Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Akademisi Soroti KEK Kura-Kura Bali PT.BTID  : Pembangunan Bali Harus Sesuai Konsep  Tri Hita Karana 

Akademisi Soroti KEK Kura-Kura Bali PT.BTID  : Pembangunan Bali Harus Sesuai Konsep  Tri Hita Karana 

  • account_circle 080
  • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
  • visibility 338
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Rabu  20  Mei  2026

Akademisi Soroti KEK Kura-Kura Bali PT.BTID  : Pembangunan Bali Harus Sesuai Konsep  Tri Hita Karana

Akademisi Universitas Hindu Negeri (UHN) I Gusti Bagus Sugriwa, Prof. Dr. I Gede Sutarya, SST.,

 

Bali,  indonesiaexpose.co.id   — Polemik proyek Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura-Kura Bali di Pulau Serangan, Denpasar, kembali memantik perhatian publik. Di tengah sorotan terhadap persoalan lingkungan, tata ruang, hingga keberadaan pura yang disebut masuk dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) kawasan proyek, masyarakat kini mulai mempertanyakan arah keberpihakan politik sejumlah elite serta sikap Fraksi Golkar di Bali.

Perdebatan publik semakin menguat setelah beredarnya foto pertemuan sejumlah anggota DPRD Bali bersama Presiden Komisaris PT Bali Turtle Island Development (BTID), Tantowi Yahya. Foto tersebut viral di media sosial dan memunculkan berbagai reaksi masyarakat yang mempertanyakan posisi wakil rakyat di tengah kontroversi proyek strategis tersebut.
Publik menilai, di tengah berbagai keresahan masyarakat adat dan warga lokal terkait masa depan ruang hidup Bali, para wakil rakyat seharusnya menunjukkan keberpihakan yang jelas terhadap kepentingan masyarakat Bali, bukan justru terkesan lebih lunak terhadap kepentingan investor.

Menanggapi hal tersebut, Akademisi Universitas Hindu Negeri (UHN) I Gusti Bagus Sugriwa, Prof. Dr. I Gede Sutarya, SST., menegaskan bahwa DPRD Bali, khususnya Fraksi Golkar, memiliki tanggung jawab moral dan politik untuk menjaga ajeg Bali dalam jangka panjang, sejalan dengan visi pembangunan Bali 100 tahun ke depan yang selama ini digaungkan Pemerintah Provinsi Bali.

Menurut Prof. Sutarya, wakil rakyat semestinya membuktikan komitmennya terhadap nilai-nilai Tri Hita Karana sebagai dasar pembangunan Bali. Salah satu unsur penting dalam konsep tersebut adalah pawongan, yakni penguatan dan pemberdayaan masyarakat lokal sebagai subjek utama pembangunan.

Namun demikian, ia menilai model pemberdayaan masyarakat lokal belum terlihat secara nyata dalam proyek KEK Kura-Kura Bali yang dikelola PT BTID.

“Sebagai wakil rakyat harus membuktikan kinerjanya dengan berkomitmen pada Tri Hita Karana. Salah satu unsurnya adalah pawongan, yang dalam konteks kekinian berarti pemberdayaan masyarakat lokal. Model pemberdayaan itu sampai saat ini belum terlihat dalam proyek KEK Kura-Kura Bali,” tegas Prof. Sutarya.

Ia juga menyoroti lemahnya pola partisipasi masyarakat lokal dalam proses pembangunan kawasan tersebut. Menurutnya, jika masyarakat lokal hanya ditempatkan sebagai pelengkap, maka dampak sosial dan budaya yang muncul di masa depan berpotensi meminggirkan masyarakat Bali sendiri dari tanah dan ruang hidupnya.

“Jika peran masyarakat lokal kecil, maka harapan untuk mendapatkan kontribusi juga kecil. Karena itu pembangunan apa pun di Bali harus memberikan ruang besar bagi masyarakat lokal agar manfaatnya juga kembali kepada masyarakat Bali,” ujar Akademisi Universitas Hindu Negeri (UHN) I Gusti Bagus Sugriwa, Prof. Dr. I Gede Sutarya, SST.,

 

Lebih lanjut, Prof. Sutarya mengingatkan bahwa pembangunan yang mengabaikan keseimbangan hubungan manusia, lingkungan, dan nilai kesucian budaya Bali akan berisiko melemahkan aspek parahyangan dalam konsep Tri Hita Karana.
Ia menegaskan bahwa kesucian Bali tidak semata-mata simbolik, melainkan lahir dari harmonisasi nyata antara manusia, budaya, dan lingkungan hidup yang dijaga secara kolektif oleh masyarakat adat Bali.

Pernyataan tersebut memperkuat kekhawatiran publik bahwa pembangunan berbasis investasi besar tanpa pelibatan kuat masyarakat lokal dapat menggeser identitas Bali secara perlahan.

