Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Tekan Risiko PTM pada Remaja, Poltekkes Kemenkes Denpasar Cetak Agen Perubahan Lewat Diklat Gizi LENTERA.

Tekan Risiko PTM pada Remaja, Poltekkes Kemenkes Denpasar Cetak Agen Perubahan Lewat Diklat Gizi LENTERA.

  • account_circle 112
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 34
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Rabu 01 Juli  2026

Tekan Risiko PTM pada Remaja, Poltekkes Kemenkes Denpasar Cetak Agen Perubahan Lewat Diklat Gizi LENTERA.

 

 

 

Bali, indonesiaexpose.co.id  —  Masa remaja merupakan fase pertumbuhan dinamis yang menuntut kecukupan gizi optimal. Namun, pergeseran gaya hidup modern membuat generasi muda kian akrab dengan konsumsi pangan olahan kemasan dan siap saji. Di Provinsi Bali, fenomena ini diperparah oleh rendahnya literasi label gizi. Berdasarkan data lapangan, tingkat pengetahuan label pangan dalam kategori kurang mencapai 64,9% dan perilaku membaca label yang kurang menyentuh angka 50,6%.

Menyikapi urgensi ini, tim pengabdi dari Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Denpasar yang beranggotakan Ni Putu Agustina Kumala Dewi, Ni Made Gita Kusuma Wardani, dan Ni Komang Bintang Mesya Putri, serta di bawah bimbingan Dr. I Wayan Juniarsana, SST, M.Fis, resmi menginisiasi program LENTERA (Peningkatan Literasi Remaja Tentang Label Pangan). Program promotif-preventif strategis ini dilaksanakan dalam ajang National Health Community Service Championship (NHCS-C) 2026.

Kegiatan ini secara cerdas menggandeng mitra strategis dari kelompok remaja aktif komunitas pageant di Bali, meliputi perwakilan Putra Putri Sekolah Ajeg Bali, Teruna Bagus Teruni Jegeg SMAN 2 Denpasar, serta Jegeg Bagus Gizi Poltekkes Kemenkes Denpasar. Karakteristik mitra yang memiliki modal sosial berupa kemampuan public speaking dan jaringan pergaulan luas diproyeksikan mampu mengomunikasikan pesan gizi secara masif di lingkungannya.

Ni Putu Agustina Kumala Dewi menjelaskan bahwa metode edukasi dikemas secara interaktif dan komprehensif. “Kami tidak hanya memberikan ceramah teoretis, tetapi juga mengajak peserta melakukan simulasi penimbangan berat bersih porsi saji menggunakan timbangan digital. Peserta dilatih kritis melalui praktik kelompok untuk membandingkan dua produk sejenis, menghitung konversi zat gizi aktual, serta membatasi konsumsi harian Gula, Garam, dan Lemak (GGL) agar terhindar dari risiko Penyakit Tidak Menular (PTM) dini seperti obesitas dan diabetes,” jelasnya.

Hasil evaluasi program menunjukkan keberhasilan kuantitatif yang sangat signifikan. Nilai rata-rata pengetahuan peserta melonjak tajam dari 79,44 pada saat pre-test menjadi 89,44 pada post-test. Menariknya, jumlah peserta dengan raihan nilai sempurna (100 poin) meningkat drastis dari 16,67% menjadi 38,89%, dan sepenuhnya mengeliminasi peserta dengan nilai di bawah 80. Secara kualitatif, 100% peserta menyatakan rangkaian diklat sangat menarik, interaktif, dan tidak membosankan.

Lebih dari sekadar peningkatan kapasitas individu, program LENTERA juga berjalan linier mendukung kebijakan makro pemerintah dalam implementasi Keputusan Menteri Kesehatan (KMK) Nomor HK.01.07/MENKES/301/2026 tentang Pencantuman Label Gizi dan Pesan Kesehatan pada Pangan Olahan Siap Saji. Peserta diperkenalkan dengan sistem matriks peringkat grafis Nutri-Level (Level A, B, C, dan D) guna mengawal masa transisi regulasi kesehatan nasional ini di masyarakat.

Sebagai komitmen jangka panjang, seluruh peserta telah menyusun draf Rencana Tindak Lanjut (RTL) tertulis dan mengirimkan video implementasi kreatif ke grup komunikasi internal. Harapan besar ke depan, gerakan LENTERA ini dapat terus diadopsi secara konsisten lintas program studi dan diperluas menjadi gerakan ‘Sekolah Sadar Nutri-Level’ demi mewujudkan generasi muda Bali yang cerdas, sehat, dan mandiri secara gizi.

(112)

  • Penulis: 112
  • Editor: putri
  • Sumber: hms

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menparekraf: Tingkatkan Pengawasan Agar Citra Pariwisata Bali Tetap Terjaga

    Menparekraf: Tingkatkan Pengawasan Agar Citra Pariwisata Bali Tetap Terjaga

    • calendar_month Senin, 29 Mei 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Jakarta, Selasa  30  Mei 2023 Menparekraf: Tingkatkan Pengawasan Agar Citra Pariwisata Bali Tetap Terjaga   Menparekraf Sandiaga dalam “The Weekly Brief With Sandi Uno, yang berlangsung secara hybrid, di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Senin (29/5/2023)(Foto/ist)   Dalam upaya mendorong kebangkitan ekonomi dan terbukanya lapangan kerja Jakarta, indonesiaexpose.co.id   – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata […]

    • calendar_month Sabtu, 9 Okt 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Denpasar, Sabtu  09 Oktober  2021   Sekda Alit Wiradana Tinjau Proyek Penataan Pantai Sanur.Pastikan Seluruh Proses Berjalan Lancar   Sekda Kota Denpasar, IB Alit Wiradana saat meninjau progres fisik awal Penataan Kawasan Pantai Sanur pada Sabtu (9/10/2021). Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Sejak resmi dilantik beberapa waktu lalu, Sekda Kota Denpasar, IB Alit Wiradana langsung tancap gas […]

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Senin, 29 Jan 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Bali,  Selasa  30  Januari 2024 Renungan  Joger

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Kamis, 14 Jul 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Bali,  Jumat  15  Juli 2022 Renungan  JOGER  

  • Peduli Dampak Covid 19 Polres Metro Tanggerang Kota Bagikan Paket Sembako Kepada Warga Neglasari

    Peduli Dampak Covid 19 Polres Metro Tanggerang Kota Bagikan Paket Sembako Kepada Warga Neglasari

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Tangerang, Rabu  22  April  2020   Peduli Dampak Covid 19 Polres Metro Tanggerang Kota Bagikan Paket Sembako Kepada Warga Neglasari     BANTEN,  INDEX  – Imbas dari wabah virus Corona (Covid-19) yang melanda negeri ini telah menimbulkan berbagai masalah sosial. Di antaranya berkurangnya penghasilan yang berakibat kekurangan pangan terlebih pada kaum lemah finansial.   Menanggapi hal […]

    • calendar_month Kamis, 24 Mar 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Tabanan, Kamis 24 Maret 2022    

expand_less