwa saluran irigasi subak seluas tiga hektar tertutup dan masuk ke dalam struktur bangunan hotel.
Ketua Pansus TRAP DPRD Bali, Dr. (C) I Made Supartha, S.H.M.H., menegaskan pelanggaran ini menjadi alasan utama penghentian proyek.
“Kami menemukan penutupan saluran irigasi yang masuk ke dalam struktur gedung. Atas dasar temuan ini, seluruh aktivitas proyek dihentikan sementara,” tegas Supartha.
IZIN BERMASALAH — MASIH ATAS NAMA PEMILIK LAMA
Selain pelanggaran lingkungan, Pansus juga menemukan persoalan administrasi serius.
IMB proyek ternyata masih tercatat atas nama pemilik lama, Sheraton, meski manajemen telah berganti dan desain bangunan berubah.
Ketua Pansus TRAP DPRD Bali Dr. (C ) Made Supartha , S.H.M.H., menegaskan:
“Ini bukan risiko rendah. Ini jelas risiko tinggi. Semua perizinan harus diperbarui dan dilengkapi.”
Pansus memastikan akan memanggil pemilik hotel untuk klarifikasi resmi.
Kasatpol PP Provinsi Bali, Dewa Nyoman Rai Dharmadi, memastikan akan memanggil developer untuk pendalaman dokumen.
Sementara Satpol PP Gianyar menegaskan patroli harian akan dilakukan untuk memastikan tidak ada aktivitas lanjutan di area proyek.
“Kami akan cek lokasi setiap hari agar tidak ada pekerjaan sembunyi-sembunyi,” ujar Kasatpol PP Gianyar, Putu Yudanegara.
PIHAK JW MARRIOTT: KAMI KOOPERATIF
Humas JW Marriott, I Gusti Bagus Prayuta, menyatakan pihaknya menerima keputusan Pansus.
“Keputusan Pansus akan kami laksanakan. Kami akan laporkan ke manajemen,” ujarnya.
Anggota DPRD Bali Dapil Gianyar, I Wayan Tagel Winarta, menegaskan bahwa bangunan yang menutup aliran irigasi adalah pelanggaran berat.
“Tidak boleh ada bangunan menutup irigasi. Ini merusak subak dan berbahaya di kawasan rawan longsor.”
Selain itu, beberapa izin disebut tidak lengkap dan tidak sesuai regulasi terbaru.
PELANGGARAN LAIN YANG DITEMUKAN PANSUS TRAP TRAP DPRD Bali
✔ Penutupan permanen aliran sungai/irigasi
✔ Sejumlah izin belum dimiliki
✔ Dokumen menggunakan regulasi lama
✔ Perizinan tidak diperbarui setelah pergantian pemilik
Anggota Pansus TRAP DPRD Bali, Gede Harja Astawa, menegaskan bahwa jalur irigasi tak boleh ditutup karena termasuk sempadan sungai.
PANSUS TRAP DPRD Bali : “KAMI TIDAK MAIN-MAIN”
Wakil Sekretaris Pansus TRAP, Dr. Somvir, menegaskan:
“Aturan dulu berbeda. Dengan hadirnya Pansus, kami tidak main-main. Semua pelanggaran akan kami tindak tegas.”
SUBAK HARUS DILINDUNGI
Penghentian proyek JW Marriott Payangan menjadi langkah penting untuk memastikan:
Ketaatan hukum
Keselamatan kawasan rawan bencana
Perlindungan subak, warisan budaya dunia UNESCO
Pansus TRAP memastikan proyek hanya dapat berlanjut jika semua dokumen perizinan resmi ditunjukkan dan pelanggaran diperbaiki.
(080)
Indonesia Expose mengawal reformasi memberantas korupsi