“Bali tidak lagi hanya dihuni oleh umat dan masyarakat adatnya, tetapi juga oleh mereka yang datang membawa modal dan ambisi, membeli tanah, membangun imperium pribadi, lalu perlahan mendikte arah budaya lokal,” demikian menjadi refleksi kritis yang kini ramai diperbincangkan di tengah polemik KEK Kura-Kura Bali.

Di tengah situasi ini, masyarakat sipil, akademisi, dan kelompok adat mendorong agar seluruh proses pembangunan strategis di Bali tetap berpijak pada prinsip keberlanjutan, transparansi, perlindungan ruang suci, serta keberpihakan nyata terhadap masyarakat lokal sebagai pemilik utama kebudayaan Bali.

(080/071)

  • Penulis: 080
  • Editor: Siregar
  • Sumber: tim Index

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Bali Wayan Koster  – Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati Ucapkan Selamat Hari Suci Galungan dan Kuningan

    Gubernur Bali Wayan Koster  – Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati Ucapkan Selamat Hari Suci Galungan dan Kuningan

    • calendar_month Senin, 31 Jul 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Bali, Selasa  01  Agustus   2023 Gubernur Bali Wayan Koster  – Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati Ucapkan Selamat Hari Suci Galungan dan Kuningan     Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Hari Suci Galungan yang dimaknai sebagai kemenangan Dharma (kebaikan) melawan Adharma (keburukan), jatuh setiap Budha Kliwon Wuku Dunggulan. Kini hari Suci Galungan jatuh pada Rabu, 2 […]

  • Pansus TRAP DPRD Bali Dalami Konflik Tanah Negara Jimbaran: Petani Vs PT Jimbaran Hijau Sejak 1994

    Pansus TRAP DPRD Bali Dalami Konflik Tanah Negara Jimbaran: Petani Vs PT Jimbaran Hijau Sejak 1994

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu  05  Oktober  2025 Pansus TRAP DPRD Bali Dalami Konflik Tanah Negara Jimbaran: Petani Vs PT Jimbaran Hijau Sejak 1994   Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Konflik panjang antara petani penggarap dengan perusahaan PT Jimbaran Hijau kembali menjadi sorotan. Pansus TRAP DPRD Bali kini turun tangan melakukan pendalaman dan pengumpulan data, demi menyelesaikan sengketa tanah negara […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Minggu, 26 Sep 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Bali, Senin  27  September  2021 Renungan  JOGER  

  • Wawali Arya Wibawa Dampingi Menag RI Serahkan Bantuan untuk Pura dan Warga Terdampak Banjir di Denpasar

    Wawali Arya Wibawa Dampingi Menag RI Serahkan Bantuan untuk Pura dan Warga Terdampak Banjir di Denpasar

    • calendar_month Minggu, 21 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Denpasar, Minggu 21  September  2025 Wawali Arya Wibawa Dampingi Menag RI Serahkan Bantuan untuk Pura dan Warga Terdampak Banjir di Denpasar   Foto : Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, mendampingi Menteri Agama (Menag) Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., saat menyerahkan bantuan kepada warga serta pura yang terdampak banjir di […]

  • BINGIN DITATA! Badung Bergerak Selamatkan Kawasan Pantai

    BINGIN DITATA! Badung Bergerak Selamatkan Kawasan Pantai

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle 110
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Mangupura, Selasa 12 Mei 2026 BINGIN DITATA! Badung Bergerak Selamatkan Kawasan Pantai     Bali,  indonesiaexpose.co.id   —  Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menegaskan Pantai Bingin memiliki potensi besar sebagai destinasi unggulan yang harus dijaga bersama, mulai dari kenyamanan, ketertiban hingga kelestarian lingkungan. Dalam rapat koordinasi penataan kawasan Pantai Bingin yang digelar Selasa, 12 Mei […]

  • Pusri Peroleh Penghargaan Anugerah Humas Indonesia AHI, Kategori CEO Terpopuler dan ISDA Award 2021

    Pusri Peroleh Penghargaan Anugerah Humas Indonesia AHI, Kategori CEO Terpopuler dan ISDA Award 2021

    • calendar_month Jumat, 24 Sep 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Palembang, Sabtu  25  September  2021   Pusri Peroleh Penghargaan Anugerah Humas Indonesia AHI, Kategori CEO Terpopuler dan ISDA Award 2021 (Foto/ist)   Sumatera Selatan, indonesiaexpose.co.id  – Direktur Utama PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Palembang, Tri Wahyudi Saleh kembali berhasil meraih penghargaan Anugerah Humas Indonesia (AHI) Tahun 2021 Kategori CEO Terpopuler di Media Digital Sub Kategori Pemimpin […]

expand_less