Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Siapa Mengizinkan? Jejak Pengalihan 82 Hektar Mangrove Tahura ke PT BTID

Siapa Mengizinkan? Jejak Pengalihan 82 Hektar Mangrove Tahura ke PT BTID

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
  • visibility 327
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Jumat  06  Pebruari  2026

Siapa Mengizinkan? Jejak Pengalihan 82 Hektar Mangrove Tahura ke PT BTID

 

Guru Besar Universitas Udayana, Prof. Dr. Ir. Putu Rumawan Salain, M.Si.,

 

Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Di balik gegap gempita pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura-Kura Bali, tersimpan persoalan serius yang kini mulai mencuat ke permukaan. Sebanyak 82 hektar hutan mangrove Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai diduga telah beralih penguasaan ke PT Bali Turtle Island Development (BTID). Jika dugaan ini benar, maka yang dipertaruhkan bukan sekadar luasan lahan, melainkan status kawasan lindung, kedaulatan daerah, serta masa depan benteng ekologis Bali Selatan.

Mangrove Tahura Ngurah Rai selama puluhan tahun dikenal sebagai benteng alami Bali dari abrasi, gelombang laut, dan krisis iklim. Namun kini, kawasan yang seharusnya dilindungi itu justru berada di pusaran kepentingan investasi besar.
Pertanyaan mendasar pun mengemuka: dari mana izin pengalihan lahan itu berasal?

Guru Besar Universitas Udayana, Prof. Dr. Ir. Putu Rumawan Salain, M.Si., angkat suara keras. Ia menilai persoalan ini tidak bisa dibiarkan mengambang tanpa kejelasan kepada publik.

“Kalau ini benar, izinnya dari mana? Ini harus dijelaskan secara terbuka. Jangan sampai kawasan lindung diambil tanpa transparansi,” tegas Prof. Putu Rumawan Salain saat dikonfirmasi di Denpasar.

Menurutnya, persoalan KEK Kura-Kura Bali tidak boleh dilihat semata sebagai proyek ekonomi, melainkan harus ditempatkan dalam kerangka kepentingan daerah dan keberlanjutan lingkungan Bali.

“Kalau memang ini pengembangan ekonomi, kenapa bukan Bali yang mengembangkan sendiri sebagai pendapatan Bali? Jangan biarkan orang Jakarta yang mengembangkan, sementara Bali hanya menanggung dampaknya,” ujarnya tajam.

Lebih jauh, Prof. Rumawan menyoroti minimnya pemahaman publik tentang apa itu KEK dan bagaimana kewenangannya bekerja. Ia menilai kondisi ini berbahaya jika dibiarkan.

“Tolong diumumkan secara jelas ke masyarakat, apa itu KEK, bagaimana kewenangannya, siapa yang mengatur. Jangan sampai ada negara di balik negara,” ungkapnya.

Pernyataan tersebut mencerminkan kegelisahan akademisi terhadap potensi hilangnya kontrol daerah atas ruang hidup dan sumber daya alamnya sendiri. Ia menegaskan, kawasan seperti Tahura Ngurah Rai bukan hanya aset ekonomi, tetapi warisan ekologis dan sosial bagi generasi Bali ke depan.

Dugaan pengalihan 82 hektar mangrove ini kini menjadi ujian serius bagi pemerintah daerah dan pusat: apakah kepentingan investasi akan kembali mengalahkan prinsip perlindungan lingkungan dan kedaulatan daerah?

Publik Bali menunggu kejelasan. Siapa yang memberi izin, dengan skema apa, dan untuk kepentingan siapa? Hingga semua itu dijawab secara terbuka, bayang-bayang “negara di balik negara” akan terus menghantui pembangunan KEK Kura-Kura Bali.

(112)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hadapi Tantangan Kompetisi dan Pandemi Covid-19  XL Axiata Raih Pertumbuhan Solid di Tahun 2020

    Hadapi Tantangan Kompetisi dan Pandemi Covid-19 XL Axiata Raih Pertumbuhan Solid di Tahun 2020

    • calendar_month Senin, 15 Feb 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Jakarta,  Senin  15  Februari  2021     Hadapi Tantangan Kompetisi dan Pandemi Covid-19 XL Axiata Raih Pertumbuhan Solid di Tahun 2020     Pendapatan Rp 26,018 triliun, naik 3% YoY Pendapatan layanan data, meningkat 10% YoY Kontribusi pendapatan data mencapai 92% terhadap total pendapatan layanan EBITDA Rp 13,06 triliun, meningkat 31% YoY Laba bersih dinormalisasi […]

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Selasa, 16 Mei 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Bali, Rabu  17  Mei  2023 Renungan  Joger  

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Minggu, 26 Des 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Bali, Senin  27  Desember  2021   Renungan  JOGER  

  • Indonesiaexpose.co.id

    Indonesiaexpose.co.id

    • calendar_month Kamis, 28 Mar 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Jakarta, Kamis  28  Maret  2024

    • calendar_month Jumat, 17 Des 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Jakarta, Jumat 16  Desember 2021    

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Sabtu, 11 Nov 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Bali,  Minggu  12  November 2023 Renungan  Joger  

expand_less