Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Surga  Investigasi  Makan  Hak   Adat  

Surga  Investigasi  Makan  Hak   Adat  

  • account_circle 110
  • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
  • visibility 212
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Kamis 03  Juli  2026

Surga  Investigasi  Makan  Hak   Adat

 

 

 

Bali, indonesiaexpose.co.id — Bali Diguncang, Warga Jimbaran Dibatasi Masuk Pura, Wacana Pusat Keuangan Dunia Dikecam Keras.

Gelombang penolakan terhadap berbagai proyek investasi di Bali semakin membesar. Setelah mencuat dugaan enam pura di kawasan Jimbaran masuk dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB), kini muncul kritik keras terhadap wacana menjadikan Bali sebagai Pusat Keuangan Internasional yang dinilai hanya akan memperparah konflik agraria dan mengorbankan hak-hak masyarakat adat.

Sorotan tajam datang dari Pengamat Ekonomi, Jro Gde Sudibya, yang menilai pemerintah tengah menghadapi tekanan ekonomi nasional sehingga melontarkan wacana Bali sebagai pusat keuangan dunia.

Menurutnya, kondisi ekonomi Indonesia saat ini justru sedang menghadapi tantangan serius, mulai dari utang negara yang terus meningkat, defisit APBN yang melebar, melemahnya nilai tukar rupiah, hingga menurunnya kepercayaan investor global.

“Dalam kondisi seperti sekarang, siapa lembaga keuangan internasional yang mau menjadikan Bali sebagai basis investasi? IHSG terus melemah, capital outflow meningkat, dan kepercayaan investor terhadap Indonesia sedang menurun. Wacana ini lebih menyerupai omon-omon daripada sebuah kebijakan yang realistis,” tegas Jro Gde Sudibya.

Ia juga mempertanyakan penunjukan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pulau Serangan sebagai lokasi proyek tersebut. Menurutnya, kawasan itu justru telah menjadi sorotan karena berbagai persoalan hukum sebagaimana tercantum dalam rekomendasi Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali.

Jro Gde Sudibya menilai pendekatan pemerintah bersifat top down, tanpa konsultasi publik yang memadai, seolah-olah Bali merupakan wilayah kosong tanpa masyarakat adat yang memiliki hak historis, budaya, dan spiritual.

Ia mengingatkan bahwa masyarakat Bali masih menyimpan luka akibat pembebasan lahan secara paksa, reklamasi yang mengubah bentang alam Pulau Serangan, hingga dampak terhadap kawasan suci Pura Sakenan yang menurutnya tidak hanya menyentuh aspek fisik, tetapi juga spiritual masyarakat Bali.

Sementara itu, konflik serupa juga mencuat di kawasan Jimbaran. Masyarakat adat mengaku kehilangan ruang hidup di tanah kelahirannya. Mereka menilai pembangunan kawasan investasi telah membatasi akses umat Hindu menuju pura, bahkan ‘enam pura disebut telah masuk dalam SHGB proyek investasi’.

Kondisi tersebut memunculkan tudingan bahwa masyarakat adat perlahan tersingkir dari tanah leluhurnya demi kepentingan investasi.

Publik kini mempertanyakan arah pembangunan Bali. Di satu sisi pemerintah mendorong investasi berskala internasional, namun di sisi lain muncul kekhawatiran bahwa hak masyarakat adat, kawasan suci, dan identitas budaya Bali justru menjadi pihak yang paling dikorbankan.

Perdebatan mengenai masa depan Bali pun diperkirakan akan semakin memanas, seiring menguatnya tuntutan agar setiap proyek strategis mengedepankan perlindungan hak adat, kelestarian lingkungan, dan kesucian kawasan spiritual sebelum mengejar ambisi investasi global.

(080)

  • Penulis: 110
  • Editor: Siregar
  • Sumber: tim Index

Rekomendasi Untuk Anda

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Rabu, 18 Agt 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Bali,  Kamis  19  Agustus  2021   Renungan  JOGER  

  • Menkopolhukam dan Menkumham Temui Eks MAHID di Belanda Bahas Kewarganegaraan dan Repatriasi

    Menkopolhukam dan Menkumham Temui Eks MAHID di Belanda Bahas Kewarganegaraan dan Repatriasi

    • calendar_month Minggu, 27 Agt 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Jakarta, Minggu 28 Agustus 2023 Menkopolhukam dan Menkumham Temui Eks MAHID di Belanda Bahas Kewarganegaraan dan Repatriasi   (Foto/ist)   Amsterdam, indonesiaexpose.co.id   – Menteri Koordinator Bidang Polhukam, Mahfud MD dan Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly temui eks Mahasiswa Ikatan Dinas (MAHID) di Belanda. Mereka berdialog terkait persoalan pelanggaran HAM yang terjadi di masa lalu […]

    • calendar_month Sabtu, 23 Jul 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Denpasar, Sabtu 23 Juli 2022  

  • Polda Metro Jaya Serahkan 166 tabung oksigen Sitaan ke Pemprov DKI

    Polda Metro Jaya Serahkan 166 tabung oksigen Sitaan ke Pemprov DKI

    • calendar_month Selasa, 27 Jul 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Jakarta, Selasa  27  Juli  2021   Polda Metro Jaya Serahkan 166 tabung oksigen Sitaan ke Pemprov DKI Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran Menyerahkan Tabung Oksigen Kepada Gubernur DKI Anis Baswedan, Selasa, (27/7/21)   Jakarta, indonesiaexpose.co.id – Ratusan tabung oksigen hasil sitaaan kepolisian polres metro jakarta pusat diserahkan ke fasilitas kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. […]

  • Aviation Security Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai berhasil gagalkan upaya penyelundupan seekor baby orang utan.

    Aviation Security Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai berhasil gagalkan upaya penyelundupan seekor baby orang utan.

    • calendar_month Minggu, 24 Mar 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Kuta, Minggu 24  Maret 2019 Aviation Security Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai berhasil gagalkan upaya penyelundupan seekor baby orang utan.   Baby Orang Hutan yang telah dibius diletakkan dalam keranjang di Bandara I Gusti Ngurah Rai.(23/3/2019) BALI, INDEX  –  Upaya penyelundupan seekor bayi Orang Utan berhasil digagalkan Aviation Security Bandara I Gusti Ngurah […]

  • Presiden Prabowo Lantik Pasangan Bang-Ipat Jadi Bupati dan Wabup Jembrana Periode 2025-2030

    Presiden Prabowo Lantik Pasangan Bang-Ipat Jadi Bupati dan Wabup Jembrana Periode 2025-2030

    • calendar_month Rabu, 19 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 280
    • 0Komentar

    Jakarta, Kamis  20  Pebruari  2025 Presiden Prabowo Lantik Pasangan Bang-Ipat Jadi Bupati dan Wabup Jembrana Periode 2025-2030   I Made Kembang Hartawan dan I Gede Ngurah Patriana Krisna (Bang Ipat) resmi dilantik Jadi Bupati & Wakil Bupati Jembrana periode 2025-2030 oleh  Presiden Prabowo Subianto di Istana Presiden, Jakarta, Kamis (20/2/2025).(foto/ist)   Jakarta, indonesiaexpose.co.id – Pasangan […]

expand_less